<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ekonomi Lokal - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/ekonomi-lokal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/ekonomi-lokal/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 May 2026 15:49:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Ekonomi Lokal - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/ekonomi-lokal/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ditawar Rp180 Juta, Sapi Raksasa Ini Unjuk Gigi di Parade Ternak Banyuwangi</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/05/07/ditawar-rp180-juta-sapi-raksasa-ini-unjuk-gigi-di-parade-ternak-banyuwangi/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/05/07/ditawar-rp180-juta-sapi-raksasa-ini-unjuk-gigi-di-parade-ternak-banyuwangi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 May 2026 00:00:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Belgian Blue]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Enzo Farm]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha]]></category>
		<category><![CDATA[Kontes Ternak]]></category>
		<category><![CDATA[peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[Sapi Jumbo]]></category>
		<category><![CDATA[Sapi Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[Sapi Simental]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=16615</guid>

					<description><![CDATA[<p>Banyuwangi &#8211; Ratusan sapi berukuran jumbo meramaikan Parade Ternak dalam rangkaian Kontes, Pameran, dan Bursa Ternak 2026 Banyuwangi. Kegiatan yang digelar di Desa Kedungasri, Kecamatan Tegaldlimo ini menjadi ajang untuk memperkenalkan potensi sektor peternakan di daerah tersebut. Kontes, Pameran, dan Bursa Ternak 2026 berlangsung selama dua hari, 5–6 Mei 2026, dengan menampilkan sekitar 120 hewan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/07/ditawar-rp180-juta-sapi-raksasa-ini-unjuk-gigi-di-parade-ternak-banyuwangi/">Ditawar Rp180 Juta, Sapi Raksasa Ini Unjuk Gigi di Parade Ternak Banyuwangi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Banyuwangi </b>&#8211; Ratusan sapi berukuran jumbo meramaikan Parade Ternak dalam rangkaian Kontes, Pameran, dan Bursa Ternak 2026 Banyuwangi. Kegiatan yang digelar di Desa Kedungasri, Kecamatan Tegaldlimo ini menjadi ajang untuk memperkenalkan potensi sektor peternakan di daerah tersebut.</p>
<p>Kontes, Pameran, dan Bursa Ternak 2026 berlangsung selama dua hari, 5–6 Mei 2026, dengan menampilkan sekitar 120 hewan ternak unggulan. Beragam jenis sapi seperti simental, limosin, hingga Belgian Blue dipamerkan, bersama hewan ternak lain seperti kambing, kelinci, dan ayam.</p>
<p>Parade ternak menghadirkan sapi-sapi unggulan dari berbagai kecamatan. Selain dinilai dari bobot dan kualitas, hewan-hewan tersebut juga tampil atraktif dengan beragam kostum, mulai dari mahkota, aksesori manik-manik, hingga ornamen bernuansa budaya lokal seperti tari Gandrung.</p>
<p>Setiap kecamatan mengirimkan perwakilan terbaiknya. Salah satu yang mencuri perhatian datang dari kontingen Kecamatan Tegalsari yang menampilkan sapi ras simental berbobot lebih dari satu ton serta sapi calon kereman dengan bobot di atas 700 kilogram.</p>
<p>Kedua sapi tersebut merupakan milik peternak M. Adam dari Enzo Farm. Dalam kontes tahun ini, keduanya berhasil meraih juara di kategori berbeda. Sapi bernama Max Mojo dengan bobot 1.136 kilogram keluar sebagai juara kategori ekstrem, sementara Angkas Timur menjadi juara pada kategori calon kereman.</p>
<p>“Senang sekali semuanya bisa menjadi juara,” ujar Adam.</p>
<p>Sapi-sapi dari peternakannya mulai banyak diminati pasar, terutama menjelang Idul Adha. Salah satu sapinya bahkan telah mendapatkan penawaran hingga Rp180 juta, meski belum dilepas karena harga dinilai belum sesuai.</p>
<p>“Sudah ada yang menawar Rp180 juta, tapi belum saya lepas karena belum cocok,” katanya.</p>
<p>Adam juga mengungkapkan bahwa sebelumnya sapi dari peternakannya pernah dibeli oleh Presiden dan Wakil Presiden dengan bobot lebih dari satu ton.</p>
<p>Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menilai kegiatan ini tidak hanya sebatas kontes, tetapi juga menjadi sarana promosi bagi sektor peternakan daerah.</p>
<p>“Ini menjadi ajang promosi potensi peternakan Banyuwangi. Dengan diparadekan seperti ini, masyarakat bisa melihat langsung kualitas ternak yang ada,” ujar Mujiono.</p>
<p>Ia menambahkan, parade ternak juga membuka peluang bagi para peternak untuk saling bertukar pengalaman sekaligus memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan daya saing peternak lokal.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/07/ditawar-rp180-juta-sapi-raksasa-ini-unjuk-gigi-di-parade-ternak-banyuwangi/">Ditawar Rp180 Juta, Sapi Raksasa Ini Unjuk Gigi di Parade Ternak Banyuwangi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/05/07/ditawar-rp180-juta-sapi-raksasa-ini-unjuk-gigi-di-parade-ternak-banyuwangi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ribuan Sarjana Diterjunkan ke Wilayah 3T Bangun Ekonomi Daerah</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/05/06/ribuan-sarjana-diterjunkan-ke-wilayah-3t-bangun-ekonomi-daerah/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/05/06/ribuan-sarjana-diterjunkan-ke-wilayah-3t-bangun-ekonomi-daerah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2026 05:08:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah 3T]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Kementrans]]></category>
		<category><![CDATA[Lulusan S1]]></category>
		<category><![CDATA[Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Program Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Transmigrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Transmigrasi Patriot]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=16604</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menyiapkan 1.458 Tim Ekspedisi Patriot (TEP) untuk diterjunkan ke 53 kawasan transmigrasi di berbagai wilayah Indonesia pada 2026. Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat pembangunan kawasan transmigrasi sekaligus meningkatkan kehadiran negara di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan bahwa pembangunan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/06/ribuan-sarjana-diterjunkan-ke-wilayah-3t-bangun-ekonomi-daerah/">Ribuan Sarjana Diterjunkan ke Wilayah 3T Bangun Ekonomi Daerah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menyiapkan 1.458 Tim Ekspedisi Patriot (TEP) untuk diterjunkan ke 53 kawasan transmigrasi di berbagai wilayah Indonesia pada 2026. Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat pembangunan kawasan transmigrasi sekaligus meningkatkan kehadiran negara di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).</p>
<p>Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan bahwa pembangunan nasional harus menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah yang masih mengalami ketimpangan.</p>
<p>“Indonesia terlalu besar untuk hanya didiskusikan dari ruang kelas dan ruang ekspresi. Di banyak tempat, tanahnya subur, lautnya kaya, masa depannya besar. Tetapi, kemiskinan masih tinggal di sana. Bangsa ini membutuhkan lebih dari sekadar wacana. Bangsa ini membutuhkan kehadiran,” kata Menteri Iftitah dalam keterangannya, Minggu (3/5).</p>
<p>Program TEP dirancang untuk mendorong transformasi kawasan transmigrasi melalui kegiatan riset, kajian, serta pendampingan langsung kepada masyarakat.</p>
<p>Peserta program yang berasal dari lulusan D4 dan S1 akan diterjunkan untuk mendampingi masyarakat di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perikanan, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi lokal dan pembangunan infrastruktur dasar.</p>
<p>Adapun masa penugasan dibagi dalam dua skema, yakni empat bulan untuk wilayah non-Papua dan satu tahun untuk wilayah Papua.</p>
<p>“Transmigrasi Patriot adalah panggilan. Satu tahun pengabdian untuk turun langsung ke lapangan, menghadirkan harapan baru, membuka peluang kerja, dan membangun ekonomi masyarakat. Karena Indonesia tidak dibangun oleh para penonton, tetapi oleh mereka yang memilih hadir bersama rakyatnya di garis depan pembangunan,” tegas Menteri Iftitah.</p>
<p>Program ini turut melibatkan kolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, IPB University, Universitas Diponegoro, Universitas Padjadjaran, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, dan Universitas Hasanuddin.</p>
<p>Meski demikian, Kementrans menegaskan bahwa program tersebut terbuka bagi lulusan dari berbagai perguruan tinggi lain di seluruh Indonesia.</p>
<p>“Jika bukan sarjana dari 10 universitas tadi, masih dimungkinkan untuk mendaftar. Ada kolom kesebelasnya, itu adalah kolom perguruan tinggi lainnya, kampus swasta, kampus di manapun di seluruh Indonesia, boleh berpartisipasi dalam program ini,” ujar Menteri Iftitah.</p>
<p>Seluruh peserta akan melalui proses seleksi dengan hasil yang dijadwalkan diumumkan pada Juni 2026. Peserta yang lolos selanjutnya akan mengikuti pembekalan pada Juli sebelum diberangkatkan ke lokasi penugasan.</p>
<p>Menteri Iftitah menekankan bahwa program Transmigrasi Patriot tidak hanya menitikberatkan pada kapasitas individu, tetapi juga komitmen untuk hadir dan bekerja bersama masyarakat.</p>
<p>“Transmigrasi bukan tentang siapa yang paling hebat. Ini tentang siapa yang tetap tinggal ketika yang lain memilih pergi. Siapa yang bekerja ketika yang lain hanya berbicara. Siapa yang menjawab ketika bangsanya memanggil,” tutupnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/06/ribuan-sarjana-diterjunkan-ke-wilayah-3t-bangun-ekonomi-daerah/">Ribuan Sarjana Diterjunkan ke Wilayah 3T Bangun Ekonomi Daerah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/05/06/ribuan-sarjana-diterjunkan-ke-wilayah-3t-bangun-ekonomi-daerah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Plastik Meroket, Pelaku UMKM Bandung Terpukul</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/04/08/harga-plastik-meroket-pelaku-umkm-bandung-terpukul/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/04/08/harga-plastik-meroket-pelaku-umkm-bandung-terpukul/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 09:13:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[harga plastik]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan harga]]></category>
		<category><![CDATA[plastik kemasan]]></category>
		<category><![CDATA[umkm kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[usaha kuliner]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=15838</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bandung &#8211; Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyoroti lonjakan harga plastik kemasan yang terjadi secara mendadak di Kota Bandung. Kenaikan ini dinilai berdampak langsung pada pelaku usaha, khususnya UMKM di sektor kuliner. Farhan mengungkapkan bahwa harga plastik bahkan melonjak hingga empat kali lipat dalam waktu singkat, dan mulai dirasakan para pelaku usaha sejak akhir pekan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/04/08/harga-plastik-meroket-pelaku-umkm-bandung-terpukul/">Harga Plastik Meroket, Pelaku UMKM Bandung Terpukul</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Bandung</b> &#8211; Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyoroti lonjakan harga plastik kemasan yang terjadi secara mendadak di Kota Bandung. Kenaikan ini dinilai berdampak langsung pada pelaku usaha, khususnya UMKM di sektor kuliner.</p>
<p>Farhan mengungkapkan bahwa harga plastik bahkan melonjak hingga empat kali lipat dalam waktu singkat, dan mulai dirasakan para pelaku usaha sejak akhir pekan lalu.</p>
<p>“Saya mendapat laporan harga plastik bungkus naik signifikan. Dari yang biasanya sekitar Rp15 ribu per paket kini menjadi Rp40 ribuan,” ujar Farhan di Pendopo Kota Bandung, Rabu (8/4).</p>
<p>Ia menilai kondisi ini cukup memberatkan, terutama bagi pelaku usaha yang mengandalkan layanan take away. Kenaikan harga kemasan membuat biaya operasional ikut terdongkrak, sehingga memicu keluhan dari para pelaku UMKM.</p>
<p>Meski demikian, Farhan mengaku belum mengetahui penyebab pasti lonjakan harga tersebut. Ia memastikan akan segera menelusuri ke pihak distributor untuk mencari akar persoalan.</p>
<p>“Saya akan cari tahu secepatnya apa yang sebenarnya terjadi dengan harga plastik di Kota Bandung,” katanya.</p>
<p>Di balik situasi tersebut, Farhan melihat peluang untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat. Ia menilai, kondisi ini bisa menjadi momentum untuk mengurangi ketergantungan pada plastik sekali pakai.</p>
<p>Ia pun mengimbau warga agar mulai membiasakan diri membawa wadah sendiri saat berbelanja atau membeli makanan.</p>
<p>“Kalau keluar rumah jangan lupa bawa kantong belanja sebagai pengganti kresek dan bawa juga kontainer makanan dari rumah,” imbaunya.</p>
<p>Menurutnya, langkah sederhana tersebut tidak hanya membantu menekan biaya akibat mahalnya plastik, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dengan mengurangi timbulan sampah.</p>
<p>“Selain harganya mahal ini juga kesempatan kita untuk mengurangi sampah plastik,” tuturnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/04/08/harga-plastik-meroket-pelaku-umkm-bandung-terpukul/">Harga Plastik Meroket, Pelaku UMKM Bandung Terpukul</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/04/08/harga-plastik-meroket-pelaku-umkm-bandung-terpukul/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wajah Baru Pasar Muara Karang, Lebih Modern dan Nyaman</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/04/05/wajah-baru-pasar-muara-karang-lebih-modern-dan-nyaman/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/04/05/wajah-baru-pasar-muara-karang-lebih-modern-dan-nyaman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2026 10:09:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[INDUSTRI]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Jakpro]]></category>
		<category><![CDATA[kios pasar]]></category>
		<category><![CDATA[pasar modern]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Muara Karang]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Pluit]]></category>
		<category><![CDATA[revitalisasi pasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=15788</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Revitalisasi Pasar Muara Karang (PMK) di kawasan Pluit, Jakarta Utara, terus memperlihatkan perkembangan yang menggembirakan. Hingga akhir Maret 2026, progres pembangunan pasar modern tersebut telah mencapai 35 persen. Proyek ini ditargetkan sudah dapat beroperasi secara penuh pada Kuartal IV (Q4) 2026. PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro sebagai pengelola menyebutkan bahwa pembangunan telah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/04/05/wajah-baru-pasar-muara-karang-lebih-modern-dan-nyaman/">Wajah Baru Pasar Muara Karang, Lebih Modern dan Nyaman</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Revitalisasi Pasar Muara Karang (PMK) di kawasan Pluit, Jakarta Utara, terus memperlihatkan perkembangan yang menggembirakan.</p>
<p>Hingga akhir Maret 2026, progres pembangunan pasar modern tersebut telah mencapai 35 persen. Proyek ini ditargetkan sudah dapat beroperasi secara penuh pada Kuartal IV (Q4) 2026.</p>
<p>PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro sebagai pengelola menyebutkan bahwa pembangunan telah melewati tahap penting. Seluruh pekerjaan fondasi serta struktur bawah telah diselesaikan 100 persen, sementara pengerjaan kini difokuskan pada struktur atas. Untuk bagian ini, pembangunan telah mencapai lantai enam pada sekitar setengah dari total area bangunan.</p>
<p>Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, menyampaikan keyakinannya bahwa target operasional pada akhir tahun bisa tercapai sesuai rencana.</p>
<p>“Transformasi ini merupakan komitmen kami untuk menghadirkan sarana perdagangan yang lebih representatif, bersih, dan nyaman bagi masyarakat, khususnya di Jakarta Utara,” ujarnya, Sabtu (4/4).</p>
<p>Ia menambahkan, kehadiran Pasar Muara Karang tidak hanya sebagai tempat transaksi jual beli, tetapi juga bagian dari langkah strategis mendukung visi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan daya saing menuju kota global yang inklusif, modern, dan berkelanjutan di bawah kepemimpinan Gubernur DKI, Pramono Anung.</p>
<p>“Revitalisasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas infrastruktur, tetapi juga mendorong terciptanya ekosistem ekonomi yang lebih tertata, produktif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat urban, sekaligus memperkuat peran pasar sebagai ruang interaksi sosial dan budaya,” jelasnya.</p>
<p>Dilansir dari laman berita jakarta, PMK akan dikembangkan menjadi pasar modern terpadu dengan berbagai fasilitas pendukung. Di antaranya sistem sirkulasi udara yang lebih baik, area parkir yang luas, serta penataan zonasi pedagang yang lebih rapi dan terintegrasi. Bahkan, akan tersedia fasilitas tambahan seperti sport center di lantai enam.</p>
<p>“Kehadiran wajah baru Pasar Muara Karang diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi utama di Jakarta Utara,” katanya.</p>
<p>Menariknya, meski pembangunan masih berlangsung, minat pelaku usaha sudah terlihat tinggi. Hal ini tercermin dari tingkat keterisian kios dan lapak yang telah mendekati 70 persen, menjadi indikasi positif terhadap prospek pasar ini ke depan.</p>
<p>“Bagi pelaku usaha yang tertarik untuk menjadi bagian dari ekosistem ekonomi baru ini, Pasar Muara Karang membuka peluang kemitraan dalam lingkungan usaha yang lebih modern, tertata, dan berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang,” tandasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/04/05/wajah-baru-pasar-muara-karang-lebih-modern-dan-nyaman/">Wajah Baru Pasar Muara Karang, Lebih Modern dan Nyaman</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/04/05/wajah-baru-pasar-muara-karang-lebih-modern-dan-nyaman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menu MBG Dikeluhkan Orang Tua, Wabub Batang Ancam Tutup SPPG Nakal</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/03/06/menu-mbg-dikeluhkan-orang-tua-wabub-batang-ancam-tutup-sppg-nakal/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/03/06/menu-mbg-dikeluhkan-orang-tua-wabub-batang-ancam-tutup-sppg-nakal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 08:12:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Gizi Anak Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[makanan bergizi siswa]]></category>
		<category><![CDATA[MBG Batang]]></category>
		<category><![CDATA[Program Makan Bergizi Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Program Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[SPPG]]></category>
		<category><![CDATA[suyono batang]]></category>
		<category><![CDATA[wakil bupati batang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=15450</guid>

					<description><![CDATA[<p>Batang &#8211; Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang kini mendapat pengawasan lebih ketat dari pemerintah daerah. Wakil Bupati Batang Suyono selaku Ketua Pengawas Program MBG mengakui bahwa pihaknya kerap menerima berbagai keluhan dari masyarakat, terutama para orang tua siswa yang mengunggah foto menu makanan yang dinilai belum sesuai harapan. Menurut Suyono, berbagai unggahan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/03/06/menu-mbg-dikeluhkan-orang-tua-wabub-batang-ancam-tutup-sppg-nakal/">Menu MBG Dikeluhkan Orang Tua, Wabub Batang Ancam Tutup SPPG Nakal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Batang</b> &#8211; Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang kini mendapat pengawasan lebih ketat dari pemerintah daerah. Wakil Bupati Batang Suyono selaku Ketua Pengawas Program MBG mengakui bahwa pihaknya kerap menerima berbagai keluhan dari masyarakat, terutama para orang tua siswa yang mengunggah foto menu makanan yang dinilai belum sesuai harapan.</p>
<p>Menurut Suyono, berbagai unggahan tersebut tidak dianggap sepele. Dalam rapat terbaru bersama para mitra penyedia makanan, ia bahkan menampilkan langsung foto-foto menu yang sempat dikeluhkan masyarakat sebagai bahan evaluasi bersama.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa seluruh mitra wajib mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan, khususnya terkait kualitas dan nilai gizi makanan yang diberikan kepada para siswa.</p>
<p>“Sudah ada keuntungan, jangan mengurangi nilai. Yang Rp8 ribu ya Rp8 ribu. Jika SOP tidak dijalankan dengan disiplin, niat mulia pemerintah bisa tercoreng di mata publik,” katanya saat Rakor Yayasan dan Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, dikutip dari laman infopublik Kamis (5/3).</p>
<p>Ia menambahkan, program pemberian makanan bergizi tersebut seharusnya dijalankan dengan komitmen dan kejujuran, bukan sekadar untuk memenuhi kewajiban semata.</p>
<p>“Kadang-kadang memenuhi, kadang-kadang enggak. Maka saya tekankan tadi itu harus sesuai SOP menjadi budaya, sehingga tidak merugikan penerima manfaat, bahkan tidak menjadi kritikan. Karena kalau kritik terus-menerus, kebijakan ini seakan-akan menjadi kebijakan yang tidak mulia,” tegasnya.</p>
<p><b>Ancaman Penutupan bagi Mitra yang Melanggar</b></p>
<p>Pengawasan terhadap program ini tidak hanya sebatas teguran. Suyono menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk mengambil langkah tegas terhadap mitra penyedia atau SPPG yang tidak mematuhi aturan.</p>
<p>Ia menilai kualitas makanan yang diberikan kepada siswa sangat berpengaruh terhadap masa depan generasi muda di Kabupaten Batang. Karena itu, jika peringatan berulang tidak diindahkan, kerja sama dapat dihentikan.</p>
<p>“Jika tidak sesuai dan terus-menerus diingatkan tidak mau, MBG itu bisa kita tutup, kita rekomendasikan untuk ditutup,” jelasnya.</p>
<p>Sanksi yang disiapkan pun berjenjang, mulai dari teguran lisan, teguran tertulis, hingga sanksi terberat berupa penghentian operasional SPPG.</p>
<p>Di sisi lain, Suyono juga mengakui bahwa pelaksanaan program MBG di Kabupaten Batang masih menghadapi tantangan dalam pemerataan layanan. Saat ini, baru tersedia sekitar 61 unit dari total kebutuhan sebanyak 110 unit di seluruh wilayah kabupaten.</p>
<p>“Daerah-daerah yang masuk kategori Terdepan, Terluar, Tertinggal (3T) atau wilayah terpencil masih menjadi tantangan utama yang belum tersentuh sepenuhnya. Di antaranya daerah 3T yang terpencil itu belum. Kalau daerah Kecamatan Bawang kan ya sudah ada, tapi belum semua, belum rata istilahnya,” ujar dia.</p>
<p>Di akhir pernyataannya, Suyono juga mengingatkan para mitra agar mengutamakan penggunaan bahan baku dari produk lokal—kecuali susu—agar program ini sekaligus mampu mendorong perekonomian masyarakat sekitar.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/03/06/menu-mbg-dikeluhkan-orang-tua-wabub-batang-ancam-tutup-sppg-nakal/">Menu MBG Dikeluhkan Orang Tua, Wabub Batang Ancam Tutup SPPG Nakal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/03/06/menu-mbg-dikeluhkan-orang-tua-wabub-batang-ancam-tutup-sppg-nakal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jakpro Dorong Manggarai Jadi Pusat Integrasi Antarmoda Strategis</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/02/09/jakpro-dorong-manggarai-jadi-pusat-integrasi-antarmoda-strategis/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/02/09/jakpro-dorong-manggarai-jadi-pusat-integrasi-antarmoda-strategis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 09:56:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERHUBUNGAN]]></category>
		<category><![CDATA[Dekarbonisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Integrasi Antarmoda]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jakpro]]></category>
		<category><![CDATA[LRT Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[mobilitas perkotaan]]></category>
		<category><![CDATA[Stasiun Manggarai]]></category>
		<category><![CDATA[TOD]]></category>
		<category><![CDATA[Transportasi Publik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=15136</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro menegaskan komitmennya dalam mengembangkan kawasan Manggarai sebagai pusat integrasi transportasi antarmoda yang strategis. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembangunan Stasiun LRT Jakarta Fase 1B lintas Velodrome–Manggarai. Proyek ini menjadi bagian dari dukungan Jakpro terhadap program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menjadikan Manggarai sebagai simpul transportasi terpadu yang mendukung [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/02/09/jakpro-dorong-manggarai-jadi-pusat-integrasi-antarmoda-strategis/">Jakpro Dorong Manggarai Jadi Pusat Integrasi Antarmoda Strategis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro menegaskan komitmennya dalam mengembangkan kawasan Manggarai sebagai pusat integrasi transportasi antarmoda yang strategis.</p>
<p>Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembangunan Stasiun LRT Jakarta Fase 1B lintas Velodrome–Manggarai. Proyek ini menjadi bagian dari dukungan Jakpro terhadap program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menjadikan Manggarai sebagai simpul transportasi terpadu yang mendukung mobilitas warga secara efisien.</p>
<p>Stasiun Manggarai LRT Jakarta dirancang terhubung langsung dengan sejumlah moda transportasi utama, seperti KRL Commuter Line, Kereta Api Bandara, serta layanan Transjakarta. Integrasi ini diharapkan dapat menghadirkan perpindahan antarmoda yang lebih praktis, cepat, dan nyaman bagi pengguna transportasi publik.</p>
<p>Direktur Teknik dan Pengembangan Jakpro, Dian Takdir, menyampaikan bahwa pengembangan kawasan Manggarai tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana transportasi, tetapi juga mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD) yang terintegrasi, inklusif, serta berfokus pada peningkatan aktivitas dan kesejahteraan ekonomi masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, kehadiran Stasiun Manggarai LRT Jakarta diyakini akan memberikan manfaat langsung bagi warga di sekitarnya.</p>
<p>“Melalui integrasi antarmoda ini, kami berharap mobilitas masyarakat semakin mudah dan pada saat yang sama mampu mendorong peningkatan aktivitas serta nilai ekonomi warga Manggarai dan sekitarnya,” ujar Dian dikutip dari laman berita jakarta, Senin (9/2).</p>
<p>Dian juga mengungkapkan bahwa pada Desember 2025, Jakpro telah melakukan penjajakan kerja sama dengan PT Pasaraya Tosersajaya sebagai bagian dari pengembangan kawasan berbasis TOD. Saat ini, proses tersebut masih berada pada tahap awal, meliputi pemetaan potensi, penyusunan kajian, serta perumusan skema kolaborasi yang paling optimal.</p>
<p>“Sejalan dengan arah pembangunan di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, pengembangan Stasiun Manggarai LRT Jakarta menjadi bagian dari upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang terkoneksi, berkelanjutan, dan inklusif, serta memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat,” jelasnya.</p>
<p>Integrasi antarmoda tersebut diharapkan mampu mendorong pergerakan masyarakat sekaligus mengoptimalkan aktivitas ekonomi lokal.</p>
<p>“Akses yang semakin baik diyakini dapat membuka peluang usaha baru, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat nilai ekonomi kawasan Manggarai tanpa menghilangkan karakter sosial dan aktivitas warganya,” tandas Dian.</p>
<p>Selain mendukung mobilitas perkotaan, LRT Jakarta yang beroperasi menggunakan tenaga listrik juga berkontribusi terhadap agenda pengurangan emisi karbon di wilayah perkotaan.</p>
<p>Secara kumulatif, pengoperasian LRT Jakarta Fase 1A dan 1B diproyeksikan mampu menekan emisi hingga 2.927.250 ton CO2e, seiring berkurangnya emisi karbon per penumpang per kilometer dibandingkan penggunaan kendaraan pribadi.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/02/09/jakpro-dorong-manggarai-jadi-pusat-integrasi-antarmoda-strategis/">Jakpro Dorong Manggarai Jadi Pusat Integrasi Antarmoda Strategis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/02/09/jakpro-dorong-manggarai-jadi-pusat-integrasi-antarmoda-strategis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petani dan Pedagang Kini Punya Kereta Sendiri, Tarifnya Bikin Kaget</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/12/03/petani-dan-pedagang-kini-punya-kereta-sendiri-tarifnya-bikin-kaget/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/12/03/petani-dan-pedagang-kini-punya-kereta-sendiri-tarifnya-bikin-kaget/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2025 01:56:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERHUBUNGAN]]></category>
		<category><![CDATA[Balai Yasa Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Commuter Line Merak]]></category>
		<category><![CDATA[Distribusi Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[DJKA]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[KAI]]></category>
		<category><![CDATA[KAI Group]]></category>
		<category><![CDATA[Kereta Petani Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Transportasi Publik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=14015</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi mengoperasikan Kereta Petani dan Pedagang pada layanan Commuter Line Merak mulai Senin (1/12). Program ini merupakan hasil kolaborasi antara KAI Group dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan untuk memperlancar distribusi produk pertanian dan komoditas lokal di wilayah Banten. Proses desain dan modifikasi rangkaian dikerjakan oleh Balai [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/12/03/petani-dan-pedagang-kini-punya-kereta-sendiri-tarifnya-bikin-kaget/">Petani dan Pedagang Kini Punya Kereta Sendiri, Tarifnya Bikin Kaget</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Jakarta</strong> &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi mengoperasikan Kereta Petani dan Pedagang pada layanan Commuter Line Merak mulai Senin (1/12). Program ini merupakan hasil kolaborasi antara KAI Group dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan untuk memperlancar distribusi produk pertanian dan komoditas lokal di wilayah Banten. Proses desain dan modifikasi rangkaian dikerjakan oleh Balai Yasa Surabaya Gubeng, mulai dari penataan interior, penyediaan ruang bagasi, hingga penyesuaian sistem pendukung perjalanan sesuai kebutuhan pengguna.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan bahwa hadirnya Kereta Petani dan Pedagang mencerminkan kemampuan industri perkeretaapian nasional dalam menghadirkan layanan yang relevan dan bermanfaat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Rangkaian ini dibuat langsung oleh tenaga ahli Balai Yasa Surabaya Gubeng. Setiap elemen dipersiapkan agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan tertata, sehingga petani maupun pedagang bisa memasarkan produk mereka dengan lebih mudah,” ujar Anne.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">KAI menetapkan tarif perjalanan sebesar Rp3.000, setara dengan tarif penumpang reguler Commuter Line melalui skema subsidi Public Service Obligation (PSO) dari Pemerintah. Anne menegaskan bahwa dukungan subsidi dari DJKA membuat layanan ini tetap terjangkau dan secara langsung memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat yang mengandalkan transportasi publik.</span></p>
<figure id="attachment_14017" aria-describedby="caption-attachment-14017" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-14017" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/12/Screen-Shot-2025-12-03-at-17.51.12.jpg" alt="Petani dan Pedagang Kini Punya Kereta Sendiri, Tarifnya Bikin Kaget" width="1200" height="800" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/12/Screen-Shot-2025-12-03-at-17.51.12.jpg 1200w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/12/Screen-Shot-2025-12-03-at-17.51.12-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/12/Screen-Shot-2025-12-03-at-17.51.12-1024x683.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/12/Screen-Shot-2025-12-03-at-17.51.12-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/12/Screen-Shot-2025-12-03-at-17.51.12-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/12/Screen-Shot-2025-12-03-at-17.51.12-696x464.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/12/Screen-Shot-2025-12-03-at-17.51.12-1068x712.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-14017" class="wp-caption-text">Suasana di dalam gerbong Kereta Petani dan Pedagang pada layanan Commuter Line Merak. (katafoto/HO/Humas KAI)</figcaption></figure>
<p class="p1"><span class="s1">Kereta Petani dan Pedagang memiliki kapasitas 73 kursi serta ruang bagasi khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan distribusi barang. Layanan ini dioperasikan dalam 14 perjalanan Commuter Line Merak setiap hari—7 perjalanan Merak–Rangkasbitung dan 7 perjalanan Rangkasbitung–Merak—melintasi 11 stasiun mulai dari Rangkasbitung hingga Merak.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Setiap pengguna diperbolehkan membawa maksimal dua koli barang berukuran 100 cm x 40 cm x 30 cm. Untuk mengakses layanan ini, pelanggan perlu mendaftar Kartu Petani dan Pedagang di loket stasiun wilayah Commuter Line Merak. Pemegang kartu bisa membeli tiket sejak H-7 dan melakukan boarding lebih awal hingga dua jam sebelum keberangkatan. Pengguna tanpa kartu tetap dapat membeli tiket pada hari keberangkatan jika kuota masih tersedia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebelum beroperasi, rangkaian kereta menjalani uji teknis, proses sertifikasi, pemasangan signage keselamatan, serta penyesuaian akses naik-turun di sejumlah stasiun. Seluruh persiapan tersebut memastikan keamanan, kenyamanan, dan keteraturan arus barang dan penumpang. Anne menambahkan, desain Balai Yasa Surabaya Gubeng memungkinkan sarana ini membawa hasil panen, makanan olahan, hingga berbagai barang dagangan tanpa mengganggu kenyamanan penumpang umum.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada hari pertama operasional, Commuter Line Merak mencatat 12.391 pengguna, dengan 95 di antaranya memanfaatkan Kereta Petani dan Pedagang. Barang yang diangkut didominasi produk olahan makanan, hasil pertanian, serta kerajinan yang dipasarkan di Serang, Cilegon, dan Merak.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Anne menegaskan bahwa layanan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat perekonomian lokal.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Fasilitas ini mendukung kelancaran aktivitas perdagangan harian, terutama bagi petani dan pedagang kecil yang bergantung pada transportasi rel. KAI akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah untuk menghadirkan layanan yang memberikan manfaat sosial dan ekonomi,” ujarnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/12/03/petani-dan-pedagang-kini-punya-kereta-sendiri-tarifnya-bikin-kaget/">Petani dan Pedagang Kini Punya Kereta Sendiri, Tarifnya Bikin Kaget</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/12/03/petani-dan-pedagang-kini-punya-kereta-sendiri-tarifnya-bikin-kaget/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lahan Gereja Disulap Jadi Tambak Ikan, Warga Papua Sejahterakan Jemaat</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/11/02/lahan-gereja-disulap-jadi-tambak-ikan-warga-papua-sejahterakan-jemaat/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/11/02/lahan-gereja-disulap-jadi-tambak-ikan-warga-papua-sejahterakan-jemaat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2025 12:27:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Boven Digoel]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja YPPGI]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi Usaha]]></category>
		<category><![CDATA[Kemandirian Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Perikanan Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Swadaya Masyarakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=13394</guid>

					<description><![CDATA[<p>Papua &#8211; Terinspirasi dari semangat membangun gereja sekaligus memperkuat ekonomi jemaat, seorang warga Boven Digoel, Evanjelis Kristianua Giwop, berhasil memanfaatkan lahan pekarangan gereja untuk budidaya ikan. Langkah ini tidak hanya membantu meningkatkan perekonomian keluarga dan jemaat, tetapi juga menjadi wujud nyata swadaya dalam mendukung pembangunan Gereja YPPGI Lahai Roi. Kristianua menuturkan bahwa ide tersebut berawal [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/11/02/lahan-gereja-disulap-jadi-tambak-ikan-warga-papua-sejahterakan-jemaat/">Lahan Gereja Disulap Jadi Tambak Ikan, Warga Papua Sejahterakan Jemaat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Papua</b> &#8211; Terinspirasi dari semangat membangun gereja sekaligus memperkuat ekonomi jemaat, seorang warga Boven Digoel, Evanjelis Kristianua Giwop, berhasil memanfaatkan lahan pekarangan gereja untuk budidaya ikan. Langkah ini tidak hanya membantu meningkatkan perekonomian keluarga dan jemaat, tetapi juga menjadi wujud nyata swadaya dalam mendukung pembangunan Gereja YPPGI Lahai Roi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kristianua menuturkan bahwa ide tersebut berawal dari kepeduliannya terhadap kondisi ekonomi jemaat yang masih serba terbatas.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Melihat keadaan jemaat yang banyak kesulitan, saya berpikir bagaimana gereja bisa mandiri dan jemaat juga bisa ikut berkembang,” ungkapnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia membudidayakan berbagai jenis ikan, mulai dari lele jumbo, mujair putih, nila merah, hingga kakap putih. Menurutnya, peluang usaha perikanan di Kabupaten Boven Digoel masih terbuka luas karena tingginya permintaan ikan segar di wilayah itu.</span></p>
<figure id="attachment_13396" aria-describedby="caption-attachment-13396" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-13396" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/11/Ikan.jpg" alt="Lahan Gereja Disulap Jadi Tambak Ikan, Warga Papua Sejahterakan Jemaat" width="1200" height="800" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/11/Ikan.jpg 1200w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/11/Ikan-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/11/Ikan-1024x683.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/11/Ikan-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/11/Ikan-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/11/Ikan-696x464.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/11/Ikan-1068x712.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-13396" class="wp-caption-text">Pelaku Usaha Budidaya Ikan, Evanjelis Kristianua Giwop menunjukkan ikan modal swadaya. (katafoto/HO/infopublik)</figcaption></figure>
<p class="p1"><span class="s1">“Selama ini banyak ikan yang didatangkan dari luar daerah, padahal kualitasnya tidak selalu segar. Ini peluang yang harus kita manfaatkan,” jelasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Usaha yang mulai dirintis sejak Desember 2024 ini kini memiliki 12 kolam semen, terdiri dari dua kolam nila, dua kolam kakap putih, dan lima kolam lele jumbo. Panen perdana bahkan telah dilakukan dengan hasil penjualan ke berbagai kalangan, mulai dari jemaat gereja, warung makan, hingga pembeli di Distrik Mindiptana dengan volume hingga 15 kilogram ikan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Harga jual ikan berkisar antara Rp50.000–Rp60.000 per kilogram, dengan omzet mencapai Rp1 juta hingga Rp5 juta per masa panen. Seluruh kegiatan dilakukan secara swadaya menggunakan modal pribadi tanpa bantuan pemerintah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kristianua juga mengajak generasi muda Papua agar berani memanfaatkan potensi lokal untuk menciptakan kemandirian ekonomi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Pemuda Papua harus berani berinovasi di bidang pertanian, perikanan, dan peternakan. Potensi kita besar, tinggal kemauan untuk bergerak,” tegasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia pun berharap pemerintah daerah memberikan dukungan nyata bagi warga asli Papua yang membangun usaha produktif di daerahnya.<br />
“Walau usaha ini berjalan tanpa bantuan pemerintah, kami tetap berharap ada perhatian agar masyarakat semakin berdaya,” katanya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melalui inisiatif sederhana ini, Kristianua berharap gerakan ekonomi swadaya dapat tumbuh di berbagai tempat, sekaligus memperkuat ekonomi lokal dan mendukung pembangunan rumah ibadah.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/11/02/lahan-gereja-disulap-jadi-tambak-ikan-warga-papua-sejahterakan-jemaat/">Lahan Gereja Disulap Jadi Tambak Ikan, Warga Papua Sejahterakan Jemaat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/11/02/lahan-gereja-disulap-jadi-tambak-ikan-warga-papua-sejahterakan-jemaat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Disangka, Warga Bantul dan Kulonprogo Bangun Jembatan Apung Rp150 Juta</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/08/21/tak-disangka-warga-bantul-dan-kulonprogo-bangun-jembatan-apung-rp150-juta/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/08/21/tak-disangka-warga-bantul-dan-kulonprogo-bangun-jembatan-apung-rp150-juta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2025 01:37:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Bantul]]></category>
		<category><![CDATA[DIY]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Warga]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi Warga]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Apung]]></category>
		<category><![CDATA[Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[Kulonprogo]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Progo]]></category>
		<category><![CDATA[Transportasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=11864</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yogyakarta &#8211; Sebuah jembatan unik di Padukuhan Kamijoro, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah mencuri perhatian publik. Dibangun dari rangka besi, bilah kayu, dan drum plastik bekas, jembatan ini membentang di atas derasnya aliran Sungai Progo. Meski sederhana, jembatan selebar 2 meter dengan panjang sekitar 30 meter tersebut menjadi penghubung vital [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/08/21/tak-disangka-warga-bantul-dan-kulonprogo-bangun-jembatan-apung-rp150-juta/">Tak Disangka, Warga Bantul dan Kulonprogo Bangun Jembatan Apung Rp150 Juta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Yogyakarta</b> &#8211; Sebuah jembatan unik di Padukuhan Kamijoro, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah mencuri perhatian publik. Dibangun dari rangka besi, bilah kayu, dan drum plastik bekas, jembatan ini membentang di atas derasnya aliran Sungai Progo.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski sederhana, jembatan selebar 2 meter dengan panjang sekitar 30 meter tersebut menjadi penghubung vital bagi warga Bantul dan Kulonprogo. Sejak resmi digunakan kurang dari sepekan, akses ini sudah ramai dilintasi kendaraan roda dua hingga mobil pribadi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Jembatan apung ini murni hasil gotong royong warga. Salah satu penggagasnya, Sugiman (50), warga Temben, Kulonprogo, menuturkan bahwa ide pembangunan lahir dari kebutuhan distribusi tahu yang ia kelola bersama rekannya, Sukidi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Dengan jembatan ini, distribusi tahu bisa lebih cepat dan biaya lebih hemat. Kalau sebelumnya harus memutar sampai satu jam perjalanan, sekarang jauh lebih efisien,” ujarnya dikutip dari laman berita satu pada Rabu (20/8).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Proses pembangunan memakan waktu sekitar dua bulan dengan biaya Rp150 juta yang dikumpulkan secara patungan. Kendati demikian, Sugiman tak menampik adanya risiko jika jembatan diterjang banjir besar. “Kalau banjir besar, ya pasrah. Harapan kami, pemerintah bisa membangunkan jembatan permanen yang lebih aman,” tambahnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Keberadaan jembatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sujono, seorang pedagang asal Pajangan, Bantul, mengaku sangat terbantu dengan adanya akses baru tersebut. “Sekarang jarak jadi lebih dekat, bisa kejar setoran. Jembatan ini kuat, mobil pikap saya aman melintas,” ungkapnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Secara teknis, jembatan ditopang dengan puluhan drum plastik bekas yang membuatnya tetap terapung. Bagian alas dan pagar terbuat dari kayu setebal 2 sentimeter, sementara enam seling baja dipasang sebagai pengikat untuk menjaga kestabilan. Konstruksi ini diklaim mampu menahan beban hingga 1,5 ton.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih dari sekadar akses darurat, jembatan apung ini menjadi bukti ketangguhan warga Bantul dan Kulonprogo dalam menghadapi tantangan alam. Kehadirannya tidak hanya membuka jalan baru, tetapi juga menguatkan roda perekonomian masyarakat di dua kabupaten tersebut.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/08/21/tak-disangka-warga-bantul-dan-kulonprogo-bangun-jembatan-apung-rp150-juta/">Tak Disangka, Warga Bantul dan Kulonprogo Bangun Jembatan Apung Rp150 Juta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/08/21/tak-disangka-warga-bantul-dan-kulonprogo-bangun-jembatan-apung-rp150-juta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bangun Generasi Unggul Presiden Prabowo Gelontorkan Rp335 T untuk MBG</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/08/15/bangun-generasi-unggul-presiden-prabowo-gelontorkan-rp335-t-untuk-mbg/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/08/15/bangun-generasi-unggul-presiden-prabowo-gelontorkan-rp335-t-untuk-mbg/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2025 10:56:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Gizi Ibu Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Makan Bergizi Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Program Gizi Anak]]></category>
		<category><![CDATA[RAPBN 2026]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=11738</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Presiden Prabowo Subianto menegaskan keseriusan pemerintah dalam membangun generasi unggul melalui pemerataan pemenuhan gizi bagi seluruh anak bangsa. Pada 2026, program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan diperluas hingga menjangkau seluruh pelosok negeri dengan dukungan anggaran mencapai Rp335 triliun. Dalam pidato kenegaraan dan penyampaian nota keuangan RAPBN 2026 di Jakarta, Prabowo menekankan bahwa generasi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/08/15/bangun-generasi-unggul-presiden-prabowo-gelontorkan-rp335-t-untuk-mbg/">Bangun Generasi Unggul Presiden Prabowo Gelontorkan Rp335 T untuk MBG</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Presiden Prabowo Subianto menegaskan keseriusan pemerintah dalam membangun generasi unggul melalui pemerataan pemenuhan gizi bagi seluruh anak bangsa. Pada 2026, program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan diperluas hingga menjangkau seluruh pelosok negeri dengan dukungan anggaran mencapai Rp335 triliun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam pidato kenegaraan dan penyampaian nota keuangan RAPBN 2026 di Jakarta, Prabowo menekankan bahwa generasi unggul lahir dari anak-anak yang sehat dan terpenuhi kebutuhan gizinya. Oleh karena itu, MBG menjadi salah satu program strategis nasional yang dilaksanakan secara masif di seluruh provinsi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Program ini ditargetkan menyentuh 82,9 juta penerima manfaat, meliputi siswa sekolah, anak usia dini, ibu hamil, dan balita. Layanan akan disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang terus dibangun di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil,” ujar Prabowo, Jumat (15/8/2025).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Prabowo juga menekankan bahwa MBG tidak hanya berkontribusi pada peningkatan gizi dan kualitas SDM masa depan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. “Program ini memberdayakan UMKM, menciptakan ratusan ribu lapangan kerja baru, serta melibatkan jutaan petani, nelayan, dan peternak,” tambahnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dengan alokasi anggaran besar pada 2026, pemerintah optimistis MBG akan memberi dampak yang lebih luas dan optimal bagi masyarakat. Program ini diharapkan menjadi fondasi kokoh untuk mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing global.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/08/15/bangun-generasi-unggul-presiden-prabowo-gelontorkan-rp335-t-untuk-mbg/">Bangun Generasi Unggul Presiden Prabowo Gelontorkan Rp335 T untuk MBG</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/08/15/bangun-generasi-unggul-presiden-prabowo-gelontorkan-rp335-t-untuk-mbg/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
