<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ekonomi masyarakat - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/ekonomi-masyarakat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/ekonomi-masyarakat/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Thu, 14 May 2026 02:35:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>ekonomi masyarakat - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/ekonomi-masyarakat/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PGE Ulubelu Wujudkan Infrastruktur Impian Warga, Jembatan Baru Resmi Beroperasi</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/03/18/pge-ulubelu-wujudkan-infrastruktur-impian-warga-jembatan-baru-resmi-beroperasi/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/03/18/pge-ulubelu-wujudkan-infrastruktur-impian-warga-jembatan-baru-resmi-beroperasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2026 10:00:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CSR dan ESG]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[energi panas bumi]]></category>
		<category><![CDATA[infrastruktur daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Ulu Semong]]></category>
		<category><![CDATA[Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina Geothermal Energy]]></category>
		<category><![CDATA[PGE Ulubelu]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggamus]]></category>
		<category><![CDATA[TJSL PGE]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=15656</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) Area Ulubelu kembali mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah operasional melalui peresmian Jembatan Ulu Semong di Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, pada Senin (09/03). Pembangunan jembatan tersebut didanai dari alokasi bonus produksi PGE Area Ulubelu sebagai bentuk kontribusi perusahaan terhadap pembangunan daerah. Peresmian jembatan dilakukan langsung oleh [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/03/18/pge-ulubelu-wujudkan-infrastruktur-impian-warga-jembatan-baru-resmi-beroperasi/">PGE Ulubelu Wujudkan Infrastruktur Impian Warga, Jembatan Baru Resmi Beroperasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) Area Ulubelu kembali mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah operasional melalui peresmian Jembatan Ulu Semong di Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, pada Senin (09/03). Pembangunan jembatan tersebut didanai dari alokasi bonus produksi PGE Area Ulubelu sebagai bentuk kontribusi perusahaan terhadap pembangunan daerah.</p>
<p>Peresmian jembatan dilakukan langsung oleh Bupati Tanggamus, Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, MA., MH., dan dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Tanggamus, unsur TNI-Polri, Komisi III DPRD Tanggamus, tokoh masyarakat, serta perwakilan PGE Area Ulubelu yang diwakili oleh Pjs. General Manager, Rizaldy.</p>
<p>Bupati Tanggamus mengatakan bahwa pembangunan jembatan ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat Ulubelu akan akses infrastruktur yang lebih baik. Ia menegaskan bahwa keberadaan industri panas bumi dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.</p>
<p>“Kami sangat mengapresiasi kontribusi PGE Area Ulubelu melalui alokasi bonus produksi yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran jembatan ini bukan hanya mempermudah akses transportasi warga, tetapi juga menjadi simbol sinergi yang baik antara perusahaan dan pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Tanggamus. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut sehingga manfaat pengembangan panas bumi benar-benar dirasakan oleh masyarakat sekitar,” ujarnya dikutip dalam keterangan tertulis Rabu (18/03)</p>
<p>Sementara itu, Pjs. General Manager PGE Area Ulubelu, Rizaldy, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah Ulubelu dan Kabupaten Tanggamus.</p>
<p>“PGE Area Ulubelu memastikan bahwa pemanfaatan bonus produksi dikelola secara transparan dan tepat sasaran. Komitmen ini merupakan kelanjutan dari berbagai kontribusi nyata perusahaan sebelumnya, seperti proyek peningkatan Jalan Kali Kemis di Pekon Muaradua–Ngarip serta berbagai program pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan guna mendorong peningkatan taraf ekonomi masyarakat setempat. Langkah nyata tersebut kini diperkuat dengan pembangunan Jembatan Ulu Semong yang menghubungkan Desa Ulu Semong dengan Desa Petai Kayu,” ungkap Rizaldy.</p>
<p>Pembangunan Jembatan Ulu Semong menelan anggaran lebih dari Rp5 miliar yang bersumber dari bonus produksi tahun sebelumnya. Kehadiran jembatan ini dinilai strategis karena menjadi jalur penghubung utama yang mempermudah mobilitas warga, sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/03/18/pge-ulubelu-wujudkan-infrastruktur-impian-warga-jembatan-baru-resmi-beroperasi/">PGE Ulubelu Wujudkan Infrastruktur Impian Warga, Jembatan Baru Resmi Beroperasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/03/18/pge-ulubelu-wujudkan-infrastruktur-impian-warga-jembatan-baru-resmi-beroperasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lahan Kritis di Jawa Tengah Menyusut 75 Ribu Hektare dalam Tiga Tahun</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/12/16/lahan-kritis-di-jawa-tengah-menyusut-75-ribu-hektare-dalam-tiga-tahun/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/12/16/lahan-kritis-di-jawa-tengah-menyusut-75-ribu-hektare-dalam-tiga-tahun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 15:38:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[LINGKUNGAN HIDUP dan KEHUTANAN]]></category>
		<category><![CDATA[dlkh jateng]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[ekosistem]]></category>
		<category><![CDATA[hutan jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[konservasi]]></category>
		<category><![CDATA[lahan kritis]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[pemulihan hutan]]></category>
		<category><![CDATA[perhutanan sosial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=14272</guid>

					<description><![CDATA[<p>Semarang &#8211; Luas lahan kritis di Jawa Tengah menunjukkan tren penurunan dalam tiga tahun terakhir. Total area yang berhasil dipulihkan mencapai sekitar 75 ribu hektare, seiring penguatan pelaksanaan program perhutanan sosial di berbagai wilayah. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jawa Tengah, Widi Hartanto, menyampaikan bahwa berdasarkan data periode 2022–2024, luas lahan kritis di [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/12/16/lahan-kritis-di-jawa-tengah-menyusut-75-ribu-hektare-dalam-tiga-tahun/">Lahan Kritis di Jawa Tengah Menyusut 75 Ribu Hektare dalam Tiga Tahun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Semarang</strong> &#8211; Luas lahan kritis di Jawa Tengah menunjukkan tren penurunan dalam tiga tahun terakhir. Total area yang berhasil dipulihkan mencapai sekitar 75 ribu hektare, seiring penguatan pelaksanaan program perhutanan sosial di berbagai wilayah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jawa Tengah, Widi Hartanto, menyampaikan bahwa berdasarkan data periode 2022–2024, luas lahan kritis di provinsi ini sebelumnya tercatat sekitar 392 ribu hektare. Saat ini, angkanya menyusut menjadi 317.629 hektare.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pernyataan tersebut disampaikan Widi dalam Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial yang digelar di Kantor DLHK Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Senin (15/12).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menilai capaian tersebut sebagai hasil positif, namun menegaskan bahwa upaya pemulihan harus terus dilanjutkan, terutama melalui optimalisasi program perhutanan sosial yang melibatkan masyarakat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Terjadi penurunan yang cukup signifikan terhadap luasan lahan kritis di Jawa Tengah, dan ini perlu terus kita dorong,” ujarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menambahkan bahwa perhutanan sosial tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar hutan, tetapi juga harus tetap menjaga fungsi ekologis kawasan hutan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, pengelolaan hutan berbasis perhutanan sosial perlu disertai pendampingan menyeluruh agar pemanfaatan lahan tidak mengabaikan peran hutan sebagai penjaga keseimbangan lingkungan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Pendekatan perhutanan sosial tidak boleh mengesampingkan fungsi kawasan hutan itu sendiri,” katanya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sumarno juga mendorong penerapan skema pemanfaatan lahan yang terukur, antara lain dengan komposisi 50 persen tanaman keras, 30 persen tanaman keras produktif seperti buah-buahan, serta 20 persen tanaman semusim.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dengan pola tersebut, ia optimistis pemulihan lahan kritis dapat berjalan seiring dengan peningkatan ekonomi masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian hutan di Jawa Tengah agar tetap berfungsi sebagai penopang ekosistem alam.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/12/16/lahan-kritis-di-jawa-tengah-menyusut-75-ribu-hektare-dalam-tiga-tahun/">Lahan Kritis di Jawa Tengah Menyusut 75 Ribu Hektare dalam Tiga Tahun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/12/16/lahan-kritis-di-jawa-tengah-menyusut-75-ribu-hektare-dalam-tiga-tahun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
