<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Inovasi Kesehatan - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/inovasi-kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/inovasi-kesehatan/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 May 2026 01:49:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Inovasi Kesehatan - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/inovasi-kesehatan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cukup Foto, AI Ini Bisa Deteksi Kesehatan Gigi dengan Akurasi Tinggi</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/05/02/cukup-foto-ai-ini-bisa-deteksi-kesehatan-gigi-dengan-akurasi-tinggi/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/05/02/cukup-foto-ai-ini-bisa-deteksi-kesehatan-gigi-dengan-akurasi-tinggi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 01:20:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[AI Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Denteksi]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Gigi]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Medis]]></category>
		<category><![CDATA[Teledentistry]]></category>
		<category><![CDATA[UGM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=16454</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yogyakarta &#8211; Dosen Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, Sekolah Vokasi UGM, Muhammad Fakhurrifqi, S.Kom., M.Cs., mengembangkan platform skrining kesehatan gigi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bernama Denteksi. Inovasi ini memungkinkan pemeriksaan awal kondisi gigi hanya melalui foto yang diambil menggunakan kamera ponsel dari beberapa sudut. Melalui analisis berbasis AI, Denteksi mampu memberikan gambaran menyeluruh [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/02/cukup-foto-ai-ini-bisa-deteksi-kesehatan-gigi-dengan-akurasi-tinggi/">Cukup Foto, AI Ini Bisa Deteksi Kesehatan Gigi dengan Akurasi Tinggi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Yogyakarta</b> &#8211; Dosen Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, Sekolah Vokasi UGM, Muhammad Fakhurrifqi, S.Kom., M.Cs., mengembangkan platform skrining kesehatan gigi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bernama Denteksi. Inovasi ini memungkinkan pemeriksaan awal kondisi gigi hanya melalui foto yang diambil menggunakan kamera ponsel dari beberapa sudut.</p>
<p>Melalui analisis berbasis AI, Denteksi mampu memberikan gambaran menyeluruh terkait kesehatan gigi pengguna. Platform ini mencatat tingkat akurasi hingga 90 persen untuk skrining gigi sehat. Sementara itu, untuk deteksi karies, tingkat akurasinya telah melampaui 80 persen.</p>
<p>Rifqi mengungkapkan, ide pengembangan Denteksi berawal pada 2021 saat pandemi Covid-19. Pembatasan sosial yang diterapkan saat itu menjadi hambatan dalam layanan konsultasi dan pemeriksaan gigi karena terbatasnya interaksi langsung antara dokter dan pasien.</p>
<p>Bersama dua rekan dari Puskesmas Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yakni drg. Dewi Arifahni, MHPM dan drg. Dhinintya Hyta Narissi, Rifqi menginisiasi layanan teledentistry berbasis aplikasi percakapan yang memungkinkan pasien berkonsultasi secara daring. Seiring meningkatnya kebutuhan, tim kemudian mengembangkan teknologi computer vision untuk meningkatkan efektivitas layanan.</p>
<figure id="attachment_16457" aria-describedby="caption-attachment-16457" style="width: 1103px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-16457" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-04-27-at-11.41.15.jpg" alt="Cukup Foto, AI Ini Bisa Deteksi Kesehatan Gigi dengan Akurasi Tinggi" width="1103" height="736" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-04-27-at-11.41.15.jpg 1103w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-04-27-at-11.41.15-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-04-27-at-11.41.15-1024x683.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-04-27-at-11.41.15-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-04-27-at-11.41.15-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-04-27-at-11.41.15-696x464.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-04-27-at-11.41.15-1068x713.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1103px) 100vw, 1103px" /><figcaption id="caption-attachment-16457" class="wp-caption-text">Dosen Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak UGM bersaman sejumlah dokter gigi dari Puskesma memeriksa kondisi gigi melalui foto yang dikembangkan dengan platform skrining kesehatan gigi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bernama Denteksi. (katafoto/HO/Denteksi)</figcaption></figure>
<p>Pengembangan tersebut mencakup penyederhanaan kebutuhan foto menjadi tiga sisi, penyusunan panduan standar pengambilan gambar, hingga integrasi fitur odontogram yang memuat rekam medis serta rekomendasi tindakan. Fitur terbaru ini dirilis pada awal tahun ini.</p>
<p>“Kalau dulu periksa gigi itu kan harus ketemu dokter gigi, diperiksa satu per satu. Nah kalau di Denteksi, cukup foto bagian depan, atas, sama bawah, langsung kelihatan. Versi sekarang, kita menambahkan beberapa algoritma untuk menghadirkan rekam medis, Odontogram. Posisi nomor (gigi) berapa, sakit apa, udah langsung dibuat hasil laporannya dan tingkat akurasi jauh lebih tinggi,” paparnya dikutip dari laman ugm, Selasa (28/4).</p>
<p>Meski telah menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, Rifqi menegaskan bahwa teknologi AI masih bersifat pendukung. Ia menekankan pentingnya peran tenaga profesional dalam proses diagnosis lanjutan.</p>
<p>“Setiap saya ketemu pakar, mereka sudah menerima dan selalu mandukung. Tetapi, skrining kan gunanya untuk mengetahui level awal saja. Kalau ada perlu tindakan lebih lanjut silahkan ketemu dokter gigi. Untuk penegakan diagnosis masih tetap butuh expert,” ujarnya.</p>
<p>Sejak diluncurkan pada Agustus 2022, Denteksi telah meraih sejumlah penghargaan dari berbagai ajang inovasi. Saat masih menggunakan nama Senyumin, platform ini bersama Puskesmas Kebayoran Baru meraih penghargaan kategori mutu pelayanan kesehatan dalam Indonesia Health Innovation Award (IHIA) 2022. Pada tahun yang sama, Denteksi juga menyabet Juara 1 Konvensi Mutu Tingkat Provinsi DKI Jakarta 2022. Pengakuan berlanjut pada 2023 melalui penghargaan Jakarta Innovation Awards (JIA) yang diselenggarakan Bappeda DKI Jakarta.</p>
<p>Pengembangan Denteksi berada di bawah naungan PT Senyum Cerdas Indonesia mampu melakukan skrining terhadap sekitar 100 anak dalam waktu kurang dari tiga jam. Layanan tersebut telah diterapkan di sejumlah wilayah, mulai dari Jakarta, Yogyakarta, hingga Nusa Tenggara Barat.</p>
<p>Meski kolaborasi dengan berbagai pihak masih terus diperluas, platform Denteksi kini sudah dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat melalui laman resminya.</p>
<p>Sebagai penggagas, Rifqi menyatakan pihaknya terbuka terhadap peluang kerja sama dengan berbagai sektor. Ia optimistis Denteksi dapat berkembang sebagai asisten berbasis AI yang mendukung kinerja tenaga medis sekaligus membantu mengatasi keterbatasan jumlah dokter gigi di Indonesia, demi meningkatkan kualitas kesehatan gigi masyarakat di masa depan.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/02/cukup-foto-ai-ini-bisa-deteksi-kesehatan-gigi-dengan-akurasi-tinggi/">Cukup Foto, AI Ini Bisa Deteksi Kesehatan Gigi dengan Akurasi Tinggi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/05/02/cukup-foto-ai-ini-bisa-deteksi-kesehatan-gigi-dengan-akurasi-tinggi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasti Eling Jemput Bola, Ibu Hamil di Tuban Kini Lebih Terpantau</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/01/31/pasti-eling-jemput-bola-ibu-hamil-di-tuban-kini-lebih-terpantau/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/01/31/pasti-eling-jemput-bola-ibu-hamil-di-tuban-kini-lebih-terpantau/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2026 05:37:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[lansia]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasti Eling]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Tuban]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas Parengan]]></category>
		<category><![CDATA[USG Keliling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=14986</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tuban &#8211; Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Puskesmas Parengan terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dengan menghadirkan inovasi Pasti Eling atau Periksa Kesehatan Ibu Hamil dan Pengobatan Keliling. Program ini dirancang untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan dasar sekaligus membantu mengatasi persoalan kemiskinan di sektor kesehatan. Sejak mulai dijalankan pada 2025, inovasi tersebut memberikan dampak nyata, terutama bagi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/01/31/pasti-eling-jemput-bola-ibu-hamil-di-tuban-kini-lebih-terpantau/">Pasti Eling Jemput Bola, Ibu Hamil di Tuban Kini Lebih Terpantau</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Tuban</b> &#8211; Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Puskesmas Parengan terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dengan menghadirkan inovasi Pasti Eling atau <i>Periksa Kesehatan Ibu Hamil dan Pengobatan Keliling</i>. Program ini dirancang untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan dasar sekaligus membantu mengatasi persoalan kemiskinan di sektor kesehatan. Sejak mulai dijalankan pada 2025, inovasi tersebut memberikan dampak nyata, terutama bagi ibu hamil dan lansia yang memiliki keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan.</p>
<p>Kepala Puskesmas Parengan, dr. Eka Ayu MBPS, menyampaikan bahwa layanan Pasti Eling telah menjangkau 10 desa di wilayah kerjanya. Melalui program ini, sebanyak 97 ibu hamil telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan, sementara layanan bagi lansia menjangkau 492 orang.</p>
<p>Menurut dr. Eka, pemeriksaan kehamilan idealnya dilakukan melalui enam tahapan wajib, yang masing-masing memiliki fokus pemeriksaan berbeda. Namun, di lapangan, pemeriksaan pada trimester awal masih kerap terlewat, padahal fase tersebut sangat penting untuk mendeteksi potensi risiko kehamilan sejak dini.</p>
<p>Melalui Pasti Eling, seluruh tahapan pemeriksaan kehamilan dapat dipantau secara lebih teratur. Tim kesehatan juga dapat lebih cepat mengidentifikasi ibu hamil dengan risiko tinggi, seperti posisi janin sungsang, kondisi kekurangan energi kronis pada ibu, kelainan letak plasenta, hingga berat janin yang tidak sesuai dengan usia kehamilan.</p>
<p>“Dengan adanya Pasti Eling, dari enam tahapan pemeriksaan yang harus dijalani ibu hamil, tim kami dapat lebih cepat mendeteksi kehamilan berisiko tinggi,” ujar dr. Eka dikutip dari laman infopublik, Jumat (30/1).</p>
<p>Ia menambahkan, layanan ini memberikan kemudahan bagi masyarakat yang tinggal jauh dari puskesmas. Pendekatan layanan keliling membantu ibu hamil yang terkendala jarak, keterbatasan transportasi, maupun ketiadaan pendamping untuk datang langsung ke fasilitas kesehatan.</p>
<p>Berdasarkan data tahun 2024, tercatat delapan kasus kematian bayi di wilayah kerja Puskesmas Parengan. Hasil evaluasi tim Kesehatan Ibu dan Anak menunjukkan bahwa sebagian besar kasus disebabkan oleh kelahiran prematur serta kelainan bawaan. Kondisi tersebut mendorong penguatan layanan pemeriksaan kehamilan melalui program Pasti Eling.</p>
<p>Keunggulan utama Pasti Eling terletak pada konsep puskesmas keliling yang dilengkapi dengan layanan USG portabel untuk pemeriksaan kehamilan. Selain itu, program ini juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan bagi kelompok lansia dalam satu rangkaian pelayanan.</p>
<p>Dengan pendekatan tersebut, Puskesmas Parengan menjadi salah satu dari 33 puskesmas di Kabupaten Tuban yang mengedepankan pemeriksaan kehamilan berbasis layanan keliling dengan fasilitas USG. Layanan ini juga terbuka bagi warga lintas desa, terutama bagi mereka yang lokasi pelayanannya lebih mudah dijangkau dibandingkan harus datang langsung ke puskesmas.</p>
<p>Manfaat Pasti Eling dirasakan langsung oleh masyarakat. Widya, warga Desa Kumpulrejo, mengaku merasa lebih tenang dengan kehadiran layanan kesehatan di desanya.</p>
<p>“Dengan adanya layanan kesehatan jemput bola ini, kami para ibu hamil merasa lebih aman, diperhatikan, dan terpantau. Sangat membantu, apalagi rumah saya cukup jauh dari puskesmas,” ujar Widya.</p>
<p>Hal serupa disampaikan Kasmulik, seorang lansia asal Desa Kumpulrejo, yang mengaku terbantu dengan layanan kesehatan keliling.</p>
<p>“Saya punya darah tinggi, kolesterol, dan asam urat. Saya senang kalau petugas datang ke sini. Bagi kami lansia, layanan seperti ini sangat membantu karena tidak perlu jauh-jauh ke puskesmas,” tuturnya.</p>
<p>Melalui inovasi Pasti Eling, Puskesmas Parengan terus berupaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat desa. Program ini diharapkan mampu menekan angka kematian ibu dan bayi, sekaligus memperkuat layanan kesehatan dasar yang lebih merata dan inklusif.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/01/31/pasti-eling-jemput-bola-ibu-hamil-di-tuban-kini-lebih-terpantau/">Pasti Eling Jemput Bola, Ibu Hamil di Tuban Kini Lebih Terpantau</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/01/31/pasti-eling-jemput-bola-ibu-hamil-di-tuban-kini-lebih-terpantau/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumas Sakit Ini Gunakan Teknologi Robotik untuk Operasi Bariatrik</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/12/20/rumas-sakit-ini-gunakan-teknologi-robotik-untuk-operasi-bariatrik/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/12/20/rumas-sakit-ini-gunakan-teknologi-robotik-untuk-operasi-bariatrik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2025 08:02:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Bedah Digestif]]></category>
		<category><![CDATA[Bedah Robotik]]></category>
		<category><![CDATA[da Vinci Xi]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Obesitas]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi Bariatrik]]></category>
		<category><![CDATA[Robot Surgery Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[RS EMC Alam Sutera]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Medis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=14382</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tangerang &#8211; RS EMC Alam Sutera mencatat pencapaian penting di dunia layanan kesehatan nasional setelah sukses melaksanakan operasi bariatrik pertama di Indonesia dengan memanfaatkan teknologi da Vinci Xi Robotic Surgery. Terobosan ini menjadi langkah maju dalam penanganan obesitas melalui metode bedah yang lebih presisi, aman, dan minim invasif. Operasi bariatrik merupakan salah satu solusi medis [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/12/20/rumas-sakit-ini-gunakan-teknologi-robotik-untuk-operasi-bariatrik/">Rumas Sakit Ini Gunakan Teknologi Robotik untuk Operasi Bariatrik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Tangerang</b> &#8211; RS EMC Alam Sutera mencatat pencapaian penting di dunia layanan kesehatan nasional setelah sukses melaksanakan operasi bariatrik pertama di Indonesia dengan memanfaatkan teknologi da Vinci Xi Robotic Surgery. Terobosan ini menjadi langkah maju dalam penanganan obesitas melalui metode bedah yang lebih presisi, aman, dan minim invasif.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Operasi bariatrik merupakan salah satu solusi medis bagi pasien obesitas yang tidak berhasil menurunkan berat badan melalui diet dan olahraga. Prosedur ini dilakukan dengan memodifikasi saluran pencernaan untuk membantu mengontrol asupan makanan. Selama lebih dari satu dekade terakhir, RS EMC Alam Sutera telah menangani operasi bariatrik menggunakan metode laparoskopi, dengan total lebih dari 1.200 tindakan. Hasilnya, pasien rata-rata mengalami penurunan berat badan hingga 50–70 persen dalam kurun waktu 12–18 bulan pascaoperasi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kini, dengan hadirnya teknologi robotik da Vinci Xi, prosedur bariatrik dapat dilakukan dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi dan hasil klinis yang lebih optimal.</span></p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-14387" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-20-at-10.53.43.jpg" alt="Rumas Sakit Ini Gunakan Teknologi Robotik untuk Operasi Bariatrik" width="1103" height="735" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-20-at-10.53.43.jpg 1103w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-20-at-10.53.43-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-20-at-10.53.43-1024x682.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-20-at-10.53.43-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-20-at-10.53.43-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-20-at-10.53.43-696x464.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-20-at-10.53.43-1068x712.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1103px) 100vw, 1103px" /></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tindakan bedah bariatrik berbasis robotik ini pertama kali dilakukan pada 11 dan 12 Desember 2025 oleh tim dokter spesialis bedah digestif RS EMC Alam Sutera yang telah menjalani pelatihan khusus penggunaan sistem da Vinci Xi. Teknologi ini memungkinkan visualisasi tiga dimensi yang lebih jelas, kontrol gerakan yang lebih stabil, serta ketelitian tinggi selama prosedur berlangsung.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Manfaat yang dirasakan pasien antara lain nyeri pascaoperasi yang lebih minimal, risiko perdarahan lebih rendah, serta masa pemulihan yang lebih cepat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Presiden Direktur PT Sarana Meditama International sekaligus Direktur RS EMC Alam Sutera, dr. Juniwati Gunawan, M.M., menyampaikan bahwa keberhasilan ini mencerminkan komitmen rumah sakit dalam mengadopsi inovasi medis terkini.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Teknologi bedah robotik bukan untuk menggantikan peran dokter, melainkan menjadi alat bantu yang meningkatkan kemampuan tenaga medis dalam memberikan layanan yang lebih aman, presisi, dan berfokus pada keselamatan pasien. Kami terus berinvestasi pada teknologi dan pengembangan SDM demi pelayanan terbaik,” ujarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, Dokter Spesialis Bedah Subspesialis Digestive RS EMC Alam Sutera, dr. Handy Wing, Sp.B, Subsp.BD(K), FBMS, FICS, FInaCS, menegaskan bahwa penggunaan sistem robotik memberikan keuntungan klinis yang signifikan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Dengan bantuan robotik, tindakan bedah dapat dilakukan dengan ketepatan yang lebih tinggi, terutama pada prosedur kompleks. Hal ini berdampak langsung pada keselamatan pasien dan hasil klinis yang lebih baik,” jelasnya.</span></p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-14384" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-20-at-10.53.43-1.jpg" alt="Rumas Sakit Ini Gunakan Teknologi Robotik untuk Operasi Bariatrik" width="1018" height="679" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-20-at-10.53.43-1.jpg 1018w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-20-at-10.53.43-1-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-20-at-10.53.43-1-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-20-at-10.53.43-1-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-20-at-10.53.43-1-696x464.jpg 696w" sizes="(max-width: 1018px) 100vw, 1018px" /></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain menangani obesitas, operasi bariatrik juga terbukti efektif membantu mengendalikan penyakit penyerta seperti diabetes, hipertensi, serta gangguan metabolik lainnya. Dukungan teknologi robotik diharapkan semakin meningkatkan kualitas hidup pasien.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sistem da Vinci Xi Robotic Surgery sendiri merupakan produk Intuitive Surgical Inc., perusahaan teknologi medis asal Amerika Serikat. Sistem bedah robotik generasi keempat ini dilengkapi dengan empat lengan robotik yang fleksibel serta visualisasi 3D high-definition, memungkinkan dokter menjangkau area sulit dengan presisi tinggi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">RS EMC Alam Sutera juga akan memanfaatkan teknologi da Vinci Xi untuk berbagai tindakan bedah lain, seperti bedah digestif, urologi, hepatobilier, ginekologi, bedah umum, hingga prosedur kompleks lainnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/12/20/rumas-sakit-ini-gunakan-teknologi-robotik-untuk-operasi-bariatrik/">Rumas Sakit Ini Gunakan Teknologi Robotik untuk Operasi Bariatrik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/12/20/rumas-sakit-ini-gunakan-teknologi-robotik-untuk-operasi-bariatrik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Guncang Dunia Medis, UGM Punya Senjata TBScreen.AI untuk Lawan TBC</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/08/10/guncang-dunia-medis-ugm-punya-senjata-tbscreen-ai-untuk-lawan-tbc/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/08/10/guncang-dunia-medis-ugm-punya-senjata-tbscreen-ai-untuk-lawan-tbc/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2025 13:20:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TEKNEWS]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Deteksi TBC]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan digital]]></category>
		<category><![CDATA[TBC Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[TBScreen.AI]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Medis]]></category>
		<category><![CDATA[Tuberkulosis]]></category>
		<category><![CDATA[UGM]]></category>
		<category><![CDATA[WHO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=11598</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yogyakarta &#8211; Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam mengatasi penyakit Tuberkulosis (TBC), yang pada 2024 diperkirakan menyebabkan 125 ribu kematian. Menanggapi kondisi ini, tim peneliti Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika (DIKE) Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dipimpin oleh Wahyono, mengembangkan TBScreen.AI, aplikasi skrining TBC berbasis kecerdasan buatan pertama di Indonesia. Aplikasi ini dapat [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/08/10/guncang-dunia-medis-ugm-punya-senjata-tbscreen-ai-untuk-lawan-tbc/">Guncang Dunia Medis, UGM Punya Senjata TBScreen.AI untuk Lawan TBC</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Yogyakarta</b> &#8211; Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam mengatasi penyakit Tuberkulosis (TBC), yang pada 2024 diperkirakan menyebabkan 125 ribu kematian. Menanggapi kondisi ini, tim peneliti Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika (DIKE) Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dipimpin oleh Wahyono, mengembangkan TBScreen.AI, aplikasi skrining TBC berbasis kecerdasan buatan pertama di Indonesia. Aplikasi ini dapat diakses melalui tautan <a href="http://tbscreen.ai/"><span class="s2">http://tbscreen.ai</span></a>.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Wahyono menjelaskan, inovasi ini selaras dengan strategi pemerintah dalam memberantas TBC, salah satunya dengan memanfaatkan hasil riset dan teknologi, termasuk <i>computer-aided diagnosis</i> (CAD) berbasis <i>artificial intelligence</i> (AI). “Penggunaan teknologi ini diharapkan dapat membantu proses skrining. Bahkan WHO merekomendasikan CAD sebagai alat bantu membaca hasil rontgen dada,” ungkapnya di kampus UGM, Jumat (8/8).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Aplikasi ini dirancang agar dapat digunakan baik oleh tenaga kesehatan maupun masyarakat umum. Pengguna hanya perlu mengunggah foto rontgen dada, dan sistem akan secara otomatis menganalisis serta menampilkan persentase kemungkinan terindikasi TBC. Namun, Wahyono menegaskan, hasil ini bukan diagnosis akhir dan tetap memerlukan konfirmasi dokter.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melansir dari laman ugm, pengembangan TBScreen.AI merupakan bagian dari proyek riset yang didanai program KONEKSI, inisiatif <i>Department of Foreign Affairs and Trade</i> (DFAT) Australia. Proyek ini dipimpin oleh Antonia Morita I. Saktiawati dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM, dengan Wahyono sebagai Koordinator Tim AI. Kolaborasi juga melibatkan University of Melbourne, Monash University Indonesia, Universitas Sebelas Maret, Pusat Rehabilitasi YAKKUM, SAPDA, serta YPKMP.</span></p>
<figure id="attachment_11600" aria-describedby="caption-attachment-11600" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-11600" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/08/TBscreenAI2.jpg" alt="Guncang Dunia Medis, UGM Punya Senjata TBScreen.AI untuk Lawan TBC" width="1200" height="752" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/08/TBscreenAI2.jpg 1200w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/08/TBscreenAI2-300x188.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/08/TBscreenAI2-1024x642.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/08/TBscreenAI2-768x481.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/08/TBscreenAI2-150x94.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/08/TBscreenAI2-696x436.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/08/TBscreenAI2-1068x669.jpg 1068w" sizes="auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-11600" class="wp-caption-text">TBScreen.AI, aplikasi skrining TBC berbasis kecerdasan buatan pertama di Indonesia. (katafoto/HO/Tim Peneliti UGM)</figcaption></figure>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut Wahyono, perancangan aplikasi dimulai dengan mengumpulkan data dari RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Data tersebut divalidasi oleh Tim Klinis yang dipimpin dr. Antonia Morita I. Saktiawati dan Tim Radiologi yang diketuai Prof. Lina Choridah, Sp.Rad(K). Setelah validasi, tim membangun model AI menggunakan <i>Digital Image Processing</i>, <i>Computer Vision</i>, dan <i>Machine Learning</i>.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Model AI dilatih dengan dataset yang dibagi menjadi data <i>training</i> dan <i>validation</i>. Saat ini, tingkat validitasnya mencapai sekitar 64% dari 936 data rontgen yang dianalisis, dan tim masih menunggu tambahan data dari RSUD Mimika untuk meningkatkan akurasi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Fitur utama aplikasi ini adalah skrining otomatis foto rontgen dada, menghasilkan nilai probabilitas terindikasi TBC antara 0–100%. Akses penuh diberikan kepada tenaga kesehatan, sementara masyarakat umum dapat menggunakannya dengan fitur terbatas. Aplikasi ini juga memiliki fungsi pengumpulan dataset tambahan guna memperkaya variasi data dan meningkatkan performa AI.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">TBScreen.AI yang dirilis secara terbatas telah melakukan sosialisasi di Balkesmas Klaten (2 Agustus) dan RSUD Mimika (7 Agustus 2025), yang menjadi proyek percontohan. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Rilis terbatas ini bertujuan untuk mengumpulkan masukan dari tenaga kesehatan di dua lokasi tersebut sebelum peluncuran skala nasional yang direncanakan akhir tahun ini,” jelas Wahyono.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hadirnya TBScreen.AI diharapkan dapat mempercepat deteksi TBC, khususnya di wilayah terpencil atau fasilitas kesehatan yang kekurangan tenaga dokter. </span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/08/10/guncang-dunia-medis-ugm-punya-senjata-tbscreen-ai-untuk-lawan-tbc/">Guncang Dunia Medis, UGM Punya Senjata TBScreen.AI untuk Lawan TBC</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/08/10/guncang-dunia-medis-ugm-punya-senjata-tbscreen-ai-untuk-lawan-tbc/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Teknologi Medis Swedia Jadi Sorotan dalam Kunjungan ke RS Dharmais</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/05/28/teknologi-medis-swedia-jadi-sorotan-dalam-kunjungan-ke-rs-dharmais/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/05/28/teknologi-medis-swedia-jadi-sorotan-dalam-kunjungan-ke-rs-dharmais/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 May 2025 12:34:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Acko Ankarberg Johansson]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Gunadi Sadikin]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Swedia]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Kesehatan Swedia]]></category>
		<category><![CDATA[RS Kanker Dharmais]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Medis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=9999</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Rumah Sakit Kanker Dharmais (RSKD) mendapat kunjungan dari Menteri Kesehatan Swedia, Acko Ankarberg Johansson, yang datang bersama rombongan dan didampingi oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, pada Selasa (27/05). Kerja sama ini adalah pengembangan layanan kanker, termasuk pemanfaatan teknologi mutakhir. Direktur Utama RS Kanker Dharmais, Soeko Werdi Nindito, menyambut baik kolaborasi ini. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/05/28/teknologi-medis-swedia-jadi-sorotan-dalam-kunjungan-ke-rs-dharmais/">Teknologi Medis Swedia Jadi Sorotan dalam Kunjungan ke RS Dharmais</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta </b>&#8211; Rumah Sakit Kanker Dharmais (RSKD) mendapat kunjungan dari Menteri Kesehatan Swedia, Acko Ankarberg Johansson, yang datang bersama rombongan dan didampingi oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, pada Selasa (27/05). Kerja sama ini adalah pengembangan layanan kanker, termasuk pemanfaatan teknologi mutakhir.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Direktur Utama RS Kanker Dharmais, Soeko Werdi Nindito, menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, kemitraan dengan Swedia bisa menjadi awal penting dalam mendorong transformasi layanan onkologi di Indonesia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Saya berharap teknologi alat kesehatan canggih dari Swedia bisa diadopsi, bukan hanya di Dharmais, tapi juga di berbagai rumah sakit di daerah dan rumah sakit vertikal di seluruh Indonesia,” ujar Soeko dikutip dari keterangan tertulis. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Delegasi Swedia terdiri dari perwakilan industri alat kesehatan, akademisi dari Karolinska Institute, dan penyedia layanan kesehatan. Kunjungan ini memberi ruang untuk dialog terbuka dan observasi langsung mengenai sistem layanan kanker yang dimiliki Indonesia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Soeko mengungkapkan bahwa Indonesia menghadapi tantangan besar dalam penyediaan layanan kesehatan karena jumlah penduduk yang sangat besar jika dibandingkan Swedia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Swedia hanya punya sekitar 10 juta penduduk, sementara Indonesia mencapai 280 juta. Mereka cukup terkejut dengan jumlah pasien di rumah sakit kami. Karena itu, kami berharap kolaborasi ini bisa menghadirkan solusi berbasis teknologi yang membuat pelayanan lebih efisien dan mudah diakses,” jelasnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/05/28/teknologi-medis-swedia-jadi-sorotan-dalam-kunjungan-ke-rs-dharmais/">Teknologi Medis Swedia Jadi Sorotan dalam Kunjungan ke RS Dharmais</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/05/28/teknologi-medis-swedia-jadi-sorotan-dalam-kunjungan-ke-rs-dharmais/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bill Gates Apresiasi Komitmen Prabowo dalam Kesehatan dan Ketahanan Pangan</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/05/07/bill-gates-apresiasi-komitmen-prabowo-dalam-kesehatan-dan-ketahanan-pangan/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/05/07/bill-gates-apresiasi-komitmen-prabowo-dalam-kesehatan-dan-ketahanan-pangan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 May 2025 06:11:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Bill Gates]]></category>
		<category><![CDATA[Gates Foundation]]></category>
		<category><![CDATA[Gizi Ibu Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja sama internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://katafoto.id/?p=9593</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Presiden Prabowo Subianto, menerima kunjungan tokoh filantropi dunia sekaligus pendiri Gates Foundation, Bill Gates, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, (07/05/2025). Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan dan memperkuat sektor pertanian sebagai bagian dari strategi pembangunan nasional yang berkelanjutan. Bill Gates menyampaikan apresiasinya atas langkah progresif [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/05/07/bill-gates-apresiasi-komitmen-prabowo-dalam-kesehatan-dan-ketahanan-pangan/">Bill Gates Apresiasi Komitmen Prabowo dalam Kesehatan dan Ketahanan Pangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Presiden Prabowo Subianto, menerima kunjungan tokoh filantropi dunia sekaligus pendiri Gates Foundation, Bill Gates, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, (07/05/2025). Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan dan memperkuat sektor pertanian sebagai bagian dari strategi pembangunan nasional yang berkelanjutan.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Bill Gates menyampaikan apresiasinya atas langkah progresif Indonesia dalam memperkenalkan berbagai vaksin penting, seperti rotavirus, pneumokokus, dan HPV, guna melindungi anak-anak dari penyakit serius. Ia juga menyoroti peran aktif Indonesia dalam uji coba vaksin tuberkulosis (TB), yang menurutnya akan berdampak besar secara global.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">&#8220;Indonesia menjadi teladan dalam mengadopsi vaksin baru, termasuk rotavirus untuk diare, pneumokokus untuk pneumonia, dan kini juga HPV. Ini adalah langkah penting dalam melindungi generasi muda,&#8221; ujar Gates.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Gates juga menyinggung kerja sama yang erat antara Gates Foundation dan pemerintah Indonesia, termasuk kontribusi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebagai anggota Dewan Gavi, organisasi internasional yang fokus pada distribusi vaksin secara merata. Ia menyebutkan bahwa kolaborasi selama pandemi telah menunjukkan hasil yang positif dan menjadi dasar untuk kerja sama lanjutan.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">&#8220;Selama pandemi, hubungan antara Indonesia dan Gavi sangat baik. Menteri Kesehatan memahami organisasi ini secara mendalam, dan kami akan terus memperkuat kolaborasi tersebut,&#8221; tambah Gates.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Lebih lanjut, Gates mengungkapkan dukungannya terhadap inisiatif Indonesia dalam menangani masalah malnutrisi. Ia menyebut Indonesia sebagai negara pertama yang mengimplementasikan program suplemen mikronutrien untuk ibu hamil secara luas—sebuah langkah yang diyakini dapat membawa dampak besar terhadap kesehatan ibu dan bayi.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">&#8220;Program ini memberikan harapan besar bagi peningkatan gizi ibu hamil. Indonesia telah menjadi pionir, dan dampaknya akan terasa dalam jangka panjang,&#8221; kata Gates.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Dalam sektor pertanian, Gates mengapresiasi upaya Indonesia dalam mengembangkan bibit unggul dan mendorong produktivitas, khususnya pada tanaman pangan seperti pisang. Ia menekankan bahwa mendukung petani kecil adalah kunci bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan desa.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">&#8220;Indonesia memiliki keanekaragaman genetik tanaman yang luar biasa. Kami mendukung pengembangan varietas pisang berkualitas tinggi untuk meningkatkan hasil panen dan mengatasi risiko penyakit tanaman,&#8221; jelasnya.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Kunjungan Bill Gates kali ini menjadi momentum untuk memperluas kerja sama di bidang filantropi, kesehatan, dan pertanian berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui inovasi dan kolaborasi lintas sektor.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/05/07/bill-gates-apresiasi-komitmen-prabowo-dalam-kesehatan-dan-ketahanan-pangan/">Bill Gates Apresiasi Komitmen Prabowo dalam Kesehatan dan Ketahanan Pangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/05/07/bill-gates-apresiasi-komitmen-prabowo-dalam-kesehatan-dan-ketahanan-pangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
