<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Iduladha - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/iduladha/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/iduladha/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Thu, 28 May 2026 07:40:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Iduladha - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/iduladha/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>19 Kg Organ Hewan Kurban di Kepulauan Seribu Dimusnahkan, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/05/28/19-kg-organ-hewan-kurban-di-kepulauan-seribu-dimusnahkan-ini-penyebabnya/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/05/28/19-kg-organ-hewan-kurban-di-kepulauan-seribu-dimusnahkan-ini-penyebabnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2026 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEGAPOLITAN]]></category>
		<category><![CDATA[daging kurban]]></category>
		<category><![CDATA[Hewan Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Iduladha]]></category>
		<category><![CDATA[Kepulauan Seribu]]></category>
		<category><![CDATA[KPKP]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban dan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Sudin KPKP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=17299</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu memusnahkan sebanyak 19 kilogram organ hewan kurban yang dinyatakan tidak layak konsumsi setelah melalui pemeriksaan kesehatan hewan. Kepala Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Nurliati mengatakan, pemusnahan dilakukan berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan petugas di 10 lokasi pemotongan hewan kurban. Upaya tersebut dilakukan guna memastikan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/28/19-kg-organ-hewan-kurban-di-kepulauan-seribu-dimusnahkan-ini-penyebabnya/">19 Kg Organ Hewan Kurban di Kepulauan Seribu Dimusnahkan, Ini Penyebabnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu memusnahkan sebanyak 19 kilogram organ hewan kurban yang dinyatakan tidak layak konsumsi setelah melalui pemeriksaan kesehatan hewan.</p>
<p>Kepala Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Nurliati mengatakan, pemusnahan dilakukan berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan petugas di 10 lokasi pemotongan hewan kurban. Upaya tersebut dilakukan guna memastikan keamanan pangan bagi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Total hewan kurban yang diperiksa terdiri dari 83 ekor sapi, 43 kambing, dan 48 ekor domba,&#8221; ujarnya, Kamis (28/5).</p>
<p>Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan ditemukan sejumlah organ hewan yang tidak memenuhi standar kelayakan konsumsi. Organ yang dimusnahkan terdiri dari enam kilogram hati, 10 kilogram paru-paru, dan tiga kepala hewan kurban.</p>
<p>&#8220;Secara umum hasil pemeriksaan hewan kurban cukup baik, meskipun masih ditemukan cacing pada beberapa organ,&#8221; terangnya.</p>
<p>Menurut Nurliati, organ yang dinyatakan afkir langsung dimusnahkan di lokasi pemotongan dengan cara dikubur maupun disiram cairan disinfektan. Langkah itu dilakukan untuk mencegah penularan penyakit zoonosis dari hewan ke manusia, seperti cacing hati dan infeksi mata merah.</p>
<p>&#8220;Pemeriksaan ini merupakan standardisasi pelayanan yang rutin dilakukan setiap tahun. Kami ingin memastikan daging kurban yang didistribusikan kepada warga benar-benar aman dan layak dikonsumsi,&#8221; ungkapnya dikutip dari laman berita jakarta.</p>
<p>Dalam pelaksanaan pengawasan tersebut, Sudin KPKP Kepulauan Seribu melibatkan 57 petugas gabungan dari Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Dinas KPKP DKI Jakarta, hingga Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI). Setiap pulau menempatkan sekitar enam hingga delapan petugas untuk melakukan pemeriksaan.</p>
<p>&#8220;Hari ini masih ada beberapa wilayah yang melakukan pemotongan hewan kurban. Meski jumlahnya tidak banyak, namun tetap kami awasi,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Sementara itu, Lurah Pulau Panggang, Jamaludin menuturkan, proses pemotongan hewan kurban di Pulau Panggang dan Pulau Pramuka berlangsung lancar berkat dukungan dan partisipasi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kemarin sudah dilakukan pemeriksaan terhadap 10 ekor sapi dan 19 kambing. Hari ini juga direncanakan ada tambahan satu ekor sapi dari donatur,&#8221; bebernya.</p>
<p>Ia memastikan seluruh daging dan organ hewan kurban yang telah diperiksa berada dalam kondisi baik dan aman dikonsumsi warga.</p>
<p>Jamaludin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kurban di wilayah Kepulauan Seribu.</p>
<p>&#8220;Warga sangat senang dan antusias menerima daging kurban tahun ini. Semoga momentum Iduladha dapat terus terjaga dan semakin memperkuat kebersamaan antarwarga,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/28/19-kg-organ-hewan-kurban-di-kepulauan-seribu-dimusnahkan-ini-penyebabnya/">19 Kg Organ Hewan Kurban di Kepulauan Seribu Dimusnahkan, Ini Penyebabnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/05/28/19-kg-organ-hewan-kurban-di-kepulauan-seribu-dimusnahkan-ini-penyebabnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jangan Sampai Salah, Begini Cara Menyimpan Daging Kurban agar Tetap Segar</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/05/22/jangan-sampai-salah-begini-cara-menyimpan-daging-kurban-agar-tetap-segar/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/05/22/jangan-sampai-salah-begini-cara-menyimpan-daging-kurban-agar-tetap-segar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2026 03:55:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KULINER]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Simpan Daging]]></category>
		<category><![CDATA[Daging Beku]]></category>
		<category><![CDATA[daging kurban]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Peternakan IPB]]></category>
		<category><![CDATA[Iduladha]]></category>
		<category><![CDATA[IPB University]]></category>
		<category><![CDATA[Olahan Daging]]></category>
		<category><![CDATA[Penyimpanan Daging]]></category>
		<category><![CDATA[Sate Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[Thawing Daging]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Daging Kurban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=17113</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jumlah daging kurban yang melimpah kerap membuat masyarakat tidak langsung mengolah seluruhnya dalam satu waktu. Karena itu, penanganan dan penyimpanan yang tepat menjadi hal penting untuk menjaga kualitas dan keamanan daging. Dosen Fakultas Peternakan, IPB University Dr Tuti Suryati, membagikan sejumlah tips dalam menyimpan serta mengolah daging kurban agar tetap aman dikonsumsi dan memiliki kualitas [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/22/jangan-sampai-salah-begini-cara-menyimpan-daging-kurban-agar-tetap-segar/">Jangan Sampai Salah, Begini Cara Menyimpan Daging Kurban agar Tetap Segar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jumlah daging kurban yang melimpah kerap membuat masyarakat tidak langsung mengolah seluruhnya dalam satu waktu. Karena itu, penanganan dan penyimpanan yang tepat menjadi hal penting untuk menjaga kualitas dan keamanan daging.</p>
<p>Dosen Fakultas Peternakan, IPB University Dr Tuti Suryati, membagikan sejumlah tips dalam menyimpan serta mengolah daging kurban agar tetap aman dikonsumsi dan memiliki kualitas yang baik.</p>
<p>“Ada beberapa langkah penanganan pertama pada daging kurban yang baru diterima sebelum diolah atau disimpan,” ujar Tuti.</p>
<p>Ia menjelaskan, langkah awal yang perlu dilakukan adalah memisahkan daging dan jeroan. Setelah itu, keduanya perlu dicuci menggunakan air bersih, terutama apabila masih terdapat kotoran seperti tanah, pasir, rumput, atau kerikil.</p>
<p>Daging kemudian ditiriskan hingga tidak ada air yang menetes di permukaannya sebelum dikemas. Tuti menyarankan penggunaan plastik transparan yang tidak berbau dengan ukuran kemasan sekitar 250 gram hingga 500 gram agar lebih praktis saat digunakan.</p>
<p>Khusus untuk jeroan, ia mengingatkan agar bahan tersebut dimasak terlebih dahulu sebelum disimpan dalam kondisi beku.</p>
<p>Menurutnya, daging kurban dapat langsung diolah, disimpan di lemari pendingin, atau dibekukan di freezer sesuai kebutuhan. Untuk penyimpanan jangka lebih lama, daging dibekukan dalam freezer dan dikemas berdasarkan porsi konsumsi keluarga.</p>
<p>“Olahan daging dapat disimpan beku dalam kemasan sesuai porsi per sajian keluarga dan sebelum disajikan. Sebelum dimasak, daging beku harus di-thawing dengan cara yang benar dan dipanaskan,” jelasnya dikutip dari laman ipb.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>Proses thawing atau pencairan daging beku dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti memindahkannya ke dalam kulkas, merendam daging dalam air dingin tanpa membuka kemasan, menggunakan papan besi higienis khusus, atau memanfaatkan microwave.</p>
<p>“Hindari melakukan thawing daging beku pada suhu ruang tanpa kemasan. Selain itu, hindari membekukan kembali daging yang sudah di-thawing,” tuturnya.</p>
<p>Dalam pengolahan daging kurban, Tuti juga mengingatkan masyarakat untuk tidak langsung memasak daging yang masih dalam kondisi beku karena dapat membuat teksturnya menjadi alot.</p>
<p>Ia menyarankan penggunaan rempah-rempah yang kaya antioksidan agar olahan daging menjadi lebih sehat sekaligus memiliki cita rasa yang lebih baik. Selain itu, proses memasak juga harus menggunakan suhu dan waktu yang cukup agar daging matang sempurna, baik dengan cara direbus, dipanggang, dibakar, maupun digoreng.</p>
<p>Ia mengingatkan agar masyarakat tidak memasak daging hingga gosong, terutama saat membuat sate atau daging bakar. Bagi yang ingin membuat sate lebih empuk, ia menyarankan penggunaan parutan nanas atau membungkus daging dengan daun pepaya sebelum dimasak.</p>
<p>Sementara itu, untuk daging beku yang akan diolah, ia menganjurkan agar daging direndam terlebih dahulu dalam air dingin tanpa membuka kemasan hingga kembali segar, lalu dimasak sesuai kebutuhan.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/22/jangan-sampai-salah-begini-cara-menyimpan-daging-kurban-agar-tetap-segar/">Jangan Sampai Salah, Begini Cara Menyimpan Daging Kurban agar Tetap Segar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/05/22/jangan-sampai-salah-begini-cara-menyimpan-daging-kurban-agar-tetap-segar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Healing Jadi Andalan, Daging di Jateng Dipastikan Aman dan Melimpah</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/04/16/healing-jadi-andalan-daging-di-jateng-dipastikan-aman-dan-melimpah/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/04/16/healing-jadi-andalan-daging-di-jateng-dipastikan-aman-dan-melimpah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 04:28:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AGRIBISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[daging]]></category>
		<category><![CDATA[Healing]]></category>
		<category><![CDATA[Iduladha]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan hewan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[peternak]]></category>
		<category><![CDATA[peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[PMK]]></category>
		<category><![CDATA[ternak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=15986</guid>

					<description><![CDATA[<p>Semarang &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan produksi daging ternak tetap aman dari ancaman penyakit. Untuk memperkuat upaya tersebut, pemerintah menghadirkan layanan kesehatan hewan keliling melalui program Kesehatan Hewan Keliling atau Healing. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa populasi ternak di wilayahnya mencapai sekitar 6 juta ekor. Selain mampu memenuhi kebutuhan protein hewani di [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/04/16/healing-jadi-andalan-daging-di-jateng-dipastikan-aman-dan-melimpah/">Healing Jadi Andalan, Daging di Jateng Dipastikan Aman dan Melimpah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Semarang</b> &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan produksi daging ternak tetap aman dari ancaman penyakit. Untuk memperkuat upaya tersebut, pemerintah menghadirkan layanan kesehatan hewan keliling melalui program Kesehatan Hewan Keliling atau Healing.</p>
<p>Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa populasi ternak di wilayahnya mencapai sekitar 6 juta ekor. Selain mampu memenuhi kebutuhan protein hewani di 35 kabupaten/kota, produksi daging, telur, dan susu dari Jawa Tengah juga berkontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan nasional.</p>
<p>Program Healing sendiri memberikan berbagai layanan gratis, mulai dari pengobatan, vaksinasi, hingga pemeriksaan kebuntingan. Selain itu, tersedia pula bantuan pakan bagi ternak yang terdampak bencana, serta dukungan teknologi seperti ultrasonografi mobile.</p>
<p>“Kita melakukan pengecekan karena sebentar lagi Idul Adha. Populasi ternak Provinsi Jawa Tengah mencapai 6,3 juta ekor. Artinya besar sekali. Kami tidak ingin ditemukan penyakit-penyakit ternak,” ujar Luthfi di Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Sragen, Rabu (15/4).</p>
<p>Terkait produksi, ia menyebut Jawa Tengah mampu memenuhi kebutuhan pasar lokal. Pada 2024, kontribusi produksi daging dari provinsi ini mencapai 18,83 persen dari kebutuhan nasional atau menempati posisi kedua secara nasional. Sementara itu, produksi telur menyumbang 13,1 persen dan susu sebesar 9,4 persen.</p>
<figure id="attachment_15987" aria-describedby="caption-attachment-15987" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-15987" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260415-WA0071-scaled-1.jpg" alt="Healing Jadi Andalan, Daging di Jateng Dipastikan Aman dan Melimpah" width="1200" height="800" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260415-WA0071-scaled-1.jpg 1200w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260415-WA0071-scaled-1-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260415-WA0071-scaled-1-1024x683.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260415-WA0071-scaled-1-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260415-WA0071-scaled-1-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260415-WA0071-scaled-1-696x464.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260415-WA0071-scaled-1-1068x712.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-15987" class="wp-caption-text">Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi bersama Dinas Pertanian dan Peternakan saat meninjau layanan kesehatan hewan keliling melalui program Kesehatan Hewan Keliling atau Healing di di Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Sragen, Jawa Tengah, Rabu (15/4/2026). (katafoto/HO/Diskomdigi Jateng)</figcaption></figure>
<p>“Swasembada daging di Provinsi Jawa Tengah sangat mencukupi. Bahkan, penyembelihan di provinsi lain, di tempat kita. Meski kalkulasi dari peternak menurun, tapi tidak mempengaruhi kebutuhan daging di tempat kita,” imbuhnya dikutip dari laman jatengprov.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak), Defransisco Dasilva Tavares, turut menegaskan bahwa kebutuhan daging menjelang Iduladha diperkirakan sekitar 9 persen dari total populasi ternak.</p>
<p>Untuk kebutuhan harian, pihaknya telah menghitung ketersediaan pasokan, termasuk untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebut produksi unggas di Jawa Tengah mencapai sekitar 732 juta ekor.</p>
<p>Program Healing juga berperan penting dalam pengendalian penyakit ternak. Saat ini, kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Jawa Tengah sudah semakin terkendali, dengan total kasus hanya sekitar 10 ekor dan telah ditangani tenaga medis.</p>
<p>“Untuk Iduladha saja, saya menghitung kurang lebih 9 persen dari sekitar 6,3 juta total populasi. Untuk kebutuhan sehari-hari sudah kami antisipasi, termasuk MBG dan SPPG, semuanya sudah dihitung. Jateng itu over suplai, unggas saja punya 732 juta ekor,” ungkapnya.</p>
<p>Dengan kondisi tersebut, pemerintah juga mendorong kemitraan antara peternak dan berbagai pihak yang membutuhkan pasokan, agar tercipta nilai tambah dalam ekosistem peternakan di Jawa Tengah.</p>
<p>Salah satu peternak di Desa Krikilan, Agus Kiswanto, mengapresiasi program Healing karena dinilai sangat membantu, terutama menjelang Iduladha.</p>
<p>“Harapannya, sering-sering ada program seperti ini, khususnya untuk sapi dan kambing. Biar peternak kecil seperti saya bisa terlindungi. Apalagi tahun kemarin ada PMK yang sangat merugikan petani,” pungkasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/04/16/healing-jadi-andalan-daging-di-jateng-dipastikan-aman-dan-melimpah/">Healing Jadi Andalan, Daging di Jateng Dipastikan Aman dan Melimpah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/04/16/healing-jadi-andalan-daging-di-jateng-dipastikan-aman-dan-melimpah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
