<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ekspor kakao Indonesia - Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/ekspor-kakao-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/ekspor-kakao-indonesia/</link>
	<description>Buka Mata Tangkap Momen</description>
	<lastBuildDate>Wed, 26 Nov 2025 10:56:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>ekspor kakao Indonesia - Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/ekspor-kakao-indonesia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kakao Bali Diakui Dunia, Ini Rahasia Pendampingan Cau Chocolates ke Petani</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/11/26/kakao-bali-diakui-dunia-ini-rahasia-pendampingan-cau-chocolates-ke-petani/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/11/26/kakao-bali-diakui-dunia-ini-rahasia-pendampingan-cau-chocolates-ke-petani/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2025 10:56:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AGRIBISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[budidaya kakao organik]]></category>
		<category><![CDATA[Cau Chocolates]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor kakao Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[harga kakao]]></category>
		<category><![CDATA[industri cokelat]]></category>
		<category><![CDATA[kakao Bali]]></category>
		<category><![CDATA[komoditas kakao]]></category>
		<category><![CDATA[pendampingan petani]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian Bali]]></category>
		<category><![CDATA[petani kakao]]></category>
		<category><![CDATA[produktivitas kakao]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Bali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=13863</guid>

					<description><![CDATA[<p>Cau Chocolates terus memperkuat pendampingan bagi para petani kakao di Bali untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menghasilkan kakao berkualitas tinggi. Hingga kini, perusahaan telah membina sekitar 300–400 hektare lahan milik petani lokal. CEO Cau Chocolates, I Kadek Surya Prasetya Wiguna, menjelaskan bahwa pihaknya menggandeng 12 gabungan kelompok tani (gapoktan) di Tabanan dan Jembrana. Fokus utama pendampingan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/11/26/kakao-bali-diakui-dunia-ini-rahasia-pendampingan-cau-chocolates-ke-petani/">Kakao Bali Diakui Dunia, Ini Rahasia Pendampingan Cau Chocolates ke Petani</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">Cau Chocolates terus memperkuat pendampingan bagi para petani kakao di Bali untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menghasilkan kakao berkualitas tinggi. Hingga kini, perusahaan telah membina sekitar 300–400 hektare lahan milik petani lokal.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">CEO Cau Chocolates, I Kadek Surya Prasetya Wiguna, menjelaskan bahwa pihaknya menggandeng 12 gabungan kelompok tani (gapoktan) di Tabanan dan Jembrana. Fokus utama pendampingan adalah penerapan budidaya kakao organik yang tepat sehingga pengelolaan kebun menjadi lebih optimal.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Pendekatan kami menggunakan sistem loyalty pricing, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana menjaga semangat petani agar tetap konsisten bertani,” ujarnya dalam Pers Tour Kontribusi Kakao untuk APBN dan Perekonomian di Tabanan, Bali, Senin (24/11).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut Wiguna, tim Cau Chocolates secara rutin turun ke kebun untuk memberikan bimbingan, baik kepada petani senior maupun generasi muda. Pendampingan meliputi perawatan tanaman hingga pengendalian hama berbasis bahan organik.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Jika kebun dikelola dengan benar, produktivitas pasti meningkat. Target kami, satu pohon minimal menghasilkan dua kilogram biji kering atau sekitar enam kilogram biji basah,” jelasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menambahkan bahwa produktivitas kakao nasional masih relatif rendah, sekitar 600 kilogram per hektare per tahun. Padahal dengan benih unggul dan perawatan tepat, hasil panen dapat meningkat hingga dua ton per hektare.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melansir dari laman infopublik, di kebun percontohan Cau Chocolates, produktivitas sudah mencapai 1,5–1,7 ton per hektare per tahun. Dengan harga kakao sekitar Rp100.000 per kilogram, petani berpeluang mengantongi pendapatan rata-rata Rp150 juta per hektare per tahun, atau lebih dari Rp10 juta per bulan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain peningkatan produktivitas di tingkat hulu, Cau Chocolates juga memperluas pasar luar negeri. Sejak mulai ekspor pada 2021, produk kakao Bali telah dikirim ke Singapura, Malaysia, Qatar, Polandia, dan Australia.<br />
“Pasar terbesar memang Australia. Belum besar, tetapi pertumbuhan cukup baik,” kata Wiguna.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat ini, perusahaan tengah membangun pabrik baru dengan kapasitas produksi yang lebih besar, yang ditargetkan mampu memproses hingga dua ton per hari. Meski melakukan ekspansi, Cau Chocolates tetap mempertahankan harga beli yang adil bagi petani.<br />
Walaupun harga kakao dunia turun ke kisaran Rp85.000 per kilogram, perusahaan tetap membeli minimal Rp100.000 per kilogram.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Harga bagus harus disertai kualitas yang baik. Petani loyal kami menghasilkan mutu tinggi sehingga kakao Bali mendapat pengakuan internasional,” tegas Wiguna.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Kakao Utama, I Gede Eka Aryasa, mengungkapkan bahwa dalam dua tahun terakhir pendapatan petani meningkat signifikan. Kenaikan harga kakao serta penerapan budidaya yang lebih baik mendorong produktivitas kebun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Dulu kami hanya sekitar 500 kilogram per hektare. Kini bisa lebih dari satu ton. Bibit unggul, pendampingan pemerintah, dan penyuluhan rutin benar-benar meningkatkan hasil,” tuturnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Eka yang mengelola lima hektare lahan menambahkan bahwa meski jarak tanam tidak ideal, produktivitas tetap meningkat.<br />
“Dalam satu hektare jumlah pohonnya kurang dari 700. Jadi hasilnya sekitar 2,5–3 ton per hektare per tahun,” ujarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menyebut harga kakao kering fermentasi saat ini berada di kisaran Rp120 ribu per kilogram, sementara kakao non-organik hanya berselisih sekitar Rp5.000 per kilogram.<br />
Meski demikian, seluruh kakao non-organik yang disetor ke Cau Chocolates tetap merupakan biji berkualitas premium.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Walaupun selisihnya kecil, standar bijinya tetap standar pabrik. Bukan biji sembarangan. Ke Cau, yang masuk itu biji premium, bukan asal-asalan,” tegasnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/11/26/kakao-bali-diakui-dunia-ini-rahasia-pendampingan-cau-chocolates-ke-petani/">Kakao Bali Diakui Dunia, Ini Rahasia Pendampingan Cau Chocolates ke Petani</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/11/26/kakao-bali-diakui-dunia-ini-rahasia-pendampingan-cau-chocolates-ke-petani/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Referensi CPO Naik, Ekspor Kakao Turun, Ini Rinciannya</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/07/02/harga-referensi-cpo-naik-ekspor-kakao-turun-ini-rinciannya/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/07/02/harga-referensi-cpo-naik-ekspor-kakao-turun-ini-rinciannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2025 13:16:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[INDUSTRI]]></category>
		<category><![CDATA[bea keluar CPO]]></category>
		<category><![CDATA[BPDPKS]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor kakao Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[harga referensi CPO Juli]]></category>
		<category><![CDATA[HPE kakao]]></category>
		<category><![CDATA[HR kakao]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[perdagangan komoditas]]></category>
		<category><![CDATA[produk kayu HPE]]></category>
		<category><![CDATA[pungutan ekspor sawit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=10648</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Pemerintah menetapkan Harga Referensi (HR) untuk komoditas minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) sebesar USD 877,89 per metrik ton (MT) untuk periode Juli 2025. Angka ini naik USD 21,51 atau 2,51 persen dibandingkan periode Juni 2025 yang berada di level USD 856,38/MT. Penetapan HR ini tercantum dalam Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/07/02/harga-referensi-cpo-naik-ekspor-kakao-turun-ini-rinciannya/">Harga Referensi CPO Naik, Ekspor Kakao Turun, Ini Rinciannya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Pemerintah menetapkan Harga Referensi (HR) untuk komoditas minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) sebesar USD 877,89 per metrik ton (MT) untuk periode Juli 2025. Angka ini naik USD 21,51 atau 2,51 persen dibandingkan periode Juni 2025 yang berada di level USD 856,38/MT.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Penetapan HR ini tercantum dalam Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor 1553 Tahun 2025 dan berlaku untuk periode 1–31 Juli 2025. Sejalan dengan itu, Bea Keluar (BK) CPO ditetapkan sebesar USD 52/MT, sesuai kolom angka 5 Lampiran Huruf C dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 38 Tahun 2024.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, tarif Pungutan Ekspor (PE) oleh BLU Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) ditetapkan 10 persen dari HR CPO, yakni USD 87,79/MT, mengacu pada Lampiran I PMK Nomor 30 Tahun 2025.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Naiknya HR CPO kali ini mendorong harga menjauh dari ambang batas USD 680/MT, sehingga pemerintah mengenakan BK dan PE sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Isy Karim dikutip dalam keterangan tertulis. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">HR CPO tersebut dihitung berdasarkan rata-rata harga pada periode 25 Mei–24 Juni 2025 di tiga pasar utama:</span></p>
<ul class="ul1">
<li class="li2"><span class="s1">Bursa CPO Indonesia: USD 824,90/MT<br />
</span></li>
<li class="li2"><span class="s1">Bursa CPO Malaysia: USD 930,88/MT<br />
</span></li>
<li class="li2"><span class="s1">Harga Port CPO Rotterdam: USD 1.153,57/MT<br />
</span></li>
</ul>
<p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan Permendag Nomor 46 Tahun 2022, bila selisih antara tiga harga referensi melebihi USD 40, maka HR dihitung dari dua harga yang paling mendekati median. Dalam hal ini, digunakan harga dari Bursa Malaysia dan Bursa Indonesia, sehingga diperoleh nilai USD 877,89/MT.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk komoditas minyak goreng (RBD palm olein) dalam kemasan bermerek dan berat bersih maksimal 25 kg, pemerintah menetapkan BK sebesar USD 0/MT. Daftar merek yang mendapatkan fasilitas ini tercantum dalam Kepmendag Nomor 1554 Tahun 2025.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Isy juga menjelaskan bahwa kenaikan HR CPO kali ini dipicu oleh peningkatan permintaan dari India, yang tidak diimbangi dengan pertumbuhan produksi global.</span></p>
<p class="p4"><span class="s1"><b>Harga Referensi Kakao Turun, Kayu Olahan Bervariasi</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, HR biji kakao untuk Juli 2025 ditetapkan sebesar USD 9.438,60/MT, turun USD 152,92 atau 1,59 persen dari bulan sebelumnya. Hal ini menyebabkan Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao juga turun menjadi USD 8.973/MT, atau turun USD 154 atau 1,69 persen.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski begitu, tarif Bea Keluar untuk biji kakao tetap 15 persen, sesuai kolom 4 Lampiran Huruf B PMK Nomor 38 Tahun 2024. Penurunan harga ini disebut akibat melimpahnya pasokan dari negara produsen utama, seperti Pantai Gading dan Nigeria.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di sektor kehutanan, HPE produk kulit tidak mengalami perubahan dibanding bulan sebelumnya. Namun, terdapat kenaikan HPE untuk beberapa jenis produk kayu, seperti:</span></p>
<ul class="ul1">
<li class="li5"><span class="s1">Kayu keping (wood chips),<br />
</span></li>
<li class="li5"><span class="s1">Keping kayu (chipwood),<br />
</span></li>
<li class="li5"><span class="s1">Kayu olahan dengan luas penampang 1.000–4.000 mm² dari jenis pinus, gemelina, akasia, dan sengon.<br />
</span></li>
</ul>
<p class="p1"><span class="s1">Sebaliknya, terjadi penurunan HPE untuk kayu olahan dari jenis meranti, merbau, rimba campuran, eboni, serta kayu dari hutan tanaman seperti karet, balsa, eucalyptus, dan lainnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Penetapan HPE kakao, kulit, dan kayu ini diatur dalam Kepmendag Nomor 1552 Tahun 2025 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan BK.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/07/02/harga-referensi-cpo-naik-ekspor-kakao-turun-ini-rinciannya/">Harga Referensi CPO Naik, Ekspor Kakao Turun, Ini Rinciannya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/07/02/harga-referensi-cpo-naik-ekspor-kakao-turun-ini-rinciannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
