<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Badan Pangan Nasional - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/badan-pangan-nasional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/badan-pangan-nasional/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Dec 2025 02:19:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Badan Pangan Nasional - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/badan-pangan-nasional/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ratusan Personel TNI Dikerahkan, Bantuan Pangan Kementan Tembus ke Pedalaman Aceh</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/12/22/ratusan-personel-tni-dikerahkan-bantuan-pangan-kementan-tembus-ke-pedalaman-aceh/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/12/22/ratusan-personel-tni-dikerahkan-bantuan-pangan-kementan-tembus-ke-pedalaman-aceh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2025 02:19:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Pangan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan beras]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Bener Meriah]]></category>
		<category><![CDATA[distribusi logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Kementan]]></category>
		<category><![CDATA[Kementan Peduli]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=14437</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aceh &#8211; Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) mempercepat penyaluran bantuan pangan ke wilayah Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat, khususnya di daerah terpencil dan sulit dijangkau, tetap terpenuhi. Sebanyak 18 ton beras disalurkan melalui kombinasi jalur darat dan udara. Langkah ini dipilih [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/12/22/ratusan-personel-tni-dikerahkan-bantuan-pangan-kementan-tembus-ke-pedalaman-aceh/">Ratusan Personel TNI Dikerahkan, Bantuan Pangan Kementan Tembus ke Pedalaman Aceh</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Aceh</b> &#8211; Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) mempercepat penyaluran bantuan pangan ke wilayah Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat, khususnya di daerah terpencil dan sulit dijangkau, tetap terpenuhi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebanyak 18 ton beras disalurkan melalui kombinasi jalur darat dan udara. Langkah ini dipilih untuk mengatasi tantangan geografis sekaligus mempercepat distribusi bantuan ke wilayah sasaran.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada Minggu (21/12) pukul 08.00 WIB, pasukan Satuan Pengamanan Markas (SPM) dari Korem 011/Lilawangsa bersama komunitas sepeda motor diberangkatkan dari posko. Rombongan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Korem dan bertugas menyalurkan 10 ton beras ke Kabupaten Bener Meriah (Gayo Lues) serta Aceh Tengah (Takengon) melalui jalur darat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Komandan pelaksana kegiatan, Letnan Kolonel Patri Andi Ariyanto, menjelaskan bahwa proses pendistribusian melibatkan sekitar 100 personel dengan metode yang disesuaikan dengan kondisi medan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Penyaluran beras dilakukan menggunakan sepeda motor, setiap personel membawa sekitar 25 kilogram. Target distribusi 10 ton dituntaskan dalam dua hari sebagai bentuk percepatan bantuan bagi masyarakat,” ujarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain melalui darat, pengiriman bantuan juga dilakukan lewat jalur udara. Pada hari yang sama, satu unit pesawat Hercules lepas landas dari Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh menuju Bandara Rembele dengan membawa tambahan 8 ton beras untuk wilayah terdampak.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebelumnya, Kementan melalui program Kementan Peduli telah menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Aceh dalam tiga tahap menggunakan kapal perang TNI Angkatan Laut. Pengiriman bertahap ini dilakukan untuk menjangkau wilayah pesisir serta daerah dengan keterbatasan akses transportasi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Inspektur Jenderal Kementan, Irham Waroihan, menegaskan bahwa seluruh proses pengiriman dan pendistribusian bantuan dikawal secara ketat agar tepat sasaran.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami memastikan distribusi bantuan berjalan terukur dan diawasi dengan ketat. Aceh menjadi prioritas karena kondisi darurat yang dihadapi masyarakat. Penyaluran dilakukan bertahap agar pasokan tetap terjaga dan merata,” kata Irham saat meninjau pelepasan distribusi bantuan beras Kementan dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dari Posko Korem 011/Lilawangsa, Lhokseumawe, menuju Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Utara.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menambahkan, pemanfaatan jalur laut, darat, dan udara merupakan strategi percepatan logistik di wilayah dengan tantangan geografis tinggi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami berkolaborasi dengan TNI dan seluruh pemangku kepentingan agar bantuan tidak hanya cepat tiba, tetapi juga benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain bantuan dari Kementan Peduli, pemerintah juga menyalurkan berbagai dukungan logistik lainnya sebagai bagian dari penanganan terpadu kondisi darurat di wilayah terdampak.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pengiriman bantuan bencana di wilayah Sumatera dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi lintas kementerian dan lembaga. Kementan terus berkoordinasi dengan BNPB, kementerian koordinator terkait, Kementerian Dalam Negeri, TNI, serta Kementerian Pertahanan untuk memastikan bantuan sampai ke lokasi terdampak secara cepat dan tepat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Ini adalah wujud kolaborasi untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat adalah cobaan bersama, sehingga kita harus hadir dan saling membantu,” tegas Mentan Amran.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/12/22/ratusan-personel-tni-dikerahkan-bantuan-pangan-kementan-tembus-ke-pedalaman-aceh/">Ratusan Personel TNI Dikerahkan, Bantuan Pangan Kementan Tembus ke Pedalaman Aceh</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/12/22/ratusan-personel-tni-dikerahkan-bantuan-pangan-kementan-tembus-ke-pedalaman-aceh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mentan Amran Serap Cabai Petani Aceh, 15 Ton Dikirim Pakai Hercules</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/12/18/mentan-amran-serap-cabai-petani-aceh-15-ton-dikirim-pakai-hercules/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/12/18/mentan-amran-serap-cabai-petani-aceh-15-ton-dikirim-pakai-hercules/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2025 05:30:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AGRIBISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Pangan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bapanas]]></category>
		<category><![CDATA[cabai Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[harga cabai]]></category>
		<category><![CDATA[intervensi pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Mentan Amran]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru 2025]]></category>
		<category><![CDATA[pasokan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[petani Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Stabilitas Harga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=14344</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Menteri Pertanian yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, mengambil langkah cepat dengan melakukan intervensi pasar melalui penyerapan langsung hasil panen cabai petani di Aceh. Pemerintah membeli 15 ton cabai secara tunai dan mendistribusikannya menggunakan pesawat Hercules sebagai langkah strategis untuk melindungi petani terdampak bencana sekaligus menjaga pasokan dan kestabilan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/12/18/mentan-amran-serap-cabai-petani-aceh-15-ton-dikirim-pakai-hercules/">Mentan Amran Serap Cabai Petani Aceh, 15 Ton Dikirim Pakai Hercules</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Menteri Pertanian yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, mengambil langkah cepat dengan melakukan intervensi pasar melalui penyerapan langsung hasil panen cabai petani di Aceh. Pemerintah membeli 15 ton cabai secara tunai dan mendistribusikannya menggunakan pesawat Hercules sebagai langkah strategis untuk melindungi petani terdampak bencana sekaligus menjaga pasokan dan kestabilan harga cabai secara nasional.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kebijakan tersebut diambil setelah pemerintah pusat menerima laporan dari pemerintah daerah Aceh terkait melimpahnya produksi cabai pascabencana, namun terkendala akses distribusi dan pemasaran. Menanggapi kondisi itu, Mentan Amran langsung menginstruksikan jajarannya untuk menyerap hasil panen petani dengan harga yang menguntungkan tanpa proses tawar-menawar.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami dihubungi Bupati Aceh Tengah dan Bener Meriah terkait stok cabai yang melimpah. Karena petani sedang tertimpa musibah, saya perintahkan agar cabai langsung dibeli dengan harga yang baik, jangan ditawar,” ujar Amran saat meninjau kedatangan sekitar 40 ton cabai di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Rabu (17/12).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melansir dari laman infopublik, Amran menegaskan bahwa distribusi cabai dari Aceh ke Jakarta memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan harga nasional, khususnya menjelang momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang biasanya diikuti lonjakan permintaan pangan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Jakarta menjadi barometer harga. Cabai masuk dari berbagai wilayah, termasuk dari barat seperti Aceh. Pemerintah ingin semua pihak diuntungkan—petani, pedagang, dan konsumen. Jangan sampai harga di tingkat petani jatuh, tapi di konsumen melonjak hingga Rp90 ribu per kilogram,” tegasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Langkah intervensi ini juga mendapat respons positif dari pelaku pasar. Pedagang Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Nur Kholis, menyebut pasokan cabai saat ini dalam kondisi aman dan harga relatif stabil meski permintaan meningkat selama periode Nataru 2025/2026.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Sekarang mulai panen di Jawa Barat, Jawa Timur juga sedang panen meski Jawa Tengah sedikit berkurang. Untuk cabai rawit merah dan cabai merah keriting, kondisinya sangat aman,” ujarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan Panel Harga Pangan Bapanas per 17 Desember 2025, harga rata-rata nasional cabai rawit merah tercatat Rp71.674 per kilogram, turun 2,11 persen dibandingkan hari sebelumnya dan turun 1,28 persen dibandingkan rata-rata pekan lalu. Sementara harga cabai merah keriting berada di level Rp61.978 per kilogram, turun 2,01 persen secara harian dan 2,52 persen dibandingkan minggu sebelumnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski mengalami tren penurunan, Bapanas tetap melakukan pengawasan ketat karena harga kedua komoditas tersebut masih berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) di tingkat konsumen. HAP cabai merah keriting ditetapkan pada kisaran Rp37.000–Rp55.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah berada di rentang Rp40.000–Rp57.000 per kilogram.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pemerintah menegaskan intervensi pasar akan terus dilakukan secara terukur untuk menjaga keseimbangan kepentingan petani, pedagang, dan konsumen, sekaligus memastikan ketahanan pasokan pangan strategis nasional tetap terjaga.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/12/18/mentan-amran-serap-cabai-petani-aceh-15-ton-dikirim-pakai-hercules/">Mentan Amran Serap Cabai Petani Aceh, 15 Ton Dikirim Pakai Hercules</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/12/18/mentan-amran-serap-cabai-petani-aceh-15-ton-dikirim-pakai-hercules/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
