<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>investasi Jawa Tengah - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/investasi-jawa-tengah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/investasi-jawa-tengah/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Jul 2026 00:50:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>investasi Jawa Tengah - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/investasi-jawa-tengah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jawa Tengah Siap Jadi Raja Susu Nasional, Peternakan Sapi Perah Terbesar Dibangun</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/07/21/jawa-tengah-siap-jadi-raja-susu-nasional-peternakan-sapi-perah-terbesar-dibangun/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/07/21/jawa-tengah-siap-jadi-raja-susu-nasional-peternakan-sapi-perah-terbesar-dibangun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 00:50:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AGRIBISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Susu Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[investasi Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan Sapi Perah]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi Susu]]></category>
		<category><![CDATA[Sapi Perah]]></category>
		<category><![CDATA[Saviora Group]]></category>
		<category><![CDATA[Swasembada Susu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=18551</guid>

					<description><![CDATA[<p>Brebes &#8211; Jawa Tengah segera memiliki peternakan sapi perah terpadu berskala besar. Fasilitas yang mampu menampung hingga 30.000 ekor sapi perah itu mulai dibangun di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Brebes melalui proyek investasi PT Global Dairi Bersama. Dimulainya pembangunan ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Senin (20/7) dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/07/21/jawa-tengah-siap-jadi-raja-susu-nasional-peternakan-sapi-perah-terbesar-dibangun/">Jawa Tengah Siap Jadi Raja Susu Nasional, Peternakan Sapi Perah Terbesar Dibangun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Brebes </b>&#8211; Jawa Tengah segera memiliki peternakan sapi perah terpadu berskala besar. Fasilitas yang mampu menampung hingga 30.000 ekor sapi perah itu mulai dibangun di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Brebes melalui proyek investasi PT Global Dairi Bersama.</p>
<p>Dimulainya pembangunan ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (<i>groundbreaking</i>) pada Senin (20/7) dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, serta CEO Saviora Group Ihsan Mulia Putri.</p>
<p>Peternakan modern yang berdiri di atas lahan seluas 710 hektare itu tidak hanya difungsikan sebagai pusat budidaya sapi perah. Kawasan tersebut juga akan dilengkapi fasilitas pengolahan susu, instalasi pengolahan limbah menjadi biogas dan pupuk organik, hingga pusat produksi pakan ternak. Total nilai investasi proyek ini diperkirakan mencapai Rp1,2 triliun.</p>
<p>Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan proyek tersebut menjadi salah satu investasi terbesar di sektor peternakan nasional. Menurutnya, keberadaan peternakan dan pabrik susu tersebut akan memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai salah satu sentra industri susu terbesar di Indonesia, bahkan Asia Tenggara.</p>
<p>&#8220;Ini merupakan peternakan dan pabrik susu terbesar di Indonesia dan di Asia Tenggara. Jadi Jawa Tengah akan lebih swasembada pangan terkait dengan produksi susu. Apalagi didukung juga oleh Menteri Pertanian,&#8221; ujar Luthfi.</p>
<p>Ia menjelaskan, populasi sapi perah di Jawa Tengah saat ini mencapai sekitar 77.566 ekor dengan produksi susu sekitar 78.465 ton per tahun. Sementara kebutuhan susu masyarakat mencapai sekitar 94.730 ton per tahun sehingga sebagian pasokan masih didatangkan dari provinsi lain.</p>
<p>Dengan beroperasinya peternakan baru tersebut, Luthfi optimistis kebutuhan susu di Jawa Tengah dapat dipenuhi dari produksi sendiri, bahkan berpotensi memasok kebutuhan nasional.</p>
<p>&#8220;Kebutuhan di Jawa Tengah jelas akan sangat tercukupi dengan adanya investasi ini. Selama ini kita masih membutuhkan sekitar 22 ribu ton susu per tahun dari provinsi lain. Jika peternakan ini beroperasi, produksi susu kita diperkirakan akan melampaui kebutuhan daerah,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain meningkatkan produksi susu, proyek tersebut juga diyakini mampu memperkuat iklim investasi di Jawa Tengah. Menurut Luthfi, provinsi tersebut semakin diminati investor karena didukung stabilitas wilayah, kemudahan perizinan, serta ketersediaan tenaga kerja yang kompetitif.</p>
<p>&#8220;Jawa Tengah kini menjadi salah satu tujuan utama investasi, baik industri padat karya maupun padat modal. Proyek ini bukan hanya menghadirkan investasi besar, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar,&#8221; ujarnya.</p>
<p>CEO Saviora Group, Ihsan Mulia Putri, mengatakan pembangunan PT Global Dairi Bersama merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada susu nasional.</p>
<p>Ia menilai Brebes dipilih sebagai lokasi investasi karena memiliki potensi pertanian yang besar, didukung sumber daya manusia yang produktif, serta komitmen pemerintah daerah dalam mendorong investasi.</p>
<p>&#8220;Kami memilih Brebes di Jawa Tengah karena memiliki potensi agraris yang luar biasa, etos kerja masyarakat yang tinggi, serta dukungan penuh dari pemerintah daerah,&#8221; kata Ihsan.</p>
<p>Menurutnya, peternakan tersebut ditargetkan mampu memproduksi sekitar 180.000 ton susu segar setiap tahun. Kehadiran fasilitas ini diperkirakan akan meningkatkan populasi sapi perah di Jawa Tengah sekitar 32 persen dan mendongkrak produksi susu segar hingga 18–20 persen, sekaligus menjadikan Jawa Tengah sebagai produsen susu terbesar kedua di Indonesia.</p>
<p>Dalam operasionalnya, PT Global Dairi Bersama juga akan menggandeng masyarakat melalui berbagai skema kemitraan. Program tersebut meliputi pengembangan sapi pejantan untuk produksi daging, pengelolaan sapi perah dengan produktivitas di bawah 15 liter susu per hari oleh peternak lokal, serta kerja sama penyediaan pakan ternak.</p>
<p>Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan konsumsi susu nasional terus meningkat seiring bertambahnya kebutuhan gizi masyarakat. Karena itu, pemerintah mendorong peningkatan produksi susu dalam negeri agar ketergantungan terhadap impor dapat dikurangi.</p>
<p>Amran optimistis konsep peternakan terpadu yang dikembangkan PT Global Dairi Bersama dapat mempercepat tercapainya target swasembada susu, baik di Jawa Tengah maupun secara nasional.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/07/21/jawa-tengah-siap-jadi-raja-susu-nasional-peternakan-sapi-perah-terbesar-dibangun/">Jawa Tengah Siap Jadi Raja Susu Nasional, Peternakan Sapi Perah Terbesar Dibangun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/07/21/jawa-tengah-siap-jadi-raja-susu-nasional-peternakan-sapi-perah-terbesar-dibangun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Boyolali Dilirik Investor China, Proyek Air Minum Rp160 Miliar Serap Tenaga Kerja Lokal</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/01/15/boyolali-dilirik-investor-china-proyek-air-minum-rp160-miliar-serap-tenaga-kerja-lokal/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/01/15/boyolali-dilirik-investor-china-proyek-air-minum-rp160-miliar-serap-tenaga-kerja-lokal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 11:57:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI dan KINERJA]]></category>
		<category><![CDATA[Air Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Boyolali]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[investasi 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Asing]]></category>
		<category><![CDATA[investasi Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[investor China]]></category>
		<category><![CDATA[Penyerapan Tenaga Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[proyek air minum]]></category>
		<category><![CDATA[PT Foshan Jinke]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=14731</guid>

					<description><![CDATA[<p>Semarang &#8211; Perusahaan asal Tiongkok, PT Foshan Jinke, berencana merealisasikan investasi di sektor air minum di Provinsi Jawa Tengah. Proyek dengan nilai sekitar Rp160 miliar tersebut akan dipusatkan di Kabupaten Boyolali. Rencana investasi ini dibahas dalam pertemuan antara perwakilan PT Foshan Jinke dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, di Semarang pada Kamis (15/1). [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/01/15/boyolali-dilirik-investor-china-proyek-air-minum-rp160-miliar-serap-tenaga-kerja-lokal/">Boyolali Dilirik Investor China, Proyek Air Minum Rp160 Miliar Serap Tenaga Kerja Lokal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Semarang</b> &#8211; Perusahaan asal Tiongkok, PT Foshan Jinke, berencana merealisasikan investasi di sektor air minum di Provinsi Jawa Tengah. Proyek dengan nilai sekitar Rp160 miliar tersebut akan dipusatkan di Kabupaten Boyolali.</p>
<p>Rencana investasi ini dibahas dalam pertemuan antara perwakilan PT Foshan Jinke dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, di Semarang pada Kamis (15/1).</p>
<p>Saat ini, rencana penanaman modal tersebut telah memasuki tahap persiapan lanjutan. Sebelumnya, PT Foshan Jinke bersama PT Tirta Utama Jawa Tengah (Perseroda) telah melakukan peninjauan terhadap sejumlah sumber mata air di wilayah Jawa Tengah. Dari enam titik yang disurvei, Boyolali dinilai paling memenuhi kriteria karena memiliki kualitas sumber air yang baik serta lokasinya relatif jauh dari kawasan permukiman.</p>
<p>Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyampaikan bahwa rencana investasi ini sejalan dengan agenda pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan tanpa mengesampingkan aspek lingkungan.</p>
<p>Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada dasarnya membuka ruang seluas-luasnya bagi investasi, sepanjang seluruh tahapan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.</p>
<p>“Yang utama harus patuh regulasi. Selain itu, lokasi usaha juga harus benar-benar aman dan tidak bersinggungan dengan lahan pertanian produktif,” ujar Taj Yasin.</p>
<p>Menurutnya, pemilihan Boyolali sebagai lokasi investasi juga mempertimbangkan jarak aman antara sumber mata air dan area permukiman warga.</p>
<p>“Dalam radius satu hingga lima kilometer dari sumber mata air sebaiknya tidak ada permukiman. Lokasi di Boyolali sudah memenuhi syarat tersebut,” jelasnya.</p>
<p>Di sisi lain, perwakilan PT Foshan Jinke, William Yeoh, mengungkapkan bahwa ketertarikan perusahaan berinvestasi di Jawa Tengah didasarkan pada hasil kajian mendalam terhadap kualitas air di wilayah tersebut.</p>
<p>Ia menilai sumber mata air di Jawa Tengah memiliki tingkat kebersihan yang sangat baik dan sesuai dengan standar internasional yang ditetapkan perusahaan.</p>
<p>“Kami telah melakukan riset dan peninjauan langsung. Para investor menilai kualitas air di sini sangat memuaskan dan memenuhi kebutuhan produksi kami,” kata William.</p>
<p>Ia menambahkan, nilai investasi yang disiapkan berkisar antara 7 hingga 10 juta dolar AS atau setara Rp160 miliar. Investasi tersebut diharapkan mampu memperkuat industri air minum di Jawa Tengah sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah, termasuk membuka peluang penyerapan tenaga kerja lokal.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/01/15/boyolali-dilirik-investor-china-proyek-air-minum-rp160-miliar-serap-tenaga-kerja-lokal/">Boyolali Dilirik Investor China, Proyek Air Minum Rp160 Miliar Serap Tenaga Kerja Lokal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/01/15/boyolali-dilirik-investor-china-proyek-air-minum-rp160-miliar-serap-tenaga-kerja-lokal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
