<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Australia - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/australia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/australia/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 May 2026 13:57:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Australia - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/australia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Antisipasi El Nino dan Geopolitik, Dharma Jaya Gaspol Impor 7.500 Sapi</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/05/06/antisipasi-el-nino-dan-geopolitik-dharma-jaya-gaspol-impor-7-500-sapi/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/05/06/antisipasi-el-nino-dan-geopolitik-dharma-jaya-gaspol-impor-7-500-sapi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2026 13:57:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AGRIBISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[Australia]]></category>
		<category><![CDATA[Daging Sapi]]></category>
		<category><![CDATA[Dharma Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[El Niño]]></category>
		<category><![CDATA[Impor Sapi]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[pasokan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov DKI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=16609</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Guna menjaga ketahanan pangan di Jakarta, Perumda Dharma Jaya tengah mempercepat pengadaan 7.500 ekor sapi. Kebijakan ini diambil di tengah potensi gangguan rantai pasok global akibat dinamika geopolitik dan perubahan iklim. Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, mengatakan percepatan pengadaan dilakukan sebagai upaya mitigasi terhadap potensi hambatan distribusi global, khususnya pada [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/06/antisipasi-el-nino-dan-geopolitik-dharma-jaya-gaspol-impor-7-500-sapi/">Antisipasi El Nino dan Geopolitik, Dharma Jaya Gaspol Impor 7.500 Sapi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta </b>&#8211; Guna menjaga ketahanan pangan di Jakarta, Perumda Dharma Jaya tengah mempercepat pengadaan 7.500 ekor sapi. Kebijakan ini diambil di tengah potensi gangguan rantai pasok global akibat dinamika geopolitik dan perubahan iklim.</p>
<p>Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, mengatakan percepatan pengadaan dilakukan sebagai upaya mitigasi terhadap potensi hambatan distribusi global, khususnya pada komoditas impor.</p>
<p>“Yang menjadi kekhawatiran, khususnya untuk komunitas daging impor, adalah potensi kelangkaan bahan baku. Tantangan utamanya saat ini lebih kepada ketersediaan kapal, kemungkinan kelangkaan bahan bakar, serta negara asal yang mulai menahan stok untuk kebutuhan mereka sendiri,” ungkapnya, Rabu (6/5).</p>
<p>Menurut dia, kondisi global yang masih relatif kondusif saat ini dimanfaatkan untuk mempercepat realisasi pembelian stok sapi.</p>
<p>“Karena situasinya masih relatif mild, kami sedang agresif melakukan pembelian stok. Jika sebelumnya kami merencanakan pembelian 500 ekor, bulan depan langsung kami tingkatkan menjadi 1.000 ekor,” ujarnya.</p>
<p>Raditya menjelaskan, target pengadaan 7.500 ekor sapi dilakukan secara bertahap. Hingga kini, sekitar 1.500 ekor telah masuk dalam tiga tahap pengiriman, dan tambahan 1.000 ekor akan segera didatangkan. Dengan demikian, dalam waktu dekat total 2.500 ekor sapi akan tersedia, sementara sisa 5.000 ekor diupayakan menyusul lebih cepat.</p>
<p>“Target saya sebenarnya seluruh pengadaan 7.500 ekor bisa selesai pada Juni atau Juli. Namun, pengiriman tidak bisa dilakukan sekaligus karena slot kapal dipakai banyak vendor. Jadi memang harus bersaing untuk mendapatkan jadwal pengiriman ke Indonesia,” jelasnya.</p>
<p>Selain memperkuat stok impor, Dharma Jaya juga mulai mengintensifkan pengembangan pasokan sapi lokal sebagai bagian dari strategi diversifikasi sumber pangan.</p>
<p>“Kami juga sedang menjajaki penguatan ketahanan pangan berbasis sapi lokal. Selama ini sebenarnya kami sudah bermitra dengan daerah-daerah penghasil sapi, dan sekarang akan lebih kami galakkan lagi,” katanya.</p>
<p>Untuk komoditas unggas, Raditya memastikan pasokan ayam dalam kondisi aman dan telah mandiri. Pihaknya juga menyiapkan langkah lanjutan untuk memperkuat pasokan setelah Iduladha.</p>
<p>“Saya berharap langkah percepatan pengadaan stok ini dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Jakarta, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan distribusi pangan global,” jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat sistem ketahanan pangan melalui kerja sama dengan daerah penghasil serta percepatan pengadaan komoditas strategis.</p>
<p>“Terutama beras dan komoditas lainnya, kami saat ini sudah bekerja sama dengan pemerintah daerah dan berjalan dengan baik. Tentunya ada persoalan El Nino yang berdampak pada daerah tersebut. Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan bantuan, salah satunya pompa dan sebagainya, agar produksi tetap terjaga,” ungkap Pramono.</p>
<p>Terkait kebutuhan daging, Pramono menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta telah menyetujui penambahan impor sapi oleh Perumda Dharma Jaya dari Australia guna memastikan ketersediaan stok di ibu kota.</p>
<p>“Untuk daging, saya sudah menyetujui Dharma Jaya menambah impor sapi dari Australia. Sebelumnya sudah masuk kurang lebih 3.000 ekor. Kali ini targetnya 7.500 ekor. Saya izinkan untuk segera dimasukkan. Lebih baik stoknya sudah ada di Jakarta daripada masih harus menunggu di luar,” tegasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/06/antisipasi-el-nino-dan-geopolitik-dharma-jaya-gaspol-impor-7-500-sapi/">Antisipasi El Nino dan Geopolitik, Dharma Jaya Gaspol Impor 7.500 Sapi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/05/06/antisipasi-el-nino-dan-geopolitik-dharma-jaya-gaspol-impor-7-500-sapi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tembus 3 Negara, Gula Aren Organik Pacitan Diekspor 11 Ton</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/02/13/tembus-3-negara-gula-aren-organik-pacitan-diekspor-11-ton/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/02/13/tembus-3-negara-gula-aren-organik-pacitan-diekspor-11-ton/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 08:31:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Astra]]></category>
		<category><![CDATA[Australia]]></category>
		<category><![CDATA[Belanda]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sejahtera Astra]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Gula Aren Organik]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Pacitan]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Gula]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=15201</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pacitan &#8211; Astra mendorong kemandirian ekonomi desa melalui pelepasan ekspor gula aren organik dari Desa Sejahtera Astra Temon Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, ke Malaysia, Belanda, dan Australia pada Kamis (12/2). Total volume ekspor yang dikirimkan mencapai lebih dari 11 ton dengan nilai transaksi ratusan juta rupiah. Ekspor ini merupakan bagian dari Program Desa Sejahtera [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/02/13/tembus-3-negara-gula-aren-organik-pacitan-diekspor-11-ton/">Tembus 3 Negara, Gula Aren Organik Pacitan Diekspor 11 Ton</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pacitan</strong> &#8211; Astra mendorong kemandirian ekonomi desa melalui pelepasan ekspor gula aren organik dari Desa Sejahtera Astra Temon Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, ke Malaysia, Belanda, dan Australia pada Kamis (12/2). Total volume ekspor yang dikirimkan mencapai lebih dari 11 ton dengan nilai transaksi ratusan juta rupiah.</p>
<p>Ekspor ini merupakan bagian dari Program Desa Sejahtera Astra Temon Pacitan yang dijalankan bersama Temon Agro Lestari sejak 2025. Program tersebut melibatkan 400 warga dari lima desa—Temon, Karanggede, Karangrejo, Gondang, dan Ngreco—dalam pengembangan ekonomi berbasis komoditas aren. Upaya yang dilakukan mencakup peningkatan kapasitas produksi, standarisasi mutu, hingga perluasan akses pasar. Produk yang dihasilkan meliputi gula aren organik dalam bentuk gula cetak, gula semut, gula cair, dan mini cube.</p>
<p>Melalui pendampingan berkelanjutan berupa pelatihan, penguatan kelembagaan, fasilitasi sertifikasi mutu, penyediaan sarana produksi, serta promosi melalui pameran dan business matching, program ini berhasil meningkatkan pendapatan petani hingga 50–70 persen. Seluruh produk yang dihasilkan juga terserap pasar, baik domestik maupun internasional.</p>
<p>Pelepasan ekspor dilakukan oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, didampingi Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, serta sejumlah pejabat kementerian terkait dan perwakilan Astra. Turut hadir fasilitator program, local champion, dan para petani penderes.</p>
<figure id="attachment_15203" aria-describedby="caption-attachment-15203" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-15203" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-1.jpg" alt="Tembus 3 Negara, Gula Aren Organik Pacitan Diekspor 11 Ton" width="1200" height="800" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-1.jpg 1200w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-1-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-1-1024x683.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-1-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-1-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-1-696x464.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-1-1068x712.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-15203" class="wp-caption-text">Astra diwakili Head of Environment &amp; Social Responsibility Astra Diah Suran Febrianti memberikan donasi berupa alat dan rumah produksi kepada Desa Sejahtera Astra Temon Pacitan disaksikan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto dan Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. (katafoto/HO/Astra International)</figcaption></figure>
<p>&#8220;Kami mengapresiasi komitmen Astra yang secara konsisten mendampingi desa hingga mampu meningkatkan kapasitas usaha dan menembus pasar ekspor. Ke depan, kami berharap kolaborasi ini dapat terus diperkuat demi mendorong kemandirian ekonomi desa dan kemajuan negeri yang kita cintai,&#8221; ujar Yandri Susanto dikutip dalam keterangan tertulis.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto menambahkan, “Langkah ini menjadi tonggak penting bagi Astra dalam memperluas jangkauan pasar produk unggulan Desa Sejahtera Astra ke pasar global dengan memberikan pendampingan yang konsisten, mendukung kolaborasi lintas sektor, serta penguatan kualitas produk yang diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas serta dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat untuk hari ini dan masa depan Indonesia.”</p>
<p>Pembinaan dilakukan melalui pelatihan pra-SNI organik, pendampingan Internal Control System (ICS) Organik, audit Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), serta pembenahan dapur bersih petani guna memastikan standar mutu dan keamanan pangan terpenuhi sesuai kebutuhan ekspor.</p>
<p>Rincian ekspor meliputi 10 ton ke Malaysia senilai sekitar Rp400 juta, 1 ton ke Belanda (5.000 kemasan 200 gram) dengan nilai sekitar Rp67,5 juta, serta 500 kilogram ke Australia (2.500 mini cube kemasan 200 gram) dengan nilai sekitar Rp67,5 juta.</p>
<p>Sejak digulirkan pada 2018, Program Desa Sejahtera Astra telah menjangkau 1.280 desa di 35 provinsi. Sebanyak 548 desa di antaranya berhasil melakukan ekspor, dengan total nilai ekspor mencapai Rp411 miliar selama periode 2021–2025. Selain itu, melalui Yayasan Astra dan Grup Bisnis Astra, lebih dari 19.000 UMKM juga telah mendapatkan</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/02/13/tembus-3-negara-gula-aren-organik-pacitan-diekspor-11-ton/">Tembus 3 Negara, Gula Aren Organik Pacitan Diekspor 11 Ton</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/02/13/tembus-3-negara-gula-aren-organik-pacitan-diekspor-11-ton/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beli Kapal Diam-Diam, Tiga WNA China Gagal Berlayar ke Australia</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/01/12/beli-kapal-diam-diam-tiga-wna-china-gagal-berlayar-ke-australia/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/01/12/beli-kapal-diam-diam-tiga-wna-china-gagal-berlayar-ke-australia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2026 07:08:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Australia]]></category>
		<category><![CDATA[Imigrasi]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan negara]]></category>
		<category><![CDATA[kejahatan lintas negara]]></category>
		<category><![CDATA[Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[migrasi ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Tablolong]]></category>
		<category><![CDATA[pengawasan imigrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyelundupan manusia]]></category>
		<category><![CDATA[perbatasan laut]]></category>
		<category><![CDATA[WNA China]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=14676</guid>

					<description><![CDATA[<p>NTT &#8211; Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menggagalkan upaya keberangkatan ilegal tiga warga negara asing (WNA) asal China yang diduga hendak menuju Australia melalui jalur laut dari Pantai Tablolong, Kabupaten Kupang. Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi NTT, Arvin Gumilang, mengungkapkan bahwa ketiga WNA tersebut diduga berencana membeli kapal di Desa Tablolong [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/01/12/beli-kapal-diam-diam-tiga-wna-china-gagal-berlayar-ke-australia/">Beli Kapal Diam-Diam, Tiga WNA China Gagal Berlayar ke Australia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>NTT</b> &#8211; Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menggagalkan upaya keberangkatan ilegal tiga warga negara asing (WNA) asal China yang diduga hendak menuju Australia melalui jalur laut dari Pantai Tablolong, Kabupaten Kupang.</p>
<p>Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi NTT, Arvin Gumilang, mengungkapkan bahwa ketiga WNA tersebut diduga berencana membeli kapal di Desa Tablolong untuk digunakan sebagai sarana pelayaran menuju Australia. Tindakan pengamanan dilakukan setelah pihak Imigrasi menerima laporan masyarakat terkait keberadaan mereka pada 7 Januari 2026.</p>
<p>“Informasi awal yang kami terima menyebutkan adanya tiga WNA China yang dicurigai hendak melakukan perjalanan ke Australia melalui jalur tidak resmi,” ujar Arvin dalam keterangan resminya, Minggu (11/1/2026).</p>
<p>Berdasarkan informasi tersebut, petugas dari Bidang Penegakan Hukum Keimigrasian dan Kepatuhan Internal segera melakukan pengawasan secara tertutup terhadap aktivitas ketiga orang tersebut. Selama berada di Kupang, mereka diketahui menginap di salah satu hotel sambil mencari akses keberangkatan ilegal menuju Australia.</p>
<p>Pemantauan dilakukan secara intensif, mulai dari pusat Kota Kupang hingga ke wilayah pesisir Pantai Tablolong yang dikenal sebagai kawasan rawan lintasan ilegal. Hingga akhirnya, petugas mendapati ketiganya telah berada di atas sebuah kapal yang diduga akan digunakan untuk menyeberang.</p>
<p>Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan ketiga WNA tersebut bersembunyi di dalam kapal tanpa disertai awak kapal. Setelah diamankan, mereka langsung dibawa ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kupang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.</p>
<p>“Dari pemeriksaan awal, ketiganya mengakui memiliki niat untuk masuk ke Australia secara ilegal,” kata Arvin.</p>
<p>Ia menegaskan, keberhasilan penggagalan ini merupakan wujud komitmen Imigrasi dalam menjaga kedaulatan negara serta mencegah wilayah Indonesia, khususnya Kota dan Kabupaten Kupang, dimanfaatkan sebagai jalur transit kejahatan lintas negara, termasuk penyelundupan manusia dan migrasi ilegal.</p>
<p>Kanwil Ditjen Imigrasi NTT juga menegaskan akan terus memperketat pengawasan keimigrasian, terutama di wilayah pesisir dan perbatasan. Upaya ini dilakukan melalui sinergi dengan aparat penegak hukum terkait serta dukungan aktif dari masyarakat.</p>
<p>“Saat ini, terhadap ketiga WNA asal China tersebut masih dilakukan pendalaman dan pemeriksaan administratif untuk menentukan langkah hukum selanjutnya sesuai ketentuan perundang-undangan di bidang keimigrasian,” pungkas Arvin.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/01/12/beli-kapal-diam-diam-tiga-wna-china-gagal-berlayar-ke-australia/">Beli Kapal Diam-Diam, Tiga WNA China Gagal Berlayar ke Australia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/01/12/beli-kapal-diam-diam-tiga-wna-china-gagal-berlayar-ke-australia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wisatawan Asing Membanjiri Indonesia, Tembus 8,53 Juta Kunjungan dalam 7 Bulan</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/09/02/wisatawan-asing-membanjiri-indonesia-tembus-853-juta-kunjungan-dalam-7-bulan/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/09/02/wisatawan-asing-membanjiri-indonesia-tembus-853-juta-kunjungan-dalam-7-bulan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Sep 2025 03:02:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[WISATA]]></category>
		<category><![CDATA[Australia]]></category>
		<category><![CDATA[BPS]]></category>
		<category><![CDATA[Juli 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Statistik Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Tiongkok]]></category>
		<category><![CDATA[Travel Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan mancanegara]]></category>
		<category><![CDATA[Wisman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=12182</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan adanya pertumbuhan signifikan pada jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Juli 2025. Tercatat sebanyak 1,48 juta kunjungan, naik 13,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berjumlah 1,31 juta kunjungan. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini mengatakan bahwa secara akumulatif, sepanjang Januari–Juli 2025 [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/09/02/wisatawan-asing-membanjiri-indonesia-tembus-853-juta-kunjungan-dalam-7-bulan/">Wisatawan Asing Membanjiri Indonesia, Tembus 8,53 Juta Kunjungan dalam 7 Bulan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan adanya pertumbuhan signifikan pada jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Juli 2025. Tercatat sebanyak <b>1</b>,48 juta kunjungan, naik 13,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berjumlah 1,31 juta kunjungan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini mengatakan bahwa secara akumulatif, sepanjang Januari–Juli 2025 total kunjungan wisman sudah mencapai 8,53 juta, atau tumbuh 10,04 persen dibandingkan periode Januari–Juli 2024.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari sisi asal negara, wisman terbanyak yang datang ke Indonesia pada Juli 2025 adalah:</span></p>
<ul class="ul1">
<li class="li2"><b></b><span class="s1">Malaysia dengan kontribusi 14,32 persen,<br />
</span></li>
<li class="li2"><b></b><span class="s1">Australia sebesar 11,69 persen,<br />
</span></li>
<li class="li2"><b></b><span class="s1">Tiongkok dengan porsi 9,76 persen.<br />
</span></li>
</ul>
<p class="p1"><span class="s1">Selain wisatawan asing, BPS juga mencatat pergerakan wisatawan nusantara (wisnus). Pada Juli 2025, jumlah perjalanan wisnus mencapai 100,20 juta perjalanan, melonjak 29,72 persen dibandingkan Juli 2024.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Secara kumulatif, sejak Januari hingga Juli 2025, jumlah perjalanan wisnus tercatat 713,98 juta, naik 19,25 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/09/02/wisatawan-asing-membanjiri-indonesia-tembus-853-juta-kunjungan-dalam-7-bulan/">Wisatawan Asing Membanjiri Indonesia, Tembus 8,53 Juta Kunjungan dalam 7 Bulan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/09/02/wisatawan-asing-membanjiri-indonesia-tembus-853-juta-kunjungan-dalam-7-bulan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
