<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>energi hijau - Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/energi-hijau/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/energi-hijau/</link>
	<description>Buka Mata Tangkap Momen</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Oct 2025 04:24:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>energi hijau - Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/energi-hijau/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Asia Butuh Energi Bersih, Indonesia Siap Jadi Pemain Utama Lewat Panas Bumi</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/10/07/asia-butuh-energi-bersih-indonesia-siap-jadi-pemain-utama-lewat-panas-bumi/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/10/07/asia-butuh-energi-bersih-indonesia-siap-jadi-pemain-utama-lewat-panas-bumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2025 04:24:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ENERGI]]></category>
		<category><![CDATA[Asia New Vision Forum]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[energi hijau]]></category>
		<category><![CDATA[energi terbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[geothermal Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hidrogen Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Panas Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina Geothermal Energy]]></category>
		<category><![CDATA[PGE]]></category>
		<category><![CDATA[transisi energi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=12906</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) menegaskan pentingnya peran Asia, khususnya Indonesia, dalam menyeimbangkan penggunaan energi fosil dan energi terbarukan. Di tengah dorongan menuju energi bersih, panas bumi dinilai menjadi pilar utama transisi energi global karena mampu menjawab tantangan “trilema energi” — keterjangkauan, keandalan, dan keberlanjutan. Indonesia sendiri memiliki potensi cadangan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/07/asia-butuh-energi-bersih-indonesia-siap-jadi-pemain-utama-lewat-panas-bumi/">Asia Butuh Energi Bersih, Indonesia Siap Jadi Pemain Utama Lewat Panas Bumi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) menegaskan pentingnya peran Asia, khususnya Indonesia, dalam menyeimbangkan penggunaan energi fosil dan energi terbarukan. Di tengah dorongan menuju energi bersih, panas bumi dinilai menjadi pilar utama transisi energi global karena mampu menjawab tantangan “trilema energi” — keterjangkauan, keandalan, dan keberlanjutan. Indonesia sendiri memiliki potensi cadangan panas bumi sekitar 24 gigawatt (GW) atau setara 40% dari total potensi dunia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pandangan ini disampaikan oleh Direktur Keuangan PGE, Yurizki Rio, dalam forum Asia New Vision Forum (ANVF) 2025 yang digelar di Singapura pada September lalu.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Asia kini tidak hanya fokus pada dekarbonisasi, tetapi juga keseimbangan bauran energi. Sekitar 80% kebutuhan energi di kawasan masih bergantung pada sumber fosil, sementara permintaan listrik terus meningkat. Untuk mencapai target iklim, Asia Tenggara perlu meningkatkan investasi energi bersih hingga lima kali lipat menjadi sekitar US$190 miliar per tahun pada 2035,” ungkap Yurizki, Jumat (12/9/2025).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, transisi energi di Asia tidak cukup hanya menambah kapasitas energi terbarukan. Energi bersih juga harus menjamin pasokan listrik tetap stabil dan industri tetap kompetitif. Di sinilah <b>panas bumi</b> memiliki keunggulan karena bersifat andal, tersedia 24 jam, dan tidak bergantung pada cuaca seperti energi surya atau angin.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Transisi energi harus menjawab ‘trilema energi’: keterjangkauan, keandalan, dan keberlanjutan. Panas bumi secara alami memenuhi ketiga kriteria itu — bersih, stabil sebagai baseload, dan efisien dalam jangka panjang,” jelasnya.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1"><b>Pendanaan dan Integrasi Jadi Tantangan Utama</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Yurizki menilai, transisi energi tidak akan berhasil tanpa proyek besar yang layak secara finansial. Pembangunan pembangkit, jaringan transmisi, hingga interkoneksi lintas negara memerlukan pendanaan masif.<br />
Menurut International Energy Agency (IEA), Asia-Pasifik perlu meningkatkan investasi energi bersih tiga kali lipat, dari US$770 miliar menjadi lebih dari US$2,3 triliun per tahun pada 2030.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Indonesia sendiri membutuhkan dana sekitar US$20–25 miliar per tahun untuk sektor energi, terutama panas bumi, surya, dan hidro. Satu sumur panas bumi bisa menelan biaya hingga US$6 juta, dan risiko eksplorasi membuat banyak investor berhati-hati,” paparnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menambahkan, PGE menjaga kedisiplinan finansial agar setiap proyek tetap <b>bankable</b> dan menarik bagi mitra internasional. “Kolaborasi bukan sekadar soal pendanaan, tetapi juga berbagi keahlian dan membangun ekosistem energi bersih regional,” tambah Yurizki.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1"><b>Manfaat Ekonomi dan Industri Panas Bumi</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Indonesia sering dijuluki “Saudi Arabia of Geothermal” karena potensi panas bumi yang besar. Namun, pemanfaatannya baru sekitar 2,6 GW dari total cadangan 24 GW. Padahal, setiap US$1 miliar investasi panas bumi mampu menciptakan ribuan lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan industri pengeboran, rekayasa, hingga manufaktur dengan efek berganda mencapai 1,25 kali.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Yurizki menekankan, energi terbarukan tidak hanya menjadi solusi iklim, tetapi juga penggerak ekonomi hijau. “Investasi hijau menciptakan lapangan kerja, menarik modal global, dan memperkuat industri lokal. Bagi Indonesia, panas bumi bukan sekadar pembersih jaringan listrik, tetapi juga pendorong hilirisasi dan kemandirian energi nasional,” ujarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk memperluas manfaatnya, PGE kini mengembangkan pendekatan “beyond electricity”, yakni memanfaatkan panas bumi bagi industri hijau dan produk turunan ramah lingkungan. Salah satunya diwujudkan lewat pilot project Green Hydrogen Ulubelu yang diluncurkan pada 9 September 2025. Proyek ini menjadi langkah awal membangun ekosistem hidrogen hijau end-to-end, mulai dari produksi hingga pemanfaatannya, dalam mendukung industri rendah karbon di masa depan.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/07/asia-butuh-energi-bersih-indonesia-siap-jadi-pemain-utama-lewat-panas-bumi/">Asia Butuh Energi Bersih, Indonesia Siap Jadi Pemain Utama Lewat Panas Bumi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/10/07/asia-butuh-energi-bersih-indonesia-siap-jadi-pemain-utama-lewat-panas-bumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapasitas PLTS Atap Indonesia Tembus 538 MWp, Target 1 GW di Ujung 2025</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/09/04/kapasitas-plts-atap-indonesia-tembus-538-mwp-target-1-gw-di-ujung-2025/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/09/04/kapasitas-plts-atap-indonesia-tembus-538-mwp-target-1-gw-di-ujung-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2025 14:31:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ENERGI]]></category>
		<category><![CDATA[energi baru terbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[energi hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Surya]]></category>
		<category><![CDATA[energi terbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[ESDM]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Listrik Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[PLTS]]></category>
		<category><![CDATA[Solar Panel]]></category>
		<category><![CDATA[Sustainability]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=12255</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan kapasitas terpasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap per Juli 2025 telah mencapai 538 megawatt peak (MWp). Direktur Aneka Energi Baru dan Terbarukan Kementerian ESDM, Andriah Feby Misna mengatakan bahwa jumlah tersebut berasal dari 10.882 pelanggan PLN. Feby menyebut, pemerintah menargetkan kapasitas PLTS atap bisa menembus 1 [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/09/04/kapasitas-plts-atap-indonesia-tembus-538-mwp-target-1-gw-di-ujung-2025/">Kapasitas PLTS Atap Indonesia Tembus 538 MWp, Target 1 GW di Ujung 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan kapasitas terpasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap per Juli 2025 telah mencapai 538 megawatt peak (MWp). Direktur Aneka Energi Baru dan Terbarukan Kementerian ESDM, Andriah Feby Misna mengatakan bahwa jumlah tersebut berasal dari 10.882 pelanggan PLN.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Feby menyebut, pemerintah menargetkan kapasitas PLTS atap bisa menembus 1 gigawatt (GW) pada akhir 2025. “Harapan kami, kapasitas PLTS atap bisa mencapai 1 GW tahun ini, di luar PLTS skala lainnya,” ujarnya dikutip dalam keterangan tertulis via infopublik pada Rabu (03/09)</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"><b>Target PLTS Nasional</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan kapasitas PLTS atap sebesar 2 GW pada 2028. Rinciannya antara lain Jawa-Madura-Bali (Jamali) 1.850 MW, Kalimantan 104 MW, Sumatra 95 MW, Sulawesi 17 MW, serta Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara (Mapana) sebesar 7 MW.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain PLTS atap, pemerintah juga menargetkan pengembangan PLTS skala besar hingga 17 GW pada 2034, yang mencakup PLTS terapung dan PLTS darat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Feby menambahkan, potensi PLTS terapung di Indonesia sangat besar, yakni 89,37 GW di 293 lokasi, termasuk 14,7 GW di 257 bendungan Kementerian PUPR dan 74,67 GW di 36 danau.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"><b>Proyek PLTS Terapung</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Beberapa proyek skala besar kini memasuki tahap pra-konstruksi, di antaranya PLTS Terapung Saguling, Singkarak, dan Karangkates dengan total kapasitas 210 MW. Sementara itu, PLTS Terapung Cirata di Jawa Barat telah resmi beroperasi dengan kapasitas 145 MW.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pemerintah juga tengah memperluas pemanfaatan energi surya lewat program dedieselisasi—menggantikan pembangkit listrik berbahan bakar diesel dengan PLTS. Pendanaan dari APBN dan dana alokasi khusus juga diarahkan untuk wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) demi memastikan akses energi bersih di desa terpencil.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"><b>Tantangan PLTS Skala Besar</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski begitu, pengembangan PLTS skala besar masih menghadapi hambatan. Institute for Essential Services Reform (IESR) menilai target 17,1 GW dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) perlu dukungan mekanisme pengadaan yang lebih jelas.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Analis Energi Terbarukan IESR, Alvin Putra, menekankan bahwa masalah utama terletak pada sistem pengadaan PLN. “Evaluasi terbesar ada pada mekanisme pengadaan EBT (energi baru terbarukan) yang belum memiliki kerangka jelas,” ujarnya, Selasa (3/9/2025).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu, isu lahan juga menjadi tantangan di tahap persiapan proyek, seperti kasus akuisisi tanah pada proyek PLTS di Bali bagian barat. Alvin menilai pemerintah perlu memperkuat transparansi dalam perencanaan, data, dan perizinan, misalnya melalui sistem aplikasi yang terbuka.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/09/04/kapasitas-plts-atap-indonesia-tembus-538-mwp-target-1-gw-di-ujung-2025/">Kapasitas PLTS Atap Indonesia Tembus 538 MWp, Target 1 GW di Ujung 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/09/04/kapasitas-plts-atap-indonesia-tembus-538-mwp-target-1-gw-di-ujung-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tantangan Berat Transisi Energi Bersih: Investasi Minim dan Infrastruktur Terbatas</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/05/26/tantangan-berat-transisi-energi-bersih-investasi-minim-dan-infrastruktur-terbatas/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/05/26/tantangan-berat-transisi-energi-bersih-investasi-minim-dan-infrastruktur-terbatas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 May 2025 15:46:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ENERGI]]></category>
		<category><![CDATA[EBTKE]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[energi hijau]]></category>
		<category><![CDATA[energi terbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Timur]]></category>
		<category><![CDATA[investasi EBT]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Energi]]></category>
		<category><![CDATA[smart grid]]></category>
		<category><![CDATA[TKDN]]></category>
		<category><![CDATA[transisi energi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=9935</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Langkah Indonesia untuk beralih ke energi bersih masih menghadapi sejumlah tantangan serius, mulai dari hambatan investasi, kerumitan regulasi, hingga keterbatasan infrastruktur. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, dalam diskusi publik bertajuk &#8220;Energi Bersih untuk Kedaulatan Energi Nasional&#8221; di Jakarta, pada Senin, (26/05). Pemerintah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/05/26/tantangan-berat-transisi-energi-bersih-investasi-minim-dan-infrastruktur-terbatas/">Tantangan Berat Transisi Energi Bersih: Investasi Minim dan Infrastruktur Terbatas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Langkah Indonesia untuk beralih ke energi bersih masih menghadapi sejumlah tantangan serius, mulai dari hambatan investasi, kerumitan regulasi, hingga keterbatasan infrastruktur. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, dalam diskusi publik bertajuk <i>&#8220;Energi Bersih untuk Kedaulatan Energi Nasional&#8221;</i> di Jakarta, pada Senin, (26/05).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pemerintah menargetkan investasi di sektor energi bersih mencapai US$ 1,5 miliar pada tahun 2025. Namun, hingga pertengahan tahun ini, realisasinya baru menyentuh angka US$ 299 juta.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Eniya menjelaskan bahwa lambatnya pertumbuhan investasi salah satunya disebabkan oleh isu Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Isu TKDN jadi salah satu kendala yang membuat investor ragu. Meski kami sudah menerbitkan aturan pelonggaran, masih banyak proyek yang belum mencapai <i>financial close</i>,&#8221; ujarnya dikutip dari laman berita satu. </span></p>
<p class="p2"><span class="s1"><b>Proyek Energi Terbarukan Masih Terhambat</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Salah satu contoh proyek yang belum berjalan sesuai rencana adalah proyek geothermal di Hululais. Proyek ini masih mengalami hambatan dalam penyelesaian pendanaan dan perizinan, mencerminkan belum optimalnya sinergi antar-BUMN.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Proyek Hululais tinggal satu langkah lagi, tapi masih ada hambatan yang harus diselesaikan. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi kita,” kata Eniya.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"><b>Infrastruktur Jadi Tantangan Serius di Kawasan Timur</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di samping pendanaan, persoalan infrastruktur juga menjadi penghambat utama, terutama di wilayah timur Indonesia yang kaya potensi energi terbarukan namun belum terlayani jaringan transmisi dan distribusi yang memadai.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kita perlu percepatan pembangunan <i>smart grid</i> dan jaringan listrik di wilayah timur. Kombinasi antara PLTS dengan baterai, pembangkit angin, hingga PLTS untuk produksi hidrogen harus segera diwujudkan,” tambahnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Forum diskusi ini merupakan bagian dari rangkaian acara Energi Mineral Forum 2025 yang mempertemukan para pemangku kepentingan dari berbagai sektor—mulai dari pemerintah, pelaku industri, akademisi, hingga masyarakat sipil—untuk memperkuat kerja sama dalam mendorong transisi energi dan mewujudkan kedaulatan energi nasional berbasis energi bersih.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/05/26/tantangan-berat-transisi-energi-bersih-investasi-minim-dan-infrastruktur-terbatas/">Tantangan Berat Transisi Energi Bersih: Investasi Minim dan Infrastruktur Terbatas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/05/26/tantangan-berat-transisi-energi-bersih-investasi-minim-dan-infrastruktur-terbatas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Genjot Transisi Energi Hijau Lewat Kemitraan JETP</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/03/24/pemerintah-genjot-transisi-energi-hijau-lewat-kemitraan-jetp/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/03/24/pemerintah-genjot-transisi-energi-hijau-lewat-kemitraan-jetp/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Mar 2025 15:45:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ENERGI]]></category>
		<category><![CDATA[Dekarbonisasi]]></category>
		<category><![CDATA[energi hijau]]></category>
		<category><![CDATA[energi terbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Go Green]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[JETP]]></category>
		<category><![CDATA[NetZero Emissions]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangkit Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[transisi energi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://katafoto.id/?p=9343</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Pemerintah Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat transisi energi yang adil dan berkelanjutan melalui kemitraan Just Energy Transition Partnership (JETP). Inisiatif ini pertama kali diperkenalkan dalam KTT G20 di Bali pada tahun 2022 sebagai hasil kerja sama antara Pemerintah Indonesia, International Partners Group (IPG), dan Glasgow Financial Alliance for Net Zero (GFANZ). Melalui [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/03/24/pemerintah-genjot-transisi-energi-hijau-lewat-kemitraan-jetp/">Pemerintah Genjot Transisi Energi Hijau Lewat Kemitraan JETP</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Pemerintah Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat transisi energi yang adil dan berkelanjutan melalui kemitraan Just Energy Transition Partnership (JETP). Inisiatif ini pertama kali diperkenalkan dalam KTT G20 di Bali pada tahun 2022 sebagai hasil kerja sama antara Pemerintah Indonesia, International Partners Group (IPG), dan Glasgow Financial Alliance for Net Zero (GFANZ). Melalui kemitraan ini, Indonesia mendapat dukungan internasional dalam mewujudkan energi bersih.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Senin (24/3), pemerintah bersama para mitra internasional membahas strategi percepatan implementasi JETP guna mencapai target Net Zero Emissions (NZE) pada 2060 atau lebih cepat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Indonesia telah menetapkan target pengurangan emisi sebesar 31,89 persen secara mandiri dan hingga 43% dengan dukungan internasional pada tahun 2030. Untuk mencapai tujuan ini, pemerintah telah membentuk Satuan Tugas Transisi Energi dan Ekonomi Hijau yang terdiri dari empat kelompok kerja: energi hijau, industri hijau, kemitraan dan investasi hijau, serta pengembangan sosial, ekonomi, dan sumber daya manusia,&#8221; ujar Airlangga.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"><b>Dukungan Pendanaan untuk Proyek Transisi Energi</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebagai bagian dari implementasi JETP, sebanyak 54 proyek transisi energi telah memperoleh pendanaan internasional dengan total komitmen senilai USD1,1 miliar. Dari total tersebut:</span></p>
<ul class="ul1">
<li class="li3"><b></b><span class="s1"><b>9 proyek</b> menerima pendanaan dalam bentuk pinjaman atau ekuitas</span></li>
<li class="li3"><b></b><span class="s1"><b>45 proyek lainnya</b> mendapatkan hibah sebesar <b>USD233 juta</b></span></li>
<li class="li3"><b></b><span class="s1"><b>Multilateral Development Banks (MDB) Guarantee</b> turut memberikan jaminan sebesar <b>USD1 miliar</b> untuk mempercepat proyek-proyek energi bersih</span></li>
</ul>
<p class="p1"><span class="s1">Proyek-proyek yang termasuk dalam inisiatif ini mencakup pengembangan energi terbarukan, efisiensi energi, elektrifikasi sektor utama, serta dekarbonisasi industri dan infrastruktur.</span></p>
<figure id="attachment_9345" aria-describedby="caption-attachment-9345" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-9345" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/03/Net-Zero2.jpg" alt="Pemerintah Genjot Transisi Energi Hijau Lewat Kemitraan JETP" width="1200" height="800" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/03/Net-Zero2.jpg 1200w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/03/Net-Zero2-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/03/Net-Zero2-1024x683.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/03/Net-Zero2-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/03/Net-Zero2-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/03/Net-Zero2-696x464.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/03/Net-Zero2-1068x712.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-9345" class="wp-caption-text">Suasana rapat koordinasi strategi percepatan implementasi JETP guna mencapai target Net Zero Emissions (NZE) pada 2060 yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (24/03/2025) (katafoto/HO/Humas ekon)</figcaption></figure>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Beberapa proyek yang sedang dalam tahap pengembangan antara lain Muara Laboh di Sumatera Barat, yang diharapkan beroperasi pada 2027 sebagai proyek energi panas bumi. Ada juga proyek photovoltaic di Saguling, serta program dekarbonisasi Cirebon Power. Selain itu, proyek waste to energy di Legok Nangka, Jawa Barat, juga masuk dalam pipeline JETP,&#8221; jelas Airlangga.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"><b>Strategi Percepatan Transisi Energi</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam rapat koordinasi tersebut, pemerintah dan mitra internasional turut membahas berbagai langkah untuk mempercepat implementasi transisi energi, di antaranya:</span></p>
<ul class="ul1">
<li class="li5"><span class="s1">Revisi Comprehensive Investment and Policy Plan (CIPP) untuk memastikan kebijakan investasi lebih adaptif</span></li>
<li class="li5"><span class="s1">Percepatan pencairan dan optimalisasi skema pendanaan bagi proyek transisi energi</span></li>
<li class="li5"><span class="s1">Penguatan transparansi dan akuntabilitas melalui sistem monitoring dan evaluasi digital</span></li>
</ul>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu, pemerintah menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna memastikan transisi energi berjalan efektif, inklusif, dan kompetitif. Kerja sama erat dengan sektor swasta dan mitra internasional juga diperlukan dalam mempercepat adopsi teknologi rendah karbon dan mengoptimalkan pendanaan hijau.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Pemerintah akan terus berkoordinasi dengan kementerian terkait, mendorong percepatan pencairan pendanaan, serta melakukan pemantauan berbasis digital yang bisa diakses oleh para pemangku kepentingan. Evaluasi dan koordinasi akan dilakukan secara berkala,&#8221; tutup Airlangga.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, sektor swasta, dan mitra internasional, Indonesia optimistis dapat mencapai transisi energi yang berkelanjutan serta berkontribusi dalam mengurangi emisi global.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/03/24/pemerintah-genjot-transisi-energi-hijau-lewat-kemitraan-jetp/">Pemerintah Genjot Transisi Energi Hijau Lewat Kemitraan JETP</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/03/24/pemerintah-genjot-transisi-energi-hijau-lewat-kemitraan-jetp/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dukung Transisi Energi, Uni Eropa dan Prancis Hibahkan Rp248,8 Miliar ke Indonesia</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/02/05/dukung-transisi-energi-uni-eropa-dan-prancis-hibahkan-rp2488-miliar-ke-indonesia/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/02/05/dukung-transisi-energi-uni-eropa-dan-prancis-hibahkan-rp2488-miliar-ke-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Feb 2025 12:04:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ENERGI]]></category>
		<category><![CDATA[AFD dan PLN]]></category>
		<category><![CDATA[energi hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Energi terbarukan PLN]]></category>
		<category><![CDATA[Hibah Uni Eropa]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia-Prancis]]></category>
		<category><![CDATA[JETP]]></category>
		<category><![CDATA[Just Energy Transition Partnership]]></category>
		<category><![CDATA[Kick Off Meeting Indonesia Energy Transition Facility]]></category>
		<category><![CDATA[Transisi energi Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://katafoto.id/?p=8249</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Indonesia mendapatkan hibah senilai 14,7 juta Euro (sekitar Rp248,8 miliar) dari Uni Eropa (UE) dan Prancis guna mendukung pengembangan transisi energi di dalam negeri. “Uni Eropa mengalirkan dana kepada AFD (Agence Française de Développement) 14,7 juta Euro. Nah yang tadi kita sama-sama saksikan, AFD kemudian melakukan kerja sama langsung dengan PLN,” ujar Sekretaris Jenderal [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/02/05/dukung-transisi-energi-uni-eropa-dan-prancis-hibahkan-rp2488-miliar-ke-indonesia/">Dukung Transisi Energi, Uni Eropa dan Prancis Hibahkan Rp248,8 Miliar ke Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta </b>&#8211; Indonesia mendapatkan hibah senilai 14,7 juta Euro (sekitar Rp248,8 miliar) dari Uni Eropa (UE) dan Prancis guna mendukung pengembangan transisi energi di dalam negeri.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Uni Eropa mengalirkan dana kepada AFD (<i>Agence Française de Développement)</i> 14,7 juta Euro. Nah yang tadi kita sama-sama saksikan, AFD kemudian melakukan kerja sama langsung dengan PLN,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, dalam keterangan tertulis saat acara <i>Kick Off Meeting Indonesia Energy Transition Facility</i> di Jakarta, Rabu (5/2)</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dadan menjelaskan bahwa dari total dana hibah tersebut, sekitar 44 persen atau 6,5 juta Euro (Rp109,85 miliar) dialokasikan untuk PLN dalam pengembangan kapasitas transisi energi. Sementara itu, sisanya digunakan oleh Kementerian ESDM untuk program terkait.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Jadi baru 6,5 juta Euro yang sekarang sudah terlihat dimanfaatkan untuk yang PLN. Kami kan ada kerja sama yang lain, kita ada kerja sama mineral, kita bagaimana mendorong mineral yang berkelanjutan. Itu ada kerja sama-kerja sama seperti itu,” jelasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sinthya Roesli, Direktur Keuangan PLN, menyatakan bahwa hibah tersebut akan digunakan untuk persiapan proyek transisi energi, bantuan teknis, serta pengembangan transmisi dan distribusi energi terbarukan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami sangat berterima kasih dan kami siap mendukung hal ini. Selain itu, saya rasa kami juga akan menggunakan hibah tersebut dalam beberapa bentuk pengembangan kapasitas atau peningkatan kelembagaan yang juga membantu transisi energi di kemudian hari,”ungkapnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Fabien Penone, menambahkan bahwa IETF menjadi langkah strategis dalam mempercepat transisi energi Indonesia dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hibah ini difokuskan pada dua aspek utama. Pertama, mendukung kebijakan energi nasional. Kedua, mempersiapkan proyek energi terbarukan dan pengembangan infrastruktur transmisi baru.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Seperti yang kita semua ketahui, transisi energi adalah isu yang kompleks dan transformatif. Transisi ini tidak hanya memerlukan investasi besar, tetapi juga kemitraan yang kuat, inovasi, dan komitmen jangka panjang untuk menyeimbangkan tujuan lingkungan, ekonomi, dan sosial,” jelasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa fasilitas IETF dirancang agar selaras dengan prinsip transisi energi yang adil. Program ini tidak hanya bertujuan menciptakan peluang ekonomi baru tetapi juga melindungi tenaga kerja dan mendukung kelompok masyarakat rentan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melalui kerja sama ini, Indonesia, Prancis melalui AFD, dan Uni Eropa akan mengoptimalkan keahlian mereka dalam mempercepat pemanfaatan energi terbarukan serta mengatasi tantangan transisi energi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Peluncuran fasilitas ini menjadi bagian dari strategi transisi energi Indonesia yang lebih luas. Program ini juga mendukung inisiatif <i>Just Energy Transition Partnership</i> (JETP) yang diperkenalkan pada KTT G20 di Bali tahun 2022,” pungkasnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/02/05/dukung-transisi-energi-uni-eropa-dan-prancis-hibahkan-rp2488-miliar-ke-indonesia/">Dukung Transisi Energi, Uni Eropa dan Prancis Hibahkan Rp248,8 Miliar ke Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/02/05/dukung-transisi-energi-uni-eropa-dan-prancis-hibahkan-rp2488-miliar-ke-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
