<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dinas Kesehatan DKI - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/dinas-kesehatan-dki/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/dinas-kesehatan-dki/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Oct 2025 03:24:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Dinas Kesehatan DKI - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/dinas-kesehatan-dki/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ratusan Pasukan Putih Siap Jemput Bola Layani Warga Rentan Jakarta</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/10/30/ratusan-pasukan-putih-siap-jemput-bola-layani-warga-rentan-jakarta/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/10/30/ratusan-pasukan-putih-siap-jemput-bola-layani-warga-rentan-jakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2025 03:24:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan DKI]]></category>
		<category><![CDATA[disabilitas jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Pramono Anung]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[lansia jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[layanan kesehatan jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[pasukan putih dki]]></category>
		<category><![CDATA[program sosial jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[puskesmas dki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=13371</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi melepas 584 anggota Pasukan Putih di halaman Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (29/10). Pasukan ini dibentuk untuk memberikan layanan kesehatan langsung kepada kelompok masyarakat rentan, seperti penyandang disabilitas, lansia, dan warga yang memiliki keterbatasan aktivitas harian. “Hari ini saya melepas 584 anggota Pasukan Putih. Mereka sudah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/30/ratusan-pasukan-putih-siap-jemput-bola-layani-warga-rentan-jakarta/">Ratusan Pasukan Putih Siap Jemput Bola Layani Warga Rentan Jakarta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi melepas 584 anggota Pasukan Putih di halaman Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (29/10). Pasukan ini dibentuk untuk memberikan layanan kesehatan langsung kepada kelompok masyarakat rentan, seperti penyandang disabilitas, lansia, dan warga yang memiliki keterbatasan aktivitas harian.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Hari ini saya melepas 584 anggota Pasukan Putih. Mereka sudah satu bulan menjalani pelatihan dan kini siap turun langsung membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Pramono.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pramono dalam sambutannya menekankan  kehadiran Pasukan Putih sebagai bentuk pelayanan kesehatan berbasis empati bagi warga yang kurang beruntung, terutama di wilayah padat penduduk. Para petugas ini tak hanya memberikan perawatan dasar, tetapi juga siap membantu membawa pasien ke rumah sakit rujukan jika diperlukan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia berharap program ini mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Ibu Kota sekaligus memperluas jangkauan pelayanan bagi seluruh lapisan masyarakat.</span></p>
<figure id="attachment_13373" aria-describedby="caption-attachment-13373" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-13373 size-full" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/f7fc5f0cffd23bd225b88dace14f6ab5.jpg" alt="Ratusan Pasukan Putih Siap Jemput Bola Layani Warga Rentan Jakarta" width="1200" height="800" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/f7fc5f0cffd23bd225b88dace14f6ab5.jpg 1200w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/f7fc5f0cffd23bd225b88dace14f6ab5-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/f7fc5f0cffd23bd225b88dace14f6ab5-1024x683.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/f7fc5f0cffd23bd225b88dace14f6ab5-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/f7fc5f0cffd23bd225b88dace14f6ab5-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/f7fc5f0cffd23bd225b88dace14f6ab5-696x464.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/f7fc5f0cffd23bd225b88dace14f6ab5-1068x712.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-13373" class="wp-caption-text">Sebanyak 584 anggota Pasukan Putih mengikuti upacara pelepasan usai menjalani pelatihan satu bulan di halaman Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (29/10/2025). (katafoto/HO/Reza Pratama Putra)</figcaption></figure>
<p class="p1"><span class="s1">“Kehadiran kalian akan membawa kenyamanan dan kedamaian bagi warga yang dirawat. Sentuhan dan perhatian kalian akan sangat berarti,” tambahnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menjelaskan bahwa Pasukan Putih merupakan inisiatif layanan kesehatan berbasis komunitas yang berfokus pada kelompok rentan dan lansia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Dinas Kesehatan melalui Suku Dinas telah merekrut 584 petugas Pasukan Putih yang akan ditempatkan di seluruh wilayah Jakarta. Setiap Puskesmas Pembantu memiliki dua anggota pasukan putih yang siap memberikan pelayanan langsung di rumah warga,” jelasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ani menambahkan, seluruh anggota telah menjalani pelatihan intensif selama lima hari di Pusat Pelatihan Kesehatan Daerah, meliputi perawatan pasien dengan ketergantungan total, bantuan hidup dasar, hingga praktik lapangan di panti sosial. Peserta juga memperoleh sertifikat pelatihan terakreditasi Kementerian Kesehatan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Semua layanan ini gratis. Pasukan Putih akan mendatangi langsung rumah warga yang membutuhkan perawatan, tanpa biaya apa pun,” tegas Ani.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/30/ratusan-pasukan-putih-siap-jemput-bola-layani-warga-rentan-jakarta/">Ratusan Pasukan Putih Siap Jemput Bola Layani Warga Rentan Jakarta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/10/30/ratusan-pasukan-putih-siap-jemput-bola-layani-warga-rentan-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemprov DKI Hadirkan Cek Kesehatan Gratis Lewat ASIK dan JAKSAFE</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/10/23/pemprov-dki-hadirkan-cek-kesehatan-gratis-lewat-asik-dan-jaksafe/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/10/23/pemprov-dki-hadirkan-cek-kesehatan-gratis-lewat-asik-dan-jaksafe/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 22:32:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[ASIK]]></category>
		<category><![CDATA[Cek Kesehatan Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[CKG Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[JAKSAFE]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan digital]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Warga]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Global Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Satu Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=13272</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai upaya memperkuat deteksi dini, pencegahan penyakit, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Program ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat, yang mendukung Asta Cita Presiden 2024–2029. Melalui CKG, pemerintah berkomitmen memperluas akses layanan kesehatan agar seluruh warga, tanpa memandang status sosial, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/23/pemprov-dki-hadirkan-cek-kesehatan-gratis-lewat-asik-dan-jaksafe/">Pemprov DKI Hadirkan Cek Kesehatan Gratis Lewat ASIK dan JAKSAFE</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta &#8211; </b>Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai upaya memperkuat deteksi dini, pencegahan penyakit, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Program ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat, yang mendukung Asta Cita Presiden 2024–2029. Melalui CKG, pemerintah berkomitmen memperluas akses layanan kesehatan agar seluruh warga, tanpa memandang status sosial, memiliki kesempatan yang sama untuk menjaga kesehatannya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, layanan CKG kini tidak lagi hanya tersedia saat momen ulang tahun Jakarta, melainkan dapat dimanfaatkan kapan saja. Program ini juga ditujukan untuk mempercepat pencapaian target nasional pemeriksaan kesehatan 36 persen pada 2025 dan meningkat hingga 70 persen pada 2029.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Sri Puji Wahyuni, menjelaskan bahwa Pemprov DKI menerapkan strategi kolaboratif dan pendekatan berbasis wilayah agar seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses layanan tersebut.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, pelaksanaan CKG dilakukan melalui Suku Dinas Kesehatan di enam wilayah administrasi, tidak hanya di Puskesmas atau Puskesmas Pembantu, tetapi juga menjangkau masyarakat lewat kegiatan berbasis komunitas — mulai dari perkantoran, pusat olahraga, hingga acara publik.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami juga mengintegrasikan kegiatan skrining kesehatan di dalam maupun luar gedung yang dilakukan Puskesmas ke dalam Program CKG,” ujar Puji dikutip dari laman berita jakarta. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menambahkan, pendekatan lintas sektor turut diperkuat dengan melibatkan camat, lurah, kader kesehatan, serta tokoh masyarakat, sehingga layanan pemeriksaan kesehatan dapat diakses secara merata, inklusif, dan berkelanjutan, termasuk bagi kelompok dengan akses terbatas.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk pencatatan dan pelaporan, seluruh data hasil pemeriksaan dikumpulkan melalui platform ASIK (Aplikasi Sehat IndonesiaKu) yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu, Pemprov DKI juga mengembangkan JAKSAFE, yaitu platform skrining mandiri digital yang dirancang oleh Pusdatin Dinas Kesehatan DKI Jakarta sebagai sistem pencatatan kegiatan di luar fasilitas Puskesmas.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hasil pemeriksaan kesehatan warga kemudian dikirimkan melalui Rapot Kesehatan Digital, yang dapat diakses lewat aplikasi Satu Sehat Mobile atau WhatsApp Chatbot Kementerian Kesehatan. Seluruh tindak lanjut hasil pemeriksaan juga dicatat melalui Sistem Informasi Puskesmas (SIMPUS) yang telah terhubung dengan platform nasional Satu Sehat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Dengan sistem yang terintegrasi ini, pemantauan kesehatan masyarakat dapat dilakukan secara berkesinambungan dan terdokumentasi dengan baik,” jelas Puji.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut, Pemprov DKI juga mendorong kolaborasi multi-pihak untuk memperluas jangkauan Program CKG. Kerja sama dilakukan dengan berbagai fasilitas kesehatan swasta, rumah sakit, klinik, perusahaan, serta komunitas lokal agar layanan pemeriksaan kesehatan semakin dekat dengan masyarakat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kemitraan juga dibangun dengan perguruan tinggi, instansi pemerintah maupun swasta, serta media dan platform digital untuk memperkuat publikasi dan edukasi pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, praktisi kesehatan Sukma Aditya Putra menilai Program CKG bukan sekadar layanan pemeriksaan gratis, melainkan gerakan besar yang menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa kesehatan adalah investasi utama kehidupan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kolaborasi antara inovasi digital seperti ASIK dan JAKSAFE membuat layanan kesehatan kini benar-benar hadir di genggaman warga. Deteksi dini penyakit tak lagi terhambat oleh jarak atau waktu,” ungkap Aditya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menilai, inisiatif ini merupakan terobosan visioner yang menggabungkan layanan langsung dengan transformasi digital.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Dampaknya sangat terasa. Masyarakat lebih sadar pentingnya pemeriksaan dini, data kesehatan lebih terintegrasi, dan langkah pencegahan bisa dilakukan cepat serta tepat sasaran. Inilah bukti nyata menuju Jakarta sebagai kota global yang masyarakatnya sehat, tangguh, dan berdaya,” tandasnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/23/pemprov-dki-hadirkan-cek-kesehatan-gratis-lewat-asik-dan-jaksafe/">Pemprov DKI Hadirkan Cek Kesehatan Gratis Lewat ASIK dan JAKSAFE</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/10/23/pemprov-dki-hadirkan-cek-kesehatan-gratis-lewat-asik-dan-jaksafe/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus ISPA di Jakarta Tembus 1,9 Juta, Begini Cara Pencegahannya</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/10/16/kasus-ispa-di-jakarta-tembus-19-juta-begini-cara-pencegahannya/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/10/16/kasus-ispa-di-jakarta-tembus-19-juta-begini-cara-pencegahannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 15:24:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Infeksi saluran pernapasan]]></category>
		<category><![CDATA[ISPA]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan ISPA]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Pernapasan]]></category>
		<category><![CDATA[PHBS]]></category>
		<category><![CDATA[Polusi Udara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=13159</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di DKI Jakarta menunjukkan tren peningkatan signifikan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, hingga Oktober 2025 tercatat 1.966.308 kasus ISPA, dengan lonjakan mulai terdeteksi sejak Juli lalu. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, mengungkapkan bahwa ISPA saat ini menjadi penyakit dengan jumlah kunjungan tertinggi di [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/16/kasus-ispa-di-jakarta-tembus-19-juta-begini-cara-pencegahannya/">Kasus ISPA di Jakarta Tembus 1,9 Juta, Begini Cara Pencegahannya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di DKI Jakarta menunjukkan tren peningkatan signifikan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, hingga Oktober 2025 tercatat 1.966.308 kasus ISPA, dengan lonjakan mulai terdeteksi sejak Juli lalu.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, mengungkapkan bahwa ISPA saat ini menjadi penyakit dengan jumlah kunjungan tertinggi di puskesmas. Penularan penyakit ini, kata Ani, sangat mudah terjadi melalui percikan droplet dan partikel aerosol di udara.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Peningkatan kasus ISPA bukan hanya disebabkan oleh polusi udara, tetapi juga dipengaruhi oleh fenomena musim kemarau basah yang terjadi tahun ini,” ujar Ani dikutip dari laman berita jakarta pada Kamis (16/10).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kondisi tersebut, lanjutnya, berdampak pada penurunan daya tahan tubuh serta meningkatnya jumlah agen biologis penyebab infeksi di lingkungan masyarakat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ani menjelaskan, gejala ISPA umumnya meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam. Dalam beberapa kasus, penderita juga mengalami hidung tersumbat, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan, bersin, hingga suara serak.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Pada kondisi yang lebih berat, penderita bisa mengalami sesak napas dan perlu mendapatkan penanganan medis segera,” jelasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk menekan penyebaran ISPA, Dinkes DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar selalu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Langkah sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, memakai masker di tempat umum, menghindari kerumunan, serta menerapkan etika batuk dan bersin dinilai efektif mencegah penularan penyakit pernapasan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu, masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala batuk atau pilek, serta menghindari paparan asap rokok dan membatasi aktivitas saat kondisi tubuh tidak fit.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ani juga menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh melalui pola makan bergizi, istirahat cukup, olahraga rutin, dan pengelolaan stres.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Dengan kedisiplinan dalam menerapkan PHBS, penyebaran ISPA dan penyakit pernapasan lainnya dapat ditekan secara signifikan,” tutup Ani.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/16/kasus-ispa-di-jakarta-tembus-19-juta-begini-cara-pencegahannya/">Kasus ISPA di Jakarta Tembus 1,9 Juta, Begini Cara Pencegahannya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/10/16/kasus-ispa-di-jakarta-tembus-19-juta-begini-cara-pencegahannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Campak Tercatat Naik, Dinkes DKI Gencarkan Imunisasi Massal Anak</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/09/10/kasus-campak-tercatat-naik-dinkes-dki-gencarkan-imunisasi-massal-anak/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/09/10/kasus-campak-tercatat-naik-dinkes-dki-gencarkan-imunisasi-massal-anak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2025 01:12:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Campak Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Campak Rubela 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah Campak]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan DKI]]></category>
		<category><![CDATA[imunisasi anak]]></category>
		<category><![CDATA[Imunisasi Massal Campak]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Outbreak Response Immunization]]></category>
		<category><![CDATA[PHBS Cegah Penyakit Menular]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Morbillivirus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=12365</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menekankan pentingnya pencegahan penyakit campak sejak lingkungan keluarga. Sejumlah langkah cepat pun digencarkan agar kasus tidak semakin meluas. Hingga periode Januari–September 2025, tercatat 218 kasus campak dan 63 kasus rubela di Jakarta. Meski demikian, tidak ada laporan kematian terkait kasus tersebut. Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menjelaskan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/09/10/kasus-campak-tercatat-naik-dinkes-dki-gencarkan-imunisasi-massal-anak/">Kasus Campak Tercatat Naik, Dinkes DKI Gencarkan Imunisasi Massal Anak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menekankan pentingnya pencegahan penyakit campak sejak lingkungan keluarga. Sejumlah langkah cepat pun digencarkan agar kasus tidak semakin meluas.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hingga periode Januari–September 2025, tercatat 218 kasus campak dan 63 kasus rubela di Jakarta. Meski demikian, tidak ada laporan kematian terkait kasus tersebut.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menjelaskan bahwa salah satu langkah utama pencegahan dilakukan melalui Outbreak Response Immunization (ORI) atau imunisasi tanggap wabah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kalau ada kasus campak, tidak boleh dibiarkan. Kita harus segera melakukan respons dengan menghitung jumlah anak yang perlu diimunisasi agar penularan bisa dikendalikan,” ujar Ani dalam webinar Cegah Campak dari Rumah Kita, Selasa (9/9).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Program ORI tahun ini difokuskan di Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, yang mencatat peningkatan kasus paling tinggi. Targetnya sekitar 9.000 anak, dan saat ini cakupan imunisasi sudah mencapai 77,22 persen.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melansri dari laman berita jakarta, Ani menekankan bahwa campak merupakan penyakit menular dengan tingkat penyebaran sangat cepat. Virus morbillivirus dapat menular melalui udara, percikan batuk, sekresi hidung, hingga benda yang terkontaminasi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Penularannya sangat mudah dan bisa menjadi serius jika menyerang anak-anak,” jelasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Karena itu, imunisasi menjadi tameng utama. Vaksinasi campak diberikan pertama pada usia 9 bulan, diulang pada usia 18 bulan, lalu dosis ketiga saat anak memasuki sekolah dasar.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Imunisasi adalah pencegahan paling efektif untuk menekan penyebaran campak,” tegas Ani.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain vaksinasi, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) juga harus dibiasakan, seperti menjaga kebersihan lingkungan dan rutin mencuci tangan dengan sabun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“PHBS ini penting, tidak hanya untuk mencegah campak tetapi juga berbagai penyakit menular lainnya,” imbuhnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ani pun mengajak keluarga dan tokoh masyarakat menjadi garda terdepan dalam mendukung program imunisasi campak-rubela.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Pencegahan ini tidak bisa dilakukan pemerintah saja, melainkan butuh kerja sama semua pihak agar anak-anak Jakarta terlindungi dari ancaman campak di masa mendatang,” pungkasnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/09/10/kasus-campak-tercatat-naik-dinkes-dki-gencarkan-imunisasi-massal-anak/">Kasus Campak Tercatat Naik, Dinkes DKI Gencarkan Imunisasi Massal Anak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/09/10/kasus-campak-tercatat-naik-dinkes-dki-gencarkan-imunisasi-massal-anak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
