<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jurnalis Indonesia - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/jurnalis-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/jurnalis-indonesia/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Jul 2026 08:32:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Jurnalis Indonesia - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/jurnalis-indonesia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pernyataan &#8216;Londo Ireng&#8217; Picu Protes, Insan Pers Malang Tuntut Permintaan Maaf Presiden</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/07/27/pernyataan-londo-ireng-picu-protes-insan-pers-malang-tuntut-permintaan-maaf-presiden/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/07/27/pernyataan-londo-ireng-picu-protes-insan-pers-malang-tuntut-permintaan-maaf-presiden/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 08:30:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[AJI Malang]]></category>
		<category><![CDATA[IJTI Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalis Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kebebasan Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Londo Ireng]]></category>
		<category><![CDATA[PFI Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[PWI Malang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=18720</guid>

					<description><![CDATA[<p>Malang &#8211; Jurnalis dari berbagai organisasi pers di Malang Raya menggelar aksi damai di kawasan Bundaran Tugu, Kota Malang, Senin (27/7). Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut wartawan dengan istilah &#8220;Londo Ireng&#8221;. Demonstrasi ini diikuti oleh empat organisasi profesi wartawan, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, Ikatan Jurnalis [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/07/27/pernyataan-londo-ireng-picu-protes-insan-pers-malang-tuntut-permintaan-maaf-presiden/">Pernyataan &#8216;Londo Ireng&#8217; Picu Protes, Insan Pers Malang Tuntut Permintaan Maaf Presiden</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Malang</b> &#8211; Jurnalis dari berbagai organisasi pers di Malang Raya menggelar aksi damai di kawasan Bundaran Tugu, Kota Malang, Senin (27/7). Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut wartawan dengan istilah &#8220;Londo Ireng&#8221;.</p>
<p>Demonstrasi ini diikuti oleh empat organisasi profesi wartawan, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Malang, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Malang, dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Malang.</p>
<p>Aksi membawa tema &#8220;Kami Bukan Londo Ireng!&#8221; sebagai bentuk penolakan terhadap penyebutan yang dinilai merendahkan profesi wartawan.</p>
<p>Ketua AJI Malang, Benni Indo, mengatakan istilah tersebut dianggap tidak mencerminkan sejarah panjang perjuangan insan pers di Indonesia. Menurutnya, banyak tokoh nasional yang memiliki latar belakang sebagai jurnalis dan berperan penting dalam perjuangan kemerdekaan.</p>
<p>Ia mencontohkan sejumlah nama seperti WR Supratman, Tirto Adhi Soerjo, Adam Malik, Roehana Koeddoes, hingga HOS Tjokroaminoto yang memiliki kontribusi besar bagi bangsa melalui dunia jurnalistik.</p>
<p>&#8220;Frasa &#8216;Londo Ireng&#8217; yang disematkan kepada wartawan sangat bertentangan dengan sejarah. Banyak pahlawan nasional berasal dari kalangan jurnalis dan memberikan kontribusi besar bagi Indonesia,&#8221; ujar Benni dalam orasinya.</p>
<p>Ketua IJTI Korda Malang Raya, Hilda Daningtyas, juga menyampaikan keberatan atas pernyataan tersebut. Menurutnya, ucapan itu dinilai melukai martabat profesi wartawan yang memiliki tugas menyampaikan informasi secara independen kepada masyarakat.</p>
<p>&#8220;Sebagai kepala negara, Presiden seharusnya memahami bahwa wartawan bukan kepanjangan tangan pihak tertentu. Tugas kami adalah menyampaikan informasi yang benar kepada publik,&#8221; kata Hilda.</p>
<p>Sementara itu, Ketua PWI Malang Raya, Cahyono, menegaskan aksi tersebut bertujuan menyampaikan aspirasi agar Presiden memberikan klarifikasi sekaligus bertanggung jawab secara moral atas pernyataannya.</p>
<p>Menurutnya, para jurnalis berharap Presiden mencabut ucapan tersebut dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada insan pers karena dinilai telah mencederai kehormatan profesi wartawan.</p>
<p>Pandangan serupa disampaikan Ketua PFI Malang, Darmono. Ia menekankan bahwa kritik yang disampaikan media merupakan bagian dari fungsi pers sebagai pilar demokrasi dan bentuk pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.</p>
<p>Darmono menilai pernyataan yang merendahkan profesi jurnalis berpotensi melemahkan peran pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial. Ia mengingatkan bahwa kritik terhadap kebijakan pemerintah merupakan bagian dari tugas jurnalistik yang dijamin dalam sistem demokrasi.</p>
<p>Aksi berlangsung secara damai dengan penyampaian orasi dan tuntutan agar pemerintah menghormati kebebasan pers serta menjaga hubungan yang konstruktif dengan insan media.</p>

		<!-- MasterSlider -->
		<div id="P_MS6a717c7ec6d3d" class="master-slider-parent ms-parent-id-315" style="max-width:800px;" >

			
			<!-- MasterSlider Main -->
			<div id="MS6a717c7ec6d3d" class="master-slider ms-skin-default" >
				 				 

			<div  class="ms-slide" data-delay="3" data-fill-mode="fill"   >
					<img decoding="async" src="https://katafoto.id/wp-content/plugins/masterslider/public/assets/css/blank.gif" alt="Pernyataan &#039;Londo Ireng&#039; Picu Protes, Insan Pers Malang Tuntut Permintaan Maaf Presiden" title="Pernyataan &#039;Londo Ireng&#039; Picu Protes, Insan Pers Malang Tuntut Permintaan Maaf Presiden" data-src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-27-at-14.51.50-1.jpg" />

					<div class="ms-info"><h6><span style="color: #000000;"><em>Jurnalis dari empat organisasi profesi wartawan Malang Raya menggelar aksi damai “Kami Bukan Londo Ireng!” dengan membawa poster di kawasan Bundaran Tugu, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (27/7/2026). (katafoto/HO/PFI Malang)</em></span></h6></div>


	<img decoding="async" class="ms-thumb" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-27-at-14.51.50-1-100x80.jpg" alt="Pernyataan &#039;Londo Ireng&#039; Picu Protes, Insan Pers Malang Tuntut Permintaan Maaf Presiden" />
				</div>
			<div  class="ms-slide" data-delay="3" data-fill-mode="fill"   >
					<img decoding="async" src="https://katafoto.id/wp-content/plugins/masterslider/public/assets/css/blank.gif" alt="Pernyataan &#039;Londo Ireng&#039; Picu Protes, Insan Pers Malang Tuntut Permintaan Maaf Presiden" title="Pernyataan &#039;Londo Ireng&#039; Picu Protes, Insan Pers Malang Tuntut Permintaan Maaf Presiden" data-src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-27-at-14.51.51.jpg" />

					<div class="ms-info"><h6><span style="color: #000000;"><em>Jurnalis dari empat organisasi profesi wartawan Malang Raya menggelar aksi damai “Kami Bukan Londo Ireng!” dengan membawa poster di kawasan Bundaran Tugu, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (27/7/2026). (katafoto/HO/PFI Malang)</em></span></h6></div>


	<img decoding="async" class="ms-thumb" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-27-at-14.51.51-100x80.jpg" alt="Pernyataan &#039;Londo Ireng&#039; Picu Protes, Insan Pers Malang Tuntut Permintaan Maaf Presiden" />
				</div>
			<div  class="ms-slide" data-delay="3" data-fill-mode="fill"   >
					<img decoding="async" src="https://katafoto.id/wp-content/plugins/masterslider/public/assets/css/blank.gif" alt="Pernyataan &#039;Londo Ireng&#039; Picu Protes, Insan Pers Malang Tuntut Permintaan Maaf Presiden" title="Pernyataan &#039;Londo Ireng&#039; Picu Protes, Insan Pers Malang Tuntut Permintaan Maaf Presiden" data-src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-27-at-14.51.50-2.jpg" />

					<div class="ms-info"><h6><span style="color: #000000;"><em>Jurnalis dari empat organisasi profesi wartawan Malang Raya menggelar aksi damai “Kami Bukan Londo Ireng!” dengan membawa poster di kawasan Bundaran Tugu, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (27/7/2026). (katafoto/HO/PFI Malang)</em></span></h6></div>


	<img decoding="async" class="ms-thumb" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-27-at-14.51.50-2-100x80.jpg" alt="Pernyataan &#039;Londo Ireng&#039; Picu Protes, Insan Pers Malang Tuntut Permintaan Maaf Presiden" />
				</div>
			<div  class="ms-slide" data-delay="3" data-fill-mode="fill"   >
					<img decoding="async" src="https://katafoto.id/wp-content/plugins/masterslider/public/assets/css/blank.gif" alt="Pernyataan &#039;Londo Ireng&#039; Picu Protes, Insan Pers Malang Tuntut Permintaan Maaf Presiden" title="Pernyataan &#039;Londo Ireng&#039; Picu Protes, Insan Pers Malang Tuntut Permintaan Maaf Presiden" data-src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-27-at-14.51.50-3.jpg" />

					<div class="ms-info"><h6><span style="color: #000000;"><em>Jurnalis dari empat organisasi profesi wartawan Malang Raya menggelar aksi damai “Kami Bukan Londo Ireng!” dengan membawa poster di kawasan Bundaran Tugu, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (27/7/2026). (katafoto/HO/PFI Malang)</em></span></h6></div>


	<img decoding="async" class="ms-thumb" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-27-at-14.51.50-3-100x80.jpg" alt="Pernyataan &#039;Londo Ireng&#039; Picu Protes, Insan Pers Malang Tuntut Permintaan Maaf Presiden" />
				</div>
			<div  class="ms-slide" data-delay="3" data-fill-mode="fill"   >
					<img decoding="async" src="https://katafoto.id/wp-content/plugins/masterslider/public/assets/css/blank.gif" alt="Pernyataan &#039;Londo Ireng&#039; Picu Protes, Insan Pers Malang Tuntut Permintaan Maaf Presiden" title="Pernyataan &#039;Londo Ireng&#039; Picu Protes, Insan Pers Malang Tuntut Permintaan Maaf Presiden" data-src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-27-at-14.51.48.jpg" />

					<div class="ms-info"><h6><span style="color: #000000;"><em>Jurnalis dari empat organisasi profesi wartawan Malang Raya menggelar aksi damai “Kami Bukan Londo Ireng!” dengan membawa poster di kawasan Bundaran Tugu, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (27/7/2026). (katafoto/HO/PFI Malang)</em></span></h6></div>


	<img decoding="async" class="ms-thumb" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-27-at-14.51.48-100x80.jpg" alt="Pernyataan &#039;Londo Ireng&#039; Picu Protes, Insan Pers Malang Tuntut Permintaan Maaf Presiden" />
				</div>
			<div  class="ms-slide" data-delay="3" data-fill-mode="fill"   >
					<img decoding="async" src="https://katafoto.id/wp-content/plugins/masterslider/public/assets/css/blank.gif" alt="Pernyataan &#039;Londo Ireng&#039; Picu Protes, Insan Pers Malang Tuntut Permintaan Maaf Presiden" title="Pernyataan &#039;Londo Ireng&#039; Picu Protes, Insan Pers Malang Tuntut Permintaan Maaf Presiden" data-src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-27-at-14.51.50.jpg" />

					<div class="ms-info"><h6><span style="color: #000000;"><em>Jurnalis dari empat organisasi profesi wartawan Malang Raya menggelar aksi damai “Kami Bukan Londo Ireng!” dengan membawa poster di kawasan Bundaran Tugu, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (27/7/2026). (katafoto/HO/PFI Malang)</em></span></h6></div>


	<img decoding="async" class="ms-thumb" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-27-at-14.51.50-100x80.jpg" alt="Pernyataan &#039;Londo Ireng&#039; Picu Protes, Insan Pers Malang Tuntut Permintaan Maaf Presiden" />
				</div>

			</div>
			<!-- END MasterSlider Main -->

			 
		</div>
		<!-- END MasterSlider -->

		<script>
		( window.MSReady = window.MSReady || [] ).push( function( $ ) {

			"use strict";
			var masterslider_6d3d = new MasterSlider();

			// slider controls
			masterslider_6d3d.control('bullets'    ,{ autohide:true, overVideo:true, dir:'h', align:'bottom', space:6 , margin:10  });
			masterslider_6d3d.control('thumblist'  ,{ autohide:false, overVideo:true, dir:'h', speed:17, inset:false, arrows:false, hover:false, customClass:'', align:'bottom',type:'thumbs', margin:10, width:100, height:80, space:5, fillMode:'fill'  });
			masterslider_6d3d.control('scrollbar'  ,{ autohide:false, overVideo:true, dir:'h', inset:true, align:'top', color:'#3D3D3D' , margin:10  , width:4 });
			masterslider_6d3d.control('slideinfo'  ,{ autohide:false, overVideo:true, dir:'h', align:'bottom',inset:false , margin:10   });
			// slider setup
			masterslider_6d3d.setup("MS6a717c7ec6d3d", {
				width           : 800,
				height          : 480,
				minHeight       : 0,
				space           : 0,
				start           : 1,
				grabCursor      : true,
				swipe           : true,
				mouse           : true,
				keyboard        : false,
				layout          : "boxed",
				wheel           : false,
				autoplay        : true,
                instantStartLayers:false,
				mobileBGVideo:false,
				loop            : false,
				shuffle         : false,
				preload         : 0,
				heightLimit     : true,
				autoHeight      : false,
				smoothHeight    : true,
				endPause        : false,
				overPause       : true,
				fillMode        : "fill",
				centerControls  : true,
				startOnAppear   : false,
				layersMode      : "center",
				autofillTarget  : "",
				hideLayers      : false,
				fullscreenMargin: 0,
				speed           : 15,
				dir             : "h",
				responsive      : true,
				tabletWidth     : 768,
				tabletHeight    : null,
				phoneWidth      : 480,
				phoneHeight    : null,
				sizingReference : window,
				parallaxMode    : 'swipe',
				view            : "basic"
			});

			
			window.masterslider_instances = window.masterslider_instances || [];
			window.masterslider_instances.push( masterslider_6d3d );
		});
		</script>


<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/07/27/pernyataan-londo-ireng-picu-protes-insan-pers-malang-tuntut-permintaan-maaf-presiden/">Pernyataan &#8216;Londo Ireng&#8217; Picu Protes, Insan Pers Malang Tuntut Permintaan Maaf Presiden</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/07/27/pernyataan-londo-ireng-picu-protes-insan-pers-malang-tuntut-permintaan-maaf-presiden/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AJI Angkat Suara: Kebebasan Pers Bukan Sekadar Seremonial</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/05/03/aji-angkat-suara-kebebasan-pers-bukan-sekadar-seremonial/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/05/03/aji-angkat-suara-kebebasan-pers-bukan-sekadar-seremonial/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 09:57:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[AJI Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Kebebasan Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalis Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kebebasan Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[RSF]]></category>
		<category><![CDATA[Sensor Media]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=16501</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Momentum World Press Freedom Day yang diperingati setiap 3 Mei dimaknai Aliansi Jurnalis Independen sebagai pengingat bahwa kebebasan pers merupakan fondasi utama demokrasi yang sehat, transparan, dan akuntabel—bukan sekadar agenda tahunan. AJI menegaskan, tanpa pers yang bebas, fungsi kontrol terhadap kekuasaan akan melemah. Dalam kondisi tersebut, demokrasi berisiko kehilangan substansi dan hanya menjadi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/03/aji-angkat-suara-kebebasan-pers-bukan-sekadar-seremonial/">AJI Angkat Suara: Kebebasan Pers Bukan Sekadar Seremonial</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta </b>&#8211; Momentum World Press Freedom Day yang diperingati setiap 3 Mei dimaknai Aliansi Jurnalis Independen sebagai pengingat bahwa kebebasan pers merupakan fondasi utama demokrasi yang sehat, transparan, dan akuntabel—bukan sekadar agenda tahunan.</p>
<p>AJI menegaskan, tanpa pers yang bebas, fungsi kontrol terhadap kekuasaan akan melemah. Dalam kondisi tersebut, demokrasi berisiko kehilangan substansi dan hanya menjadi prosedur formal semata.</p>
<p>Peringatan tahun 2026 dinilai harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen global dalam melindungi jurnalis. Kebebasan berekspresi dan hak publik atas informasi, menurut AJI, tidak boleh dikorbankan atas nama stabilitas, keamanan, maupun kepentingan politik jangka pendek.</p>
<p>Namun, situasi di Indonesia dinilai menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Berbagai bentuk kekerasan terhadap jurnalis masih terjadi, mulai dari intimidasi fisik, serangan digital, kriminalisasi, hingga tekanan ekonomi terhadap media.</p>
<p>AJI Indonesia mencatat, sepanjang 2025 terdapat 91 kasus kekerasan terhadap jurnalis, baik secara fisik maupun digital. Sementara itu, laporan Reporters Without Borders menunjukkan peringkat kebebasan pers Indonesia pada 2026 berada di posisi 129 dari 180 negara dengan kategori “sulit”, turun dari posisi 127 pada 2025.</p>
<p>Selain kekerasan, AJI juga menyoroti menguatnya praktik sensor dan swasensor di kalangan media—fenomena yang mengingatkan pada praktik di era Orde Baru.</p>
<p>Sejumlah jurnalis dan redaksi disebut mulai membatasi diri dengan menghindari isu sensitif atau menyesuaikan substansi pemberitaan akibat tekanan politik, ancaman hukum, maupun kepentingan ekonomi.</p>
<p>Di sisi lain, praktik sensor juga dilakukan oleh pihak pemerintah maupun pelaku usaha melalui berbagai bentuk tekanan, seperti permintaan penghapusan berita, perubahan judul atau isi, hingga ancaman penghentian iklan dan kerja sama.</p>
<p>Kondisi ini dinilai sama berbahayanya dengan kekerasan fisik maupun digital karena secara perlahan menggerus independensi dan keberanian pers. Dampaknya, ruang aman bagi jurnalis semakin menyempit, sementara publik berpotensi kehilangan akses terhadap informasi yang akurat dan kritis.</p>
<p>Dalam pernyataannya, AJI Indonesia menyampaikan desakan sebagai berikut:</p>
<p>1. Negara wajib menjamin keselamatan jurnalis, tanpa pengecualian. Setiap kasus kekerasan terhadap jurnalis harus diusut tuntas melalui proses hukum yang transparan, akuntabel, dan independen. Kegagalan menyelesaikan kasus-kasus ini adalah bentuk pembiaran.</p>
<p>2. Hentikan impunitas sekarang juga. Tidak boleh ada kompromi terhadap pelaku kekerasan terhadap jurnalis. Penegakan hukum harus tegas dan tidak diskriminatif. Impunitas adalah musuh utama kebebasan pers.</p>
<p>3. Hentikan praktik sensor. Pemerintah maupun lembaga bisnis wajib paham bahwa pers yang independen adalah pilar keempat demokrasi. Independensi adalah syarat mutlak bagi pers untuk menghasilkan informasi (karya jurnalistik) yang benar. Sehingga siapa pun dapat menggunakan informasi yang benar untuk mengambil keputusan yang tepat. Silakan pasang iklan atau kerja sama dengan media, tapi jangan sensor berita</p>
<p>4. Hentikan praktik swasensor. Perusahaan media mesti ciptakan independensi di ruang redaksi, sehingga para jurnalis tidak lagi melakukan swasensor</p>
<p>5. Hentikan kriminalisasi jurnalis dan gugatan hukum untuk bungkam media atau SLAPP (Strategic Lawsuit Against Public Participation). Aparat penegak hukum, polisi, jaksa maupun hakim mesti hentikan kasus-kasus kriminalisasi dan SLAPP dan serahkan sengketa pers ke Dewan Pers</p>
<p>6. Perkuat solidaritas jurnalis dan media. Di tengah tekanan yang meningkat, solidaritas bukan pilihan, melainkan keharusan. Serangan terhadap satu jurnalis/media adalah serangan terhadap seluruh profesi atau pers.</p>
<p>Melalui peringatan ini, AJI Indonesia kembali mengingatkan bahwa menjaga kebebasan pers adalah tanggung jawab bersama demi keberlangsungan demokrasi yang substantif.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/03/aji-angkat-suara-kebebasan-pers-bukan-sekadar-seremonial/">AJI Angkat Suara: Kebebasan Pers Bukan Sekadar Seremonial</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/05/03/aji-angkat-suara-kebebasan-pers-bukan-sekadar-seremonial/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
