<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Indonesia Bebas Buta Huruf - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/indonesia-bebas-buta-huruf/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/indonesia-bebas-buta-huruf/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Sep 2025 14:27:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Indonesia Bebas Buta Huruf - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/indonesia-bebas-buta-huruf/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemerintah Genjot Tuntaskan Buta Aksara Lewat Program Literasi Digital</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/09/09/pemerintah-genjot-tuntaskan-buta-aksara-lewat-program-literasi-digital/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/09/09/pemerintah-genjot-tuntaskan-buta-aksara-lewat-program-literasi-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2025 14:27:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Buta Aksara Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Aksara Internasional 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Bebas Buta Huruf]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Nonformal]]></category>
		<category><![CDATA[PNFI Kemendikbud]]></category>
		<category><![CDATA[Program Keaksaraan 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Program Literasi Digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=12358</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Penuntasan buta aksara masih menjadi salah satu tantangan besar dalam pembangunan pendidikan nasional. Pemerintah pun menegaskan komitmennya dengan menghadirkan berbagai strategi kolaboratif yang melibatkan sekolah formal, lembaga pendidikan nonformal, komunitas literasi, hingga dunia usaha. Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (Dirjen Diksi PKPLK) Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, menyampaikan bahwa angka [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/09/09/pemerintah-genjot-tuntaskan-buta-aksara-lewat-program-literasi-digital/">Pemerintah Genjot Tuntaskan Buta Aksara Lewat Program Literasi Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Penuntasan buta aksara masih menjadi salah satu tantangan besar dalam pembangunan pendidikan nasional. Pemerintah pun menegaskan komitmennya dengan menghadirkan berbagai strategi kolaboratif yang melibatkan sekolah formal, lembaga pendidikan nonformal, komunitas literasi, hingga dunia usaha.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (Dirjen Diksi PKPLK) Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, menyampaikan bahwa angka buta aksara terus menurun dalam lima tahun terakhir.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Pada 2020, persentase buta aksara penduduk usia 15—59 tahun masih 1,71 persen. Angka ini berhasil ditekan menjadi 0,92 persen pada 2024,” ujar Tatang saat membuka Lokakarya Pendidikan Nonformal dan Informal serta Soft Launching Hari Aksara Internasional (HAI) 2025 di Serpong, Tangerang Selatan, Senin (8/9).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut Tatang, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah, satuan pendidikan, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Taman Bacaan Masyarakat (TBM), Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), hingga para pegiat literasi di daerah. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan buta aksara dan literasi masih memerlukan intervensi yang lebih sistematis dan terintegrasi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Indonesia bebas buta aksara hanya bisa terwujud jika seluruh pihak bergerak bersama. Masyarakat harus diajak untuk melek baca sekaligus memahami pentingnya literasi,” tegasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Direktur Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI), Baharudin, menambahkan bahwa tahun ini pihaknya telah menyiapkan sejumlah program intervensi. Beberapa di antaranya adalah Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Keaksaraan 2025, BOP Pemberdayaan Remaja dan Perempuan Dewasa 2025, dukungan bagi relawan literasi, serta revitalisasi SPNF dan digitalisasi pembelajaran.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Program ini bukan hanya memperkuat literasi dasar, tetapi juga membekali warga belajar dengan keterampilan hidup praktis. Kami mendorong keterlibatan mitra, relawan, komunitas literasi, dan dunia usaha agar manfaat program bisa menjangkau lebih banyak masyarakat,” jelas Baharudin.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/09/09/pemerintah-genjot-tuntaskan-buta-aksara-lewat-program-literasi-digital/">Pemerintah Genjot Tuntaskan Buta Aksara Lewat Program Literasi Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/09/09/pemerintah-genjot-tuntaskan-buta-aksara-lewat-program-literasi-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
