<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hutan jawa tengah - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/hutan-jawa-tengah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/hutan-jawa-tengah/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Thu, 14 May 2026 02:35:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>hutan jawa tengah - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/hutan-jawa-tengah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lahan Kritis di Jawa Tengah Menyusut 75 Ribu Hektare dalam Tiga Tahun</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/12/16/lahan-kritis-di-jawa-tengah-menyusut-75-ribu-hektare-dalam-tiga-tahun/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/12/16/lahan-kritis-di-jawa-tengah-menyusut-75-ribu-hektare-dalam-tiga-tahun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 15:38:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[LINGKUNGAN HIDUP dan KEHUTANAN]]></category>
		<category><![CDATA[dlkh jateng]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[ekosistem]]></category>
		<category><![CDATA[hutan jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[konservasi]]></category>
		<category><![CDATA[lahan kritis]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[pemulihan hutan]]></category>
		<category><![CDATA[perhutanan sosial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=14272</guid>

					<description><![CDATA[<p>Semarang &#8211; Luas lahan kritis di Jawa Tengah menunjukkan tren penurunan dalam tiga tahun terakhir. Total area yang berhasil dipulihkan mencapai sekitar 75 ribu hektare, seiring penguatan pelaksanaan program perhutanan sosial di berbagai wilayah. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jawa Tengah, Widi Hartanto, menyampaikan bahwa berdasarkan data periode 2022–2024, luas lahan kritis di [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/12/16/lahan-kritis-di-jawa-tengah-menyusut-75-ribu-hektare-dalam-tiga-tahun/">Lahan Kritis di Jawa Tengah Menyusut 75 Ribu Hektare dalam Tiga Tahun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Semarang</strong> &#8211; Luas lahan kritis di Jawa Tengah menunjukkan tren penurunan dalam tiga tahun terakhir. Total area yang berhasil dipulihkan mencapai sekitar 75 ribu hektare, seiring penguatan pelaksanaan program perhutanan sosial di berbagai wilayah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jawa Tengah, Widi Hartanto, menyampaikan bahwa berdasarkan data periode 2022–2024, luas lahan kritis di provinsi ini sebelumnya tercatat sekitar 392 ribu hektare. Saat ini, angkanya menyusut menjadi 317.629 hektare.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pernyataan tersebut disampaikan Widi dalam Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial yang digelar di Kantor DLHK Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Senin (15/12).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menilai capaian tersebut sebagai hasil positif, namun menegaskan bahwa upaya pemulihan harus terus dilanjutkan, terutama melalui optimalisasi program perhutanan sosial yang melibatkan masyarakat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Terjadi penurunan yang cukup signifikan terhadap luasan lahan kritis di Jawa Tengah, dan ini perlu terus kita dorong,” ujarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menambahkan bahwa perhutanan sosial tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar hutan, tetapi juga harus tetap menjaga fungsi ekologis kawasan hutan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, pengelolaan hutan berbasis perhutanan sosial perlu disertai pendampingan menyeluruh agar pemanfaatan lahan tidak mengabaikan peran hutan sebagai penjaga keseimbangan lingkungan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Pendekatan perhutanan sosial tidak boleh mengesampingkan fungsi kawasan hutan itu sendiri,” katanya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sumarno juga mendorong penerapan skema pemanfaatan lahan yang terukur, antara lain dengan komposisi 50 persen tanaman keras, 30 persen tanaman keras produktif seperti buah-buahan, serta 20 persen tanaman semusim.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dengan pola tersebut, ia optimistis pemulihan lahan kritis dapat berjalan seiring dengan peningkatan ekonomi masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian hutan di Jawa Tengah agar tetap berfungsi sebagai penopang ekosistem alam.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/12/16/lahan-kritis-di-jawa-tengah-menyusut-75-ribu-hektare-dalam-tiga-tahun/">Lahan Kritis di Jawa Tengah Menyusut 75 Ribu Hektare dalam Tiga Tahun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/12/16/lahan-kritis-di-jawa-tengah-menyusut-75-ribu-hektare-dalam-tiga-tahun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
