<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kesehatan mental siswa - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/kesehatan-mental-siswa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/kesehatan-mental-siswa/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Jun 2026 03:14:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>kesehatan mental siswa - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/kesehatan-mental-siswa/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wamendikdasmen: Jangan Sampai Teknologi Gantikan Peran Guru di Kelas</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/06/22/wamendikdasmen-jangan-sampai-teknologi-gantikan-peran-guru-di-kelas/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/06/22/wamendikdasmen-jangan-sampai-teknologi-gantikan-peran-guru-di-kelas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 03:14:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Deep Learning]]></category>
		<category><![CDATA[digitalisasi sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Gadget Anak]]></category>
		<category><![CDATA[guru Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan mental siswa]]></category>
		<category><![CDATA[Kreativitas Murid]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=17880</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menekankan pentingnya keseimbangan dalam penerapan digitalisasi di lingkungan sekolah. Pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar dinilai perlu dibarengi dengan metode pembelajaran konvensional agar tidak menghambat kreativitas maupun kesehatan mental peserta didik. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengatakan transformasi digital di dunia [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/06/22/wamendikdasmen-jangan-sampai-teknologi-gantikan-peran-guru-di-kelas/">Wamendikdasmen: Jangan Sampai Teknologi Gantikan Peran Guru di Kelas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> &#8211; Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menekankan pentingnya keseimbangan dalam penerapan digitalisasi di lingkungan sekolah. Pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar dinilai perlu dibarengi dengan metode pembelajaran konvensional agar tidak menghambat kreativitas maupun kesehatan mental peserta didik.</p>
<p>Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengatakan transformasi digital di dunia pendidikan tidak hanya sebatas menghadirkan perangkat teknologi modern, seperti interactive flat panel (IFP), ke ruang kelas. Menurutnya, penggunaan teknologi harus dilakukan secara bijak agar tetap mendukung perkembangan kognitif siswa.</p>
<p>Fajar mengingatkan bahwa kemajuan teknologi jangan sampai membuat siswa menjadi pasif ataupun mengurangi peran guru sebagai pengarah utama dalam proses pembelajaran.</p>
<p>&#8220;Jangan sampai murid kehilangan daya kreativitas dan guru kehilangan inovasinya. Jika hal itu terjadi, artinya teknologi telah menggantikan peran-peran pedagogis guru, dan itu merupakan sebuah musibah,&#8221; kata Fajar dalam acara yang digelar di BBPPMPV BOE Malang, Jawa Timur, Minggu (21/6).</p>
<p>Dilansir dari laman berita satu, ia menilai perkembangan teknologi yang begitu cepat turut menghadirkan berbagai tantangan baru di sektor pendidikan. Beberapa di antaranya adalah menurunnya kemampuan fokus belajar, meningkatnya tingkat kecemasan, hingga munculnya fenomena <i>brain rot</i> akibat penggunaan gawai secara berlebihan.</p>
<p>Untuk menjawab tantangan tersebut, Kemendikdasmen mendorong penerapan transformasi pedagogis melalui pendekatan <i>deep learning</i>. Metode ini menempatkan pengalaman belajar siswa sebagai fokus utama dalam proses pendidikan sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna.</p>
<p>Selain itu, Kemendikdasmen tetap mempertahankan kebiasaan menulis secara manual menggunakan buku tulis. Langkah ini dinilai penting untuk membantu mengembangkan kemampuan motorik halus sekaligus melatih kemampuan berpikir mendalam para siswa.</p>
<p>Implementasi kebijakan tersebut mulai memberikan dampak positif bagi para tenaga pendidik, salah satunya melalui program pelatihan digitalisasi pembelajaran yang diselenggarakan pemerintah.</p>
<p>Ari, guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN), Desain Komunikasi Visual, serta Informatika di SMK Industri Mojokerto, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru terkait pemanfaatan perangkat digital yang tersedia di sekolah.</p>
<p>&#8220;Hal barunya adalah optimalisasi fitur-fitur yang sebelumnya tersembunyi, seperti pengaturan manual untuk memaksimalkan kualitas kamera hingga resolusi 4K,&#8221; ungkap Ari.</p>
<p>Menurutnya, pelatihan tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis guru dalam memanfaatkan teknologi, tetapi juga mendorong budaya berbagi pengetahuan di lingkungan sekolah.</p>
<p>&#8220;Kami di sini hadir sebagai perwakilan sekolah. Tujuan utama dari bimbingan teknis ini adalah pengimbasan. Jadi, sepulang dari sini kami diharapkan bisa menularkan ilmu ini kepada guru-guru lain, minimal satu orang,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Kemendikdasmen menegaskan transformasi pendidikan yang sedang dijalankan bertumpu pada kolaborasi dan peningkatan kapasitas guru. Dengan demikian, teknologi di ruang kelas diharapkan berfungsi sebagai alat pendukung pembelajaran yang dimanfaatkan secara tepat, bijak, dan tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/06/22/wamendikdasmen-jangan-sampai-teknologi-gantikan-peran-guru-di-kelas/">Wamendikdasmen: Jangan Sampai Teknologi Gantikan Peran Guru di Kelas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/06/22/wamendikdasmen-jangan-sampai-teknologi-gantikan-peran-guru-di-kelas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mendikdasmen Dorong Guru Perkuat Mental Siswa untuk Cegah Stres dan Bunuh Diri</title>
		<link>https://katafoto.id/2024/11/18/mendikdasmen-dorong-guru-perkuat-mental-siswa-untuk-cegah-stres-dan-bunuh-diri/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2024/11/18/mendikdasmen-dorong-guru-perkuat-mental-siswa-untuk-cegah-stres-dan-bunuh-diri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Nov 2024 05:15:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[angka bunuh diri remaja]]></category>
		<category><![CDATA[bimbingan konseling]]></category>
		<category><![CDATA[kasus bunuh diri remaja]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan guru]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan mental siswa]]></category>
		<category><![CDATA[Mendikdasmen Abdul Mu’ti]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan karakter siswa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://katafoto.id/?p=5412</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu&#8217;ti, meminta para guru untuk memperluas fokus mereka, tidak hanya pada kegiatan belajar mengajar, tetapi juga pada perhatian terhadap kondisi mental dan kesejahteraan peserta didik. Hal ini disampaikan dalam rangka upaya menekan angka stres dan kasus bunuh diri pada remaja. Mu&#8217;ti menjelaskan bahwa kebijakan baru yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2024/11/18/mendikdasmen-dorong-guru-perkuat-mental-siswa-untuk-cegah-stres-dan-bunuh-diri/">Mendikdasmen Dorong Guru Perkuat Mental Siswa untuk Cegah Stres dan Bunuh Diri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu&#8217;ti, meminta para guru untuk memperluas fokus mereka, tidak hanya pada kegiatan belajar mengajar, tetapi juga pada perhatian terhadap kondisi mental dan kesejahteraan peserta didik. Hal ini disampaikan dalam rangka upaya menekan angka stres dan kasus bunuh diri pada remaja.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1">Mu&#8217;ti menjelaskan bahwa kebijakan baru yang disusun Kementerian Pendidikan mewajibkan guru untuk tidak hanya mengajar sesuai bidang studi, tetapi juga memberikan layanan bimbingan dan konseling. Peran ini tidak lagi hanya terbatas pada guru bimbingan dan konseling (BK).</span></p>
<p class="p3"><span class="s1">&#8220;Selama ini, banyak masalah peserta didik yang terabaikan karena berbagai faktor, seperti kesibukan guru. Dengan kebijakan baru ini, guru tidak hanya mengajar, tetapi juga memberikan layanan bimbingan kepada siswa,&#8221; ujar Abdul Mu&#8217;ti dalam Pertemuan Mendikdasmen dengan Organisasi Penyelenggara Pendidikan di Jakarta Selatan, Senin (18/11) seperti dikutip dari laman antaranews.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1">Mu&#8217;ti juga menyebutkan bahwa pihaknya sedang memperkuat pendidikan karakter di setiap satuan pendidikan. Langkah ini dilakukan melalui pelatihan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1">&#8220;Dengan peningkatan kapasitas guru ini, masalah akademis, psikologis, hingga mental siswa tidak hanya menjadi tanggung jawab guru BK. Peran guru kelas sebagai pembimbing diharapkan dapat membuka ruang yang lebih besar bagi siswa untuk menceritakan masalah mereka,&#8221; imbuhnya</span></p>
<p class="p3"><span class="s1">Mu&#8217;ti menegaskan bahwa layanan konseling akan melibatkan semua guru, tidak hanya untuk menangani masalah akademik tetapi juga terkait kesehatan mental dan psikologis siswa. Hal ini dinilai krusial dalam membangun keterbukaan siswa dan menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung kesehatan mental.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1">Dalam laporan terbaru, Komunitas Pencegahan Bunuh Diri <i>Into The Light Indonesia</i> mencatat adanya 826 kasus bunuh diri sepanjang 2024. Konselor Satgas Pencegahan Primer Into The Light, Rizky Iskandar Sopian, menyebut angka ini sebagai &#8220;fenomena gunung es,&#8221; di mana jumlah kasus sebenarnya bisa jauh lebih besar.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1">Sebagian besar kasus bunuh diri ini terjadi pada usia pelajar. Faktor utama penyebabnya termasuk tekanan akademik, perundungan (bullying), dan minimnya dukungan mental.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1">&#8220;Data ini menunjukkan pentingnya layanan dukungan psikologis di lingkungan sekolah. Kami berharap langkah Kementerian Pendidikan dalam melibatkan semua guru dapat membantu menurunkan angka ini,&#8221; ujar Rizky.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1">Melalui kebijakan yang lebih inklusif, diharapkan peran guru dalam mendukung kesehatan mental siswa dapat semakin diperkuat, sehingga menciptakan generasi muda yang lebih tangguh secara emosional dan psikologis.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2024/11/18/mendikdasmen-dorong-guru-perkuat-mental-siswa-untuk-cegah-stres-dan-bunuh-diri/">Mendikdasmen Dorong Guru Perkuat Mental Siswa untuk Cegah Stres dan Bunuh Diri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2024/11/18/mendikdasmen-dorong-guru-perkuat-mental-siswa-untuk-cegah-stres-dan-bunuh-diri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
