<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Arsitektur Baja - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/arsitektur-baja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/arsitektur-baja/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Feb 2026 07:37:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Arsitektur Baja - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/arsitektur-baja/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>IAI Bongkar Alasan Baja Jadi Material Masa Depan Arsitektur Indonesia</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/02/08/iai-bongkar-alasan-baja-jadi-material-masa-depan-arsitektur-indonesia/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/02/08/iai-bongkar-alasan-baja-jadi-material-masa-depan-arsitektur-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2026 07:37:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[INDUSTRI]]></category>
		<category><![CDATA[Arsitek Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Arsitektur Baja]]></category>
		<category><![CDATA[arsitektur berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN Steel Architectural Awards 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Bangunan Tahan Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[IAI]]></category>
		<category><![CDATA[Ikatan Arsitek Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Arsitektur]]></category>
		<category><![CDATA[Material Konstruksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=15122</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) menilai material baja sebagai solusi konstruksi strategis yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan infrastruktur nasional yang menuntut kecepatan, fleksibilitas, sekaligus keberlanjutan lingkungan. Ketua Umum IAI, Ar. Georgius Budi Yulianto atau Bugar, bersama Ar. Firman Setia Herwanto selaku Juri Panelis ASEAN Steel Architectural Awards 2026, memaparkan bagaimana baja berevolusi dari material industri konvensional [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/02/08/iai-bongkar-alasan-baja-jadi-material-masa-depan-arsitektur-indonesia/">IAI Bongkar Alasan Baja Jadi Material Masa Depan Arsitektur Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) menilai material baja sebagai solusi konstruksi strategis yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan infrastruktur nasional yang menuntut kecepatan, fleksibilitas, sekaligus keberlanjutan lingkungan. Ketua Umum IAI, Ar. Georgius Budi Yulianto atau Bugar, bersama Ar. Firman Setia Herwanto selaku Juri Panelis ASEAN Steel Architectural Awards 2026, memaparkan bagaimana baja berevolusi dari material industri konvensional menjadi pilihan utama dalam arsitektur modern.</p>
<p><b>Baja Menjawab Tantangan Zaman dan Risiko Bencana</b></p>
<p>Bugar menegaskan bahwa pemanfaatan baja saat ini bukan sekadar alternatif, melainkan kebutuhan nyata di tengah dinamika pembangunan yang semakin cepat dan kompleks. “Smarter architecture memerlukan smarter architect. Di dunia yang bergerak cepat, kita harus memilih material yang reasonable dalam hal kecepatan konstruksi, kemudahan modularitas, dan juga yang paling penting mempunyai proses keberlanjutan,” ujarnya dikutip dalam keterangan tertulis.</p>
<p>Ia juga menyoroti keunggulan baja dari sisi ketahanan terhadap bencana. Menurutnya, sebagai negara dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi, Indonesia membutuhkan sistem konstruksi yang adaptif. “Dalam konteks Indonesia sebagai wilayah rawan bencana, baja menawarkan sistem konstruksi yang ringan namun kuat,” tambah Bugar.</p>
<p><b>Dorong Inovasi Arsitektur Baja dari Seluruh Daerah</b></p>
<p>Di kesempatan yang sama, Firman menekankan pentingnya pemerataan inovasi konstruksi baja di seluruh wilayah Indonesia. IAI, kata dia, mendorong keterlibatan arsitek dari berbagai daerah—mulai dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua—untuk mengembangkan pendekatan desain yang selaras dengan karakter lokal masing-masing.</p>
<p>“Baja sangat mungkin dikembangkan menjadi berbagai teknik konstruksi yang berbeda-beda. Kami tidak ingin inovasi hanya terpusat di wilayah pulau Jawa. Keragaman pendekatan dari berbagai daerah justru akan menjadi nilai jual yang unik di kancah internasional,” jelas Firman.</p>
<p><b>Penguatan Literasi dan Standar Kualitas Material</b></p>
<p>Dalam aspek kualitas material, IAI secara aktif melakukan edukasi melalui program Continuous Professional Development (CPD). Bugar menekankan bahwa tantangan utama bukan terletak pada ketersediaan baja, melainkan pada konsistensi mutu yang digunakan dalam proyek konstruksi.</p>
<p>Ia mengingatkan agar proses pemilihan material tidak semata-mata berorientasi pada harga terendah dalam tender, tetapi mempertimbangkan nilai yang rasional demi menjamin kekuatan dan umur bangunan dalam jangka panjang.</p>
<p><b>Kurasi Nasional Menuju ASEAN Steel Architectural Awards 2026</b></p>
<p>Menjelang penyelenggaraan ASEAN Steel Architectural Awards 2026, IAI telah memulai proses kurasi karya arsitektur baja terbaik dari seluruh Indonesia. Penjaringan dilakukan secara nasional dengan melibatkan Badan Penghargaan dan Badan Sayembara IAI yang tersebar di enam wilayah.</p>
<p>“Fokus utama dari penghargaan ini tidak hanya tertuju pada kemegahan skala proyek semata, melainkan pada kedalaman riset, inovasi material, serta sejauh mana karya tersebut memberikan dampak sosial nyata bagi masyarakat luas,” ujar Bugar.</p>
<p>Selain itu, IAI juga memperkuat kolaborasi lintas generasi dan disiplin dengan melibatkan perguruan tinggi serta arsitek muda. Upaya ini ditujukan untuk mendorong eksplorasi desain yang lebih berani, termasuk tren arsitektur organik dan pendekatan curve linear yang tengah berkembang.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/02/08/iai-bongkar-alasan-baja-jadi-material-masa-depan-arsitektur-indonesia/">IAI Bongkar Alasan Baja Jadi Material Masa Depan Arsitektur Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/02/08/iai-bongkar-alasan-baja-jadi-material-masa-depan-arsitektur-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bukan Sekadar Estetika, Ini Alasan Baja Jadi Masa Depan Arsitektur Indonesia</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/01/17/bukan-sekadar-estetika-ini-alasan-baja-jadi-masa-depan-arsitektur-indonesia/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/01/17/bukan-sekadar-estetika-ini-alasan-baja-jadi-masa-depan-arsitektur-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2026 13:48:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[INDUSTRI]]></category>
		<category><![CDATA[Arsitektur Baja]]></category>
		<category><![CDATA[arsitektur Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[arsitektur modern]]></category>
		<category><![CDATA[arsitektur tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN Steel Awards]]></category>
		<category><![CDATA[baja konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan aman gempa]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan tahan gempa]]></category>
		<category><![CDATA[BlueScope Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[desain tahan gempa]]></category>
		<category><![CDATA[IAI]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Ring of Fire]]></category>
		<category><![CDATA[Warisan Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=14765</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Indonesia yang berada di jalur Cincin Api dunia menuntut praktik arsitektur yang tidak semata mengejar keindahan visual. Faktor keselamatan dan ketangguhan bangunan menjadi kebutuhan utama. Dalam sebuah diskusi yang melibatkan Ar. Georgius Budi Yulianto selaku Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) bersama Ar. Firman Setia Herwanto, Juri Panel ASEAN Steel Architectural Awards 2026, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/01/17/bukan-sekadar-estetika-ini-alasan-baja-jadi-masa-depan-arsitektur-indonesia/">Bukan Sekadar Estetika, Ini Alasan Baja Jadi Masa Depan Arsitektur Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta </b>&#8211; Indonesia yang berada di jalur Cincin Api dunia menuntut praktik arsitektur yang tidak semata mengejar keindahan visual. Faktor keselamatan dan ketangguhan bangunan menjadi kebutuhan utama. Dalam sebuah diskusi yang melibatkan Ar. Georgius Budi Yulianto selaku Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) bersama Ar. Firman Setia Herwanto, Juri Panel ASEAN Steel Architectural Awards 2026, mengemukakan bahwa baja kini memiliki posisi krusial, baik dalam strategi mitigasi bencana maupun pelestarian nilai budaya.</p>
<p><b>Mitigasi Kebencanaan: Refleksi dari Wilayah Sumatra</b></p>
<p>Ar. Georgius Budi Yulianto mengungkapkan bahwa di sejumlah wilayah di luar Pulau Jawa, khususnya Sumatra, penggunaan material berbasis logam telah lama menjadi pilihan utama, terutama untuk konstruksi atap. Menurutnya, preferensi ini tidak terlepas dari karakter material baja yang relatif ringan sehingga lebih aman saat terjadi gempa bumi.</p>
<p>“Material yang ringan memiliki risiko lebih kecil ketika bangunan mengalami guncangan. Inilah yang membuat baja relevan dalam konteks mitigasi bencana,” ujarnya. Ia menambahkan, material konstruksi yang berat kerap meningkatkan potensi bahaya saat terjadi gempa, sementara baja menawarkan alternatif yang lebih adaptif.</p>
<p>Dengan sifatnya yang modular dan fleksibel, baja memungkinkan bangunan merespons getaran secara lebih dinamis. Sistem konstruksi knockdown juga memungkinkan percepatan pembangunan fasilitas darurat seperti rumah sakit, sekolah, maupun tempat ibadah, tanpa mengorbankan kekuatan struktur.</p>
<p><b>Merawat Identitas Lokal di Tengah Inovasi Teknologi</b></p>
<p>Diskusi tersebut juga menepis anggapan bahwa penerapan baja akan mengikis nilai tradisi dalam arsitektur. Ar. Firman Setia Herwanto menegaskan bahwa arsitektur masa kini justru semakin menempatkan warisan budaya sebagai landasan konsep, bukan sekadar meniru bentuk lama.</p>
<p>Ia mencontohkan arsitektur tradisional Nusantara, seperti Rumah Gadang dan rumah adat Toraja, yang sejak awal telah menerapkan prinsip konstruksi lentur melalui sistem sambungan tanpa paku. Prinsip ini, menurut Firman, sejalan dengan karakter baja modern yang presisi sekaligus fleksibel.</p>
<p>Melalui pendekatan ini, material baja membuka peluang adaptive reuse pada bangunan bersejarah, sehingga bangunan lama dapat terus berfungsi sesuai kebutuhan zaman, tanpa kehilangan jati dirinya.</p>
<p><b>Kolaborasi Menuju Panggung Arsitektur ASEAN 2026</b></p>
<p>Simposium 2025 bertajuk <i>“Shaping Resilient Futures: Heritage &amp; Modernity in Steel Architectural Design”</i> yang diselenggarakan bersama BlueScope Indonesia menjadi bagian dari upaya strategis IAI dalam mendorong inovasi dan kolaborasi lintas sektor. Forum tersebut dirancang sebagai wadah pertukaran gagasan sekaligus ajang pemanasan menuju kompetisi tingkat regional.</p>
<p>IAI, sebagai mitra utama, menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Steel Architectural Awards ASEAN 2026 dengan tema <i>“Shaping Resilient Futures: Timeless Design with Coated Steel”</i>. Ajang ini ditargetkan menjadi tolok ukur kualitas karya arsitek Indonesia agar mampu bersaing sejajar dengan negara-negara ASEAN lainnya seperti Malaysia, Thailand, dan Vietnam.</p>
<p>“Potensi arsitek Indonesia sangat besar, baik dari sisi kreativitas maupun keragaman desain. Melalui kerja sama dengan mitra strategis seperti BlueScope, kami ingin arsitek Indonesia tampil sebagai pemain utama di tingkat internasional,” ujar Ar. Bugar.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/01/17/bukan-sekadar-estetika-ini-alasan-baja-jadi-masa-depan-arsitektur-indonesia/">Bukan Sekadar Estetika, Ini Alasan Baja Jadi Masa Depan Arsitektur Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/01/17/bukan-sekadar-estetika-ini-alasan-baja-jadi-masa-depan-arsitektur-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BlueScope Perkuat Kolaborasi Arsitektur Berkelanjutan Lewat SAA 2025</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/05/09/bluescope-perkuat-kolaborasi-arsitektur-berkelanjutan-lewat-saa-2025/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/05/09/bluescope-perkuat-kolaborasi-arsitektur-berkelanjutan-lewat-saa-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 May 2025 15:54:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[INDUSTRI]]></category>
		<category><![CDATA[ARCHID2025]]></category>
		<category><![CDATA[Arsitektur Baja]]></category>
		<category><![CDATA[arsitektur Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Blue Scope Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Bond Partner]]></category>
		<category><![CDATA[COLORBOND]]></category>
		<category><![CDATA[Desain Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Material]]></category>
		<category><![CDATA[Steel Architecture Award]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://katafoto.id/?p=9623</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tangerang &#8211; PT NS BlueScope Indonesia (BlueScope) berkomitmennya dalam mendukung kemajuan dunia arsitektur dan konstruksi nasional melalui keikutsertaan aktif di ajang ARCH:ID 2025, yang berlangsung pada Jumat (9/5/2025) di ICE BSD, Tangerang. BlueScope menghadirkan Steel Architecture Award (SAA) Talk Series: Unveiling Excellence, sebuah diskusi inspiratif yang menampilkan para pemenang SAA 2024. Penghargaan ini merupakan hasil [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/05/09/bluescope-perkuat-kolaborasi-arsitektur-berkelanjutan-lewat-saa-2025/">BlueScope Perkuat Kolaborasi Arsitektur Berkelanjutan Lewat SAA 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Tangerang</b> &#8211; PT NS BlueScope Indonesia (BlueScope) berkomitmennya dalam mendukung kemajuan dunia arsitektur dan konstruksi nasional melalui keikutsertaan aktif di ajang ARCH:ID 2025, yang berlangsung pada Jumat (9/5/2025) di ICE BSD, Tangerang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">BlueScope menghadirkan Steel Architecture Award (SAA) Talk Series: Unveiling Excellence, sebuah diskusi inspiratif yang menampilkan para pemenang SAA 2024. Penghargaan ini merupakan hasil kerja sama antara BlueScope dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), yang mengapresiasi pemanfaatan inovatif material baja dalam desain bangunan yang estetis, efisien, dan ramah lingkungan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Diskusi dihadiri oleh beberapa tokoh antara lain VP Business Transformation NS BlueScope Pte. James Li, Ketua Umum IAI Ar. Gregorius Budi Julianto, dan VP Marketing &amp; Sales PT NS BlueScope Indonesia Irfan Fauzie. Para pembicara membahas empat pilar utama dalam penilaian SAA: estetika, efisiensi cerdas, dampak sosial, serta aspek keberlanjutan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kemitraan strategis kami dengan IAI bertujuan memperkaya eksplorasi arsitektur berbasis baja yang relevan untuk masa depan. Kehadiran SAA di ARCH:ID 2025 merupakan bukti bahwa baja tidak hanya kuat, tapi juga mampu beradaptasi dalam rancangan yang berkelanjutan,” ujar Country President PT NS BlueScope Indonesia, Jenny Margiano.</span></p>
<figure id="attachment_9624" aria-describedby="caption-attachment-9624" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-9624" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/05/BluescopeIMG_4643.jpg" alt="BlueScope Perkuat Kolaborasi Arsitektur Berkelanjutan Lewat SAA 2025" width="1200" height="800" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/05/BluescopeIMG_4643.jpg 1200w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/05/BluescopeIMG_4643-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/05/BluescopeIMG_4643-1024x683.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/05/BluescopeIMG_4643-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/05/BluescopeIMG_4643-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/05/BluescopeIMG_4643-696x464.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/05/BluescopeIMG_4643-1068x712.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-9624" class="wp-caption-text">(Ki-Ka) Marketing Manager PT NS BlueScope Indonesia Monika Frederika dan VP Marketing &amp; Sales PT NS BlueScope Indonesia Irfan Fauzie mengunjungi instalasi arsitektur bertema Performative Archipelago yang menggunakan material COLORBOND®️ dari BlueScope dalam gelaran ARCH:ID 2025 di ICE BSD, Tangerang, Jumat (9/5/2025). (katafoto/Fery Pradolo)</figcaption></figure>
<p class="p1"><span class="s1">Selain talk show, BlueScope turut menampilkan sebuah instalasi arsitektur bertajuk Performative Archipelago, hasil rancangan arsitek IAI, Alvar Mensana. Menggunakan material COLORBOND®, karya ini merepresentasikan pendekatan arsitektur kontekstual yang terinspirasi dari kekayaan geografi dan budaya kepulauan Indonesia, sekaligus menarik perhatian pengunjung pameran dan media.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tak hanya merayakan pencapaian para pemenang SAA 2024, BlueScope juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan pengembangan program Steel Architecture Award 2025–2026, yang meliputi:</span></p>
<ul class="ul1">
<li class="li2"><span class="s1">Penambahan kategori penghargaan untuk mencakup lebih banyak jenis bangunan<br />
</span></li>
<li class="li2"><span class="s1">Program mentoring untuk arsitek muda dalam mengeksplorasi desain baja<br />
</span></li>
<li class="li2"><span class="s1">Pameran keliling karya finalis di sejumlah kota besar di Indonesia<br />
</span></li>
<li class="li2"><span class="s1">Diskusi arsitektur lanjutan dan peluncuran program SAA 2026 di berbagai forum nasional<br />
</span></li>
</ul>
<p class="p1"><span class="s1">Dengan inisiatif ini, BlueScope berharap dapat memperluas pemahaman serta pemanfaatan material baja dalam rancangan arsitektur modern yang adaptif dan berdaya guna tinggi di berbagai wilayah di Indonesia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain talk series dan pameran, pengunjung booth BlueScope juga dapat mengenal lebih dalam portofolio produk dari mitra kolaboratif melalui platform BondPartner. Platform ini merupakan bentuk kemitraan strategis dalam mengembangkan merek bersama — <i>Steel Supplied by BlueScope</i> — bersama para mitra yang menggunakan baja lapis BlueScope dalam produk mereka.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/05/09/bluescope-perkuat-kolaborasi-arsitektur-berkelanjutan-lewat-saa-2025/">BlueScope Perkuat Kolaborasi Arsitektur Berkelanjutan Lewat SAA 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/05/09/bluescope-perkuat-kolaborasi-arsitektur-berkelanjutan-lewat-saa-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
