<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mitologi Jawa - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/mitologi-jawa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/mitologi-jawa/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Thu, 31 Jul 2025 15:40:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Mitologi Jawa - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/mitologi-jawa/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>“Mencari Semar”: Ketika Wayang dan Teknologi Bertemu di Panggung Teater Koma</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/07/31/mencari-semar-ketika-wayang-dan-teknologi-bertemu-di-panggung-teater-koma/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/07/31/mencari-semar-ketika-wayang-dan-teknologi-bertemu-di-panggung-teater-koma/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2025 15:40:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SENI BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[AI dan Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Lakon Fantasi]]></category>
		<category><![CDATA[Mencari Semar]]></category>
		<category><![CDATA[Mitologi Jawa]]></category>
		<category><![CDATA[Pementasan Agustus 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Semar]]></category>
		<category><![CDATA[Seni Pertunjukan]]></category>
		<category><![CDATA[Teater Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Teater Koma]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=11393</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Teater Koma akan mementaskan lakon terbarunya bertajuk “Mencari Semar”, sebuah karya fantasi yang memadukan mitologi Jawa dengan cerita futuristik. Pementasan ini akan berlangsung di Ciputra Artpreneur Theater, Jakarta, mulai 13 hingga 17 Agustus 2025. Disutradarai dan ditulis oleh Rangga Riantiarno, “Mencari Semar” mengangkat isu pergeseran nilai dalam kehidupan modern yang kini semakin dikuasai [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/07/31/mencari-semar-ketika-wayang-dan-teknologi-bertemu-di-panggung-teater-koma/">“Mencari Semar”: Ketika Wayang dan Teknologi Bertemu di Panggung Teater Koma</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Teater Koma akan mementaskan lakon terbarunya bertajuk <i>“Mencari Semar”</i>, sebuah karya fantasi yang memadukan mitologi Jawa dengan cerita futuristik. Pementasan ini akan berlangsung di Ciputra Artpreneur Theater, Jakarta, mulai 13 hingga 17 Agustus 2025.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Disutradarai dan ditulis oleh Rangga Riantiarno, <i>“Mencari Semar”</i> mengangkat isu pergeseran nilai dalam kehidupan modern yang kini semakin dikuasai oleh kecanggihan teknologi. Rangga menyoroti bagaimana kehadiran teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dan robotik memengaruhi sisi kemanusiaan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kita lihat banyak orang bicara soal AI dan robot. Ketika manusia pelan-pelan berubah seperti robot, sosok bijak seperti Semar—atau suara hati dalam diri—mulai menghilang,” kata Rangga dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (31/07).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lakon ini menyuguhkan pengalaman teatrikal yang imersif melalui perpaduan narasi kuat, visual artistik, musik, tarian, dan teknologi panggung. Cerita ini menghadirkan dunia pewayangan yang terjebak dalam masa depan tanpa arah, berjuang menemukan kembali makna kebijaksanaan.</span></p>
<figure id="attachment_11394" aria-describedby="caption-attachment-11394" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-11394" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/TK-FER08085.jpg" alt="“Mencari Semar”: Ketika Wayang dan Teknologi Bertemu di Panggung Teater Koma" width="1200" height="800" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/TK-FER08085.jpg 1200w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/TK-FER08085-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/TK-FER08085-1024x683.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/TK-FER08085-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/TK-FER08085-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/TK-FER08085-696x464.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/TK-FER08085-1068x712.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-11394" class="wp-caption-text">(Ki-Ka) Program Manager Bakti Budaya Djarum Foundation, Billy Gamaliel, Produser Teater Koma, Ratna Riantiarno, Penulis dan Sutradara Mencari Semar, Rangga Riantiarno dan Skenografi dan Multimedia, Deden Bulqini saat konfrensi pers Teater Koma bertajuk “Mencari Semar” di Galeri Indonesia Kaya Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (31/07/2025) (katafoto/Fery Pradolo)</figcaption></figure>
<p class="p1"><span class="s1">“Semar bukan hanya tokoh dalam pewayangan. Ia adalah simbol suara rakyat, penjaga harmoni, dan representasi nilai-nilai luhur yang semakin kita butuhkan di tengah dunia yang berubah cepat,” tambahnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pementasan <i>“Mencari Semar”</i> merupakan produksi ke-235 Teater Koma, bekerja sama dengan Bakti Budaya Djarum Foundation. Penata artistik Deden Bulqini turut terlibat dengan menghadirkan konsep visual panggung yang dinamis dan interaktif.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Seni mampu menyentuh dan menjembatani generasi untuk mengenal dan mencintai budaya bangsa,” ujar Billy Gamaliel, Manajer Program Bakti Budaya Djarum Foundation.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ciri khas Teater Koma tetap dipertahankan dalam pementasan ini: kostum warna-warni, lagu-lagu jenaka, tarian teatrikal, dan humor kritis yang menyentil kondisi sosial masa kini.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Produser <i>“Mencari Semar”</i>, Ratno Riantiarno, menyampaikan bahwa pertunjukan ini menjadi ruang ekspresi kreatif sekaligus ajakan untuk tetap berpijak pada budaya lokal.</span></p>
<figure id="attachment_11395" aria-describedby="caption-attachment-11395" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-11395" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/TK-FER08094.jpg" alt="“Mencari Semar”: Ketika Wayang dan Teknologi Bertemu di Panggung Teater Koma" width="1200" height="800" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/TK-FER08094.jpg 1200w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/TK-FER08094-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/TK-FER08094-1024x683.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/TK-FER08094-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/TK-FER08094-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/TK-FER08094-696x464.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/TK-FER08094-1068x712.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-11395" class="wp-caption-text">Produser Teater Koma, Ratna Riantiarno (kedua kiri), Program Manager Bakti Budaya Djarum Foundation, Billy Gamaliel Penulis dan Sutradara Mencari Semar, Rangga Riantiarno dan Skenografi dan Multimedia, Deden Bulqini saat konfrensi pers Teater Koma bertajuk “Mencari Semar” di Galeri Indonesia Kaya Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (31/07/2025) (katafoto/Fery Pradolo)</figcaption></figure>
<p class="p1"><span class="s1">“Ini adalah perpaduan antara imajinasi, kecintaan terhadap budaya, dan keberanian menghadapi masa depan tanpa kehilangan akar,” ujar Ratno.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"><b>Kisah Futuristik Penuh Makna</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lakon <i>“Mencari Semar”</i> berkisah tentang Semar, punakawan legendaris yang kini telah pensiun dan menyimpan pusaka sakti bernama Kalimasada dalam tubuhnya. Sementara itu, Kekaisaran Nimacha—sebuah peradaban futuristik yang hidup berdasarkan <i>Perintah Utama</i>—terancam punah akibat perintah tersebut terus-menerus ditulis ulang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lima agen dari kekaisaran ditugaskan mencari solusi dan menemukan catatan sejarah tentang Kalimasada. Mereka meyakini pusaka itu dapat menulis ulang <i>Perintah Utama</i> dan menyelamatkan kekaisaran. Para agen pun melakukan misi untuk menemukan Semar dan membawanya ke <i>Ruang Putih</i>, ruang ilusi yang dirancang untuk menarik keluar kekuatan Kalimasada dari tubuhnya.</span></p>
<figure id="attachment_11396" aria-describedby="caption-attachment-11396" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-11396" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/TK-FER08281.jpg" alt="“Mencari Semar”: Ketika Wayang dan Teknologi Bertemu di Panggung Teater Koma" width="1200" height="897" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/TK-FER08281.jpg 1200w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/TK-FER08281-300x224.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/TK-FER08281-1024x765.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/TK-FER08281-768x574.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/TK-FER08281-150x112.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/TK-FER08281-696x520.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/TK-FER08281-1068x798.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-11396" class="wp-caption-text">Program Manager Bakti Budaya Djarum Foundation, Billy Gamaliel, Produser Teater Koma, Ratna Riantiarno, Penulis dan Sutradara Mencari Semar, Rangga Riantiarno dan Skenografi dan Multimedia, Deden Bulqini dan para pemain foto bersama usai konfrensi pers Teater Koma bertajuk “Mencari Semar” di Galeri Indonesia Kaya Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (31/07/2025) (katafoto/Fery Pradolo)</figcaption></figure>
<p class="p2"><span class="s1"><b>Tiket dan Informasi Pertunjukan</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pertunjukan teater <i>“Mencari Semar”</i> akan digelar setiap hari mulai 13–17 Agustus 2025. Tiket dijual dengan harga mulai dari Rp100.000 hingga Rp850.000 dan dapat dibeli melalui situs resmi Teater Koma di <a href="https://teaterkoma.org/"><span class="s2">teaterkoma.org</span></a> serta platform penjualan tiket lainnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/07/31/mencari-semar-ketika-wayang-dan-teknologi-bertemu-di-panggung-teater-koma/">“Mencari Semar”: Ketika Wayang dan Teknologi Bertemu di Panggung Teater Koma</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/07/31/mencari-semar-ketika-wayang-dan-teknologi-bertemu-di-panggung-teater-koma/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
