<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bioetanol - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/bioetanol/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/bioetanol/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 Jul 2026 15:14:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>bioetanol - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/bioetanol/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Prabowo: Indonesia Harus Bisa E20, Pembangunan 50 Pabrik Etanol Segera Dimulai</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/07/18/prabowo-indonesia-harus-bisa-e20-pembangunan-50-pabrik-etanol-segera-dimulai/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/07/18/prabowo-indonesia-harus-bisa-e20-pembangunan-50-pabrik-etanol-segera-dimulai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 15:14:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ENERGI]]></category>
		<category><![CDATA[B50]]></category>
		<category><![CDATA[bioetanol]]></category>
		<category><![CDATA[biofuel Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[energi terbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian ESDM]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Pabrik etanol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=18523</guid>

					<description><![CDATA[<p>Malang &#8211; Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan sedikitnya 30 hingga 50 pabrik etanol sebagai langkah mempercepat penerapan bahan bakar bensin campuran bioetanol 20 persen (E20). Kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil impor. Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri panen raya TNI di Lanud [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/07/18/prabowo-indonesia-harus-bisa-e20-pembangunan-50-pabrik-etanol-segera-dimulai/">Prabowo: Indonesia Harus Bisa E20, Pembangunan 50 Pabrik Etanol Segera Dimulai</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Malang</b> &#8211; Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan sedikitnya 30 hingga 50 pabrik etanol sebagai langkah mempercepat penerapan bahan bakar bensin campuran bioetanol 20 persen (E20). Kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil impor.</p>
<p>Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri panen raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7).</p>
<p>Menurut Prabowo, Indonesia telah menunjukkan kemajuan dalam pengembangan energi berbasis bahan bakar nabati. Salah satu pencapaian yang dinilai berhasil adalah implementasi biodiesel B50 yang mampu menekan impor solar sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi petani kelapa sawit.</p>
<p>Selanjutnya, pemerintah akan memfokuskan pengembangan bioetanol sebagai campuran bensin. Bahan bakar ramah lingkungan tersebut dapat diproduksi dari berbagai komoditas pertanian, seperti tebu, singkong, jagung, sorgum, hingga biomassa lainnya.</p>
<p>Prabowo menyebut Indonesia saat ini tengah bersiap menuju implementasi bensin E10 atau campuran 10 persen bioetanol. Namun, pemerintah menargetkan peningkatan lebih cepat hingga mencapai E20.</p>
<p>&#8220;Hari ini kita dipaparkan, saya melihat pameran, sudah mampu menuju E10, etanol 10 persen. Jadi nanti bensin bisa dicampur etanol. Kita bisa sampai E20,&#8221; kata Prabowo.</p>
<p><b>Bangun Hingga 50 Pabrik Etanol</b></p>
<p>Untuk merealisasikan target tersebut, Prabowo menilai kapasitas industri pengolahan etanol harus diperkuat. Saat ini Indonesia baru memiliki satu pabrik etanol berskala besar, sehingga pembangunan fasilitas baru menjadi kebutuhan mendesak.</p>
<p>Karena itu, pemerintah memutuskan mempercepat pembangunan pabrik etanol di berbagai daerah.</p>
<p>&#8220;Butuh pabrik. Tadi pabriknya yang kita miliki baru satu pabrik. Tadi saya putuskan kita akan bangun minimal 30 pabrik. Kalau perlu sampai 50 pabrik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Prabowo optimistis target tersebut dapat diwujudkan mengingat sejumlah negara telah sukses mengembangkan bahan bakar berbasis etanol dalam skala besar.</p>
<p>Ia mencontohkan India yang telah menerapkan bensin E20, sementara Brasil bahkan mampu menggunakan bahan bakar dengan kandungan etanol hingga E100.</p>
<p>&#8220;India sudah E20, Brasil sudah E100. Masa Indonesia enggak bisa? Indonesia bisa, kan? Bisa?&#8221; tegasnya.</p>
<p><b>Implementasi E20 Dilakukan Bertahap</b></p>
<p>Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan penerapan bioetanol akan dilakukan secara bertahap.</p>
<p>Pemerintah menargetkan implementasi bensin E5 atau campuran lima persen bioetanol mulai Juli 2026. Selanjutnya, kadar campuran ditingkatkan menjadi E10 pada 2027, sebelum mencapai target E20 pada periode 2028 hingga 2029.</p>
<p>Dengan ketersediaan bahan baku bioetanol yang melimpah serta percepatan pembangunan industri pengolahan, pemerintah optimistis program E20 dapat terealisasi sesuai target. Selain meningkatkan ketahanan energi nasional, kebijakan ini juga diharapkan mampu mengurangi impor bahan bakar fosil sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pertanian dan industri bioenergi dalam negeri.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/07/18/prabowo-indonesia-harus-bisa-e20-pembangunan-50-pabrik-etanol-segera-dimulai/">Prabowo: Indonesia Harus Bisa E20, Pembangunan 50 Pabrik Etanol Segera Dimulai</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/07/18/prabowo-indonesia-harus-bisa-e20-pembangunan-50-pabrik-etanol-segera-dimulai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Pemerintah Pasang Target Investasi Fantastis</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/06/16/kejar-pertumbuhan-ekonomi-8-persen-pemerintah-pasang-target-investasi-fantastis/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/06/16/kejar-pertumbuhan-ekonomi-8-persen-pemerintah-pasang-target-investasi-fantastis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2026 01:34:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI dan KINERJA]]></category>
		<category><![CDATA[bioetanol]]></category>
		<category><![CDATA[BKPM]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hilirisasi]]></category>
		<category><![CDATA[investasi 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[investasi SDA]]></category>
		<category><![CDATA[Lapangan Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Pertumbuhan ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[PMA]]></category>
		<category><![CDATA[PMDN]]></category>
		<category><![CDATA[Semikonduktor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=17764</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menegaskan bahwa pemerintah kini tidak hanya mengejar besarnya nilai investasi yang masuk ke Indonesia. Menurutnya, fokus utama juga diarahkan pada kualitas investasi serta dampak yang dihasilkan bagi perekonomian nasional maupun daerah. Rosan menjelaskan, strategi investasi yang dijalankan pemerintah saat ini [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/06/16/kejar-pertumbuhan-ekonomi-8-persen-pemerintah-pasang-target-investasi-fantastis/">Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Pemerintah Pasang Target Investasi Fantastis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menegaskan bahwa pemerintah kini tidak hanya mengejar besarnya nilai investasi yang masuk ke Indonesia. Menurutnya, fokus utama juga diarahkan pada kualitas investasi serta dampak yang dihasilkan bagi perekonomian nasional maupun daerah.</p>
<p>Rosan menjelaskan, strategi investasi yang dijalankan pemerintah saat ini menitikberatkan pada percepatan realisasi proyek, penciptaan nilai tambah, dan penguatan struktur ekonomi di berbagai wilayah.</p>
<p>“Strategi investasi kami tidak hanya semata-mata mengejar besar nominasi atau nominal, tetapi juga menargetkan bagaimana investasi yang masuk adalah investasi yang berkualitas, di saat bersamaan juga realisasi atau akselerasi implementasi, serta kontribusi terhadap penguatan ekonomi baik di daerah maupun di nasional,” kata Rosan dalam rapat bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta, Senin (15/6).</p>
<p>Untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah menetapkan sasaran investasi periode 2025-2029 mencapai Rp13.032,8 triliun. Nilai tersebut meningkat sekitar 143 persen dibandingkan total realisasi investasi selama satu dekade terakhir.</p>
<p>Meski target investasi naik secara signifikan, Rosan menegaskan pemerintah tetap mengedepankan kualitas investasi. Langkah ini dinilai penting agar proyek-proyek yang masuk dapat segera direalisasikan dan memberikan efek berganda yang lebih besar bagi perekonomian.</p>
<p>Di tengah ketidakpastian ekonomi global, BKPM mencatat realisasi investasi pada triwulan I 2026 mencapai Rp498,8 triliun. Angka tersebut tumbuh 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan telah memenuhi 24,4 persen dari target investasi tahun 2026.</p>
<p>Capaian tersebut juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja. Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, investasi yang terealisasi berhasil menciptakan sekitar 700 ribu lapangan kerja langsung, meningkat 18,9 persen dibandingkan triwulan I 2025.</p>
<p>Dari sisi sumber pendanaan, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menyumbang Rp248,8 triliun atau sekitar 49,9 persen dari total investasi. Nilai itu tumbuh sekitar 6 persen secara tahunan. Sementara itu, Penanaman Modal Asing (PMA) berkontribusi sebesar Rp250 triliun atau setara 50,1 persen dari total realisasi investasi.</p>
<p>Adapun sektor yang menjadi tujuan utama investasi meliputi industri logam dasar, sektor jasa, pertambangan, perumahan dan kawasan industri, serta transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi.</p>
<p>Rosan juga mengungkapkan adanya peningkatan investasi yang berbasis sumber daya alam. Pada triwulan I 2026, investasi di sektor tersebut mencapai Rp147,5 triliun atau sekitar 30 persen dari total realisasi investasi nasional.</p>
<p>Ke depan, pemerintah akan terus mendorong masuknya investasi pada sektor-sektor strategis yang memiliki nilai tambah tinggi. Beberapa di antaranya adalah industri semikonduktor, pengembangan bioetanol, produk turunan kelapa, hingga program hilirisasi berbasis rumput laut.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/06/16/kejar-pertumbuhan-ekonomi-8-persen-pemerintah-pasang-target-investasi-fantastis/">Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Pemerintah Pasang Target Investasi Fantastis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/06/16/kejar-pertumbuhan-ekonomi-8-persen-pemerintah-pasang-target-investasi-fantastis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
