<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pengolahan sampah - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/pengolahan-sampah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/pengolahan-sampah/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Jul 2026 09:48:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>pengolahan sampah - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/pengolahan-sampah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Keren, Puluhan Ton Sampah di Menteng Atas Jadi Bahan Bakar Alternatif</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/07/12/keren-puluhan-ton-sampah-di-menteng-atas-jadi-bahan-bakar-alternatif/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/07/12/keren-puluhan-ton-sampah-di-menteng-atas-jadi-bahan-bakar-alternatif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jul 2026 09:48:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEGAPOLITAN]]></category>
		<category><![CDATA[Bantargebang]]></category>
		<category><![CDATA[DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Menteng Atas]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[RDF]]></category>
		<category><![CDATA[Refuse Derived Fuel]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[TPS 3R]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=18407</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, mampu mengolah sekitar 32 ton sampah setiap hari menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) atau bahan bakar alternatif. Keberadaan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menekan volume sampah residu yang dikirim ke Tempat [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/07/12/keren-puluhan-ton-sampah-di-menteng-atas-jadi-bahan-bakar-alternatif/">Keren, Puluhan Ton Sampah di Menteng Atas Jadi Bahan Bakar Alternatif</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, mampu mengolah sekitar 32 ton sampah setiap hari menjadi <i>Refuse Derived Fuel</i> (RDF) atau bahan bakar alternatif. Keberadaan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menekan volume sampah residu yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.</p>
<p>Kepala Seksi Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, Kamil Salim, mengatakan proses pengolahan sampah berlangsung selama 7 jam 19 menit setiap hari. Dari total sampah yang diolah, sekitar 20 hingga 30 persen dapat diubah menjadi RDF.</p>
<p>&#8220;Setiap hari sekitar 32 ton sampah dapat diolah dalam waktu efektif selama 7 jam 19 menit. Sebanyak 20 hingga 30 persen di antaranya dapat menjadi RDF, bergantung pada kondisi dan tingkat keterpilahan sampah,&#8221; ujar Kamil, Sabtu (11/7).</p>
<p>Menurut Kamil, jumlah RDF yang dihasilkan sangat bergantung pada komposisi dan kualitas sampah yang masuk ke fasilitas tersebut. Karena itu, pemilahan sampah sejak dari sumber menjadi langkah penting agar proses pengolahan berjalan lebih optimal dan menghasilkan RDF dengan kualitas yang lebih baik.</p>
<p>Ia menjelaskan, pengolahan sampah di tingkat kawasan merupakan strategi untuk mengurangi ketergantungan pada tempat pembuangan akhir. Melalui pengolahan ini, sampah tidak hanya dibuang, tetapi juga dimanfaatkan kembali sebagai sumber energi alternatif sehingga dapat mengurangi beban TPST Bantargebang.</p>
<p>&#8220;Pengolahan di TPS 3R perlu didukung kebiasaan masyarakat mengurangi penggunaan barang sekali pakai serta memilah sampah organik, anorganik, dan residu. Upaya ini membuat pengolahan lebih efisien, meningkatkan kualitas RDF, dan mengurangi beban Bantargebang,&#8221; terangnya.</p>
<p>Dalam operasionalnya, TPS 3R Menteng Atas didukung oleh 10 personel yang menangani seluruh tahapan pengelolaan sampah, mulai dari penerimaan, pemilahan, hingga proses pengolahan.</p>
<p>Fasilitas ini memanfaatkan mesin La MACCA yang dikembangkan oleh PT Mario Mikron Metalindo. Selama masa uji coba, pengoperasian mesin didukung oleh PT Mitra Kurnia Indah (MKI) sebagai penyedia layanan pengelolaan sampah.</p>
<p>&#8220;Ada juga pendampingan teknisi PT Mario Mikron Metalindo untuk memastikan seluruh proses berjalan aman, optimal, dan sesuai prosedur teknis,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Utama PT Mario Mikron Metalindo, Jusman Sikki, mengatakan teknologi La MACCA merupakan inovasi karya anak bangsa yang dirancang untuk mengolah sampah organik maupun anorganik menjadi bahan bakar alternatif secara lebih efektif.</p>
<p>Menurutnya, pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan sampah yang lebih modern, mengurangi timbunan sampah di tempat pemrosesan akhir, sekaligus meningkatkan pemanfaatan sampah sebagai sumber energi yang bernilai ekonomi.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/07/12/keren-puluhan-ton-sampah-di-menteng-atas-jadi-bahan-bakar-alternatif/">Keren, Puluhan Ton Sampah di Menteng Atas Jadi Bahan Bakar Alternatif</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/07/12/keren-puluhan-ton-sampah-di-menteng-atas-jadi-bahan-bakar-alternatif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Autothermix Diklaim Mampu Atasi Sampah dengan Teknologi Suhu Tinggi Ramah Lingkungan</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/05/14/autothermix-diklaim-mampu-atasi-sampah-dengan-teknologi-suhu-tinggi-ramah-lingkungan/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/05/14/autothermix-diklaim-mampu-atasi-sampah-dengan-teknologi-suhu-tinggi-ramah-lingkungan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 May 2026 01:45:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[LINGKUNGAN HIDUP dan KEHUTANAN]]></category>
		<category><![CDATA[Autothermix]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Anak Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[KLH BPLH]]></category>
		<category><![CDATA[pengendalian emisi]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[residu sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Ramah Lingkungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=16873</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bandung &#8211; Pengembangan teknologi pengolahan residu sampah berhasil dikembangkan sebagai solusi pengelolaan sampah modern yang lebih ramah lingkungan. Teknologi bernama Autothermix merupakan karya anak bangsa milik PT Tohaan Renewable Energy Engineering Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh. Jumhur Hidayat dalam kunjungannya, menyaksikan seluruh tahapan pengolahan sampah, mulai dari proses penghancuran material, pengolahan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/14/autothermix-diklaim-mampu-atasi-sampah-dengan-teknologi-suhu-tinggi-ramah-lingkungan/">Autothermix Diklaim Mampu Atasi Sampah dengan Teknologi Suhu Tinggi Ramah Lingkungan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Bandung</b> &#8211; Pengembangan teknologi pengolahan residu sampah berhasil dikembangkan sebagai solusi pengelolaan sampah modern yang lebih ramah lingkungan. Teknologi bernama Autothermix merupakan karya anak bangsa milik PT Tohaan Renewable Energy Engineering</p>
<p>Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh. Jumhur Hidayat dalam kunjungannya, menyaksikan seluruh tahapan pengolahan sampah, mulai dari proses penghancuran material, pengolahan dengan temperatur tinggi, hingga sistem pengendalian emisi yang dipantau secara real time.</p>
<p>Menurut Jumhur, hadirnya teknologi seperti Autothermix membuktikan bahwa pengelolaan sampah tidak semata-mata bertujuan mengatasi persoalan lingkungan, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah secara ekonomi.</p>
<p>“Teknologi seperti ini membuktikan bahwa sampah bisa diolah secara modern dan ramah lingkungan. Inovasi karya anak bangsa seperti ini perlu terus kita dorong agar bisa diterapkan di berbagai daerah,” ujar Menteri Jumhur.</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya pengembangan teknologi pengolahan sampah yang tetap memperhatikan aspek perlindungan lingkungan serta kesehatan masyarakat, khususnya terkait pengendalian emisi.</p>
<figure id="attachment_16875" aria-describedby="caption-attachment-16875" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-16875" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/nFazoTY1e9qALaJMVXLl0vYwvEDfSd9pWxebYwwz.jpg" alt="Autothermix Jadi Harapan Pengelolaan Sampah yang Ramah Lingkungan" width="1200" height="800" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/nFazoTY1e9qALaJMVXLl0vYwvEDfSd9pWxebYwwz.jpg 1200w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/nFazoTY1e9qALaJMVXLl0vYwvEDfSd9pWxebYwwz-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/nFazoTY1e9qALaJMVXLl0vYwvEDfSd9pWxebYwwz-1024x683.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/nFazoTY1e9qALaJMVXLl0vYwvEDfSd9pWxebYwwz-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/nFazoTY1e9qALaJMVXLl0vYwvEDfSd9pWxebYwwz-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/nFazoTY1e9qALaJMVXLl0vYwvEDfSd9pWxebYwwz-696x464.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/nFazoTY1e9qALaJMVXLl0vYwvEDfSd9pWxebYwwz-1068x712.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-16875" class="wp-caption-text">Teknologi bernama Autothermix karya PT Tohaan Renewable Energy Engineering dikembangkan sebagai solusi pengelolaan sampah modern yang lebih ramah lingkungan. (katafoto/HO/Humas Kemenlh)</figcaption></figure>
<p>“Pengelolaan residu sampah harus memastikan pengendalian emisi berjalan baik. Ini penting agar tidak menimbulkan dampak baru bagi lingkungan maupun kesehatan,” tegas Menteri Jumhur.</p>
<p>Sementara Direktur Utama PT Tohaan Renewable Energy Engineering, Budi Permana, menjelaskan bahwa Autothermix merupakan teknologi pengolahan sampah berbasis proses termal dengan konsep minim oksigen.</p>
<p>Menurut Budi, teknologi tersebut berbeda dengan metode pembakaran konvensional karena lebih mengedepankan proses peluruhan material sampah melalui pengaturan suhu dan kadar oksigen secara terkontrol.</p>
<p>“Konsepnya menggunakan minim oksigen dengan proses termal tertentu sehingga sampah mengalami peluruhan,” ujar Budi.</p>
<p>Ia mengungkapkan, perangkat yang saat ini ditinjau masih berupa prototipe dengan kapasitas pengolahan sekitar satu ton sampah per hari. Meski demikian, teknologi tersebut telah dirancang agar dapat dikembangkan untuk kapasitas yang lebih besar sesuai kebutuhan.</p>
<p>“Versi pertama perangkat kami sudah beroperasi sejak Desember 2023 di Kabupaten Serang. Sekarang yang dilakukan adalah penyempurnaan,” katanya.</p>
<p>Budi menambahkan, teknologi Autothermix sepenuhnya dikembangkan oleh tenaga lokal. Ia berharap inovasi tersebut dapat menjadi salah satu alternatif solusi dalam penanganan persoalan sampah, khususnya di Bandung.</p>
<p>Autothermix bekerja menggunakan proses termal bersuhu tinggi untuk mengolah residu sampah. Teknologi tersebut dilengkapi sistem pengendalian pencemaran udara dan pemantauan emisi terintegrasi sehingga proses pengolahan dapat berjalan lebih aman bagi lingkungan.</p>
<p>Selain itu, teknologi ini dirancang fleksibel sehingga kapasitas pengolahannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan di berbagai daerah.</p>
<p>KLH/BPLH menilai inovasi teknologi dalam negeri seperti Autothermix penting untuk terus dikembangkan, tidak hanya guna membantu mengatasi persoalan sampah nasional, tetapi juga mendukung pertumbuhan industri hijau dan membuka peluang ekonomi baru.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/14/autothermix-diklaim-mampu-atasi-sampah-dengan-teknologi-suhu-tinggi-ramah-lingkungan/">Autothermix Diklaim Mampu Atasi Sampah dengan Teknologi Suhu Tinggi Ramah Lingkungan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/05/14/autothermix-diklaim-mampu-atasi-sampah-dengan-teknologi-suhu-tinggi-ramah-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sampah 1.100 Ton per Hari di Semarang Akan Diolah Jadi Energi</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/05/12/sampah-1-100-ton-per-hari-di-semarang-akan-diolah-jadi-energi/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/05/12/sampah-1-100-ton-per-hari-di-semarang-akan-diolah-jadi-energi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 00:30:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[LINGKUNGAN HIDUP dan KEHUTANAN]]></category>
		<category><![CDATA[Danantara]]></category>
		<category><![CDATA[DLHK Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[energi terbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[PSEL Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[sampah jadi listrik]]></category>
		<category><![CDATA[sampah jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[TPA Jatibarang]]></category>
		<category><![CDATA[zero sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=16790</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat upaya penanganan sampah melalui pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Danantara dan pemerintah daerah, yang menempatkan Jawa Tengah sebagai salah satu prioritas nasional dalam pengembangan pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/12/sampah-1-100-ton-per-hari-di-semarang-akan-diolah-jadi-energi/">Sampah 1.100 Ton per Hari di Semarang Akan Diolah Jadi Energi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat upaya penanganan sampah melalui pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Danantara dan pemerintah daerah, yang menempatkan Jawa Tengah sebagai salah satu prioritas nasional dalam pengembangan pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan.</p>
<p>Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mewakili Gubernur Ahmad Luthfi menghadiri penandatanganan kerja sama di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (11/5).</p>
<p>Pada tahap awal, kawasan aglomerasi Semarang Raya yang meliputi Kota Semarang dan Kabupaten Kendal ditetapkan sebagai proyek strategis pertama di Jawa Tengah yang akan segera dibangun. Menurut Taj Yasin atau yang akrab disapa Gus Yasin, proyek tersebut menjadi solusi konkret untuk mengatasi persoalan penumpukan sampah yang selama ini membebani sejumlah daerah, terutama Kota Semarang.</p>
<p>“Alhamdulillah, hari ini sudah ada penandatanganan. Tadi arahan dari Pak Menko Pangan, pembangunannya akan segera dilakukan. Ini akan sangat membantu mengurangi persoalan sampah yang ada di Kota Semarang,” katanya.</p>
<p>Pemprov Jawa Tengah, lanjut dia, tidak hanya fokus pada Semarang Raya. Sebelum menghadiri penandatanganan, pihaknya bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jawa Tengah telah mengusulkan sejumlah kawasan aglomerasi lain untuk masuk tahap berikutnya.</p>
<p>“Kami juga mengusulkan aglomerasi lain di Jawa Tengah seperti Pati Raya, Tegal Raya, dan Pekalongan Raya. Ini harus kita sinergikan bersama, agar persoalan sampah di Jawa Tengah benar-benar bisa selesai sesuai arahan Presiden, yakni menuju zero sampah,” ujarnya.</p>
<figure id="attachment_16792" aria-describedby="caption-attachment-16792" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-16792" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260511-WA0037-scaled-1.jpg" alt="Sampah 1.100 Ton per Hari di Semarang Akan Diolah Jadi Energi" width="1200" height="800" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260511-WA0037-scaled-1.jpg 1200w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260511-WA0037-scaled-1-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260511-WA0037-scaled-1-1024x683.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260511-WA0037-scaled-1-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260511-WA0037-scaled-1-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260511-WA0037-scaled-1-696x464.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260511-WA0037-scaled-1-1068x712.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-16792" class="wp-caption-text">Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (kanan) disaksikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, Menteri LH/Kepala BPLH, Jumhur Hidayat dan CIO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Pandu Sjahrir saat menandatangani kerjasama pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (11/5/2026). (katafoto/HO/Humas Jateng)</figcaption></figure>
<p>Gus Yasin menjelaskan, penanganan sampah di Jawa Tengah nantinya dilakukan melalui dua jalur. Jalur pertama melalui investasi Danantara yang mengolah sampah baru menjadi energi listrik. Untuk proyek Semarang Raya, fasilitas PSEL di TPA Jatibarang akan mengolah 1.100 ton sampah per hari, terdiri atas 1.000 ton dari Kota Semarang dan 100 ton dari Kabupaten Kendal.</p>
<p>Sementara jalur kedua dilakukan melalui kerja sama dengan TNI yang akan mengolah timbunan sampah lama menjadi bahan bakar solar.</p>
<p>“Dua-duanya bisa berjalan bersama. Sampah baru diolah menjadi listrik, sementara sampah lama kita ubah menjadi fuel atau solar. Jadi persoalan sampah bisa kita tangani dari dua sisi sekaligus,” ungkapnya.</p>
<p>Menurutnya, pendekatan tersebut tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga mendukung kebutuhan energi nasional.</p>
<p>“Kita tahu persoalan sampah sudah menumpuk di banyak kabupaten/kota, dan menjadi masalah bersama. Di sisi lain kita juga membutuhkan energi yang kuat. Jadi ini bagaimana mengubah musuh menjadi teman,” tuturnya.</p>
<p>Terkait pendanaan, Taj Yasin menyebut pembangunan fasilitas sepenuhnya akan didukung investasi, baik dari Danantara maupun investor yang terlibat dalam skema kerja sama dengan TNI. Proses administrasi diperkirakan memakan waktu enam bulan, sedangkan pembangunan fisik ditargetkan selesai dalam dua tahun hingga fasilitas beroperasi penuh.</p>
<p>Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto guna mengatasi darurat sampah nasional.</p>
<p>“Presiden berkali-kali menegaskan, kita tidak mungkin menjadi negara maju kalau persoalan sampah saja tidak bisa kita selesaikan. Sampah ini menyebabkan polusi tanah, air, udara, dan mengancam kesehatan masyarakat,” kata Zulhas.</p>
<p>Ia menyebut pemerintah memprioritaskan penanganan di 25 lokasi darurat yang mencakup 62 kabupaten/kota dengan volume sampah di atas 1.000 ton per hari. Pemerintah menargetkan seluruh titik darurat tersebut mulai tertangani dalam tiga tahun ke depan.</p>
<p>“Administrasi kita targetkan selesai enam bulan, pembangunan dua tahun. Tahun 2027 separuh selesai, Mei 2028 seluruh titik darurat selesai,” tegasnya.</p>
<p>Program tersebut berjalan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan melalui Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.</p>
<p>Zulkifli Hasan menilai keberhasilan program sangat bergantung pada peran kepala daerah.</p>
<p>“Kuncinya ada di gubernur, bupati, dan wali kota. Pemerintah pusat tidak mungkin mengurus sampai detail ke daerah. Kalau semua bergerak bersama, persoalan ini bisa selesai,” ujarnya.</p>
<p>Sementara Kepala DLHK Jawa Tengah, Heru Djatmika, menambahkan proyek pengolahan sampah di TPA Jatibarang menjadi kebutuhan mendesak mengingat tingginya volume sampah yang telah menumpuk di lokasi tersebut.</p>
<p>Pengelolaan sampah akan dibagi dalam dua skema yang saling melengkapi. Sampah baru diolah oleh fasilitas PSEL milik Danantara menjadi listrik, sedangkan timbunan sampah lama akan diproses bersama TNI menjadi bahan bakar solar.</p>
<p>“Jadi semuanya masuk di Jatibarang, tetapi bahan bakunya berbeda. Sampah lama diolah menjadi solar agar timbunan habis, sedangkan sampah baru langsung diolah menjadi listrik,” jelasnya.</p>
<p>Heru menyebut, berdasarkan hasil audiensi sebelumnya, pengolahan satu juta ton sampah dapat menghasilkan sekitar 50 ribu liter solar. Untuk mendukung proyek tersebut, Pemerintah Kota Semarang akan menyiapkan lahan seluas 4 hingga 5 hektare, termasuk perataan kontur tanah serta pembangunan akses jalan menuju lokasi proyek.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/12/sampah-1-100-ton-per-hari-di-semarang-akan-diolah-jadi-energi/">Sampah 1.100 Ton per Hari di Semarang Akan Diolah Jadi Energi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/05/12/sampah-1-100-ton-per-hari-di-semarang-akan-diolah-jadi-energi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sampah Jadi Listrik, Pemprov DKI Gandeng Danantara Bangun PSEL</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/05/04/sampah-jadi-listrik-pemprov-dki-gandeng-danantara-bangun-psel/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/05/04/sampah-jadi-listrik-pemprov-dki-gandeng-danantara-bangun-psel/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 14:35:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEGAPOLITAN]]></category>
		<category><![CDATA[Bantargebang]]></category>
		<category><![CDATA[Danantara Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Kamal Muara]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[PSEL]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[TPST Bantargebang]]></category>
		<category><![CDATA[Waste to Energy]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=16556</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Danantara Indonesia menandatangani nota kesepakatan (MoU) untuk mempercepat pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Penandatanganan berlangsung di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat. Kesepakatan tersebut disaksikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta sejumlah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/04/sampah-jadi-listrik-pemprov-dki-gandeng-danantara-bangun-psel/">Sampah Jadi Listrik, Pemprov DKI Gandeng Danantara Bangun PSEL</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta </b>&#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Danantara Indonesia menandatangani nota kesepakatan (MoU) untuk mempercepat pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Penandatanganan berlangsung di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat.</p>
<p>Kesepakatan tersebut disaksikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.</p>
<p>Sebelumnya, Gubernur Pramono Anung menyampaikan bahwa proyek PSEL akan dibangun di dua lokasi, yakni Bantargebang, Jawa Barat, dan Tanjungan di kawasan Kamal Muara, Jakarta Utara. Pembangunan ini ditujukan untuk mengurangi volume sampah yang selama ini menumpuk di TPST Bantargebang.</p>
<p>Ia menegaskan, pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir menjadi prioritas Pemprov DKI Jakarta guna mewujudkan kota yang lebih bersih dan sehat.</p>
<figure id="attachment_16557" aria-describedby="caption-attachment-16557" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-16557" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/fBtS8iAhaXKT4L1xEEljtOs5yXax3gha.jpg" alt="Sampah Jadi Listrik, Pemprov DKI Gandeng Danantara Bangun PSEL" width="1200" height="800" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/fBtS8iAhaXKT4L1xEEljtOs5yXax3gha.jpg 1200w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/fBtS8iAhaXKT4L1xEEljtOs5yXax3gha-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/fBtS8iAhaXKT4L1xEEljtOs5yXax3gha-1024x683.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/fBtS8iAhaXKT4L1xEEljtOs5yXax3gha-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/fBtS8iAhaXKT4L1xEEljtOs5yXax3gha-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/fBtS8iAhaXKT4L1xEEljtOs5yXax3gha-696x464.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/fBtS8iAhaXKT4L1xEEljtOs5yXax3gha-1068x712.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-16557" class="wp-caption-text">Pemprov DKI diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dudi Gardesi dan Direktur investasi Danantara, Fadil Rahman menunjukkan dokumen kerja sama berupa percepatan pembangunan Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) didampingi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Menteng, Jakarta Senin (4/5/2026). (katafoto/HO/Reza Pratama Putra)</figcaption></figure>
<p>&#8220;Hari ini Pemerintah DKI Jakarta akan melakukan penandatanganan kerja sama dengan Danantara untuk dua lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah. Satu di Bantargebang dan satunya di Tanjungan, di Kamal Muara,&#8221; ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (4/5).</p>
<p>Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menilai kerja sama ini sebagai bentuk komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani persoalan sampah nasional. Ia menyebut, langkah tersebut menjadi penting mengingat timbunan sampah di Jakarta telah mencapai sekitar 9.120 ton per hari.</p>
<p>&#8220;Penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemprov DKI Jakarta dengan Danantara untuk percepatan pembangunan PSEL DKI Jakarta menunjukkan keseriusan Pemprov DKI dan pemerintah Indonesia dalam pengelolaan sampah nasional,&#8221; katanya.</p>
<p>Zulkifli juga mengungkapkan bahwa persoalan darurat sampah di Jakarta mendapat perhatian khusus dari Presiden Prabowo. Menurutnya, penanganan sampah harus dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.</p>
<p>Ia turut mengapresiasi komitmen Gubernur Pramono Anung dalam mendorong solusi berbasis teknologi melalui pengolahan sampah menjadi energi listrik yang bermanfaat bagi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Jakarta hari ini membuktikan bahwa arahan itu bukan sekadar angka, tapi aksi nyata. Saya mengapresiasi komitmen nyata Pak Gubernur Jakarta, Pak Mendagri juga yang terus mendukung pengelolaan sampah menjadi waste to energy ini,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/04/sampah-jadi-listrik-pemprov-dki-gandeng-danantara-bangun-psel/">Sampah Jadi Listrik, Pemprov DKI Gandeng Danantara Bangun PSEL</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/05/04/sampah-jadi-listrik-pemprov-dki-gandeng-danantara-bangun-psel/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sampah Jadi Listrik, Proyek Raksasa Dimulai di 3 Kota Besar</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/04/22/sampah-jadi-listrik-proyek-raksasa-dimulai-di-3-kota-besar/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/04/22/sampah-jadi-listrik-proyek-raksasa-dimulai-di-3-kota-besar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 08:35:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ENERGI]]></category>
		<category><![CDATA[Danantara]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[energi terbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[proyek nasional]]></category>
		<category><![CDATA[PSEL]]></category>
		<category><![CDATA[sampah jadi listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=16136</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Pemerintah mempercepat penerapan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik sebagai langkah strategis dalam menangani kondisi darurat sampah nasional, terutama di wilayah perkotaan. Pada Senin (21/4), dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara pemerintah daerah dan Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) untuk proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di tiga kawasan, yakni [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/04/22/sampah-jadi-listrik-proyek-raksasa-dimulai-di-3-kota-besar/">Sampah Jadi Listrik, Proyek Raksasa Dimulai di 3 Kota Besar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Pemerintah mempercepat penerapan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik sebagai langkah strategis dalam menangani kondisi darurat sampah nasional, terutama di wilayah perkotaan.</p>
<p>Pada Senin (21/4), dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara pemerintah daerah dan Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) untuk proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di tiga kawasan, yakni Denpasar Raya, Bogor Raya, dan Kota Bekasi. BUPP sendiri merupakan konsorsium yang dibentuk oleh Danantara bersama pengembang teknologi terpilih serta mitra swasta lokal guna membangun dan mengoperasikan fasilitas PSEL di lokasi yang telah ditentukan.</p>
<p>Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa penandatanganan ini menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya menggunakan mekanisme Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 yang dirancang lebih sederhana dan cepat.</p>
<p>Sejak aturan tersebut diterbitkan pada Oktober 2025, proses persiapan di daerah hingga tahap lelang oleh Danantara dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari enam bulan. Tiga proyek PSEL ini ditargetkan mulai memasuki tahap konstruksi pada Juni 2026 dan beroperasi pada akhir 2027.</p>
<figure id="attachment_16138" aria-describedby="caption-attachment-16138" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-16138" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260421-WA0004.jpg" alt="Sampah Jadi Listrik, Proyek Raksasa Dimulai di 3 Kota Besar" width="1200" height="801" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260421-WA0004.jpg 1200w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260421-WA0004-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260421-WA0004-1024x684.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260421-WA0004-768x513.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260421-WA0004-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260421-WA0004-696x465.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260421-WA0004-1068x713.jpg 1068w" sizes="auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-16138" class="wp-caption-text">Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan Zulkifli Hasan, Wamendagri, Danantara Indonesia, Gubernur foto bersama pada Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Daerah dan Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di tiga lokasi, yakni Denpasar Raya, Bogor Raya, dan Kota Bekasi di kantor Kemenko Pangan, Jakarta. (katafoto/HO/Humas Kemenko Pangan)</figcaption></figure>
<p>Zulkifli Hasan juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat, mulai dari tim verifikasi lintas kementerian/lembaga, Danantara, hingga pemerintah daerah, atas kolaborasi yang dinilai solid dalam mempercepat realisasi proyek.</p>
<p>Pada tahap awal, BUPP yang terpilih meliputi PT Weiming Nusantara Bali New Energy untuk Denpasar Raya, PT Weiming Nusantara Bogor New Energy untuk Bogor Raya, serta PT Wangneng Bekasi Environment Nusantara untuk Kota Bekasi.</p>
<p>Ketiga proyek ini merupakan bagian dari tahap pertama pengembangan sekitar 30 lokasi PSEL yang telah diidentifikasi pemerintah sebagai tindak lanjut arahan Presiden dalam mempercepat penanganan sampah nasional melalui pendekatan yang terintegrasi dan berorientasi hasil.</p>
<p>Selanjutnya, pemerintah akan mempercepat proses penunjukan mitra BUPP untuk 13 lokasi tambahan. Rinciannya meliputi satu lokasi yang segera ditetapkan mitranya, yakni Yogyakarta Raya, 10 lokasi yang siap dilelang, serta dua lokasi yang tengah dalam proses penyesuaian ke Perpres 109 Tahun 2025.</p>
<p>Menko Pangan menegaskan pentingnya keterlibatan aktif pemerintah daerah dalam mengawal seluruh tahapan proyek, mulai dari percepatan perizinan, penguatan koordinasi lintas sektor, hingga pembenahan tata kelola sampah dari hulu, termasuk pemilahan, pengumpulan, dan pengangkutan.</p>
<p>“Saya minta Gubernur, Bupati, dan Wali Kota mengawal pelaksanaan ini agar selesai tepat waktu, sekaligus memastikan ketersediaan bahan baku yang berupa sampah itu terpenuhi,” tegasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/04/22/sampah-jadi-listrik-proyek-raksasa-dimulai-di-3-kota-besar/">Sampah Jadi Listrik, Proyek Raksasa Dimulai di 3 Kota Besar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/04/22/sampah-jadi-listrik-proyek-raksasa-dimulai-di-3-kota-besar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
