<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bupati Batang - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/bupati-batang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/bupati-batang/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Mar 2026 07:31:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Bupati Batang - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/bupati-batang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ramai Isu 1.000 Guru Kurang, Bupati Batang Ungkap Penyebab Sebenarnya</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/03/14/ramai-isu-1-000-guru-kurang-bupati-batang-ungkap-penyebab-sebenarnya/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/03/14/ramai-isu-1-000-guru-kurang-bupati-batang-ungkap-penyebab-sebenarnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2026 07:31:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Bambang Suryantoro Sudibyo]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Batang]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud Batang]]></category>
		<category><![CDATA[Distribusi Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Guru PPPK]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Batang]]></category>
		<category><![CDATA[Kekurangan Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Mutasi Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Batang]]></category>
		<category><![CDATA[Rasio Guru Murid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=15574</guid>

					<description><![CDATA[<p>Batang &#8211; Isu mengenai dugaan kekurangan hingga 1.000 guru di Kabupaten Batang akhirnya mendapat klarifikasi dari pemerintah daerah. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan bahwa kabar tersebut tidak sepenuhnya tepat. Menurutnya, persoalan yang muncul bukan disebabkan oleh minimnya jumlah tenaga pendidik, melainkan lebih pada persoalan regulasi serta distribusi guru yang belum merata. Jika melihat data [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/03/14/ramai-isu-1-000-guru-kurang-bupati-batang-ungkap-penyebab-sebenarnya/">Ramai Isu 1.000 Guru Kurang, Bupati Batang Ungkap Penyebab Sebenarnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Batang</b> &#8211; Isu mengenai dugaan kekurangan hingga 1.000 guru di Kabupaten Batang akhirnya mendapat klarifikasi dari pemerintah daerah. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan bahwa kabar tersebut tidak sepenuhnya tepat. Menurutnya, persoalan yang muncul bukan disebabkan oleh minimnya jumlah tenaga pendidik, melainkan lebih pada persoalan regulasi serta distribusi guru yang belum merata.</p>
<p>Jika melihat data yang ada, kondisi pendidikan di Kabupaten Batang sebenarnya masih cukup ideal. Dengan jumlah sekitar 82.000 siswa yang didukung oleh kurang lebih 5.000 guru aktif, rasio antara guru dan murid masih tergolong baik.</p>
<p>“Rasio ideal antara guru dan murid itu 1 banding 20. Sementara di Batang rasionya sekitar 1 banding 17. Jadi sebenarnya masih sangat ideal,” katanya dikutip dari laman infopublik, Jumat (13/3).</p>
<p>Lalu mengapa isu kekurangan guru tetap muncul di tengah masyarakat? Faiz menjelaskan bahwa akar persoalannya berada pada manajemen penempatan tenaga pendidik. Di beberapa sekolah jumlah guru terbilang berlebih, sementara di sekolah lain justru terbatas. Namun, proses redistribusi guru tidak dapat dilakukan dengan mudah.</p>
<p>Hal ini berkaitan dengan status sebagian tenaga pendidik yang merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sehingga ruang gerak pemerintah daerah untuk memindahkan mereka masih terbatas oleh aturan yang berlaku.</p>
<p>“Ini hanya soal manajerial pembagian guru dan penempatannya di sekolah. Nah, itu yang masih terhalang regulasi, sehingga PPPK tidak bisa dengan mudah dipindah,” jelasnya.</p>
<p><b>Fokus Penataan, Bukan Rekrutmen Baru</b></p>
<p>Menanggapi kekhawatiran terkait potensi pembengkakan anggaran, Bupati Batang memastikan tidak akan ada penambahan beban keuangan daerah. Pemerintah memilih untuk fokus pada penataan distribusi guru yang sudah ada, bukan merekrut tenaga baru.</p>
<p>Beberapa langkah yang disiapkan antara lain tidak membuka rekrutmen baru, sehingga tidak menambah beban anggaran daerah, memaksimalkan anggaran yang sudah tersedia untuk mendukung operasional pendidikan dan menata kembali distribusi guru agar penempatannya lebih merata di berbagai sekolah.</p>
<p>“Tidak ada rekrutmen baru. Jadi masih menggunakan anggaran yang lama. Ini murni soal manajerial, bukan persoalan kekurangan guru,” tegasnya.</p>
<p>Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang, Bambang Suryantoro Sudibyo, tengah menyiapkan langkah cepat untuk membantu sekolah yang masih kekurangan tenaga pengajar.</p>
<p>Salah satu strategi yang akan diterapkan adalah mutasi guru dari sekolah terdekat guna menutup kekosongan di sekolah lain yang membutuhkan.</p>
<p>“Kami akan melakukan mutasi guru-guru dari sekolah terdekat untuk membantu sekolah yang masih kekurangan guru,” ujarnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/03/14/ramai-isu-1-000-guru-kurang-bupati-batang-ungkap-penyebab-sebenarnya/">Ramai Isu 1.000 Guru Kurang, Bupati Batang Ungkap Penyebab Sebenarnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/03/14/ramai-isu-1-000-guru-kurang-bupati-batang-ungkap-penyebab-sebenarnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Program Daker Batang Sukses Cetak 1.000 Tenaga Kerja Siap Pakai</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/09/23/program-daker-batang-sukses-cetak-1-000-tenaga-kerja-siap-pakai/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/09/23/program-daker-batang-sukses-cetak-1-000-tenaga-kerja-siap-pakai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2025 16:44:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Batang]]></category>
		<category><![CDATA[Disnaker Batang]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kawasan Industri Batang]]></category>
		<category><![CDATA[Lowongan Kerja Batang]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Penyerapan Tenaga Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Program Daker]]></category>
		<category><![CDATA[Tenaga Kerja Batang]]></category>
		<category><![CDATA[TNI Kodim 0736]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=12603</guid>

					<description><![CDATA[<p>Batang &#8211; Program Dapat Kerja (Daker) menunjukkan hasil membanggakan. Sebanyak 1.000 peserta pelatihan berhasil terserap sepenuhnya di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Kepala Dinas Ketenagakerjaan Batang, Rahmat Nurul Fadilah, mengungkapkan capaian tersebut saat ditemui di kantor Disnaker Batang, Selasa (23/9). “Sejak pertama kali diluncurkan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, Program Daker [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/09/23/program-daker-batang-sukses-cetak-1-000-tenaga-kerja-siap-pakai/">Program Daker Batang Sukses Cetak 1.000 Tenaga Kerja Siap Pakai</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Batang</b> &#8211; Program Dapat Kerja (Daker) menunjukkan hasil membanggakan. Sebanyak 1.000 peserta pelatihan berhasil terserap sepenuhnya di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Dinas Ketenagakerjaan Batang, Rahmat Nurul Fadilah, mengungkapkan capaian tersebut saat ditemui di kantor Disnaker Batang, Selasa (23/9).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Sejak pertama kali diluncurkan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, Program Daker diikuti 1.000 peserta, dan semuanya langsung bekerja di perusahaan yang ada di KITB maupun Batang Industrial Park (BIP),” jelas Rahmat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, pencapaian ini tak lepas dari kerja sama pemerintah daerah dengan berbagai perusahaan, mulai dari PT Yih Quan, Yamania, S Medical Product, Batang Apparel, hingga Rumah Kaca. Perusahaan-perusahaan tersebut telah berkomitmen untuk merekrut sedikitnya 70 persen tenaga kerja dari warga lokal.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Program Daker tidak hanya berfokus pada pelatihan, tetapi juga memastikan penempatan kerja sesuai kebutuhan industri. Bidang yang ditawarkan beragam, mulai dari tata boga, menjahit, pengelasan, potong rambut, hingga pemasaran.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Program ini memang menjadi unggulan Pak Bupati. Peserta tidak hanya dibekali keterampilan sesuai kebutuhan industri, tapi juga dijamin penempatan kerjanya,” tambah Rahmat dikutip dari laman infopublik. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski begitu, ia menekankan bahwa tantangan terbesar bukan sekadar menyiapkan tenaga kerja, melainkan membangun etos kerja masyarakat Batang yang dinilai masih rendah. Untuk itu, Daker menghadirkan pola berbeda dengan melibatkan personel TNI Kodim 0736/Batang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam pelatihan, peserta tidak hanya diberi keterampilan teknis, tetapi juga digembleng secara mental dan kedisiplinan, termasuk latihan baris-berbaris serta penanaman nilai integritas, tanggung jawab, dan semangat kerja.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Dengan pendekatan ini, kami berharap tenaga kerja asal Batang tidak hanya terampil secara teknis, tapi juga tangguh menghadapi tantangan industri,” pungkas Rahmat.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/09/23/program-daker-batang-sukses-cetak-1-000-tenaga-kerja-siap-pakai/">Program Daker Batang Sukses Cetak 1.000 Tenaga Kerja Siap Pakai</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/09/23/program-daker-batang-sukses-cetak-1-000-tenaga-kerja-siap-pakai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
