<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>belanja luar negeri - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/belanja-luar-negeri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/belanja-luar-negeri/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Aug 2026 16:31:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>belanja luar negeri - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/belanja-luar-negeri/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Uang Rp118 Triliun Mengalir ke Luar Negeri, Airlangga Bongkar Kebiasaan Belanja Warga RI</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/08/27/uang-rp118-triliun-mengalir-ke-luar-negeri-airlangga-bongkar-kebiasaan-belanja-warga-ri/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/08/27/uang-rp118-triliun-mengalir-ke-luar-negeri-airlangga-bongkar-kebiasaan-belanja-warga-ri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 16:31:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI dan KINERJA]]></category>
		<category><![CDATA[Airlangga Hartarto]]></category>
		<category><![CDATA[belanja luar negeri]]></category>
		<category><![CDATA[belanja masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Harbolnas 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Konsumsi Domestik]]></category>
		<category><![CDATA[ritel]]></category>
		<category><![CDATA[shopping tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Belanja]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan mancanegara]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Wisman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=19376</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan nilai transaksi belanja masyarakat Indonesia di luar negeri mencapai US$6,7 miliar atau sekitar Rp118,93 triliun. Angka tersebut dihitung menggunakan asumsi kurs Rp17.751 per dolar AS. Airlangga menegaskan, nilai tersebut merupakan transaksi belanja yang dilakukan secara langsung atau offline. Dengan kata lain, angka itu tidak termasuk aktivitas [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/08/27/uang-rp118-triliun-mengalir-ke-luar-negeri-airlangga-bongkar-kebiasaan-belanja-warga-ri/">Uang Rp118 Triliun Mengalir ke Luar Negeri, Airlangga Bongkar Kebiasaan Belanja Warga RI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan nilai transaksi belanja masyarakat Indonesia di luar negeri mencapai US$6,7 miliar atau sekitar Rp118,93 triliun. Angka tersebut dihitung menggunakan asumsi kurs Rp17.751 per dolar AS.</p>
<p>Airlangga menegaskan, nilai tersebut merupakan transaksi belanja yang dilakukan secara langsung atau <i>offline</i>. Dengan kata lain, angka itu tidak termasuk aktivitas belanja masyarakat Indonesia melalui platform daring.</p>
<p>Menurut Airlangga, tingginya nilai transaksi tersebut menunjukkan besarnya aktivitas konsumsi masyarakat Indonesia ketika melakukan perjalanan ke luar negeri. Kondisi ini sekaligus menjadi perhatian pemerintah untuk memperkuat sektor belanja domestik agar potensi konsumsi dapat lebih banyak berputar di dalam negeri.</p>
<p>“Ini bukan belanja online, ini belanja offline. Jadi artinya orang Indonesia yang keluar negeri dan belanja,” kata Airlangga dalam konferensi pers Kick Off Road to Hari Belanja Nasional (Harbolnas) 2026 di Kementerian Perdagangan, Kamis (27/8).</p>
<p><b>Shopping Tourism Dinilai Bisa Jadi Mesin Ekonomi</b></p>
<p>Sebelumnya, Airlangga menilai wisata belanja atau <i>shopping tourism</i> memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru.</p>
<p>Pandangan tersebut disampaikan Airlangga ketika membuka Indonesia Retail Summit and Expo (IRSE) 2026 di Jakarta, Rabu (26/8).</p>
<p>Ia mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia selama semester I 2026 mencapai 7,45 juta kunjungan. Angka tersebut meningkat 5,71 persen secara tahunan (<i>year-on-year/yoy</i>).</p>
<p>“Kita lihat total kunjungan wisatawan mancanegara sebetulnya naik. Nah, tentu di berbagai negara, tujuan dari wisatawan itu sebagian besarnya adalah kuliner dan belanja,” ujar Airlangga.</p>
<p>Pemerintah melihat peningkatan kunjungan wisatawan tersebut sebagai peluang untuk memperkuat industri ritel nasional. Pelaku usaha didorong meningkatkan daya tarik produk dan pengalaman berbelanja sehingga pengeluaran wisatawan dapat memberikan dampak lebih besar terhadap perekonomian domestik.</p>
<p>“Kita berharap ini bisa memanfaatkan wisata belanja sebagai motor pertumbuhan baru. Bagi pemerintah ini merupakan low-hanging fruit, dan bagi para peritel momentumnya sudah ada,” tambahnya.</p>
<p><b>Wisatawan Nusantara Jadi Penopang Konsumsi</b></p>
<p>Selain mengandalkan wisatawan mancanegara, pemerintah juga melihat mobilitas wisatawan nusantara (wisnus) sebagai salah satu sumber penting untuk mendorong konsumsi dalam negeri.</p>
<p>Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah perjalanan wisnus sepanjang semester I 2026 mencapai 630,41 juta perjalanan. Jumlah tersebut tumbuh 2,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.</p>
<p>Tingginya mobilitas masyarakat di dalam negeri dinilai dapat menjadi peluang bagi berbagai sektor ekonomi. Mulai dari ritel, kuliner, pariwisata, hingga industri seni dan budaya dapat memperoleh manfaat dari peningkatan aktivitas perjalanan tersebut.</p>
<p>Pemerintah berharap penguatan sektor-sektor tersebut mampu mendorong masyarakat lebih banyak melakukan konsumsi di dalam negeri. Dengan begitu, perputaran uang dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap aktivitas ekonomi nasional.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/08/27/uang-rp118-triliun-mengalir-ke-luar-negeri-airlangga-bongkar-kebiasaan-belanja-warga-ri/">Uang Rp118 Triliun Mengalir ke Luar Negeri, Airlangga Bongkar Kebiasaan Belanja Warga RI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/08/27/uang-rp118-triliun-mengalir-ke-luar-negeri-airlangga-bongkar-kebiasaan-belanja-warga-ri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
