<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pasar Otomotif - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/pasar-otomotif/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/pasar-otomotif/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Apr 2026 07:56:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Pasar Otomotif - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/pasar-otomotif/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Honda Angkat Kaki Jualan Mobil di Korea Selatan, Ada Apa?</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/04/27/honda-angkat-kaki-jualan-mobil-di-korea-selatan-ada-apa/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/04/27/honda-angkat-kaki-jualan-mobil-di-korea-selatan-ada-apa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 08:00:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MOTOR]]></category>
		<category><![CDATA[Accord]]></category>
		<category><![CDATA[CR-V]]></category>
		<category><![CDATA[Honda]]></category>
		<category><![CDATA[Honda Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Industri otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Korea Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Honda]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Sepeda Motor Honda]]></category>
		<category><![CDATA[Strategi bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=16321</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perusahaan otomotif asal Jepang, Honda Motor Co., Ltd., resmi mengumumkan akan menghentikan operasional penjualan mobil di Korea Selatan pada akhir 2026. Kebijakan ini berlaku untuk anak usahanya, Honda Korea Co., Ltd., yang selama ini mengelola penjualan sepeda motor dan mobil di negara tersebut. Keputusan tersebut diambil setelah perusahaan mempertimbangkan berbagai perubahan yang terjadi di pasar [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/04/27/honda-angkat-kaki-jualan-mobil-di-korea-selatan-ada-apa/">Honda Angkat Kaki Jualan Mobil di Korea Selatan, Ada Apa?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Perusahaan otomotif asal Jepang, Honda Motor Co., Ltd., resmi mengumumkan akan menghentikan operasional penjualan mobil di Korea Selatan pada akhir 2026. Kebijakan ini berlaku untuk anak usahanya, Honda Korea Co., Ltd., yang selama ini mengelola penjualan sepeda motor dan mobil di negara tersebut.</p>
<p>Keputusan tersebut diambil setelah perusahaan mempertimbangkan berbagai perubahan yang terjadi di pasar otomotif global maupun domestik Korea Selatan. Selain itu, langkah ini juga merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memfokuskan sumber daya guna memperkuat daya saing jangka menengah dan panjang.</p>
<p>Meski menghentikan penjualan mobil, Honda memastikan tetap memberikan layanan purna jual bagi konsumennya di Korea Selatan. Layanan tersebut mencakup perawatan kendaraan, penyediaan suku cadang, hingga dukungan garansi bagi pemilik mobil Honda.</p>
<p>Di sisi lain, Honda akan tetap mempertahankan bisnis sepeda motor sebagai tulang punggung operasionalnya di Korea Selatan. Perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan produk unggulan serta meningkatkan layanan dan pengalaman bagi pelanggan di segmen ini.</p>
<p>Dilansir dari laman honda global, Honda Korea didirikan pada Oktober 2001, awalnya beroperasi sebagai Honda Motorcycle Korea. Penjualan sepeda motor dimulai pada Mei 2002, disusul penjualan mobil pada Mei 2004.</p>
<p>Saat ini, kantor pusat Honda Korea berada di Seoul dengan total modal sebesar 12 miliar won dan sepenuhnya dimiliki oleh Honda Motor Co., Ltd. Perusahaan dipimpin oleh Presiden Jihong Lee dan memiliki sekitar 84 karyawan per April 2026.</p>
<p>Untuk lini produk, Honda Korea menawarkan berbagai model sepeda motor seperti PCX125, Super Cub, FORZA350, ADV350, FORZA750, hingga CBR600RR. Sementara untuk mobil, model yang dipasarkan antara lain Accord dan CR-V.</p>
<p>Langkah penghentian penjualan mobil ini menandai perubahan strategi Honda di Korea Selatan, sekaligus mencerminkan dinamika industri otomotif yang terus berkembang di tengah persaingan global.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/04/27/honda-angkat-kaki-jualan-mobil-di-korea-selatan-ada-apa/">Honda Angkat Kaki Jualan Mobil di Korea Selatan, Ada Apa?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/04/27/honda-angkat-kaki-jualan-mobil-di-korea-selatan-ada-apa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indonesia Targetkan Produksi 600 Ribu EV dan Jadi Raksasa Baterai Dunia</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/06/30/indonesia-targetkan-produksi-600-ribu-ev-dan-jadi-raksasa-baterai-dunia/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/06/30/indonesia-targetkan-produksi-600-ribu-ev-dan-jadi-raksasa-baterai-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2025 14:19:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[INDUSTRI]]></category>
		<category><![CDATA[BEV]]></category>
		<category><![CDATA[EV Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hilirisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Baterai]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan listrik]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Nikel Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[PHEV]]></category>
		<category><![CDATA[PwC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=10578</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Pasar kendaraan listrik (EV) di Indonesia menunjukkan pertumbuhan pesat. Berdasarkan laporan terbaru PwC bertajuk Electric Vehicle Sales Review Q1–2025, penjualan kendaraan listrik di Indonesia—termasuk BEV (battery electric vehicle), PHEV (plug-in hybrid), dan hybrid—melonjak 43,4 persen secara tahunan pada kuartal I 2025. Sepanjang periode Januari–Maret 2025, tercatat 27.616 unit kendaraan listrik terjual, naik signifikan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/06/30/indonesia-targetkan-produksi-600-ribu-ev-dan-jadi-raksasa-baterai-dunia/">Indonesia Targetkan Produksi 600 Ribu EV dan Jadi Raksasa Baterai Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Pasar kendaraan listrik (EV) di Indonesia menunjukkan pertumbuhan pesat. Berdasarkan laporan terbaru PwC bertajuk <i>Electric Vehicle Sales Review Q1–2025</i>, penjualan kendaraan listrik di Indonesia—termasuk BEV (battery electric vehicle), PHEV (plug-in hybrid), dan hybrid—melonjak 43,4 persen secara tahunan pada kuartal I 2025.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sepanjang periode Januari–Maret 2025, tercatat 27.616 unit kendaraan listrik terjual, naik signifikan dari 19.260 unit pada periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini dipicu oleh lonjakan penjualan BEV sebesar 152,5 persen, serta peningkatan PHEV hingga 44,8 persen.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"><b>Tren Global: Tiongkok Masih Mendominasi</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Secara global, penjualan BEV juga mencatat peningkatan tahunan sebesar 42 persen, menghasilkan pangsa pasar tertinggi sepanjang sejarah untuk kuartal pertama, yakni 16 persen. Mayoritas kontribusi berasal dari Tiongkok, yang menyumbang lebih dari 60 persen penjualan BEV global.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Didorong oleh insentif pemerintah, pasar BEV di Tiongkok tumbuh 55 persen dibanding kuartal pertama tahun lalu. Pangsa pasar BEV di negara tersebut bahkan mencapai 27 persen, tertinggi sepanjang masa.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut Lukmanul Arsyad, Partner &amp; Industry Leader PwC Indonesia, lonjakan penjualan EV di Indonesia menunjukkan momentum positif, berkat kebijakan pemerintah yang mendukung penuh transisi menuju kendaraan ramah lingkungan. </span><span class="s1">Beberapa inisiatif yang mendorong pertumbuhan ini antara lain:</span></p>
<ul class="ul1">
<li class="li3"><span class="s1">Pembebasan PPnBM 100% untuk EV impor dan domestik sepanjang 2025.<br />
</span></li>
<li class="li3"><span class="s1">Perpanjangan insentif PPN untuk kendaraan listrik.<br />
</span></li>
<li class="li3"><span class="s1">Upaya pemerintah membangun rantai pasok baterai terintegrasi, memanfaatkan cadangan nikel nasional.<br />
</span></li>
</ul>
<p class="p1"><span class="s1">“Indonesia menargetkan menjadi produsen baterai listrik terbesar ketiga di dunia pada 2027, dan memproduksi hingga 600.000 unit EV secara domestik pada 2030,” ujar Lukmanul. Pemerintah juga menargetkan 2 juta unit BEV beroperasi di jalanan Indonesia pada tahun tersebut.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"><b>Tantangan Pasar Otomotif Konvensional</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski segmen EV tumbuh, pasar otomotif secara keseluruhan masih menghadapi tekanan. Kenaikan PPN dari 11 persen ke 12 persen sejak Januari 2025 turut mendorong harga kendaraan naik, memengaruhi keputusan pembelian masyarakat. Kondisi ini diperparah dengan <b>s</b>uku bunga tinggi dan ketidakpastian ekonomi, yang membuat konsumen lebih berhati-hati.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selama dua tahun terakhir, penjualan mobil penumpang juga menurun akibat preferensi masyarakat yang bergeser ke kendaraan yang lebih hemat atau berkelanjutan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski ada tantangan, Lukmanul tetap optimistis terhadap masa depan EV di Indonesia. Didukung oleh investasi asing, pengembangan infrastruktur seperti stasiun pengisian daya, serta regulasi yang bersahabat, pangsa pasar EV dari total penjualan kendaraan penumpang meningkat dari 9 persen (2023) menjadi 15 persen (2024) dan diprediksi menyentuh 29 persen pada 2030.</span></p>
<p class="p4"><span class="s1"><b>Target Indonesia Jadi Pemain Global di Industri Baterai EV</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, Edy Junaedi, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM, menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan Indonesia untuk menjadi salah satu dari lima produsen baterai EV terbesar dunia pada 2040.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut Edy, transformasi ini dilakukan melalui strategi hilirisasi sumber daya alam dan penanaman modal strategis. Indonesia tidak ingin hanya mengekspor nikel sebagai bahan mentah, tetapi juga ingin menjadi pemain utama dalam industri manufaktur baterai dan kendaraan listrik global.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Bahkan, Indonesia juga diproyeksikan menjadi produsen stainless steel terbesar kedua di dunia pada 2040, seiring penguatan ekosistem industri berbasis nikel,” jelas Edy.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/06/30/indonesia-targetkan-produksi-600-ribu-ev-dan-jadi-raksasa-baterai-dunia/">Indonesia Targetkan Produksi 600 Ribu EV dan Jadi Raksasa Baterai Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/06/30/indonesia-targetkan-produksi-600-ribu-ev-dan-jadi-raksasa-baterai-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
