<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Inovasi Mahasiswa - Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/inovasi-mahasiswa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/inovasi-mahasiswa/</link>
	<description>Buka Mata Tangkap Momen</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Oct 2025 00:52:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Inovasi Mahasiswa - Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/inovasi-mahasiswa/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mahasiswa UGM Ciptakan Obat Luka Diabetes dari Eceng Gondok dan Mikroalga</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/10/28/mahasiswa-ugm-ciptakan-obat-luka-diabetes-dari-eceng-gondok-dan-mikroalga/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/10/28/mahasiswa-ugm-ciptakan-obat-luka-diabetes-dari-eceng-gondok-dan-mikroalga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 00:52:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Diabetes Melitus]]></category>
		<category><![CDATA[Eceng Gondok]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Mikroalga]]></category>
		<category><![CDATA[Riset UGM]]></category>
		<category><![CDATA[Scaffold Hidrogel]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Medis]]></category>
		<category><![CDATA[UGM]]></category>
		<category><![CDATA[Ulkus Diabetikum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=13333</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yogyakarta &#8211; Kasus Diabetes Melitus (DM) terus meningkat di Indonesia dan kini menyerang berbagai kelompok usia. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran lantaran berisiko memunculkan komplikasi serius, salah satunya ulkus diabetikum—luka kronis yang dapat berujung pada infeksi parah hingga amputasi bila tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Berangkat dari permasalahan tersebut, Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/28/mahasiswa-ugm-ciptakan-obat-luka-diabetes-dari-eceng-gondok-dan-mikroalga/">Mahasiswa UGM Ciptakan Obat Luka Diabetes dari Eceng Gondok dan Mikroalga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Yogyakarta </b>&#8211; Kasus Diabetes Melitus (DM) terus meningkat di Indonesia dan kini menyerang berbagai kelompok usia. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran lantaran berisiko memunculkan komplikasi serius, salah satunya ulkus diabetikum—luka kronis yang dapat berujung pada infeksi parah hingga amputasi bila tidak ditangani dengan cepat dan tepat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berangkat dari permasalahan tersebut, Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang menamakan diri <i>ChloScaf+</i>, mengembangkan scaffold hidrogel berbahan alami dari eceng gondok dan mikroalga. Scaffold hidrogel merupakan biomaterial yang dapat membantu proses regenerasi jaringan pada luka.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Eceng gondok dan mikroalga selama ini dianggap hama perairan, padahal keduanya memiliki potensi besar sebagai bahan alami bernilai ekonomi tinggi, termasuk untuk industri kesehatan,” jelas Pamastadewi Pryankha Hijrianto, mahasiswa Fakultas Biologi UGM sekaligus ketua tim, Kamis (23/10).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tim ChloScaf+ beranggotakan Keanu Saputra Valenka Darmawan (Fakultas Teknologi Pertanian), Gresmawarrenes Jamuss (Fakultas Farmasi), Kamilah Kusuma Maharani (Fakultas Farmasi), dan Lidya Oktaviani (Fakultas Teknik), di bawah bimbingan Tyas Ikhsan Hikmawan,</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pamastadewi menjelaskan, inovasi ini tidak hanya berfokus pada penyembuhan luka, tetapi juga memiliki nilai tambah ekonomi karena memanfaatkan bahan lokal yang ramah lingkungan. Dari hasil penelitian, mereka berhasil membuat scaffold hidrogel berbasis selulosa eceng gondok yang memiliki daya serap tinggi serta dikombinasikan dengan biomassa mikroalga <i>Chlorella vulgaris</i> yang kaya antioksidan dan metabolit sekunder.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kombinasi kedua bahan tersebut dapat mempercepat proses penyembuhan luka ulkus diabetikum secara signifikan,” tutur Gresmawarrenes Jamuss.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain mempercepat penyembuhan, bahan ini juga memiliki aktivitas antibakteri yang penting untuk mencegah infeksi oleh bakteri patogen seperti <i>Staphylococcus aureus</i>, penyebab utama gangrene dan amputasi pada pasien diabetes.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, Lidya Oktaviani menambahkan, proses pembuatan scaffold hidrogel ramah lingkungan dilakukan secara bertahap. Serat kering eceng gondok diolah melalui tahap pembersihan, pemutihan, dan asidifikasi untuk menghasilkan serat selulosa halus. Mikroalga <i>Chlorella vulgaris</i> kemudian dipanen dan dikeringkan menggunakan metode liofilisasi agar menghasilkan biomassa berkualitas tinggi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Setelah proses persiapan bahan, dilakukan formulasi dengan berbagai konsentrasi alga — 0,05%, 0,3%, dan 0,8% — untuk menguji efektivitas dan kualitas produk akhir.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami tidak berhenti di tahap formulasi saja, pengujian intensif terus kami lakukan agar kualitasnya memenuhi standar medis,” ujar Keanu Saputra Valenka.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Keanu menegaskan, inovasi ini juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan Indonesia pada bahan kimia impor yang biasa digunakan dalam industri medis.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami berharap hasil riset ini bisa menjadi dasar pengembangan industri scaffold hidrogel ramah lingkungan di masa depan,” tutupnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/28/mahasiswa-ugm-ciptakan-obat-luka-diabetes-dari-eceng-gondok-dan-mikroalga/">Mahasiswa UGM Ciptakan Obat Luka Diabetes dari Eceng Gondok dan Mikroalga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/10/28/mahasiswa-ugm-ciptakan-obat-luka-diabetes-dari-eceng-gondok-dan-mikroalga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
