<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Masjid Al Ikhlas - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/masjid-al-ikhlas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/masjid-al-ikhlas/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Jun 2025 14:48:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Masjid Al Ikhlas - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/masjid-al-ikhlas/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kurangi Sampah Plastik, Tradisi Lama Sarangan Dihidupkan Saat Kurban di Kulonprogo</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/06/06/kurangi-sampah-plastik-tradisi-lama-sarangan-dihidupkan-saat-kurban-di-kulonprogo/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/06/06/kurangi-sampah-plastik-tradisi-lama-sarangan-dihidupkan-saat-kurban-di-kulonprogo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Jun 2025 14:48:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha]]></category>
		<category><![CDATA[Kulonprogo]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban Ramah Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban Tanpa Plastik]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Al Ikhlas]]></category>
		<category><![CDATA[Sarangan Daun Kelapa]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=10124</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yogyakarta &#8211; Suasana pembagian daging kurban di Masjid Al Ikhlas, Padukuhan Kopat, Kelurahan Karangsari, Kapanewon Pengasih, Kulonprogo, Yogyakarta, tahun ini terasa istimewa. Di halaman masjid, tampak ratusan anyaman daun kelapa yang tertata rapi, menggantikan peran kantong plastik sebagai wadah pembungkus daging. Alih-alih menggunakan plastik sekali pakai, panitia dan warga sekitar memilih memakai sarangan, wadah tradisional [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/06/06/kurangi-sampah-plastik-tradisi-lama-sarangan-dihidupkan-saat-kurban-di-kulonprogo/">Kurangi Sampah Plastik, Tradisi Lama Sarangan Dihidupkan Saat Kurban di Kulonprogo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Yogyakarta</b> &#8211; Suasana pembagian daging kurban di Masjid Al Ikhlas, Padukuhan Kopat, Kelurahan Karangsari, Kapanewon Pengasih, Kulonprogo, Yogyakarta, tahun ini terasa istimewa. Di halaman masjid, tampak ratusan anyaman daun kelapa yang tertata rapi, menggantikan peran kantong plastik sebagai wadah pembungkus daging.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Alih-alih menggunakan plastik sekali pakai, panitia dan warga sekitar memilih memakai <i>sarangan</i>, wadah tradisional dari daun kelapa tua yang selama ini dikenal dalam tradisi kenduri atau hajatan. Sedikitnya 300 sarangan disiapkan sejak Kamis malam (5 Juni 2025) untuk mendistribusikan daging kurban kepada warga.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami pakai daun kelapa dan daun jati untuk membuat sarangan. Ini jadi wadah pembagian daging kurban tahun ini,” ujar Saleh Riyadi, panitia kurban Masjid Al Ikhlas, Jumat (6/6/2025).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dilansir dari laman berita satu, penggunaan sarangan bukan hanya demi mengurangi sampah plastik, tetapi juga sebagai bentuk pelestarian budaya lokal. Dulu, sarangan lazim digunakan masyarakat saat acara kenduri atau syukuran. Kini, tradisi itu kembali dihidupkan lewat momen Idul Adha.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Dulu sarangan ini memang biasa dipakai buat kenduri. Sekarang kita hidupkan lagi, sekaligus menjaga lingkungan,” tambah Saleh.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tahun ini menjadi kali pertama Masjid Al Ikhlas menerapkan penggunaan sarangan untuk kurban. Inisiatif ini juga menjadi respons nyata terhadap surat edaran Bupati Kulonprogo yang mendorong masyarakat menghindari plastik dalam distribusi daging kurban.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Wakil Bupati Kulonprogo, Ambar Purwoko, memberikan apresiasi atas langkah warga Padukuhan Kopat tersebut. Ia menyebut, penggunaan wadah ramah lingkungan ini patut dijadikan contoh bagi daerah lain.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Saya sangat mengapresiasi warga Padukuhan Kopat. Mereka menindaklanjuti imbauan bupati dengan baik. Ini bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan melalui pengurangan sampah plastik,” ujar Ambar.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tahun ini, Masjid Al Ikhlas menyembelih tiga ekor sapi dan tujuh ekor kambing. Daging kurban kemudian dibagikan kepada sekitar 300 keluarga yang tersebar di empat padukuhan di wilayah tersebut.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/06/06/kurangi-sampah-plastik-tradisi-lama-sarangan-dihidupkan-saat-kurban-di-kulonprogo/">Kurangi Sampah Plastik, Tradisi Lama Sarangan Dihidupkan Saat Kurban di Kulonprogo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/06/06/kurangi-sampah-plastik-tradisi-lama-sarangan-dihidupkan-saat-kurban-di-kulonprogo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
