<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Fakultas Kedokteran UPH - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/fakultas-kedokteran-uph/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/fakultas-kedokteran-uph/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Oct 2025 15:45:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Fakultas Kedokteran UPH - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/fakultas-kedokteran-uph/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Krisis Dokter Spesialis, UPH Resmi Buka Program Pendidikan Bedah Saraf</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/10/13/krisis-dokter-spesialis-uph-resmi-buka-program-pendidikan-bedah-saraf/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/10/13/krisis-dokter-spesialis-uph-resmi-buka-program-pendidikan-bedah-saraf/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2025 22:39:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Bedah Saraf]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Spesialis]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran UPH]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas Medis Canggih]]></category>
		<category><![CDATA[Julius July]]></category>
		<category><![CDATA[LAM-PTKes]]></category>
		<category><![CDATA[Neuro-Onkologi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Dokter Spesialis]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[PPDS UPH]]></category>
		<category><![CDATA[Siloam Hospitals]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Pelita Harapan]]></category>
		<category><![CDATA[UPH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=13045</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tangerang &#8211; Universitas Pelita Harapan (UPH) resmi membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Bedah Saraf dan mulai membuka pendaftaran mahasiswa angkatan pertama untuk Tahun Akademik 2026/2027 sejak 24 September 2025. Program ini telah mendapat izin resmi dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia melalui SK Nomor 796/B/O/2025 tertanggal 8 September 2025. Langkah tersebut [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/13/krisis-dokter-spesialis-uph-resmi-buka-program-pendidikan-bedah-saraf/">Krisis Dokter Spesialis, UPH Resmi Buka Program Pendidikan Bedah Saraf</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Tangerang </b>&#8211; Universitas Pelita Harapan (UPH) resmi membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Bedah Saraf dan mulai membuka pendaftaran mahasiswa angkatan pertama untuk Tahun Akademik 2026/2027 sejak 24 September 2025. Program ini telah mendapat izin resmi dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia melalui SK Nomor 796/B/O/2025 tertanggal 8 September 2025.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Langkah tersebut menjadi strategi Fakultas Kedokteran (FK) UPH untuk menjawab kebutuhan mendesak tenaga medis spesialis di Tanah Air.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Indonesia mencapai 284 juta jiwa pada pertengahan 2025. Sementara itu, Perhimpunan Spesialis Bedah Saraf Indonesia (PERSPEBSI) menetapkan rasio ideal dokter bedah saraf sebesar 1:100.000 penduduk, yang berarti Indonesia membutuhkan lebih dari 2.000 dokter. Namun, hingga kini jumlah dokter yang terdaftar baru sekitar 500 orang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ketua Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Bedah Saraf UPH, Prof. Dr. dr. Julius July, Sp.BS (K), M.Kes, IFAANS, menjelaskan bahwa pembukaan PPDS ini tidak hanya memperluas akses pendidikan dokter spesialis, tetapi juga meningkatkan mutu layanan kesehatan nasional.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami berkomitmen melahirkan dokter spesialis bedah saraf yang unggul dalam bidang neuro-onkologi, inovatif, berkarakter, dan aktif dalam penelitian serta pelayanan masyarakat. Dengan PPDS ini, kami berharap rasio ideal dokter spesialis di Indonesia dapat segera tercapai,” ujarnya.</span></p>
<figure id="attachment_13046" aria-describedby="caption-attachment-13046" style="width: 1000px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-13046" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Bedah-Saraf1.jpg" alt="Krisis Dokter Spesialis, UPH Resmi Buka Program Bedah Saraf" width="1000" height="667" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Bedah-Saraf1.jpg 1000w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Bedah-Saraf1-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Bedah-Saraf1-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Bedah-Saraf1-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Bedah-Saraf1-696x464.jpg 696w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><figcaption id="caption-attachment-13046" class="wp-caption-text">Universitas Pelita Harapan (UPH) resmi membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Bedah Saraf dan telah memperoleh izin resmi dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Nomor 796/B/O/2025 tertanggal 8 September 2025. (katafoto/HO/UPH)</figcaption></figure>
<p class="p3"><span class="s1"><b>Fokus pada Neuro-Onkologi dan Kolaborasi Global</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Proses pendirian PPDS Bedah Saraf FK UPH telah dimulai sejak 2021 melalui kajian kurikulum mendalam yang membandingkan standar pendidikan dari universitas di dalam dan luar negeri, termasuk Malaysia, Filipina, Vietnam, Jepang, dan Taiwan.<br />
Di Indonesia, studi banding dilakukan dengan UNUD, UNHAS, USU, UGM, dan UNDIP.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Setelah melalui proses visitasi dari DIKTI, LAM-PTKes, dan Kolegium Bedah Saraf Indonesia, izin resmi akhirnya diterbitkan pada 8 September 2025.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Program ini dirancang dengan keunggulan di bidang neuro-onkologi terintegrasi, yang berfokus pada penanganan tumor otak, sumsum tulang belakang, serta gangguan neurologis terkait kanker,” tambah Prof. Julius.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1"><b>Didukung Fasilitas Medis Modern dan Rumah Sakit Jaringan Nasional</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">PPDS Bedah Saraf FK UPH mendapat dukungan penuh dari Medical Sciences Group (MSG) yang mencakup Siloam Hospitals Group, Fakultas Kedokteran Gigi, Psikologi, Farmasi, Bioteknologi, serta Mochtar Riady Institute for Nanotechnology (MRIN).<br />
Selain itu, RS Siloam Lippo Village menjadi rumah sakit pendidikan utama, didukung oleh jejaring rumah sakit nasional seperti MRCCC, SHKJ, RS Dharmais, RS PON, dan RSUD Tangerang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Mahasiswa PPDS dibekali akses ke teknologi diagnostik canggih seperti MRI 3 Tesla, PET-scan, Cath-lab DSA, dan Radioterapi.<br />
Fasilitas operatif meliputi mikroskop PENTERO &amp; KINEVO, CUSA, Neuro-navigasi, hingga Awake Neurosurgery dan Gamma-knife Radiosurgery.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami menyediakan fasilitas terbaik dengan dukungan tim spesialis berpengalaman untuk memastikan proses pendidikan berlangsung optimal,” tegas Prof. Julius.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1"><b>Lahirkan Dokter Spesialis Berkompeten dan Humanis</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Program PPDS Bedah Saraf FK UPH ditempuh selama lima tahun. Peserta wajib berusia maksimal 35 tahun, telah menyelesaikan internship, memiliki STR, SIP, dan sertifikat ACLS yang masih berlaku.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kurikulum disusun berbasis kompetensi dengan pendekatan pelayanan, pendidikan, dan penelitian, agar lulusan memiliki keahlian klinis, kemampuan analitis, serta semangat <i>lifelong learning</i>.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami berharap lulusan PPDS UPH mampu berkontribusi nyata bagi dunia medis, menjaga etika profesi, serta turut mewujudkan pemerataan dokter spesialis di seluruh Indonesia,” tutup Prof. Julius.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/13/krisis-dokter-spesialis-uph-resmi-buka-program-pendidikan-bedah-saraf/">Krisis Dokter Spesialis, UPH Resmi Buka Program Pendidikan Bedah Saraf</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/10/13/krisis-dokter-spesialis-uph-resmi-buka-program-pendidikan-bedah-saraf/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Riset Mahasiswi Kedokteran UPH Ungkap Terobosan Obat Gagal Jantung</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/09/12/riset-mahasiswi-kedokteran-uph-ungkap-terobosan-obat-gagal-jantung/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/09/12/riset-mahasiswi-kedokteran-uph-ungkap-terobosan-obat-gagal-jantung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Sep 2025 01:44:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran UPH]]></category>
		<category><![CDATA[FKUI]]></category>
		<category><![CDATA[Gagal jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Nephrology Meeting 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Jesselyne Aurelia Santoso]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Obat diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian medis]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi mahasiswa Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[RSCM]]></category>
		<category><![CDATA[SGLT2 inhibitor]]></category>
		<category><![CDATA[UPH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=12415</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, gagal jantung kini menjadi salah satu penyakit kardiovaskular dengan prevalensi yang terus meningkat, bahkan menjadi penyumbang utama angka kesakitan dan kematian secara global. Kondisi ini bukan hanya menurunkan kualitas hidup pasien, tetapi juga memicu komplikasi serius, terutama pada kelompok lansia yang rentan (frail). Salah satu inovasi yang banyak disorot [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/09/12/riset-mahasiswi-kedokteran-uph-ungkap-terobosan-obat-gagal-jantung/">Riset Mahasiswi Kedokteran UPH Ungkap Terobosan Obat Gagal Jantung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, gagal jantung kini menjadi salah satu penyakit kardiovaskular dengan prevalensi yang terus meningkat, bahkan menjadi penyumbang utama angka kesakitan dan kematian secara global. Kondisi ini bukan hanya menurunkan kualitas hidup pasien, tetapi juga memicu komplikasi serius, terutama pada kelompok lansia yang rentan (frail). Salah satu inovasi yang banyak disorot adalah penggunaan obat golongan SGLT2 inhibitor, yang awalnya ditujukan bagi penderita diabetes melitus tipe 2.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melihat urgensi tersebut, Jesselyne Aurelia Santoso, mahasiswi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pelita Harapan (UPH), melakukan kajian komprehensif melalui systematic review dan meta-analysis. Risetnya sukses mengantarkan Jesselyne meraih Juara Pertama kategori Oral Presentation dalam ajang The 7th Jakarta Nephrology Meeting (JNM) 2025 yang berlangsung pada 8–10 Agustus 2025 di Indonesian Medical Education and Research Institute FKUI (IMERI FKUI) dan JW Marriott Hotel Jakarta.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">JNM merupakan forum ilmiah tahunan yang diselenggarakan Divisi Nefrologi dan Hipertensi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI bersama RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM). Tahun ini, pertemuan ilmiah tersebut mengangkat tema “Cardiovascular-Kidney-Metabolic Syndrome in Focus: From Pathophysiology to Personalized Care”, yang menyoroti keterkaitan kompleks antara jantung, ginjal, dan sistem metabolik, serta pentingnya pendekatan personal dalam terapi pasien.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"><b>Fokus pada Pasien Rentan</b></span></p>
<figure id="attachment_12416" aria-describedby="caption-attachment-12416" style="width: 1000px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-12416" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/09/UPH-Kedokteran.jpg" alt="Riset Mahasiswi Kedokteran UPH Ungkap Terobosan Obat Gagal Jantung" width="1000" height="667" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/09/UPH-Kedokteran.jpg 1000w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/09/UPH-Kedokteran-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/09/UPH-Kedokteran-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/09/UPH-Kedokteran-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/09/UPH-Kedokteran-696x464.jpg 696w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><figcaption id="caption-attachment-12416" class="wp-caption-text">Mahasiswi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pelita Harapan (UPH), Jesselyne Aurelia Santoso meraih juara pertama kategori Oral Presentation dalam ajang The 7th Jakarta Nephrology Meeting (JNM) 2025 di Jakarta. (katafoto/HO/UPH)</figcaption></figure>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam presentasinya yang berjudul “Impact of SGLT2 Inhibitors on Cardiovascular Outcomes Across Frailty Levels in Heart Failure”, Jesselyne meneliti penggunaan SGLT2 inhibitor pada penderita gagal jantung dengan tingkat kerapuhan berbeda-beda. Menurutnya, penelitian yang mendalami penggunaan obat ini pada pasien dengan kondisi paling rapuh masih sangat terbatas.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Melalui penelitian ini, saya ingin menjawab apakah SGLT2 inhibitor aman dan efektif untuk pasien gagal jantung dengan berbagai tingkat frailty,” ungkap Jesselyne.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hasil riset menunjukkan, pasien dengan kerapuhan tertinggi—yang umumnya memiliki fungsi ginjal rendah—justru mendapatkan manfaat paling besar. Obat ini terbukti memperlambat penurunan fungsi ginjal secara signifikan, sehingga memberi perlindungan lebih baik terhadap risiko kerusakan ginjal.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kesimpulannya, SGLT2 inhibitor tidak hanya aman, tetapi juga memberikan manfaat bagi jantung, ginjal, dan metabolisme pada seluruh tingkat kerapuhan. Temuan ini diharapkan dapat meyakinkan dokter untuk lebih percaya diri meresepkannya bagi pasien yang membutuhkan,” jelasnya.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"><b>Lebih dari Sekadar Gelar</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bagi Jesselyne, penghargaan ini bukan hanya soal prestasi, tetapi juga bukti nyata bahwa riset dapat membawa dampak bagi masyarakat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Menjadi dokter bukan hanya tentang kemampuan medis, tapi juga empati dan kerelaan untuk terus belajar. Saya berharap pengalaman ini bisa menginspirasi teman-teman, khususnya mahasiswa preklinik UPH, bahwa kontribusi nyata bisa dimulai sejak dini,” katanya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/09/12/riset-mahasiswi-kedokteran-uph-ungkap-terobosan-obat-gagal-jantung/">Riset Mahasiswi Kedokteran UPH Ungkap Terobosan Obat Gagal Jantung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/09/12/riset-mahasiswi-kedokteran-uph-ungkap-terobosan-obat-gagal-jantung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
