<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Investasi daerah - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/investasi-daerah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/investasi-daerah/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Jan 2026 04:27:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Investasi daerah - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/investasi-daerah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Meski Investor Baru Turun, Investasi di Rembang Tembus Rp15,47 Triliun</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/01/23/meski-investor-baru-turun-investasi-di-rembang-tembus-rp1547-triliun/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/01/23/meski-investor-baru-turun-investasi-di-rembang-tembus-rp1547-triliun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 04:27:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI dan KINERJA]]></category>
		<category><![CDATA[DPMPTSP Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Izin Gampil]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Perizinan Usaha]]></category>
		<category><![CDATA[Pertumbuhan ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Tenaga Kerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=14869</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rembang &#8211; Pemerintah Kabupaten Rembang mencatat kinerja positif dalam realisasi investasi daerah. Hingga akhir 2025, nilai investasi kumulatif di wilayah tersebut mencapai Rp15,47 triliun dan berkontribusi pada penyerapan tenaga kerja sebanyak 139.372 orang. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Rembang, Dwi Martopo, menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan tren pertumbuhan investasi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/01/23/meski-investor-baru-turun-investasi-di-rembang-tembus-rp1547-triliun/">Meski Investor Baru Turun, Investasi di Rembang Tembus Rp15,47 Triliun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Rembang</b> &#8211; Pemerintah Kabupaten Rembang mencatat kinerja positif dalam realisasi investasi daerah. Hingga akhir 2025, nilai investasi kumulatif di wilayah tersebut mencapai Rp15,47 triliun dan berkontribusi pada penyerapan tenaga kerja sebanyak 139.372 orang.</p>
<p>Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Rembang, Dwi Martopo, menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan tren pertumbuhan investasi yang terus berlanjut sejak 2019. Saat itu, total investasi kumulatif masih berada di angka Rp8 triliun, kemudian meningkat menjadi Rp11,84 triliun pada 2022, naik lagi menjadi Rp13,99 triliun pada 2024, dan terus bertambah hingga Rp15,47 triliun pada 2025.</p>
<p>Menurut Martopo, pada 2025 pertumbuhan nilai investasi mencapai 11 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan capaian 2024 yang sebesar 8,7 persen, sekaligus melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Rembang 2025 yang ditetapkan sebesar 7,32 persen.</p>
<p>Melansir dari lama jateng prov, meskipun jumlah investor baru pada 2025 tercatat menurun menjadi 4.309 investor dibandingkan 5.666 investor pada tahun sebelumnya, kondisi tersebut tidak berdampak pada peningkatan nilai investasi maupun penyerapan tenaga kerja. Hal ini menunjukkan adanya penguatan dan ekspansi dari pelaku usaha yang telah beroperasi di Kabupaten Rembang.</p>
<p>Seiring dengan peningkatan investasi, jumlah tenaga kerja yang terserap juga terus bertambah. Hingga akhir 2025, total tenaga kerja yang terserap mencapai 139.372 orang. Meski secara persentase pertumbuhan tahunan mengalami penyesuaian, dari 43 persen pada 2023 menjadi 21 persen pada 2025, secara jumlah absolut tren penyerapan tenaga kerja tetap meningkat setiap tahun.</p>
<p>Untuk menjaga iklim investasi yang kondusif, DPMPTSP Kabupaten Rembang terus berupaya meningkatkan kualitas layanan perizinan. Optimalisasi sistem perizinan menjadi prioritas agar proses investasi berjalan lebih cepat, mudah, dan transparan, sehingga mampu memperkuat kepercayaan investor.</p>
<p>“Fokus kami adalah pelayanan perizinan yang cepat. Walaupun sudah ada aplikasi Izin Gampil, pelayanan maksimal tetap harus diberikan. Jika proses perizinan berjalan cepat, persepsi masyarakat dan investor terhadap Rembang akan semakin positif,” ujar Martopo.</p>
<p>Ia menambahkan, kemudahan perizinan juga harus diimbangi dengan pengawasan yang ketat agar tidak disalahgunakan. Dalam konteks investasi, pihaknya terus melakukan pembelajaran dan pendampingan, seiring dengan mulai terbentuknya antrean sejumlah perusahaan yang saat ini tengah memproses rencana investasi di Kabupaten Rembang.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/01/23/meski-investor-baru-turun-investasi-di-rembang-tembus-rp1547-triliun/">Meski Investor Baru Turun, Investasi di Rembang Tembus Rp15,47 Triliun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/01/23/meski-investor-baru-turun-investasi-di-rembang-tembus-rp1547-triliun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Energi Hijau dari Kelapa, Banyuasin Bangun Pabrik Bio-Avtur Pertama di Dunia</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/01/20/energi-hijau-dari-kelapa-banyuasin-bangun-pabrik-bio-avtur-pertama-di-dunia/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/01/20/energi-hijau-dari-kelapa-banyuasin-bangun-pabrik-bio-avtur-pertama-di-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2026 15:54:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ENERGI]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuasin]]></category>
		<category><![CDATA[Bio-Avtur]]></category>
		<category><![CDATA[energi ramah lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[energi terbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[Hilirisasi Kelapa]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[transisi energi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=14820</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sumatra Selatan &#8211; Provinsi Sumatra Selatan kembali menorehkan pencapaian penting di sektor energi terbarukan. Gubernur Sumsel H. Herman Deru secara resmi memulai pembangunan pabrik bahan baku Bio-Avtur milik PT Green Power Palembang melalui prosesi peletakan batu pertama di Kawasan Tanjung Api-Api, Kabupaten Banyuasin, Selasa (20/1). Pembangunan fasilitas ini menjadi langkah monumental, bukan hanya bagi daerah, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/01/20/energi-hijau-dari-kelapa-banyuasin-bangun-pabrik-bio-avtur-pertama-di-dunia/">Energi Hijau dari Kelapa, Banyuasin Bangun Pabrik Bio-Avtur Pertama di Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Sumatra Selatan</b> &#8211; Provinsi Sumatra Selatan kembali menorehkan pencapaian penting di sektor energi terbarukan. Gubernur Sumsel H. Herman Deru secara resmi memulai pembangunan pabrik bahan baku Bio-Avtur milik PT Green Power Palembang melalui prosesi peletakan batu pertama di Kawasan Tanjung Api-Api, Kabupaten Banyuasin, Selasa (20/1).</p>
<p>Pembangunan fasilitas ini menjadi langkah monumental, bukan hanya bagi daerah, tetapi juga di tingkat global. Pasalnya, pabrik tersebut merupakan yang pertama di dunia yang memanfaatkan kelapa sebagai bahan baku utama produksi bahan bakar pesawat ramah lingkungan atau Bio-Avtur.</p>
<p>Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa proyek ini mencerminkan komitmen Sumatra Selatan dalam mendorong percepatan transisi energi nasional. Ia menyampaikan bahwa ketergantungan pada energi fosil harus segera dikurangi, sementara potensi energi terbarukan perlu dimaksimalkan.</p>
<p>Menurutnya, Kabupaten Banyuasin dipilih karena memiliki sumber daya kelapa yang melimpah serta dukungan masyarakat yang kuat. Proyek ini dinilai sebagai bentuk hilirisasi nyata yang tidak hanya berorientasi pada industri, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi petani kelapa lokal.</p>
<figure id="attachment_14822" aria-describedby="caption-attachment-14822" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-14822" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/01/2oB3z3JhIWxHiS4yNF4XfEUC6HAgcLGnbJZkw4nv.jpg" alt="Energi Hijau dari Kelapa, Banyuasin Bangun Pabrik Bio-Avtur Pertama di Dunia" width="1200" height="801" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/01/2oB3z3JhIWxHiS4yNF4XfEUC6HAgcLGnbJZkw4nv.jpg 1200w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/01/2oB3z3JhIWxHiS4yNF4XfEUC6HAgcLGnbJZkw4nv-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/01/2oB3z3JhIWxHiS4yNF4XfEUC6HAgcLGnbJZkw4nv-1024x684.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/01/2oB3z3JhIWxHiS4yNF4XfEUC6HAgcLGnbJZkw4nv-768x513.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/01/2oB3z3JhIWxHiS4yNF4XfEUC6HAgcLGnbJZkw4nv-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/01/2oB3z3JhIWxHiS4yNF4XfEUC6HAgcLGnbJZkw4nv-696x465.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/01/2oB3z3JhIWxHiS4yNF4XfEUC6HAgcLGnbJZkw4nv-1068x713.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-14822" class="wp-caption-text">Suasana lokasi pembangunan pabrik bahan baku Bio-Avtur milik PT Green Power Palembang di kawasan Tanjung Api-Api, Kabupaten Banyuasin, Selasa (20/1/2026) (katafoto/HO/Humas Sumsel)</figcaption></figure>
<p>&#8220;Kita sadar energi fosil akan habis. Inilah masa depan kita. Banyuasin dipilih karena potensi kelapanya yang luar biasa serta keramahan warganya. Ini adalah hilirisasi nyata yang akan mengangkat martabat petani kelapa kita,&#8221; ujar Herman Deru</p>
<p>Pabrik Bio-Avtur ini dibangun di atas lahan seluas 3 hektare dengan total luas bangunan mencapai 9.500 meter persegi. Fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada April 2027. Dengan nilai investasi awal sekitar Rp310 miliar, pabrik ini diproyeksikan mampu memproduksi hingga 30.000 ton Crude Coconut Oil (CCO) per tahun atau setara dengan 100 ton per hari, yang akan digunakan sebagai bahan baku utama Bio-Avtur.</p>
<p>Selain mendorong agenda energi hijau, kehadiran PT Green Power Palembang juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Operasional pabrik ini diperkirakan dapat menyerap lebih dari 500 tenaga kerja, dengan prioritas perekrutan bagi masyarakat setempat.</p>
<p>Gubernur Herman Deru pun berharap pabrik ini dapat tumbuh berkelanjutan dan menjadi penggerak ekonomi baru bagi Kabupaten Banyuasin, sekaligus meninggalkan manfaat jangka panjang bagi daerah.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Banyuasin H. Askolani menyebut peresmian pembangunan pabrik Bio-Avtur sebagai momentum bersejarah. Ia mengungkapkan bahwa Banyuasin merupakan salah satu daerah penghasil kelapa terbesar di Indonesia, menempati peringkat keenam secara nasional. Dengan berdirinya pabrik ini, rantai distribusi bahan baku menjadi lebih efisien sekaligus menjamin keberlanjutan pasokan kelapa untuk industri.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/01/20/energi-hijau-dari-kelapa-banyuasin-bangun-pabrik-bio-avtur-pertama-di-dunia/">Energi Hijau dari Kelapa, Banyuasin Bangun Pabrik Bio-Avtur Pertama di Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/01/20/energi-hijau-dari-kelapa-banyuasin-bangun-pabrik-bio-avtur-pertama-di-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jateng Lampung Teken 11 Kerja Sama, Nilai Transaksi Tembus Rp832 Miliar per Tahun</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/01/07/jateng-lampung-teken-11-kerja-sama-nilai-transaksi-tembus-rp832-miliar-per-tahun/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/01/07/jateng-lampung-teken-11-kerja-sama-nilai-transaksi-tembus-rp832-miliar-per-tahun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2026 12:48:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI dan KINERJA]]></category>
		<category><![CDATA[BUMD]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[energi terbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[Hipmi]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[KADIN]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja sama antar daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan vokasi]]></category>
		<category><![CDATA[Perdagangan antar provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian dan pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=14642</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lampung &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperluas sinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung melalui penandatanganan 11 kesepakatan kerja sama lintas sektor. Nilai transaksi dari kolaborasi tersebut diperkirakan mencapai Rp832,3 miliar per tahun. Prosesi penandatanganan disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Mahan Agung, Bandar Lampung, Selasa (6/1) malam. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/01/07/jateng-lampung-teken-11-kerja-sama-nilai-transaksi-tembus-rp832-miliar-per-tahun/">Jateng Lampung Teken 11 Kerja Sama, Nilai Transaksi Tembus Rp832 Miliar per Tahun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Lampung</b> &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperluas sinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung melalui penandatanganan 11 kesepakatan kerja sama lintas sektor. Nilai transaksi dari kolaborasi tersebut diperkirakan mencapai Rp832,3 miliar per tahun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Prosesi penandatanganan disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Mahan Agung, Bandar Lampung, Selasa (6/1) malam.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebelas kerja sama itu mencakup berbagai bidang strategis, mulai dari pendidikan, industri, perdagangan, energi, pertanian, hingga pariwisata. Di sektor pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kedua provinsi sepakat memperkuat pendidikan vokasi melalui penyelenggaraan program SMK Kembar. Sementara itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan menjalin kerja sama pengembangan sektor industri dan perdagangan. Kedua kesepakatan tersebut berlaku selama lima tahun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kerja sama lainnya melibatkan badan usaha milik daerah (BUMD), antara lain pemanfaatan gas bumi dan pengembangan energi baru terbarukan oleh PT Jateng Petro Energi (JPEN) bersama PT Lampung Jasa Utama (Perseroda). Selain itu, perdagangan multi komoditas digarap oleh PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (Perseroda) dengan PT Wahana Raharja (Perseroda).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di sektor pangan, PT Jateng Argo Berdikari (Perseroda) menjalin kemitraan dengan PT Wahana Raharja dan Koperasi Produsen Agro Gelem Hijau untuk penyediaan bahan pangan hasil pertanian dan perkebunan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kolaborasi juga diperluas melalui asosiasi pengusaha. Hipmi Jawa Tengah dan Hipmi Lampung sepakat meningkatkan kapasitas kelembagaan di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, serta sektor maritim, kelautan, dan perikanan. Sementara itu, Astindo Jateng dan Astindo Lampung bekerja sama dalam pengembangan sektor pariwisata.</span></p>
<figure id="attachment_14643" aria-describedby="caption-attachment-14643" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-14643" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/01/Kerja-sama-Jateng-Lampung.jpg" alt="Jateng Lampung Teken 11 Kerja Sama, Nilai Transaksi Tembus Rp832 Miliar per Tahun" width="1200" height="800" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/01/Kerja-sama-Jateng-Lampung.jpg 1200w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/01/Kerja-sama-Jateng-Lampung-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/01/Kerja-sama-Jateng-Lampung-1024x683.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/01/Kerja-sama-Jateng-Lampung-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/01/Kerja-sama-Jateng-Lampung-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/01/Kerja-sama-Jateng-Lampung-696x464.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/01/Kerja-sama-Jateng-Lampung-1068x712.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-14643" class="wp-caption-text">Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, perwakilan Kadin Jawa Tengah, Kadin Lampung dan badan usaha milik daerah (BUMD) foto bersama pada acara 11 kesepakatan kerja sama lintas sektor di berbagai bidang strategis di Bandar Lampung, Selasa (6/1/2025) malam. (katafoto/HO/Humas Jateng)</figcaption></figure>
<p class="p1"><span class="s1">Kadin Jawa Tengah dan Kadin Lampung turut menjalin kesepakatan perdagangan berbagai komoditas strategis, seperti garam, gula, kelapa, jahe gajah, beras, buah-buahan, kapulaga, singkong, tepung tapioka, produk kerajinan, udang, hingga sapi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kemitraan bisnis juga terjalin antara PT Goldensnack Mas Sejahtera dan PT Asindo Tech terkait suplai bahan baku tepung tapioka. Selain itu, PT Fajar Mulia Transindo bersama PT Wahana Raharja (Perseroda) bekerja sama dalam penguatan rantai pasok industri dan perdagangan, meliputi gula kristal, inalar, kopi, bawang putih, dan komoditas lainnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, kerja sama ini bertujuan mendorong lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di kedua provinsi. Kesepakatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan antargubernur yang berlangsung di Kepulauan Riau pada Juni 2025.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kerja sama ini dirancang agar kedua provinsi bisa tumbuh dan berkembang bersama,” ujar Luthfi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menegaskan, kolaborasi tersebut bukan untuk membandingkan tingkat kemajuan daerah, melainkan membangun konektivitas melalui konsep pemerintahan kolaboratif. Langkah ini juga sejalan dengan agenda nasional pemerataan pembangunan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Harapannya, seluruh kerja sama ini dapat terealisasi dengan baik dan mendukung program Presiden,” katanya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam kesempatan tersebut, sejumlah kepala daerah dari Jawa Tengah turut hadir, di antaranya Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, dan Wakil Bupati Temanggung Nadia Muna, yang memaparkan potensi daerah masing-masing.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan optimisme terhadap keberlanjutan kolaborasi kedua provinsi. Menurutnya, kerja sama mencakup lintas organisasi perangkat daerah hingga asosiasi pengusaha.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami berharap terbangun hubungan kolaboratif yang kuat, saling mendukung, dan saling menguatkan antara Lampung dan Jawa Tengah,” ujarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menambahkan, Jawa Tengah kerap menjadi rujukan nasional dalam pengelolaan investasi dan pengembangan kawasan industri. Dalam berbagai pertemuan dengan pemerintah pusat, provinsi tersebut sering dijadikan contoh, terutama terkait masuknya investasi, keamanan, dan dukungan kawasan industri.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di luar 11 kerja sama baru ini, Jawa Tengah dan Lampung sebelumnya juga telah menjalin kolaborasi pada 2025 di sejumlah bidang, seperti koperasi dan UMKM, layanan sosial, serta perdagangan komoditas pangan, termasuk cabai rawit dan bawang merah.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/01/07/jateng-lampung-teken-11-kerja-sama-nilai-transaksi-tembus-rp832-miliar-per-tahun/">Jateng Lampung Teken 11 Kerja Sama, Nilai Transaksi Tembus Rp832 Miliar per Tahun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/01/07/jateng-lampung-teken-11-kerja-sama-nilai-transaksi-tembus-rp832-miliar-per-tahun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
