<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Clean Air Asia - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/clean-air-asia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/clean-air-asia/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Jul 2025 01:05:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Clean Air Asia - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/clean-air-asia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Warga Jakarta Bisa Cek Kualitas Udara Real-Time Lewat JAKI, Bergini Caranya</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/07/22/warga-jakarta-bisa-cek-kualitas-udara-real-time-lewat-jaki-bergini-caranya/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/07/22/warga-jakarta-bisa-cek-kualitas-udara-real-time-lewat-jaki-bergini-caranya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 01:05:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEGAPOLITAN]]></category>
		<category><![CDATA[Clean Air Asia]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[ISPU]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[JAKI]]></category>
		<category><![CDATA[Kualitas udara]]></category>
		<category><![CDATA[Pemantauan udara]]></category>
		<category><![CDATA[PM2.5]]></category>
		<category><![CDATA[Polusi Udara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=11083</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Warga Jakarta kini dapat memantau kualitas udara secara real-time melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI) dan laman resmi udara.jakarta.go.id. Informasi ini sangat berguna sebagai acuan sebelum beraktivitas di luar ruangan, terutama saat kondisi udara sedang memburuk. Data yang disajikan bersumber dari 111 Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) yang telah memenuhi standar dan tersebar merata [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/07/22/warga-jakarta-bisa-cek-kualitas-udara-real-time-lewat-jaki-bergini-caranya/">Warga Jakarta Bisa Cek Kualitas Udara Real-Time Lewat JAKI, Bergini Caranya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; </span><span class="s2">Warga Jakarta kini dapat memantau kualitas udara secara real-time melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI) dan laman resmi udara.jakarta.go.id. Informasi ini sangat berguna sebagai acuan sebelum beraktivitas di luar ruangan, terutama saat kondisi udara sedang memburuk.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Data yang disajikan bersumber dari 111 Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) yang telah memenuhi standar dan tersebar merata di seluruh wilayah Jakarta.</span></p>
<p class="p2"><span class="s2"><b>Standar Pemantauan Mengacu pada Regulasi Nasional</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menjelaskan bahwa data kualitas udara yang tersedia di JAKI dan situs resmi tersebut menggunakan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 14 Tahun 2020.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">“ISPU adalah angka tanpa satuan yang menggambarkan mutu udara di suatu wilayah berdasarkan dampaknya terhadap kesehatan manusia, estetika lingkungan, serta makhluk hidup lainnya,” ujar Asep dikutip dari laman berita jakarta, pada Senin (21/7).</span></p>
<figure id="attachment_11086" aria-describedby="caption-attachment-11086" style="width: 667px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-11086" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/Kualitas-Udara2-1.jpg" alt="Warga Jakarta Bisa Cek Kualitas Udara Real-Time Lewat JAKI, Bergini Caranya" width="667" height="1000" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/Kualitas-Udara2-1.jpg 667w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/Kualitas-Udara2-1-200x300.jpg 200w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/Kualitas-Udara2-1-150x225.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/Kualitas-Udara2-1-300x450.jpg 300w" sizes="(max-width: 667px) 100vw, 667px" /><figcaption id="caption-attachment-11086" class="wp-caption-text">Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU). (katafoto/HO/beritajakarta/dok)</figcaption></figure>
<p class="p1"><span class="s2">Asep menambahkan, selain menampilkan angka ISPU, platform ini juga dilengkapi berbagai fitur seperti peta lokasi SPKU secara geospasial, peringkat kualitas udara dari terbaik hingga terburuk, serta panduan tindakan yang bisa diambil saat kualitas udara menurun drastis.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">“Saya mengajak masyarakat untuk memanfaatkan platform resmi karena datanya sudah tervalidasi, lengkap, dan mudah dipahami. Platform ini dapat menjadi panduan utama dalam mengambil keputusan beraktivitas di luar ruang,” jelasnya.</span></p>
<p class="p2"><span class="s2"><b>Perbandingan ISPU Antarnegara dan Pentingnya Data Resmi</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Sementara itu, Direktur Indonesia Clean Air Asia, Ririn Radiawati Kusuma, menegaskan bahwa standar kualitas udara bisa berbeda-beda di tiap negara. Hal ini disesuaikan dengan kondisi geografis dan kebutuhan lokal masing-masing.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">“Indeks kualitas udara di Tiongkok tentu berbeda dengan Amerika Serikat, begitu pula dengan Indonesia. Biasanya, indeks ini juga disertai rekomendasi aktivitas luar ruang yang sesuai dengan kondisi kesehatan masyarakat setempat,” terangnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Ririn mengapresiasi inisiatif dari berbagai pihak yang turut memasang sensor kualitas udara, terutama yang mengukur partikulat PM2.5, sebagai bentuk peningkatan kesadaran publik terhadap isu polusi udara. Namun, ia mengingatkan pentingnya merujuk pada data resmi pemerintah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">“Sebagian besar sensor yang ditampilkan di platform internasional seperti IQAir berasal dari individu. Validitas dan pemeliharaannya belum tentu terjamin. Karena itu, penting untuk membandingkan informasi tersebut dengan data resmi pemerintah,” ungkapnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Menurut Ririn, akses terhadap informasi yang akurat sangat penting untuk memastikan warga bisa menjalani aktivitas harian dengan lebih aman, terutama di tengah tantangan kualitas udara yang fluktuatif.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/07/22/warga-jakarta-bisa-cek-kualitas-udara-real-time-lewat-jaki-bergini-caranya/">Warga Jakarta Bisa Cek Kualitas Udara Real-Time Lewat JAKI, Bergini Caranya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/07/22/warga-jakarta-bisa-cek-kualitas-udara-real-time-lewat-jaki-bergini-caranya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menuju Jakarta Bersih: Tantangan 14 Hari Kampanye #GerakLebihBersih Dimulai</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/06/02/menuju-jakarta-bersih-tantangan-14-hari-kampanye-geraklebihbersih-dimulai/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/06/02/menuju-jakarta-bersih-tantangan-14-hari-kampanye-geraklebihbersih-dimulai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2025 05:45:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEGAPOLITAN]]></category>
		<category><![CDATA[Breathe Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Clean Air Asia]]></category>
		<category><![CDATA[Emisi PM 2.5]]></category>
		<category><![CDATA[GerakLebihBersih]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Bebas Polusi]]></category>
		<category><![CDATA[Mobilitas Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Transportasi ramah lingkungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=10062</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bekerja sama dengan Clean Air Asia (CAA) dan Breathe Jakarta menggelar kampanye bertajuk #GerakLebihBersih dalam rangka menyambut puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup yang jatuh pada 21 Juni 2025. Kampanye ini bertujuan untuk mengurangi emisi polusi udara dengan mendorong perubahan pola mobilitas yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Kepala [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/06/02/menuju-jakarta-bersih-tantangan-14-hari-kampanye-geraklebihbersih-dimulai/">Menuju Jakarta Bersih: Tantangan 14 Hari Kampanye #GerakLebihBersih Dimulai</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bekerja sama dengan Clean Air Asia (CAA) dan Breathe Jakarta menggelar kampanye bertajuk #GerakLebihBersih dalam rangka menyambut puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup yang jatuh pada 21 Juni 2025.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kampanye ini bertujuan untuk mengurangi emisi polusi udara dengan mendorong perubahan pola mobilitas yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menjelaskan bahwa inisiatif ini sejalan dengan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 2025, yang mewajibkan penggunaan transportasi umum oleh aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Rabu.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Melalui kampanye ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan diri menggunakan moda transportasi umum, berjalan kaki, atau bersepeda dalam aktivitas sehari-hari. Ini adalah upaya nyata untuk menekan emisi PM 2.5 yang masih tinggi akibat penggunaan kendaraan bermotor,” ujar Asep dikutip dari laman berita jakarta pada Senin (2/6).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kampanye #GerakLebihBersih akan berlangsung selama dua pekan, mulai 7 hingga 20 Juni 2025. Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat mendaftar melalui situs <a href="http://udarakitabersih.id/"><span class="s2">udarakitabersih.id</span></a> dengan menggunakan email pribadi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Setiap peserta diwajibkan mengisi formulir harian yang mencakup informasi kendaraan yang digunakan, jenis bahan bakar, jarak tempuh, serta bukti perjalanan berupa foto atau tangkapan layar dari aplikasi peta digital. Peserta yang memilih berjalan kaki atau bersepeda juga bisa ikut, dengan catatan fitur <i>save timeline</i> di aplikasi Maps aktif sebagai bukti mobilitas.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Asep menyebutkan bahwa nantinya peserta akan dibagi ke dalam empat kategori pemenang:</span></p>
<ol class="ol1">
<li class="li2"><b></b><span class="s1">Pejuang Emisi Rendah Teraktif, bagi peserta dengan emisi PM 2.5 terendah dan paling sering berpartisipasi.<br />
</span></li>
<li class="li2"><b></b><span class="s1">Pengguna Transportasi Umum Teraktif, untuk peserta yang rutin menggunakan transportasi publik.<br />
</span></li>
<li class="li2"><b></b><span class="s1">Paling Konsisten Nol Emisi, bagi mereka yang sepenuhnya menghindari kendaraan bermotor.<br />
</span></li>
<li class="li2"><b></b><span class="s1">ASN Pejuang Gerakan Hijau Teraktif, khusus untuk ASN yang paling patuh terhadap instruksi penggunaan transportasi umum.<br />
</span></li>
</ol>
<p class="p1"><span class="s1">“Melalui tantangan ini, kami berharap semakin banyak warga Jakarta, termasuk pekerja komuter dan ASN, yang terdorong untuk memulai kebiasaan mobilitas rendah emisi,” kata Asep.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menambahkan, partisipasi masyarakat sangat penting untuk menciptakan udara yang lebih bersih dan sehat di Ibu Kota. “Mari kita jadikan kampanye ini sebagai langkah awal menuju Jakarta yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tutupnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/06/02/menuju-jakarta-bersih-tantangan-14-hari-kampanye-geraklebihbersih-dimulai/">Menuju Jakarta Bersih: Tantangan 14 Hari Kampanye #GerakLebihBersih Dimulai</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/06/02/menuju-jakarta-bersih-tantangan-14-hari-kampanye-geraklebihbersih-dimulai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
