<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Artefak Museum Rotterdam - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/artefak-museum-rotterdam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/artefak-museum-rotterdam/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Dec 2024 10:57:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Artefak Museum Rotterdam - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/artefak-museum-rotterdam/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Repatriasi Warisan Budaya: Indonesia Pulangkan 828 Artefak dari Belanda</title>
		<link>https://katafoto.id/2024/12/17/repatriasi-warisan-budaya-indonesia-pulangkan-828-artefak-dari-belanda/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2024/12/17/repatriasi-warisan-budaya-indonesia-pulangkan-828-artefak-dari-belanda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Dec 2024 10:57:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SENI BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[Artefak Museum Rotterdam]]></category>
		<category><![CDATA[Artefak Puputan Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Indonesia-Belanda Pengembalian artefak]]></category>
		<category><![CDATA[Fadli Zon]]></category>
		<category><![CDATA[Objek budaya Indonesia di Belanda]]></category>
		<category><![CDATA[Repatriasi warisan budaya Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Warisan Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://katafoto.id/?p=6833</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, mengadakan pertemuan dengan Marc Gerritsen, Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, di Museum Nasional pada Senin (17/12). Pertemuan ini menandai proses repatriasi sejumlah objek warisan budaya Indonesia yang selama ini berada di Belanda. Sebanyak 204 artefak budaya dari Koleksi Puputan Badung, ditambah 68 artefak dari Museum Rotterdam, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2024/12/17/repatriasi-warisan-budaya-indonesia-pulangkan-828-artefak-dari-belanda/">Repatriasi Warisan Budaya: Indonesia Pulangkan 828 Artefak dari Belanda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, mengadakan pertemuan dengan Marc Gerritsen, Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, di Museum Nasional pada Senin (17/12). Pertemuan ini menandai proses repatriasi sejumlah objek warisan budaya Indonesia yang selama ini berada di Belanda.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebanyak 204 artefak budaya dari Koleksi Puputan Badung, ditambah 68 artefak dari Museum Rotterdam, secara resmi diserahkan kepada Indonesia. Total, 272 objek budaya berhasil direpatriasi pada tahap ini, menjadikan jumlah keseluruhan objek yang telah dikembalikan mencapai 828. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memulihkan dan melestarikan warisan budaya nasional.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Koleksi Puputan Badung, misalnya, mencerminkan perlawanan heroik dalam sejarah Indonesia. Pengembalian artefak ini menjadi simbol penting rekonsiliasi budaya antara kedua negara, sekaligus memperkuat pemahaman tentang identitas bangsa di era modern.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menteri Fadli Zon mengapresiasi kerja sama dengan Belanda yang telah berlangsung sejak penandatanganan Nota Kesepahaman pada 2017. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Ini adalah langkah signifikan dalam membangun keadilan budaya. Kami berterima kasih atas itikad baik dari pihak Belanda dan berharap ini menjadi model bagi negara lain dalam mengembalikan warisan budaya mereka,&#8221; ujarnya dikutip dari keterangan tertulis.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Upaya repatriasi ini dilakukan secara bertahap:</span></p>
<ol class="ol1">
<li class="li2"><b></b><span class="s1">2023: Penyerahan 472 objek termasuk Arca Singasari, Keris Puputan Klungkung, dan Harta Lombok.</span></li>
<li class="li2"><b></b><span class="s1">Awal 2024: Penyerahan 288 objek dalam batch kedua, meliputi artefak dari Perang Puputan Badung dan Tabanan.</span></li>
<li class="li2"><b></b><span class="s1">Akhir 2024: Penyerahan tambahan 204 objek dari batch kedua serta 68 artefak dari Museum Rotterdam.</span></li>
</ol>
<p class="p1"><span class="s1">Penyerahan terbaru ini menegaskan komitmen kedua negara dalam melestarikan warisan budaya bersama.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut Menteri Fadli Zon, artefak-artefak ini tidak hanya menjadi simbol masa lalu tetapi juga alat pendidikan untuk generasi mendatang. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kami bertanggung jawab memastikan objek-objek ini menginspirasi masyarakat dan menjadi bagian integral dari pendidikan sejarah bangsa,&#8221; katanya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebagai bagian dari strategi ke depan, Fadli Zon mengusulkan pembentukan satuan tugas bersama dengan Belanda. &#8220;Satuan tugas ini akan menangani berbagai aspek, mulai dari pelestarian artefak hingga logistik pameran dan pengelolaan etis. Kami berharap kemitraan ini terus berkembang dalam semangat saling menghormati,&#8221; tambahnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Wakil Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Barbera Wolfensberger, juga menyampaikan komitmen Belanda untuk mendukung upaya ini dalam pertemuan sebelumnya pada awal Desember 2024.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2024/12/17/repatriasi-warisan-budaya-indonesia-pulangkan-828-artefak-dari-belanda/">Repatriasi Warisan Budaya: Indonesia Pulangkan 828 Artefak dari Belanda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2024/12/17/repatriasi-warisan-budaya-indonesia-pulangkan-828-artefak-dari-belanda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
