<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Baju Bekas - Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/baju-bekas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/baju-bekas/</link>
	<description>Buka Mata Tangkap Momen</description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Nov 2025 14:52:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Baju Bekas - Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/baju-bekas/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pedagang Thrifting Protes, Menkeu Purbaya Tegas Industri Tekstil Harus Diselamatkan</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/11/03/pedagang-thrifting-protes-menkeu-purbaya-tegas-industri-tekstil-harus-diselamatkan/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/11/03/pedagang-thrifting-protes-menkeu-purbaya-tegas-industri-tekstil-harus-diselamatkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 14:52:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[INDUSTRI]]></category>
		<category><![CDATA[Baju Bekas]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Larangan Impor]]></category>
		<category><![CDATA[Pakaian Bekas Ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Purbaya Yudhi Sadewa]]></category>
		<category><![CDATA[Tekstil Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Thrifting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=13442</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kebijakan pemerintah untuk menertibkan impor pakaian bekas ilegal (thrifting) merupakan langkah strategis dalam melindungi industri tekstil dalam negeri yang tengah tertekan. “Seluruh impor pakaian ilegal akan kami hentikan. Saya sudah minta rekan-rekan di Bea Cukai untuk memperketat pengawasan agar industri tekstil domestik bisa kembali bergairah,” [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/11/03/pedagang-thrifting-protes-menkeu-purbaya-tegas-industri-tekstil-harus-diselamatkan/">Pedagang Thrifting Protes, Menkeu Purbaya Tegas Industri Tekstil Harus Diselamatkan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kebijakan pemerintah untuk menertibkan impor pakaian bekas ilegal (thrifting) merupakan langkah strategis dalam melindungi industri tekstil dalam negeri yang tengah tertekan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Seluruh impor pakaian ilegal akan kami hentikan. Saya sudah minta rekan-rekan di Bea Cukai untuk memperketat pengawasan agar industri tekstil domestik bisa kembali bergairah,” ujar Purbaya dalam rapat kerja bersama Komite IV DPD RI, Senin (3/11).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Purbaya mengakui, kebijakan tersebut menuai reaksi keras dari sebagian pedagang pakaian bekas impor. Ia bahkan memantau langsung berbagai tanggapan publik di media sosial.<br />
“Saya pantau juga di TikTok, banyak pedagang <i>thrifting</i> yang marah-marah, merasa dirugikan dan menilai kebijakan ini tidak adil,” ungkapnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Namun, menurutnya, penertiban ini penting dilakukan demi kepentingan jangka panjang. Aktivitas jual beli pakaian bekas impor dinilai hanya menguntungkan sebagian kecil pihak, sementara dampaknya dapat mematikan industri tekstil nasional.<br />
“Mereka mencari untung sesaat, tapi akibatnya industri dalam negeri yang rugi,” tegasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menkeu menilai, pedagang <i>thrift</i> tetap bisa beradaptasi dengan beralih menjual produk-produk lokal. Ia optimistis kebijakan ini akan memperkuat ekosistem industri tekstil serta mendorong terbukanya lebih banyak lapangan kerja.<br />
“Kalau bisa beralih menjual produk dalam negeri dengan aturan yang tepat, bisnis <i>thrift</i> tetap bisa berjalan. Industri hidup, tenaga kerja terserap, dan daya beli masyarakat meningkat,” jelasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mundur dalam upaya pemberantasan impor ilegal. Pengetatan juga akan diperluas ke sektor lain seperti baja dan sepatu.<br />
“Kalau pasar kita terus dibanjiri barang ilegal dari luar negeri, yang untung justru produsen asing. Kita nanti yang rugi karena kehilangan kesempatan kerja,” ujarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menutup dengan menekankan pentingnya memperkuat basis industri domestik agar produk tekstil dan garmen Indonesia mampu bersaing di pasar global.<br />
“Kalau industri tekstil nasional kuat, daya saing kita juga akan meningkat. Dari situ, baru kita bisa menembus pasar ekspor,” pungkasnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/11/03/pedagang-thrifting-protes-menkeu-purbaya-tegas-industri-tekstil-harus-diselamatkan/">Pedagang Thrifting Protes, Menkeu Purbaya Tegas Industri Tekstil Harus Diselamatkan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/11/03/pedagang-thrifting-protes-menkeu-purbaya-tegas-industri-tekstil-harus-diselamatkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
