<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pengoplosan Beras - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/pengoplosan-beras/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/pengoplosan-beras/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Jul 2025 15:22:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Pengoplosan Beras - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/pengoplosan-beras/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Modus Curang! 9 Ton Beras Oplosan di Pekanbaru Dijual Seharga Premium</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/07/28/modus-curang-9-ton-beras-oplosan-di-pekanbaru-dijual-seharga-premium/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/07/28/modus-curang-9-ton-beras-oplosan-di-pekanbaru-dijual-seharga-premium/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2025 15:22:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Beras Oplosan]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Pengoplosan Beras]]></category>
		<category><![CDATA[Penipuan Konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan Konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Riau]]></category>
		<category><![CDATA[SPHP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=11309</guid>

					<description><![CDATA[<p>Riau &#8211; Tim Subdirektorat I Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengungkap praktik pengoplosan beras yang dilakukan oleh seorang distributor di Jalan Sail, Kota Pekanbaru. Dalam kasus ini, polisi menetapkan seorang pemilik berinisial R sebagai tersangka. Direktur Reskrimsus Polda Riau Kombes Ade Kuncoro menjelaskan, penggerebekan dilakukan pada Kamis, (24/07) sekitar pukul 15.00 WIB, di [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/07/28/modus-curang-9-ton-beras-oplosan-di-pekanbaru-dijual-seharga-premium/">Modus Curang! 9 Ton Beras Oplosan di Pekanbaru Dijual Seharga Premium</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Riau</b> &#8211; Tim Subdirektorat I Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengungkap praktik pengoplosan beras yang dilakukan oleh seorang distributor di Jalan Sail, Kota Pekanbaru. Dalam kasus ini, polisi menetapkan seorang pemilik berinisial R sebagai tersangka.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Direktur Reskrimsus Polda Riau Kombes Ade Kuncoro menjelaskan, penggerebekan dilakukan pada Kamis, (24/07) sekitar pukul 15.00 WIB, di sebuah toko beras yang berlokasi di Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui mengoplos beras ladang asal Pelalawan ke dalam karung berlabel SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan). Setelah diisi ulang, karung-karung tersebut ditimbang, dijahit dengan mesin, dan dipasarkan kembali seolah-olah sebagai produk beras bersubsidi atau premium.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tak hanya itu, petugas juga menemukan karung bermerek premium yang ternyata diisi dengan beras kualitas rendah. Produk tersebut dijual ke masyarakat dengan harga sekelas beras premium.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Dalam kemasannya ditulis berasal dari Bukittinggi, Sumatera Barat, padahal sebenarnya beras itu berasal dari Pelalawan dan kualitasnya bahkan di bawah medium. Namun tetap dijual mahal,” ungkap Kombes Ade.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya:</span></p>
<ul class="ul1">
<li class="li2"><span class="s1">79 karung beras SPHP kemasan 5 kg berisi beras oplosan<br />
</span></li>
<li class="li2"><span class="s1">4 karung bermerek lain dengan isi serupa<br />
</span></li>
<li class="li2"><span class="s1">18 karung kosong SPHP<br />
</span></li>
<li class="li2"><span class="s1">1 unit timbangan digital<br />
</span></li>
<li class="li2"><span class="s1">1 mesin jahit<br />
</span></li>
<li class="li2"><span class="s1">12 gulung benang jahit<br />
</span></li>
<li class="li2"><span class="s1">2 buah mangkok<br />
</span></li>
</ul>
<p class="p1"><span class="s1">Diperkirakan total beras oplosan yang diamankan mencapai 8 hingga 9 ton. Penyidik saat ini masih menghitung secara rinci dan mendalami kasus tersebut lebih lanjut.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan yang hadir dalam konferensi pers menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, agar aparat penegak hukum menindak tegas praktik curang yang merugikan masyarakat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin rasa aman bagi masyarakat dan menjaga stabilitas kamtibmas,” tegas Irjen Herry.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia juga menambahkan bahwa tindakan pelaku mencederai semangat program SPHP sebagaimana tertuang dalam UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, yang bertujuan menjamin akses masyarakat terhadap beras berkualitas dengan harga terjangkau.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Presiden sendiri telah menegaskan pentingnya menjaga ketahanan pangan nasional, karena seluruh sistem produksinya dibiayai oleh rakyat. Ketika ada oknum yang menyelewengkan untuk kepentingan pribadi, itulah yang disebut sebagai praktik ‘serakahnomics’,” pungkas Kapolda.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Atas perbuatannya, tersangka R dijerat dengan Pasal 62 ayat (1) juncto Pasal 8 ayat (1) huruf e dan f, serta Pasal 9 ayat (1) huruf d dan h Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/07/28/modus-curang-9-ton-beras-oplosan-di-pekanbaru-dijual-seharga-premium/">Modus Curang! 9 Ton Beras Oplosan di Pekanbaru Dijual Seharga Premium</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/07/28/modus-curang-9-ton-beras-oplosan-di-pekanbaru-dijual-seharga-premium/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
