<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pecel lele lamongan - Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/pecel-lele-lamongan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/pecel-lele-lamongan/</link>
	<description>Buka Mata Tangkap Momen</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Jul 2025 13:05:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>pecel lele lamongan - Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/pecel-lele-lamongan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kampung Miliarder Lamongan, dari Jualan Pecel Lele Jadi Sultan</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/07/26/kampung-miliarder-lamongan-dari-jualan-pecel-lele-jadi-sultan/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/07/26/kampung-miliarder-lamongan-dari-jualan-pecel-lele-jadi-sultan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Jul 2025 13:05:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[desa kaya di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[dusun slegrek]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[kampung miliarder lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[pecel lele lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[perantau sukses]]></category>
		<category><![CDATA[rumah mewah di desa]]></category>
		<category><![CDATA[usaha kaki lima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=11238</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lamongan &#8211; Dusun Slegrek di Lamongan dijuluki kampung miliarder karena warganya sukses berkat usaha pecel lele kaki lima di perantauan. Di balik lebatnya hutan jati dan hijaunya perbukitan Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, berdiri deretan rumah megah yang mencuri perhatian warganet. Tak seperti desa lain di sekitarnya, kawasan ini justru tampil mencolok dengan bangunan-bangunan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/07/26/kampung-miliarder-lamongan-dari-jualan-pecel-lele-jadi-sultan/">Kampung Miliarder Lamongan, dari Jualan Pecel Lele Jadi Sultan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Lamongan</b> &#8211; Dusun Slegrek di Lamongan dijuluki kampung miliarder karena warganya sukses berkat usaha pecel lele kaki lima di perantauan.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1">Di balik lebatnya hutan jati dan hijaunya perbukitan Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, berdiri deretan rumah megah yang mencuri perhatian warganet. Tak seperti desa lain di sekitarnya, kawasan ini justru tampil mencolok dengan bangunan-bangunan bergaya klasik modern, layaknya rumah para artis ibu kota.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1">Adalah Dusun Slegrek, bagian dari Desa Pataan, yang kini dikenal dengan sebutan “kampung miliarder”. Julukan ini bukan tanpa alasan, sebab mayoritas warganya merupakan perantau sukses yang merintis usaha dari bawah, khususnya sebagai pedagang kaki lima pecel lele khas Lamongan.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1">Menu sederhana yang akrab ditemui di pinggir jalan malam hari ini ternyata menjadi jalan rezeki bagi banyak warga Pataan. Usaha ini mengangkat taraf hidup mereka hingga mampu membangun hunian mewah di tengah pedesaan.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1">“Para perantau itu jualan pecel lele, bukan untuk gaya-gayaan. Mereka benar-benar kerja keras dan tidak hidup berfoya-foya,” ungkap Kepala Desa Pataan, Subakri Cahyo Utomo, dikuti dari laman berita satu pada Sabtu (26/7)</span></p>
<p class="p3"><span class="s1">Menurut Cahyo, sebagian besar perantau dari desanya memilih merintis usaha di luar Pulau Jawa, seperti Palembang, Pekanbaru, Dumai, hingga sejumlah kota di Kalimantan. Di tempat-tempat tersebut, mereka menekuni bisnis kuliner pecel lele secara mandiri, bukan sebagai buruh melainkan sebagai pelaku usaha.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1">Salah satu kisah sukses datang dari Kusno, warga Dusun Slegrek yang kini tinggal di rumah besar hasil jerih payahnya. Ia memulai usahanya dari nol pada tahun 2007, berjualan pecel lele kaki lima.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1">“Awalnya benar-benar dari bawah. Saya jualan pecel lele kaki lima sejak 2007. Alhamdulillah, akhirnya bisa beli tanah, bangun rumah, dan buka rumah makan sendiri,” ujarnya.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1">Kusno menekankan bahwa kunci keberhasilannya adalah ketekunan, kerja keras, serta menjaga spiritualitas. Ia pun berpesan kepada sesama perantau untuk tidak mudah putus asa.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1">“Kalau semua sudah diupayakan, jangan lupa ibadah dan sedekah. Itu penting untuk meraih kesuksesan,” tutupnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/07/26/kampung-miliarder-lamongan-dari-jualan-pecel-lele-jadi-sultan/">Kampung Miliarder Lamongan, dari Jualan Pecel Lele Jadi Sultan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/07/26/kampung-miliarder-lamongan-dari-jualan-pecel-lele-jadi-sultan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
