<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Borobudur - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/borobudur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/borobudur/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Sat, 23 May 2026 14:34:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Borobudur - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/borobudur/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penetapan Cagar Budaya 2026 Pecahkan Rekor Nasional</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/05/23/penetapan-cagar-budaya-2026-pecahkan-rekor-nasional/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/05/23/penetapan-cagar-budaya-2026-pecahkan-rekor-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2026 14:34:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SENI BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[Borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Cagar Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Prambanan]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Warisan Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=17151</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Kementerian Kebudayaan mempercepat upaya pelestarian warisan sejarah nasional dengan menetapkan 430 Cagar Budaya Peringkat Nasional selama periode Maret hingga April 2026. Jumlah penetapan tersebut menjadi pencapaian penting karena melampaui total cagar budaya nasional yang berhasil ditetapkan dalam kurun delapan dekade terakhir. Dengan tambahan itu, total Cagar Budaya Peringkat Nasional kini mencapai 743 objek, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/23/penetapan-cagar-budaya-2026-pecahkan-rekor-nasional/">Penetapan Cagar Budaya 2026 Pecahkan Rekor Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Kementerian Kebudayaan mempercepat upaya pelestarian warisan sejarah nasional dengan menetapkan 430 Cagar Budaya Peringkat Nasional selama periode Maret hingga April 2026.</p>
<p>Jumlah penetapan tersebut menjadi pencapaian penting karena melampaui total cagar budaya nasional yang berhasil ditetapkan dalam kurun delapan dekade terakhir. Dengan tambahan itu, total Cagar Budaya Peringkat Nasional kini mencapai 743 objek, meningkat tajam dari sebelumnya hanya 313 objek.</p>
<p>Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan percepatan penetapan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab negara dalam menjaga identitas bangsa sekaligus melindungi kekayaan sejarah yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.</p>
<p>“Kita menetapkan 430 Cagar Budaya Peringkat Nasional. Ini melebihi jumlah cagar budaya yang telah ditetapkan selama 80 tahun. Yang tadinya hanya 313, tahun ini dengan akselerasi kita tetapkan tambahannya 430, sehingga totalnya menjadi 743 Cagar Budaya Peringkat Nasional,” ujar Fadli Zon dalam keterangan tertulis yang diterima InfoPublik, Sabtu (23/5)</p>
<p>Menurut dia, capaian tersebut masih menjadi tahap awal dari target besar pemerintah dalam memperkuat perlindungan warisan budaya nasional. Sepanjang 2026, pemerintah menargetkan sebanyak 1.750 objek ditetapkan sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional melalui enam sidang lanjutan Tim Ahli Cagar Budaya Tingkat Nasional (TACBN).</p>
<p>Fadli menilai target tersebut sejalan dengan besarnya potensi warisan budaya Indonesia yang hingga kini belum seluruhnya mendapatkan status perlindungan nasional.</p>
<p>“Jumlah penetapan masih sangat terbatas dibandingkan kekayaan budaya yang kita miliki. Karena itu, percepatan ini menjadi penting,” kata Fadli Zon.</p>
<p>Objek yang diusulkan berasal dari berbagai sumber, mulai dari pemerintah daerah, koleksi Museum Nasional Indonesia, hingga benda budaya hasil repatriasi atau pengembalian dari luar negeri.</p>
<p>Sejak proses sosialisasi kepada pemerintah daerah pada Januari–Februari 2026, TACBN menerima total 876 usulan. Dari jumlah itu, sebanyak 430 objek resmi direkomendasikan sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional.</p>
<p>Mayoritas usulan berasal dari benda hasil repatriasi dengan total 682 objek. Sementara itu, 162 objek berasal dari koleksi Museum Nasional Indonesia dan 32 lainnya merupakan usulan pemerintah daerah.</p>
<p>Dalam sidang pleno tahap pertama yang berlangsung pada 31 Maret hingga 2 April 2026, TACBN merekomendasikan sejumlah objek penting untuk ditetapkan sebagai cagar budaya nasional. Beberapa di antaranya yakni empat koleksi fosil Dubois hasil repatriasi dari Museum Naturalis Biodiversity Leiden berupa fosil Homo erectus dan Pseudodon vondembuschianus trinilensis.</p>
<p>Selain itu, terdapat pula Masjid Agung Banten, Situs Gua Metaduno di Sulawesi Tenggara, Rante Pallawa di Sulawesi Selatan, hingga Prasasti Canggal koleksi Museum Nasional Indonesia.</p>
<p>Pada sidang pleno tahap kedua yang digelar 27–30 April 2026, TACBN kembali merekomendasikan sejumlah objek lain seperti Situs Percandian Muara Takus di Riau, Masjid Kuno Palopo di Sulawesi Selatan, serta Gedung Bank Indonesia di Aceh.</p>
<p>Sidang tersebut juga menetapkan 335 objek hasil rampasan Perang Lombok 1894 dari Rijksmuseum Amsterdam serta dua Cogan Regalia Kerajaan Riau-Lingga sebagai bagian dari daftar cagar budaya nasional.</p>
<p>Fadli Zon menilai penetapan benda hasil repatriasi menjadi langkah strategis karena koleksi yang kembali ke Indonesia memiliki nilai sejarah dan peradaban yang tinggi sehingga membutuhkan perlindungan hukum serta pengelolaan yang tepat.</p>
<p>“Berbagai koleksi heritage yang kembali ke Indonesia memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat tinggi sehingga perlu segera memperoleh status perlindungan nasional,” ujarnya.</p>
<p>Pemerintah juga menekankan bahwa cagar budaya tidak hanya dipandang sebagai peninggalan masa lalu, tetapi sebagai living heritage atau warisan hidup yang mampu memberikan manfaat sosial maupun ekonomi bagi masyarakat.</p>
<p>Fadli mencontohkan pengembangan kawasan Candi Borobudur dan Candi Prambanan yang kini berkembang tidak hanya sebagai destinasi wisata budaya, tetapi juga menjadi ruang pertunjukan seni, sport tourism, hingga pusat aktivitas ekonomi kreatif.</p>
<p>Konsep serupa diharapkan dapat diterapkan di berbagai situs lain seperti candi, masjid kuno, gereja bersejarah, kawasan ziarah, hingga makam bersejarah di berbagai daerah.</p>
<p>“Pengembangan cagar budaya dapat mendorong wisata budaya, wisata religi, sekaligus ekonomi budaya berbasis masyarakat,” katanya.</p>
<p>Hingga Mei 2026, capaian penetapan baru mencapai 24,6 persen dari target tahunan. Masih ada sekitar 1.320 objek yang akan dibahas dalam enam sidang pleno berikutnya, termasuk hasil repatriasi Lukisan Pita Maha, koleksi Puputan Badung dan Puputan Klungkung, serta berbagai koleksi Museum Nasional Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/23/penetapan-cagar-budaya-2026-pecahkan-rekor-nasional/">Penetapan Cagar Budaya 2026 Pecahkan Rekor Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/05/23/penetapan-cagar-budaya-2026-pecahkan-rekor-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ubah Strategi, Budaya Kini Jadi Pilar Ekonomi Masa Depan</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/02/26/ubah-strategi-budaya-kini-jadi-pilar-ekonomi-masa-depan/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/02/26/ubah-strategi-budaya-kini-jadi-pilar-ekonomi-masa-depan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Feb 2026 16:05:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[Danantara]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Film]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Living Heritage]]></category>
		<category><![CDATA[Prambanan]]></category>
		<category><![CDATA[Ratu Boko]]></category>
		<category><![CDATA[Venice Biennale 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=15363</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Pemerintah terus menempatkan sektor kebudayaan sebagai salah satu motor baru pertumbuhan ekonomi nasional. Menteri Kebudayaan Fadli Zon berdialog dengan Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, guna memperkuat kolaborasi dalam mengoptimalkan aset budaya nasional sebagai penggerak ekonomi budaya dan industri kreatif. Pertemuan yang berlangsung di Wisma Danantara, Jakarta, tersebut menjadi langkah nyata [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/02/26/ubah-strategi-budaya-kini-jadi-pilar-ekonomi-masa-depan/">Ubah Strategi, Budaya Kini Jadi Pilar Ekonomi Masa Depan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Pemerintah terus menempatkan sektor kebudayaan sebagai salah satu motor baru pertumbuhan ekonomi nasional.</p>
<p>Menteri Kebudayaan Fadli Zon berdialog dengan Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, guna memperkuat kolaborasi dalam mengoptimalkan aset budaya nasional sebagai penggerak ekonomi budaya dan industri kreatif.</p>
<p>Pertemuan yang berlangsung di Wisma Danantara, Jakarta, tersebut menjadi langkah nyata dalam mengintegrasikan pengelolaan warisan budaya dengan strategi ekonomi kreatif serta diplomasi budaya di tingkat global.</p>
<p>Menteri Kebudayaan menekankan bahwa kekayaan budaya Indonesia perlu dikelola sebagai living heritage atau warisan hidup yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat, bukan sekadar peninggalan sejarah yang statis.</p>
<p>“Kita ingin aset budaya menjadi living heritage, bukan sekadar dead monument. Cagar budaya harus memberi dampak ekonomi, sosial, dan kebudayaan secara berkelanjutan,” ujar Fadli Zon, dalam keterangan tertulis via InfoPublik, Kamis (26/2).</p>
<p>Dalam dialog itu, pemerintah mendorong perluasan kerja sama pengelolaan kawasan warisan budaya setelah kolaborasi sebelumnya di kawasan Candi Borobudur. Sinergi selanjutnya diarahkan ke kawasan Candi Prambanan, Ratu Boko, hingga Candi Palosan yang infrastruktur pendukungnya telah direvitalisasi.</p>
<p>Pemerintah sebelumnya telah membenahi fasilitas umum di sejumlah kawasan cagar budaya. Ke depan, kolaborasi bersama InJourney serta entitas di bawah Danantara diharapkan mampu memperkuat tata kelola destinasi sekaligus meningkatkan daya tarik wisata berbasis budaya.</p>
<p>Selain isu pengelolaan situs, pembahasan juga mencakup dukungan terhadap partisipasi Indonesia dalam Venice Biennale 2026, salah satu pameran seni rupa terbesar di dunia yang menjadi panggung global seni kontemporer.</p>
<p>“Venice Biennale adalah etalase dunia. Ini bukan sekadar pameran seni, tetapi bagian dari cultural economy karena menghadirkan eksposur global dan aktivitas ekonomi,” katanya.</p>
<p>Pada tahap awal, Indonesia akan mengirim tujuh seniman untuk program residensi sekitar dua bulan serta tujuh seniman lainnya dalam skema kolaborasi jejaring nasional. Pemerintah menargetkan dalam dua tahun mendatang Indonesia dapat memiliki paviliun nasional permanen di ajang tersebut.</p>
<p>Dialog turut menyoroti perkembangan industri perfilman nasional yang menunjukkan tren positif dari sisi jumlah penonton, meski keterbatasan layar bioskop di daerah masih menjadi tantangan. Saat ini tersedia sekitar 2.500 layar bioskop, sementara kebutuhan ideal diperkirakan mencapai 10.000 layar.</p>
<p>Pemerintah membuka peluang kerja sama dengan Perum Produksi Film Negara (PFN) dan berbagai entitas terkait untuk memperluas pembangunan bioskop di kabupaten dan kota, sehingga akses masyarakat terhadap film nasional semakin merata.</p>
<p>Optimalisasi Museum Naskah Proklamasi di Jalan Imam Bonjol, Jakarta, juga menjadi agenda pembahasan. Menteri Kebudayaan mengusulkan pemanfaatan kembali gedung eks Jiwasraya di belakang kompleks museum guna memperluas fungsi edukasi sekaligus memperkuat narasi sejarah kebangsaan.</p>
<p>Menanggapi berbagai rencana tersebut, Dony Oskaria menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan sektor kebudayaan, dengan menekankan pentingnya indikator kinerja yang terukur dalam setiap kolaborasi. “Kita perlu menetapkan parameter dan KPI yang jelas dalam setiap partisipasi internasional agar dampaknya lebih kuat dan terukur.ujarnya.</p>
<p>Ia juga menegaskan komitmen untuk mengoptimalkan aset budaya seperti Borobudur sebagai pengungkit ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui pengelolaan terpadu dan konektivitas destinasi yang lebih</p>
<p>baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/02/26/ubah-strategi-budaya-kini-jadi-pilar-ekonomi-masa-depan/">Ubah Strategi, Budaya Kini Jadi Pilar Ekonomi Masa Depan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/02/26/ubah-strategi-budaya-kini-jadi-pilar-ekonomi-masa-depan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wisata Premium di Borobudur dan Prambanan Bikin Turis Prancis Takjub</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/11/24/wisata-premium-di-borobudur-dan-prambanan-bikin-turis-prancis-takjub/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/11/24/wisata-premium-di-borobudur-dan-prambanan-bikin-turis-prancis-takjub/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 13:33:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[WISATA]]></category>
		<category><![CDATA[Borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[Ciels Du Monde]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenpar]]></category>
		<category><![CDATA[Luxury Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Premium]]></category>
		<category><![CDATA[Prambanan]]></category>
		<category><![CDATA[Tour Perancis]]></category>
		<category><![CDATA[Travel Luxury]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Kelas Atas]]></category>
		<category><![CDATA[Wonderful Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=13826</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah menyelesaikan proses pendampingan penuh terhadap program perjalanan kelas premium “Around the World: Visages et Civilisations du Monde 2025” yang digelar perusahaan private travel asal Prancis, Ciels du Monde, pada 14–16 November 2025 di Indonesia. Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi industri dalam menyasar [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/11/24/wisata-premium-di-borobudur-dan-prambanan-bikin-turis-prancis-takjub/">Wisata Premium di Borobudur dan Prambanan Bikin Turis Prancis Takjub</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah menyelesaikan proses pendampingan penuh terhadap program perjalanan kelas premium “Around the World: Visages et Civilisations du Monde 2025” yang digelar perusahaan private travel asal Prancis, Ciels du Monde, pada 14–16 November 2025 di Indonesia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi industri dalam menyasar wisatawan kelas atas. Ia menegaskan bahwa program tersebut selaras dengan kebijakan pariwisata nasional yang berfokus pada peningkatan devisa, penguatan keberlanjutan destinasi, serta penyediaan pengalaman wisata eksklusif dan autentik.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kolaborasi antara Ciels du Monde dan White Tiger DMC menunjukkan bagaimana paket wisata premium dapat dikemas dengan standar sangat tinggi. Praktik baik seperti ini bisa menjadi acuan bagi pelaku pariwisata nasional untuk meningkatkan penetrasi ke segmen luxury travelers,” ujar Ni Made.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tur “Visages et Civilisations du Monde 2025” berlangsung selama 23 hari, mulai 2 hingga 24 November 2025, melintasi berbagai pusat peradaban dunia seperti Meksiko, Peru, Easter Island, Polinesia, Selandia Baru, Indonesia, Kamboja, India, hingga Yordania. Seluruh perjalanan dilakukan menggunakan pesawat carter eksklusif untuk memastikan kenyamanan, yang menjadi ciri utama perjalanan kelas premium.</span></p>
<figure id="attachment_13828" aria-describedby="caption-attachment-13828" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-13828" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/11/Paris2.jpg" alt="Wisata Premium di Borobudur dan Prambanan Bikin Turis Prancis Takjub" width="1200" height="800" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/11/Paris2.jpg 1200w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/11/Paris2-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/11/Paris2-1024x683.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/11/Paris2-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/11/Paris2-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/11/Paris2-696x464.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/11/Paris2-1068x712.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-13828" class="wp-caption-text">Para wisatawan Prancis mengikuti program perjalanan kelas premium “Around the World: Visages et Civilisations du Monde 2025” foto bersama di Candi Prambanan, Yogyakarta. (katafoto/HO/Kemenpar)</figcaption></figure>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk destinasi Indonesia, Ciels du Monde memilih Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, dan Candi Prambanan di Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai titik kunjungan utama, mengingat nilai sejarah, keagungan arsitektur, serta keautentikannya yang sangat relevan bagi pasar wisata kelas dunia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebanyak 128 wisatawan asal Prancis tiba melalui Yogyakarta International Airport dan mendapat sambutan resmi dari Kemenpar, sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam memperkuat kepercayaan pasar internasional terhadap pariwisata berkualitas Indonesia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">CEO Ciels du Monde, Eduard George, mengungkapkan kekagumannya terhadap pelayanan dan pengalaman wisata di Borobudur dan Prambanan.<br />
“Kami terkesan dengan kualitas pengalaman di Indonesia. Borobudur dan Prambanan bukan hanya indah, tetapi kaya budaya dan sangat cocok bagi wisatawan premium yang mencari perjalanan autentik. Destinasi ini wajib dikunjungi masyarakat Prancis yang menghargai budaya dan warisan dunia,” katanya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara III, Raden Wisnu Sindhutrisno, dalam Royal Dinner yang menjadi bagian rangkaian tur, menyoroti pentingnya word of mouth sebagai strategi pemasaran efektif untuk segmen premium.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Rekomendasi langsung dari wisatawan memiliki pengaruh besar di kalangan high-end market. Cerita pengalaman positif akan semakin memperkuat posisi Indonesia di pasar wisata kelas atas Prancis,” tutur Wisnu.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/11/24/wisata-premium-di-borobudur-dan-prambanan-bikin-turis-prancis-takjub/">Wisata Premium di Borobudur dan Prambanan Bikin Turis Prancis Takjub</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/11/24/wisata-premium-di-borobudur-dan-prambanan-bikin-turis-prancis-takjub/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TPST Pasuruhan Magelang, Solusi Sampah Modern di Destinasi Wisata Borobudur</title>
		<link>https://katafoto.id/2024/11/14/tpst-pasuruhan-magelang-solusi-sampah-modern-di-destinasi-wisata-borobudur/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2024/11/14/tpst-pasuruhan-magelang-solusi-sampah-modern-di-destinasi-wisata-borobudur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Nov 2024 03:35:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[KATA BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan destinasi wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian PU]]></category>
		<category><![CDATA[proyek pengolahan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[solusi sampah ramah lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi RDF]]></category>
		<category><![CDATA[TPA Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[TPST Pasuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata Borobudur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://katafoto.id/?p=5321</guid>

					<description><![CDATA[<p>Magelang &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menyelesaikan proyek penataan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dan pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Pasuruhan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Proyek ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan di kawasan Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur, sekaligus membantu mengatasi masalah sampah di sekitar [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2024/11/14/tpst-pasuruhan-magelang-solusi-sampah-modern-di-destinasi-wisata-borobudur/">TPST Pasuruhan Magelang, Solusi Sampah Modern di Destinasi Wisata Borobudur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Magelang</b> &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menyelesaikan proyek penataan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dan pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Pasuruhan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Proyek ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan di kawasan Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur, sekaligus membantu mengatasi masalah sampah di sekitar Kabupaten Magelang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti, mengatakan bahwa pembangunan TPST Pasuruhan merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kualitas lingkungan di kawasan wisata Borobudur, yang memiliki daya tarik internasional. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Di setiap destinasi pariwisata, kebersihan adalah aspek utama yang harus diperhatikan untuk menarik pengunjung. Oleh karena itu, sanitasi dan ketersediaan air bersih menjadi prioritas kami,” ujar Diana dalam keterangan tertulis, Rabu (13/11)</span></p>
<figure id="attachment_5319" aria-describedby="caption-attachment-5319" style="width: 1080px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-5319" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/11/TPST-Borobudur1.jpg" alt="TPST Pasuruhan Magelang, Solusi Sampah Modern di Destinasi Wisata Borobudur" width="1080" height="720" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/11/TPST-Borobudur1.jpg 1080w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/11/TPST-Borobudur1-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/11/TPST-Borobudur1-1024x683.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/11/TPST-Borobudur1-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/11/TPST-Borobudur1-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/11/TPST-Borobudur1-600x400.jpg 600w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/11/TPST-Borobudur1-696x464.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/11/TPST-Borobudur1-1068x712.jpg 1068w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/11/TPST-Borobudur1-630x420.jpg 630w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><figcaption id="caption-attachment-5319" class="wp-caption-text">Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Pasuruhan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. (katafoto/HO/Biro Komunikasi Publik PU)</figcaption></figure>
<p class="p1"><span class="s1">Diana juga menekankan bahwa pembangunan TPST Pasuruhan merupakan bagian penting dari komitmen pemerintah dalam mendukung keberlanjutan kawasan wisata prioritas. Fasilitas pengelolaan sampah terpadu yang modern, diharapkan membawa dampak positif tidak hanya lingkungan tetapi juga memperkuat citra Borobudur sebagai destinasi wisata kelas dunia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Progres pembangunan TPST Pasuruhan yang dilaksanakan<span class="Apple-converted-space">  </span>Kementerian PU melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah di bawah Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya telah mencapai 86,7 persen dan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2024. TPST Pasuruhan dirancang untuk mampu mengolah hingga 100 ton sampah per hari, memberikan solusi nyata terhadap masalah sampah di DPSP Borobudur.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pekerjaan penataan TPA dan pembangunan TPST Pasuruhan yang dilaksanakan oleh PT Gala Karya dan PT Bintang Sembilan Indah KSO memakan anggaran sebesar Rp76,5 miliar. Pekerjaan tersebut mencakup pembangunan landfill residu, penataan landfill eksisting, serta pembangunan fasilitas pendukung seperti kantor, pos jaga, musala, instalasi pengolahan air, dan penerapan teknologi Refused Derived Fuel (RDF). Teknologi RDF ini memungkinkan sampah diolah menjadi bahan bakar alternatif untuk industri semen, sehingga turut membantu mengurangi penggunaan batu bara.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu, pembangunan TPST ini juga bertujuan untuk mengatasi masalah kapasitas TPA Pasuruhan yang telah melebihi batas sejak 2017. Menempati lahan seluas 3 hektare,<span class="Apple-converted-space">  </span>diharapkan mampu menampung lebih banyak sampah dan mengelola limbah dengan lebih efektif, menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat di kawasan Borobudur serta di Kabupaten Magelang.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2024/11/14/tpst-pasuruhan-magelang-solusi-sampah-modern-di-destinasi-wisata-borobudur/">TPST Pasuruhan Magelang, Solusi Sampah Modern di Destinasi Wisata Borobudur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2024/11/14/tpst-pasuruhan-magelang-solusi-sampah-modern-di-destinasi-wisata-borobudur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
