<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>HPP Gabah - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/hpp-gabah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/hpp-gabah/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Jul 2026 10:04:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>HPP Gabah - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/hpp-gabah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Petani Merauke Minta Tambah 2.000 Hektare Sawah, Begini Kata Mentan Amran</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/07/05/petani-merauke-minta-tambah-2-000-hektare-sawah-begini-kata-mentan-amran/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/07/05/petani-merauke-minta-tambah-2-000-hektare-sawah-begini-kata-mentan-amran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 10:04:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AGRIBISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[Bulog]]></category>
		<category><![CDATA[Cetak Sawah]]></category>
		<category><![CDATA[gabah kering panen]]></category>
		<category><![CDATA[HPP Gabah]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Merauke]]></category>
		<category><![CDATA[modernisasi pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Papua Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Merauke]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi Padi]]></category>
		<category><![CDATA[Swasembada Pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=18178</guid>

					<description><![CDATA[<p>Merauke &#8211; Di tengah munculnya sorotan terhadap program cetak sawah yang kerap dikaitkan dengan isu pemaksaan, seorang petani sekaligus tokoh masyarakat di Kampung Urumb, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, justru meminta pemerintah memperluas program tersebut. Permintaan itu disampaikan langsung kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat meninjau kawasan cetak sawah dan mengikuti kegiatan Tanam Padi Bersama [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/07/05/petani-merauke-minta-tambah-2-000-hektare-sawah-begini-kata-mentan-amran/">Petani Merauke Minta Tambah 2.000 Hektare Sawah, Begini Kata Mentan Amran</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Merauke </b>&#8211; Di tengah munculnya sorotan terhadap program cetak sawah yang kerap dikaitkan dengan isu pemaksaan, seorang petani sekaligus tokoh masyarakat di Kampung Urumb, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, justru meminta pemerintah memperluas program tersebut.</p>
<p>Permintaan itu disampaikan langsung kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat meninjau kawasan cetak sawah dan mengikuti kegiatan Tanam Padi Bersama di Kampung Waninggap Kai, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Sabtu (4/7).</p>
<p>Petani bernama Yohanis Yandi mengaku telah merasakan manfaat dari program cetak sawah yang dijalankan pemerintah. Karena itu, ia mengusulkan agar luas lahan yang dikembangkan ditambah hingga 2.000 hektare.</p>
<p>&#8220;Saya juga sudah lakukan. Saya ada masih mau tambah lagi 2.000 hektare lagi, Pak,&#8221; kata Yohanis.</p>
<p>Permintaan tersebut langsung mendapat respons dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Dengan nada bercanda, Amran menyatakan siap memenuhi usulan itu, namun disertai satu syarat.</p>
<p>&#8220;Aku tambah, tetapi dengan catatan kalau ada yang marah-marah di media sosial, langsung Bapak yang bicara,&#8221; ujar Amran.</p>
<p><b>Amran: Program Cetak Sawah Berasal dari Aspirasi Masyarakat</b></p>
<p>Amran mengatakan hingga kini masih ada anggapan di media sosial yang menyebut program cetak sawah dilakukan secara paksa kepada masyarakat. Namun, menurutnya, kondisi di lapangan justru menunjukkan hal yang berbeda.</p>
<p>Ia menilai masyarakat di Merauke secara sukarela meminta perluasan lahan pertanian karena telah merasakan manfaat program tersebut.</p>
<p>Menanggapi pernyataan Menteri Pertanian, Yohanis menegaskan dirinya siap memberikan penjelasan kepada siapa pun yang mempertanyakan pelaksanaan program cetak sawah di Papua Selatan.</p>
<p>&#8220;Jadi kalau ada yang mau bicara, datang di rumah saya. Saya 24 jam di rumah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Amran kembali menegaskan bahwa pengembangan kawasan pertanian di Papua Selatan dilakukan berdasarkan kebutuhan dan permintaan masyarakat, bukan karena adanya paksaan dari pemerintah.</p>
<p>&#8220;Saudara kita di Papua Selatan ini yang meminta bantuan cetak sawah. Bukan program dipaksakan. Kenapa? Karena kita memberdayakan masyarakat. Sawah yang dicetak ini milik rakyat semua, milik bapak-bapak semua,&#8221; tegasnya.</p>
<p><b>Pemerintah Bangun Lahan hingga Jamin Serapan Gabah</b></p>
<p>Menurut Amran, pemerintah berperan sebagai fasilitator dalam pengembangan kawasan pertanian melalui pembangunan lahan sawah, penyediaan alat dan sarana produksi, hingga menjamin hasil panen petani diserap Perum Bulog.</p>
<p>Gabah kering panen (GKP) yang dihasilkan petani akan dibeli sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP), yakni Rp6.500 per kilogram.</p>
<p>Dengan produktivitas rata-rata mencapai lima ton per hektare, petani berpeluang memperoleh pendapatan sekitar Rp32,5 juta setiap hektare dalam satu musim panen. Di Merauke sendiri, banyak petani mengelola lahan dalam skala puluhan hingga ratusan hektare sehingga potensi nilai ekonominya terus meningkat.</p>
<p>Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Merauke dan Kementerian Pertanian, program cetak sawah serta optimalisasi lahan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produksi pertanian.</p>
<p>Sepanjang 2025, produksi mencapai 439.412 ton gabah kering panen (GKP) atau setara 206.991 ton beras dengan nilai ekonomi sekitar Rp1,345 triliun.</p>
<p>Sementara hingga Mei 2026, dari luas panen 40.197 hektare, produksi telah mencapai 217.498 ton GKP atau setara 102.456 ton beras. Nilai ekonomi yang dihasilkan diperkirakan mencapai sekitar Rp665,96 miliar.</p>
<p>Amran optimistis produktivitas pertanian di Merauke akan terus meningkat. Menurutnya, pada 2026 produksi diproyeksikan melonjak hingga 300 persen dibandingkan 2023, didorong oleh perluasan lahan pertanian, penerapan mekanisasi modern, serta peningkatan indeks pertanaman.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/07/05/petani-merauke-minta-tambah-2-000-hektare-sawah-begini-kata-mentan-amran/">Petani Merauke Minta Tambah 2.000 Hektare Sawah, Begini Kata Mentan Amran</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/07/05/petani-merauke-minta-tambah-2-000-hektare-sawah-begini-kata-mentan-amran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Stok Beras Melimpah Tembus 4,5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/04/06/stok-beras-melimpah-tembus-45-juta-ton-tertinggi-sepanjang-sejarah/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/04/06/stok-beras-melimpah-tembus-45-juta-ton-tertinggi-sepanjang-sejarah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 07:49:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AGRIBISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[Bulog]]></category>
		<category><![CDATA[cadangan beras nasional]]></category>
		<category><![CDATA[gudang beras]]></category>
		<category><![CDATA[HPP Gabah]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Mentan Amran]]></category>
		<category><![CDATA[pangan nasional]]></category>
		<category><![CDATA[produksi beras]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk Subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[Stok Beras]]></category>
		<category><![CDATA[Sulawesi Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=15781</guid>

					<description><![CDATA[<p>Makassar &#8211; Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa cadangan beras nasional saat ini mencapai sekitar 4,5 juta ton, menjadi angka tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan saat melihat langsung ke gudang Perum Bulog di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (5/4). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan bahwa kondisi stok beras di lapangan sesuai dengan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/04/06/stok-beras-melimpah-tembus-45-juta-ton-tertinggi-sepanjang-sejarah/">Stok Beras Melimpah Tembus 4,5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Makassar </b>&#8211; Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa cadangan beras nasional saat ini mencapai sekitar 4,5 juta ton, menjadi angka tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.</p>
<p>Pernyataan tersebut disampaikan saat melihat langsung ke gudang Perum Bulog di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (5/4). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan bahwa kondisi stok beras di lapangan sesuai dengan data yang dilaporkan.</p>
<p>“Jadi ini kita cek benaran mulai depan samping belakang kita cek jangan sampai di depan penuh di belakang kosong. Dulu gudang Bulog di Sulawesi Selatan itu penuh maksimal terisi 300 ribu ton. Hari ini 700 ribu ton seluruh Sulawesi Selatan, tapi seluruh Indonesia sekarang kurang lebih 4,5 juta ton. Ini tertinggi selama Republik berdiri,” kata Mentan Amran.</p>
<p>Ia menjelaskan, lonjakan stok tersebut merupakan hasil dari berbagai kebijakan pemerintah yang mendorong peningkatan produksi dalam waktu relatif singkat. Kebijakan tersebut mencakup kenaikan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah, penurunan harga pupuk bersubsidi, hingga penerapan pertanian modern dan langkah strategis lainnya.</p>
<p>“Jadi enggak usah diragukan, sekarang ini arahan Bapak Presiden Prabowo, program prioritas utama Presiden, itu terbukti bisa menaikkan produksi beras, pangan dalam waktu yang singkat, hanya satu tahun,” ungkapnya.</p>
<p>Menurut Amran, kondisi stok beras saat ini bahkan sudah melampaui kapasitas gudang yang tersedia. Pemerintah pun terpaksa menambah ruang penyimpanan melalui skema penyewaan gudang.</p>
<p>“Sekarang gudang kita sudah penuh, kapasitas gudang hanya 3 juta ton, sekarang sudah sewa 2 juta ton gudang. Nah, ini kita akan sewa lagi ke depan. Kemungkinan ke depan itu 10 hari, 20 hari stok sudah 5 juta ton,” ucap Mentan.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hal yang belum pernah terjadi sebelumnya di Indonesia.</p>
<p>“Pernah nggak dengar Republik Indonesia punya beras stok 5 juta ton? Jadi nggak usah khawatir, pangan aman,” tegasnya.</p>
<p>Di tingkat daerah, peningkatan stok juga terlihat signifikan, khususnya di Sulawesi Selatan yang kini mencapai sekitar 761 ribu ton—lebih dari dua kali lipat dibandingkan sebelumnya.</p>
<p>“Di Sulawesi Selatan saja, dulu itu 300 ribu ton. Ini hari ini 700 ribu ton. Dua kali lipat. Stok seluruh Indonesia 4,5 juta ton. 20 hari lagi 5 juta ton. Dan tidak menutup kemungkinan dua bulan ke depan 6 juta ton,” jelasnya.</p>
<p>Untuk mengakomodasi hasil panen petani yang terus meningkat, pemerintah juga terus memperluas kapasitas penyimpanan.</p>
<p>“Bayangkan, dulu gudangnya yang disewakan ke orang karena tidak ada isinya. Sekarang ini sewa gudang,” ujarnya.</p>
<p>Ia memastikan bahwa kondisi stok tersebut telah diverifikasi langsung melalui pengecekan menyeluruh di lapangan.</p>
<p>“Karena kita harus cek langsung. Kita tidak boleh, bukan saatnya kita pura-pura. Kami lihat di depan, kami lihat truk. Ini gudang paling belakang, ini semua penuh. Nah ini tolong disampaikan kepada orang yang tidak percaya. Dan yang tidak percaya, boleh mengecek gudang seluruh Indonesia,” tegasnya.</p>
<p>Amran menambahkan, jika memperhitungkan stok yang ada, cadangan di sektor horeka (hotel, restoran, kafe), serta potensi panen yang masih berlangsung, maka ketersediaan pangan nasional diyakini aman.</p>
<p>“Artinya 11 bulan ke depan ini aman. Stok untuk rakyat Indonesia 11 bulan ke depan aman,” pungkas Mentan Andi Amran Sulaiman.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/04/06/stok-beras-melimpah-tembus-45-juta-ton-tertinggi-sepanjang-sejarah/">Stok Beras Melimpah Tembus 4,5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/04/06/stok-beras-melimpah-tembus-45-juta-ton-tertinggi-sepanjang-sejarah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Produksi Beras Indonesia Tertinggi di ASEAN, Capai 34,6 Juta Ton</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/05/12/produksi-beras-indonesia-tertinggi-di-asean-capai-346-juta-ton/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/05/12/produksi-beras-indonesia-tertinggi-di-asean-capai-346-juta-ton/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2025 13:42:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AGRIBISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[Beras Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Bulog]]></category>
		<category><![CDATA[Cadangan Beras]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor Thailand Turun]]></category>
		<category><![CDATA[HPP Gabah]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi Beras 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://katafoto.id/?p=9670</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Sektor pertanian di Indonesia terus menunjukkan kinerja yang menggembirakan. Berdasarkan laporan USDA Rice Outlook edisi April 2025, produksi beras nasional diperkirakan mencapai 34,6 juta ton, mengalami pertumbuhan sebesar 4,8 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menempatkan Indonesia sebagai produsen beras terbesar di kawasan ASEAN. Di bawah Indonesia, Vietnam berada di posisi kedua [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/05/12/produksi-beras-indonesia-tertinggi-di-asean-capai-346-juta-ton/">Produksi Beras Indonesia Tertinggi di ASEAN, Capai 34,6 Juta Ton</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Jakarta</strong> &#8211; Sektor pertanian di Indonesia terus menunjukkan kinerja yang menggembirakan. Berdasarkan laporan <i>USDA Rice Outlook</i> edisi April 2025, produksi beras nasional diperkirakan mencapai 34,6 juta ton, mengalami pertumbuhan sebesar 4,8 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Peningkatan ini menempatkan Indonesia sebagai produsen beras terbesar di kawasan ASEAN. Di bawah Indonesia, Vietnam berada di posisi kedua dengan produksi 26,5 juta ton, disusul oleh Thailand sebesar 20,1 juta ton, Filipina 12 juta ton, Kamboja 7,337 juta ton, Laos 1,8 juta ton, dan Malaysia 1,750 juta ton (berdasarkan laporan musim tanam 2024/2025 dari USDA).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kenaikan produksi ini turut memperbaiki posisi Indonesia yang sebelumnya masih bergantung pada impor beras. Keberhasilan ini juga menimbulkan kekhawatiran di negara eksportir besar seperti Thailand, yang volume ekspornya anjlok hingga 30 persen pada kuartal pertama 2025.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pemerintah turut mendukung peningkatan produksi ini dengan menyerap gabah petani melalui skema harga pembelian pemerintah (HPP). Langkah tersebut bertujuan untuk memastikan hasil panen terserap secara maksimal, sekaligus memberikan keuntungan yang layak bagi petani.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Data dari Perum Bulog hingga Minggu (11/5) pukul 16.51 WIB mencatat total serapan gabah setara beras sepanjang 2025 telah mencapai 2.052.541 ton. Jumlah ini merupakan pencapaian tertinggi sejak Bulog didirikan 58 tahun lalu dan menunjukkan keberhasilan strategi penyerapan nasional.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam beberapa kesempatan menegaskan bahwa pencapaian tersebut sepenuhnya berasal dari produksi dalam negeri, tanpa adanya impor beras medium sejak awal 2025. Ia optimistis cadangan beras pemerintah (CBP) bisa menembus angka 4 juta ton pada akhir Mei 2025.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Ini adalah lompatan yang sangat signifikan. Bulog akan terus kami dorong untuk menyerap gabah sesuai kapasitas maksimum dan HPP yang berlaku. Harga ini memberikan keadilan bagi petani, meningkatkan kesejahteraan mereka, dan mendorong peningkatan produksi ke depan,” ujarnya dikutip dalam keterangan tertulis Kementerian Pertanian pada Senin (12/5).</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/05/12/produksi-beras-indonesia-tertinggi-di-asean-capai-346-juta-ton/">Produksi Beras Indonesia Tertinggi di ASEAN, Capai 34,6 Juta Ton</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/05/12/produksi-beras-indonesia-tertinggi-di-asean-capai-346-juta-ton/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
