<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Budi Gunadi Sadikin - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/budi-gunadi-sadikin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/budi-gunadi-sadikin/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 May 2026 16:10:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Budi Gunadi Sadikin - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/budi-gunadi-sadikin/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Label Nutri-Level Resmi Diluncurkan, Langkah Baru Cegah Obesitas dan Diabetes</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/05/12/label-nutri-level-resmi-diluncurkan-langkah-baru-cegah-obesitas-dan-diabetes/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/05/12/label-nutri-level-resmi-diluncurkan-langkah-baru-cegah-obesitas-dan-diabetes/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 16:09:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Gunadi Sadikin]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Nutrisi]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes]]></category>
		<category><![CDATA[Label Nutrisi]]></category>
		<category><![CDATA[Lippo Malls Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Manis]]></category>
		<category><![CDATA[Nutri-Level]]></category>
		<category><![CDATA[Obesitas]]></category>
		<category><![CDATA[Siloam Hospitals]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Pelita Harapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=16807</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkuat edukasi pelabelan nutrisi Nutri-Level melalui kolaborasi lintas sektor bersama PT Lippo Malls Indonesia (LMI), Universitas Pelita Harapan (UPH), dan Siloam International Hospitals. Kerja sama ini bertujuan meningkatkan literasi masyarakat agar lebih bijak dalam memilih makanan dan minuman melalui pemahaman informasi nutrisi. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/12/label-nutri-level-resmi-diluncurkan-langkah-baru-cegah-obesitas-dan-diabetes/">Label Nutri-Level Resmi Diluncurkan, Langkah Baru Cegah Obesitas dan Diabetes</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> &#8211; Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkuat edukasi pelabelan nutrisi Nutri-Level melalui kolaborasi lintas sektor bersama PT Lippo Malls Indonesia (LMI), Universitas Pelita Harapan (UPH), dan Siloam International Hospitals. Kerja sama ini bertujuan meningkatkan literasi masyarakat agar lebih bijak dalam memilih makanan dan minuman melalui pemahaman informasi nutrisi.</p>
<p>Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Lippo Mall Nusantara, Jakarta, Selasa (12/5). Dalam kesempatan yang sama, LMI dan UPH juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan Direktorat Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI terkait implementasi Nutri-Level pada pangan olahan siap saji.</p>
<p>Program edukasi ini memperkenalkan sistem pelabelan nutrisi sederhana menggunakan kategori A hingga D untuk menunjukkan kadar gula, garam, dan lemak pada produk makanan maupun minuman. Melalui label tersebut, masyarakat diharapkan lebih mudah memahami kualitas nutrisi suatu produk sebelum dikonsumsi.</p>
<p>Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan Nutri-Level menjadi salah satu instrumen edukasi publik guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko konsumsi gula, garam, dan lemak berlebihan.</p>
<p>“Pastikan nanti kalau makan dan minum, pilih produk yang sehat, pilih yang A sama B. Kalau D boleh, tapi seminggu sekali saja,” kata Menkes Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Selasa (12/5/2026), usai peresmian pencantuman label nutrisi Nutri-Level pada produk makanan dan minuman di Indonesia.</p>
<p>“Hari ini kita launching untuk label Nutri-Level,” lanjutnya.</p>
<p>Menurut Menkes, edukasi mengenai informasi nutrisi menjadi semakin penting di tengah meningkatnya kasus penyakit tidak menular seperti obesitas, hipertensi, penyakit jantung, stroke, hingga diabetes tipe 2.</p>
<p>Nutri-Level merupakan sistem label gizi berbasis warna dan huruf A, B, C, hingga D yang dicantumkan pada kemasan maupun menu makanan dan minuman siap saji. Label A berwarna hijau tua menunjukkan kandungan gula, garam, dan lemak yang lebih rendah. Label B berwarna hijau muda menandakan kadar rendah, label C berwarna kuning mengindikasikan produk perlu dikonsumsi secara bijak, sedangkan label D berwarna merah menunjukkan kandungan tinggi yang perlu dibatasi.</p>
<p>Sebagai bagian dari sosialisasi publik, Lippo Malls Indonesia memanfaatkan jaringan pusat perbelanjaannya yang tersebar di 70 mal di 37 kota dan 18 provinsi untuk memperluas edukasi Nutri-Level kepada masyarakat serta tenant Food and Beverage (F&amp;B).</p>
<p>Dengan lebih dari 16 ribu tenant dan sekitar 200 juta pengunjung setiap tahun, pusat perbelanjaan dinilai menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan literasi nutrisi kepada masyarakat luas.</p>
<p>Di sektor akademik, UPH mendukung implementasi kebijakan melalui pengujian kadar gula pada sampel minuman siap saji dari tenant di Lippo Mall Nusantara. Hasil pengujian tersebut kemudian dikonversi ke dalam kategori Nutri-Level sesuai Kepmenkes Nomor 301 Tahun 2026 sebagai dasar pencantuman informasi nutrisi pada menu maupun kemasan produk.</p>
<p>Sementara itu, Siloam International Hospitals memperkuat edukasi kesehatan melalui jaringan layanan kesehatannya di berbagai wilayah Indonesia dengan pendekatan preventif, khususnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pola konsumsi dan asupan nutrisi yang seimbang.</p>
<p>President Universitas Pelita Harapan, Stephanie Riady, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bentuk dukungan sektor swasta dalam memperkuat literasi kesehatan masyarakat.</p>
<p>“Kerja sama ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya informasi nutrisi. Sebagai ruang publik yang dekat dengan aktivitas sehari-hari masyarakat, LMI memiliki peran strategis dalam menghadirkan edukasi kesehatan yang mudah diakses dan relevan bagi masyarakat luas. Sedangkan kolaborasi bersama UPH dan Siloam diharapkan dapat memperkuat implementasi program ini secara menyeluruh, mulai dari edukasi, pengujian, hingga penyebaran informasi kesehatan kepada masyarakat,” ujar Stephanie.</p>
<p>Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu memperluas pemahaman masyarakat mengenai pola konsumsi sehat sekaligus mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup yang lebih sehat dan produktif.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/12/label-nutri-level-resmi-diluncurkan-langkah-baru-cegah-obesitas-dan-diabetes/">Label Nutri-Level Resmi Diluncurkan, Langkah Baru Cegah Obesitas dan Diabetes</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/05/12/label-nutri-level-resmi-diluncurkan-langkah-baru-cegah-obesitas-dan-diabetes/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jakarta Bakal Punya RS Internasional, Pramono Anung Gandeng Menkes</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/10/28/jakarta-bakal-punya-rs-internasional-pramono-anung-gandeng-menkes/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/10/28/jakarta-bakal-punya-rs-internasional-pramono-anung-gandeng-menkes/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 06:55:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEGAPOLITAN]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Gunadi Sadikin]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Pramono Anung]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Strategis Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[RS Bertaraf Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Waras]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=13339</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta -Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI berencana membangun rumah sakit bertaraf internasional di lahan seluas 3,6 hektare di samping Rumah Sakit Sumber Waras. Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (28/10). “Kami segera mempersiapkan pembangunan di area seluas 3,6 hektare. Lokasinya [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/28/jakarta-bakal-punya-rs-internasional-pramono-anung-gandeng-menkes/">Jakarta Bakal Punya RS Internasional, Pramono Anung Gandeng Menkes</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p2"><span class="s1"><b>Jakarta</b> -Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI berencana membangun rumah sakit bertaraf internasional di lahan seluas 3,6 hektare di samping Rumah Sakit Sumber Waras. Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (28/10).</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">“Kami segera mempersiapkan pembangunan di area seluas 3,6 hektare. Lokasinya sangat strategis dan berpotensi menjadi rumah sakit internasional karena berdekatan dengan sejumlah rumah sakit swasta besar,” ujar Pramono.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Pramono menyampaikan dua usulan utama kepada Kementerian Kesehatan. Pertama, Pemprov DKI meminta agar proyek pembangunan rumah sakit ini dapat ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2021 tentang Kemudahan Proyek Strategis Nasional.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">“Kami akan mengajukan proyek ini agar bisa masuk daftar PSN jika pemerintah pusat menyetujui,” imbuhnya dikutip dari laman berita jakarta. </span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Usulan kedua, lanjut Pramono, pembangunan akan dilaksanakan oleh Pemprov DKI, namun ia meminta dukungan dari Kementerian Kesehatan dalam bentuk penyediaan peralatan medis modern dan tenaga kesehatan berstandar internasional, termasuk dokter spesialis.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">“Dua hal itu menjadi fokus pembahasan kami, dan selanjutnya kami akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pemerintah pusat,” kata Pramono.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Selain proyek di Sumber Waras, Pemprov DKI juga menyiapkan pembangunan rumah sakit internasional kedua di Cakung, Jakarta Timur, di atas lahan seluas 1,7 hektare.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Pramono optimistis pembangunan dua rumah sakit tersebut akan memperkuat sistem layanan kesehatan di Jakarta sekaligus meningkatkan posisi Jakarta dalam Global City Index, yang saat ini naik dari peringkat 74 menjadi 71 dalam tujuh bulan terakhir.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">“Kami juga sudah menghitung kebutuhan anggaran yang diperlukan untuk pembangunan ini,” ujarnya.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Pemprov DKI. Ia menilai, keberadaan rumah sakit internasional di Jakarta akan mengurangi jumlah pasien yang berobat ke luar negeri.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">“Lahan yang akan digunakan sudah siap, dan ide pembangunan RS internasional ini sangat baik untuk menekan angka pasien Jakarta yang berobat ke luar negeri,” kata Budi Gunadi.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Menkes menambahkan, rencana tersebut juga sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo, yang mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan nasional. Dalam pertemuan itu, turut dibahas berbagai opsi skema pembiayaan serta pengadaan tenaga medis berkualitas global.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">“Kami mendukung agar proyek ini masuk PSN, meski keputusan akhirnya ada di tingkat yang lebih tinggi. Namun, dari sisi Kementerian Kesehatan, kami sangat mendukung penuh,” tegas Budi.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/28/jakarta-bakal-punya-rs-internasional-pramono-anung-gandeng-menkes/">Jakarta Bakal Punya RS Internasional, Pramono Anung Gandeng Menkes</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/10/28/jakarta-bakal-punya-rs-internasional-pramono-anung-gandeng-menkes/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Teknologi Medis Swedia Jadi Sorotan dalam Kunjungan ke RS Dharmais</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/05/28/teknologi-medis-swedia-jadi-sorotan-dalam-kunjungan-ke-rs-dharmais/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/05/28/teknologi-medis-swedia-jadi-sorotan-dalam-kunjungan-ke-rs-dharmais/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 May 2025 12:34:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Acko Ankarberg Johansson]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Gunadi Sadikin]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Swedia]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Kesehatan Swedia]]></category>
		<category><![CDATA[RS Kanker Dharmais]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Medis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=9999</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Rumah Sakit Kanker Dharmais (RSKD) mendapat kunjungan dari Menteri Kesehatan Swedia, Acko Ankarberg Johansson, yang datang bersama rombongan dan didampingi oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, pada Selasa (27/05). Kerja sama ini adalah pengembangan layanan kanker, termasuk pemanfaatan teknologi mutakhir. Direktur Utama RS Kanker Dharmais, Soeko Werdi Nindito, menyambut baik kolaborasi ini. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/05/28/teknologi-medis-swedia-jadi-sorotan-dalam-kunjungan-ke-rs-dharmais/">Teknologi Medis Swedia Jadi Sorotan dalam Kunjungan ke RS Dharmais</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta </b>&#8211; Rumah Sakit Kanker Dharmais (RSKD) mendapat kunjungan dari Menteri Kesehatan Swedia, Acko Ankarberg Johansson, yang datang bersama rombongan dan didampingi oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, pada Selasa (27/05). Kerja sama ini adalah pengembangan layanan kanker, termasuk pemanfaatan teknologi mutakhir.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Direktur Utama RS Kanker Dharmais, Soeko Werdi Nindito, menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, kemitraan dengan Swedia bisa menjadi awal penting dalam mendorong transformasi layanan onkologi di Indonesia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Saya berharap teknologi alat kesehatan canggih dari Swedia bisa diadopsi, bukan hanya di Dharmais, tapi juga di berbagai rumah sakit di daerah dan rumah sakit vertikal di seluruh Indonesia,” ujar Soeko dikutip dari keterangan tertulis. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Delegasi Swedia terdiri dari perwakilan industri alat kesehatan, akademisi dari Karolinska Institute, dan penyedia layanan kesehatan. Kunjungan ini memberi ruang untuk dialog terbuka dan observasi langsung mengenai sistem layanan kanker yang dimiliki Indonesia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Soeko mengungkapkan bahwa Indonesia menghadapi tantangan besar dalam penyediaan layanan kesehatan karena jumlah penduduk yang sangat besar jika dibandingkan Swedia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Swedia hanya punya sekitar 10 juta penduduk, sementara Indonesia mencapai 280 juta. Mereka cukup terkejut dengan jumlah pasien di rumah sakit kami. Karena itu, kami berharap kolaborasi ini bisa menghadirkan solusi berbasis teknologi yang membuat pelayanan lebih efisien dan mudah diakses,” jelasnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/05/28/teknologi-medis-swedia-jadi-sorotan-dalam-kunjungan-ke-rs-dharmais/">Teknologi Medis Swedia Jadi Sorotan dalam Kunjungan ke RS Dharmais</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/05/28/teknologi-medis-swedia-jadi-sorotan-dalam-kunjungan-ke-rs-dharmais/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
