<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pendidikan Kedokteran - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/pendidikan-kedokteran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/pendidikan-kedokteran/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 May 2026 15:54:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Pendidikan Kedokteran - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/pendidikan-kedokteran/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>UIN Jakarta Jadi Pelopor Dokter Spesialis Kandungan di Kampus Islam Negeri</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/05/06/uin-jakarta-jadi-pelopor-dokter-spesialis-kandungan-di-kampus-islam-negeri/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/05/06/uin-jakarta-jadi-pelopor-dokter-spesialis-kandungan-di-kampus-islam-negeri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2026 00:00:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Spesialis]]></category>
		<category><![CDATA[FK UIN]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Menag]]></category>
		<category><![CDATA[Obgyn]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[PTKIN]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit Fatmawati]]></category>
		<category><![CDATA[spesialis kandungan]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=16595</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Menteri Agama Nasaruddin Umar, menerima audiensi Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Achmad Zaki, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (05/5). Pertemuan tersebut membahas perkembangan Program Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) yang diselenggarakan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Program ini menempatkan Fakultas Kedokteran UIN Jakarta [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/06/uin-jakarta-jadi-pelopor-dokter-spesialis-kandungan-di-kampus-islam-negeri/">UIN Jakarta Jadi Pelopor Dokter Spesialis Kandungan di Kampus Islam Negeri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Menteri Agama Nasaruddin Umar, menerima audiensi Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Achmad Zaki, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (05/5).</p>
<p>Pertemuan tersebut membahas perkembangan Program Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) yang diselenggarakan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Program ini menempatkan Fakultas Kedokteran UIN Jakarta sebagai institusi PTKIN pertama di Indonesia yang membuka pendidikan dokter spesialis di bidang tersebut.</p>
<p>Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam kesempatan itu menyatakan mendukung pengembangan program tersebut, termasuk rencana kunjungan langsung ke lokasi penyelenggaraan.</p>
<p>&#8220;Ini merupakan bagian dari upaya penguatan peran PTKIN dalam bidang ilmu terapan strategis, khususnya pendidikan kedokteran spesialis, saya siap membantu dan berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan,&#8221; ungkap Menag dikutip dalam keterangan tertulis.</p>
<p>Surat Keputusan (SK) pendirian Program Spesialis Obgyn Fakultas Kedokteran UIN Jakarta diterbitkan pada November 2025. Sebelumnya, program spesialis paru telah lebih dulu memperoleh penetapan. Inisiasi program ini telah dimulai sejak 2022 dan mendapatkan pengakuan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).</p>
<p>Dekan FK UIN Jakarta, Achmad Zaki, mengungkapkan bahwa minat terhadap program ini mulai terlihat sejak tahap awal.</p>
<p>&#8220;Untuk batch pertama Program Spesialis dokter Kandungan, sebanyak 8 calon peserta telah mendaftarkan diri. Program ini menggunakan Rumah Sakit Fatmawati sebagai rumah sakit rujukan utama, yang merupakan rumah sakit vertikal di bawah Kementerian Kesehatan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sejak berdiri pada 2005, Fakultas Kedokteran UIN Jakarta telah meluluskan sekitar 1.200 dokter. Kehadiran program spesialis ini diharapkan menjadi jalur lanjutan bagi para alumni yang ingin menempuh pendidikan spesialis dalam ekosistem PTKIN.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/06/uin-jakarta-jadi-pelopor-dokter-spesialis-kandungan-di-kampus-islam-negeri/">UIN Jakarta Jadi Pelopor Dokter Spesialis Kandungan di Kampus Islam Negeri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/05/06/uin-jakarta-jadi-pelopor-dokter-spesialis-kandungan-di-kampus-islam-negeri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sah, FK UIN Jakarta Resmi Buka Program Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/11/06/sah-fk-uin-jakarta-resmi-buka-program-dokter-spesialis-obstetri-dan-ginekologi/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/11/06/sah-fk-uin-jakarta-resmi-buka-program-dokter-spesialis-obstetri-dan-ginekologi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2025 02:35:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran UIN]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenristek]]></category>
		<category><![CDATA[Obstetri Ginekologi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[PPDS]]></category>
		<category><![CDATA[Program Spesialis]]></category>
		<category><![CDATA[PTKIN]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=13515</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kabar menggembirakan datang dari Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Fakultas tersebut resmi memperoleh izin pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Obstetri dan Ginekologi, menandai tonggak baru dalam pengembangan pendidikan kedokteran di lingkungan perguruan tinggi keagamaan. Izin ini tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 976 [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/11/06/sah-fk-uin-jakarta-resmi-buka-program-dokter-spesialis-obstetri-dan-ginekologi/">Sah, FK UIN Jakarta Resmi Buka Program Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p2"><span class="s1">Kabar menggembirakan datang dari Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Fakultas tersebut resmi memperoleh izin pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Obstetri dan Ginekologi, menandai tonggak baru dalam pengembangan pendidikan kedokteran di lingkungan perguruan tinggi keagamaan.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Izin ini tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 976 Tahun 2025 tentang Izin Pembukaan Program Studi Obstetri dan Ginekologi Program Spesialis pada UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang ditandatangani pada 3 November 2025.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Penerbitan izin tersebut sekaligus menjadikan FK UIN Jakarta sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) pertama yang memiliki program spesialis di bidang obstetri dan ginekologi. Langkah ini semakin melengkapi jenjang pendidikan kedokteran di UIN Jakarta yang sebelumnya telah memiliki program spesialis lain.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1"><b>Dua Program Spesialis Kini Dimiliki FK UIN Jakarta</b></span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Dekan Fakultas Kedokteran UIN Jakarta, Dr. Achmad Zaki, mengungkapkan rasa syukur atas keluarnya izin tersebut.<br />
“Alhamdulillah, izin Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi sudah terbit. Kini FK UIN Jakarta memiliki dua program spesialis. Semoga membawa keberkahan dan manfaat bagi dunia pendidikan kedokteran,” ujarnya Rabu (5/11).</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Sebelumnya, pada tahun 2024, FK UIN Jakarta juga telah memperoleh izin pembukaan Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi. Dengan demikian, dua bidang spesialis kini resmi dijalankan di lingkungan FK UIN Jakarta.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Selain itu, UIN Jakarta juga tercatat sebagai PTKIN pertama yang mendapatkan izin membuka Program Magister Ilmu Biomedis, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Nomor 24/A/O/2025.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1"><b>Siapkan Program Spesialis Ilmu Kesehatan Anak</b></span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Dekan Zaki menuturkan, pihaknya kini tengah mempersiapkan pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Kesehatan Anak (IKA). Program ini dirancang untuk melahirkan dokter spesialis anak (Sp.A) yang memiliki kompetensi tinggi dalam menangani berbagai masalah kesehatan anak, mulai dari bayi hingga remaja.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">“Mohon doa dan dukungan semua pihak agar program spesialis anak ini dapat segera terealisasi,” ujar Zaki.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Ia menambahkan, program PPDS Ilmu Kesehatan Anak nantinya akan berfokus pada perawatan menyeluruh terhadap anak, mencakup berbagai bidang seperti kardiologi (jantung), nefrologi (ginjal), hingga gastrohepatologi (pencernaan).</span></p>
<p class="p3"><span class="s1"><b>Komitmen UIN Jakarta Tingkatkan Kualitas Pendidikan Kedokteran</b></span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut.<br />
“Kami sangat bangga dengan kemajuan Fakultas Kedokteran yang terus menunjukkan peningkatan signifikan. Izin ini menjadi tonggak penting bagi penguatan kontribusi bidang kedokteran di lingkungan PTKIN,” ungkapnya.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Prof. Asep juga berharap, Fakultas Kedokteran UIN Jakarta dapat terus berkembang menjadi pusat pendidikan kedokteran Islami yang unggul dan berdaya saing global, serta mampu melahirkan dokter spesialis yang tidak hanya ahli secara klinis, tetapi juga berakhlak mulia dan berkontribusi nyata bagi kemanusiaan.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Sejak berdiri dan menerima mahasiswa pertama pada tahun 2005, Fakultas Kedokteran UIN Jakarta kini telah berusia 20 tahun. Hingga pertengahan 2025, fakultas ini telah meluluskan sekitar 1.200 dokter yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan aktif memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/11/06/sah-fk-uin-jakarta-resmi-buka-program-dokter-spesialis-obstetri-dan-ginekologi/">Sah, FK UIN Jakarta Resmi Buka Program Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/11/06/sah-fk-uin-jakarta-resmi-buka-program-dokter-spesialis-obstetri-dan-ginekologi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Krisis Dokter Spesialis, UPH Resmi Buka Program Pendidikan Bedah Saraf</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/10/13/krisis-dokter-spesialis-uph-resmi-buka-program-pendidikan-bedah-saraf/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/10/13/krisis-dokter-spesialis-uph-resmi-buka-program-pendidikan-bedah-saraf/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2025 22:39:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Bedah Saraf]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Spesialis]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran UPH]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas Medis Canggih]]></category>
		<category><![CDATA[Julius July]]></category>
		<category><![CDATA[LAM-PTKes]]></category>
		<category><![CDATA[Neuro-Onkologi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Dokter Spesialis]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[PPDS UPH]]></category>
		<category><![CDATA[Siloam Hospitals]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Pelita Harapan]]></category>
		<category><![CDATA[UPH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=13045</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tangerang &#8211; Universitas Pelita Harapan (UPH) resmi membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Bedah Saraf dan mulai membuka pendaftaran mahasiswa angkatan pertama untuk Tahun Akademik 2026/2027 sejak 24 September 2025. Program ini telah mendapat izin resmi dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia melalui SK Nomor 796/B/O/2025 tertanggal 8 September 2025. Langkah tersebut [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/13/krisis-dokter-spesialis-uph-resmi-buka-program-pendidikan-bedah-saraf/">Krisis Dokter Spesialis, UPH Resmi Buka Program Pendidikan Bedah Saraf</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Tangerang </b>&#8211; Universitas Pelita Harapan (UPH) resmi membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Bedah Saraf dan mulai membuka pendaftaran mahasiswa angkatan pertama untuk Tahun Akademik 2026/2027 sejak 24 September 2025. Program ini telah mendapat izin resmi dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia melalui SK Nomor 796/B/O/2025 tertanggal 8 September 2025.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Langkah tersebut menjadi strategi Fakultas Kedokteran (FK) UPH untuk menjawab kebutuhan mendesak tenaga medis spesialis di Tanah Air.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Indonesia mencapai 284 juta jiwa pada pertengahan 2025. Sementara itu, Perhimpunan Spesialis Bedah Saraf Indonesia (PERSPEBSI) menetapkan rasio ideal dokter bedah saraf sebesar 1:100.000 penduduk, yang berarti Indonesia membutuhkan lebih dari 2.000 dokter. Namun, hingga kini jumlah dokter yang terdaftar baru sekitar 500 orang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ketua Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Bedah Saraf UPH, Prof. Dr. dr. Julius July, Sp.BS (K), M.Kes, IFAANS, menjelaskan bahwa pembukaan PPDS ini tidak hanya memperluas akses pendidikan dokter spesialis, tetapi juga meningkatkan mutu layanan kesehatan nasional.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami berkomitmen melahirkan dokter spesialis bedah saraf yang unggul dalam bidang neuro-onkologi, inovatif, berkarakter, dan aktif dalam penelitian serta pelayanan masyarakat. Dengan PPDS ini, kami berharap rasio ideal dokter spesialis di Indonesia dapat segera tercapai,” ujarnya.</span></p>
<figure id="attachment_13046" aria-describedby="caption-attachment-13046" style="width: 1000px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-13046" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Bedah-Saraf1.jpg" alt="Krisis Dokter Spesialis, UPH Resmi Buka Program Bedah Saraf" width="1000" height="667" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Bedah-Saraf1.jpg 1000w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Bedah-Saraf1-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Bedah-Saraf1-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Bedah-Saraf1-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Bedah-Saraf1-696x464.jpg 696w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><figcaption id="caption-attachment-13046" class="wp-caption-text">Universitas Pelita Harapan (UPH) resmi membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Bedah Saraf dan telah memperoleh izin resmi dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Nomor 796/B/O/2025 tertanggal 8 September 2025. (katafoto/HO/UPH)</figcaption></figure>
<p class="p3"><span class="s1"><b>Fokus pada Neuro-Onkologi dan Kolaborasi Global</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Proses pendirian PPDS Bedah Saraf FK UPH telah dimulai sejak 2021 melalui kajian kurikulum mendalam yang membandingkan standar pendidikan dari universitas di dalam dan luar negeri, termasuk Malaysia, Filipina, Vietnam, Jepang, dan Taiwan.<br />
Di Indonesia, studi banding dilakukan dengan UNUD, UNHAS, USU, UGM, dan UNDIP.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Setelah melalui proses visitasi dari DIKTI, LAM-PTKes, dan Kolegium Bedah Saraf Indonesia, izin resmi akhirnya diterbitkan pada 8 September 2025.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Program ini dirancang dengan keunggulan di bidang neuro-onkologi terintegrasi, yang berfokus pada penanganan tumor otak, sumsum tulang belakang, serta gangguan neurologis terkait kanker,” tambah Prof. Julius.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1"><b>Didukung Fasilitas Medis Modern dan Rumah Sakit Jaringan Nasional</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">PPDS Bedah Saraf FK UPH mendapat dukungan penuh dari Medical Sciences Group (MSG) yang mencakup Siloam Hospitals Group, Fakultas Kedokteran Gigi, Psikologi, Farmasi, Bioteknologi, serta Mochtar Riady Institute for Nanotechnology (MRIN).<br />
Selain itu, RS Siloam Lippo Village menjadi rumah sakit pendidikan utama, didukung oleh jejaring rumah sakit nasional seperti MRCCC, SHKJ, RS Dharmais, RS PON, dan RSUD Tangerang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Mahasiswa PPDS dibekali akses ke teknologi diagnostik canggih seperti MRI 3 Tesla, PET-scan, Cath-lab DSA, dan Radioterapi.<br />
Fasilitas operatif meliputi mikroskop PENTERO &amp; KINEVO, CUSA, Neuro-navigasi, hingga Awake Neurosurgery dan Gamma-knife Radiosurgery.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami menyediakan fasilitas terbaik dengan dukungan tim spesialis berpengalaman untuk memastikan proses pendidikan berlangsung optimal,” tegas Prof. Julius.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1"><b>Lahirkan Dokter Spesialis Berkompeten dan Humanis</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Program PPDS Bedah Saraf FK UPH ditempuh selama lima tahun. Peserta wajib berusia maksimal 35 tahun, telah menyelesaikan internship, memiliki STR, SIP, dan sertifikat ACLS yang masih berlaku.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kurikulum disusun berbasis kompetensi dengan pendekatan pelayanan, pendidikan, dan penelitian, agar lulusan memiliki keahlian klinis, kemampuan analitis, serta semangat <i>lifelong learning</i>.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami berharap lulusan PPDS UPH mampu berkontribusi nyata bagi dunia medis, menjaga etika profesi, serta turut mewujudkan pemerataan dokter spesialis di seluruh Indonesia,” tutup Prof. Julius.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/13/krisis-dokter-spesialis-uph-resmi-buka-program-pendidikan-bedah-saraf/">Krisis Dokter Spesialis, UPH Resmi Buka Program Pendidikan Bedah Saraf</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/10/13/krisis-dokter-spesialis-uph-resmi-buka-program-pendidikan-bedah-saraf/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menkes Budi: Senioritas Jadi Akar Perundungan di Pendidikan Dokter Spesialis</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/04/29/menkes-budi-senioritas-jadi-akar-perundungan-di-pendidikan-dokter-spesialis/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/04/29/menkes-budi-senioritas-jadi-akar-perundungan-di-pendidikan-dokter-spesialis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2025 10:12:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Bullying Dokter]]></category>
		<category><![CDATA[Bullying Medis]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Spesialis]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Menkes Budi Sadikin]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[PPDS]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi PPDS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://katafoto.id/?p=9522</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memaparkan penyebab maraknya kasus perundungan di lingkungan pendidikan dokter spesialis (PPDS). Menurutnya, sistem senioritas yang terlalu dominan dan minimnya keterlibatan dosen dalam proses pembelajaran menjadi pemicu utama. &#8220;Perundungan terjadi karena proses belajar lebih banyak diambil alih oleh senior, bukan dosen yang seharusnya mengajar,&#8221; ujarnya saat rapat kerja dengan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/04/29/menkes-budi-senioritas-jadi-akar-perundungan-di-pendidikan-dokter-spesialis/">Menkes Budi: Senioritas Jadi Akar Perundungan di Pendidikan Dokter Spesialis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta </b>&#8211; Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memaparkan penyebab maraknya kasus perundungan di lingkungan pendidikan dokter spesialis (PPDS). Menurutnya, sistem senioritas yang terlalu dominan dan minimnya keterlibatan dosen dalam proses pembelajaran menjadi pemicu utama.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Perundungan terjadi karena proses belajar lebih banyak diambil alih oleh senior, bukan dosen yang seharusnya mengajar,&#8221; ujarnya saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR pada Selasa (29/4).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Budi menjelaskan bahwa banyak dosen sibuk praktik di rumah sakit, sehingga pembelajaran diserahkan kepada senior yang belum tentu memiliki pendekatan edukatif. Akibatnya, pengawasan terhadap proses pendidikan melemah dan membuka ruang bagi perilaku intimidatif.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menambahkan bahwa sebagian besar rumah sakit pendidikan seperti RSUD dr. Soetomo dan RSCM mengalami beban tinggi karena jumlah peserta didik yang banyak, sementara jumlah pengajar tidak sebanding. Idealnya, praktik klinis dilakukan dengan bimbingan langsung dari dosen, namun kondisi di lapangan berkata lain.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebagai solusi, Kementerian Kesehatan akan memperbarui sistem pendidikan dokter spesialis. Salah satunya dengan penerapan <i>e-logbook</i>, yakni sistem digital yang mencatat progres belajar peserta dan mengukur kompetensi berdasarkan praktik yang dilakukan. Kelulusan peserta akan dievaluasi berdasarkan data objektif, bukan sekadar penilaian subjektif.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Lewat sistem ini, setiap tindakan medis akan tercatat, mulai dari jumlah praktik hingga keberhasilan tindakan. Ini menjadi dasar kelulusan,” jelas Budi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia juga menyampaikan bahwa penilaian terhadap senior kini akan melibatkan umpan balik dari junior. Evaluasi ini bersifat anonim dan menjadi salah satu indikator kelayakan senior untuk lulus.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kalau ingin lulus, senior harus mendapat penilaian baik dari junior. Ini bagian dari perbaikan kultur pendidikan agar bebas dari perundungan,” tutup Menkes.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/04/29/menkes-budi-senioritas-jadi-akar-perundungan-di-pendidikan-dokter-spesialis/">Menkes Budi: Senioritas Jadi Akar Perundungan di Pendidikan Dokter Spesialis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/04/29/menkes-budi-senioritas-jadi-akar-perundungan-di-pendidikan-dokter-spesialis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
