<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Penumpang Pesawat - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/penumpang-pesawat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/penumpang-pesawat/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Jun 2026 16:21:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Penumpang Pesawat - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/penumpang-pesawat/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kereta Api Jadi Primadona Moda Transportasi Lain Mengalami Penurunan</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/06/02/kereta-api-jadi-primadona-moda-transportasi-lain-mengalami-penurunan/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/06/02/kereta-api-jadi-primadona-moda-transportasi-lain-mengalami-penurunan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2026 16:21:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI dan KINERJA]]></category>
		<category><![CDATA[Angkutan Barang]]></category>
		<category><![CDATA[Angkutan Kereta Api]]></category>
		<category><![CDATA[ASDP]]></category>
		<category><![CDATA[BPS]]></category>
		<category><![CDATA[KAI]]></category>
		<category><![CDATA[Kereta Api]]></category>
		<category><![CDATA[Penumpang Kereta Api]]></category>
		<category><![CDATA[Penumpang Pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[Statistik Transportasi]]></category>
		<category><![CDATA[Transportasi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Transportasi Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Transportasi Udara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=17447</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kereta api menjadi satu-satunya moda transportasi yang mengalami peningkatan jumlah penumpang pada April 2026. Di saat sebagian besar sektor transportasi mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, angkutan kereta justru menunjukkan pertumbuhan positif. Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini, mengungkapkan jumlah penumpang kereta api [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/06/02/kereta-api-jadi-primadona-moda-transportasi-lain-mengalami-penurunan/">Kereta Api Jadi Primadona Moda Transportasi Lain Mengalami Penurunan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta </b>&#8211; Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kereta api menjadi satu-satunya moda transportasi yang mengalami peningkatan jumlah penumpang pada April 2026. Di saat sebagian besar sektor transportasi mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, angkutan kereta justru menunjukkan pertumbuhan positif.</p>
<p>Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini, mengungkapkan jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada April 2026 mencapai 48,28 juta orang. Angka tersebut meningkat 7,65 persen dibandingkan April 2025.</p>
<p>“Secara tahunan sebagian besar moda transportasi mengalami penurunan, hanya moda angkutan kereta yang mengalami peningkatan sebesar 7,65%,” kata Pudji dalam konferensi pers BPS di Jakarta, Selasa (2/6/2026).</p>
<p>Sementara itu, sektor transportasi udara mencatat penurunan jumlah penumpang. BPS mencatat penumpang angkutan udara domestik sebanyak 4,57 juta orang atau turun 15,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Untuk penerbangan internasional, jumlah penumpang tercatat 1,56 juta orang, turun 1,78 persen secara tahunan.</p>
<p>Tren penurunan juga terjadi pada moda transportasi laut dan penyeberangan. Jumlah penumpang angkutan laut domestik pada April 2026 mencapai 2,93 juta orang atau turun 9,81 persen dibandingkan April tahun sebelumnya.</p>
<p>Adapun angkutan penyeberangan yang dioperasikan oleh Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) mengalami penurunan paling tajam. Jumlah penumpangnya tercatat 4,69 juta orang atau merosot 24,99 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.</p>
<p>Pudji menjelaskan, secara bulanan jumlah penumpang angkutan udara domestik, angkutan laut domestik, dan layanan penyeberangan ASDP juga mengalami penurunan pada April 2026. Sebaliknya, jumlah pengguna kereta api dan penerbangan internasional justru meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.</p>
<p>Di sektor logistik, kinerja angkutan barang menunjukkan hasil yang lebih positif. Volume barang yang diangkut melalui angkutan laut domestik mencapai 45,10 juta ton pada April 2026 atau tumbuh 16,46 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.</p>
<p>Pertumbuhan juga terjadi pada angkutan barang kereta api. Volume pengangkutan tercatat mencapai 6,18 juta ton atau naik 5,05 persen secara tahunan.</p>
<p>Sebaliknya, angkutan barang melalui jalur udara domestik mengalami penurunan. BPS mencatat volume barang yang diangkut hanya sekitar 50 ribu ton atau turun 6,73 persen dibandingkan April 2025.</p>
<p>Menurut Pudji, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, volume angkutan barang melalui laut domestik meningkat 4,31 persen, sedangkan angkutan barang kereta api tumbuh 5,96 persen. Di sisi lain, angkutan barang udara domestik masih menunjukkan tren pelemahan.</p>
<p>Data BPS tersebut menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas dan distribusi barang. Di tengah penurunan jumlah penumpang pada berbagai moda transportasi lainnya, sektor perkeretaapian mampu mempertahankan pertumbuhan baik pada layanan penumpang maupun angkutan barang.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/06/02/kereta-api-jadi-primadona-moda-transportasi-lain-mengalami-penurunan/">Kereta Api Jadi Primadona Moda Transportasi Lain Mengalami Penurunan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/06/02/kereta-api-jadi-primadona-moda-transportasi-lain-mengalami-penurunan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kenapa Jendela Pesawat Harus Dibuka Saat Take-Off dan Landing?</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/08/20/kenapa-jendela-pesawat-harus-dibuka-saat-take-off-dan-landing/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/08/20/kenapa-jendela-pesawat-harus-dibuka-saat-take-off-dan-landing/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2025 01:44:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[WISATA]]></category>
		<category><![CDATA[Aviation Safety]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta Penerbangan]]></category>
		<category><![CDATA[Keselamatan Penerbangan]]></category>
		<category><![CDATA[Landing]]></category>
		<category><![CDATA[Penumpang Pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[Pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[Pramugari]]></category>
		<category><![CDATA[Take Off]]></category>
		<category><![CDATA[Travel Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Traveling Aman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=11830</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pernahkah kamu bertanya-tanya, mengapa pramugari selalu meminta penumpang membuka penutup jendela saat pesawat lepas landas atau mendarat? Sekilas terdengar sepele, bahkan mungkin dianggap hanya formalitas belaka. Namun ternyata, aturan ini punya alasan keselamatan yang sangat penting. 1. Meningkatkan Kewaspadaan Penumpang dan Kru Take-off dan landing adalah fase paling rawan dalam penerbangan. Statistik mencatat, sebagian besar [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/08/20/kenapa-jendela-pesawat-harus-dibuka-saat-take-off-dan-landing/">Kenapa Jendela Pesawat Harus Dibuka Saat Take-Off dan Landing?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">Pernahkah kamu bertanya-tanya, mengapa pramugari selalu meminta penumpang membuka penutup jendela saat pesawat lepas landas atau mendarat? Sekilas terdengar sepele, bahkan mungkin dianggap hanya formalitas belaka. Namun ternyata, aturan ini punya alasan keselamatan yang sangat penting.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"><b>1. Meningkatkan Kewaspadaan Penumpang dan Kru</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Take-off dan landing adalah fase paling rawan dalam penerbangan. Statistik mencatat, sebagian besar insiden terjadi pada dua momen ini. Dengan jendela terbuka, penumpang maupun kru bisa langsung melihat kondisi di luar, misalnya jika ada asap, api, atau puing. Informasi cepat ini bisa membantu kru mengambil keputusan darurat dengan segera.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"><b>2. Mempercepat Proses Evakuasi</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Jika terjadi keadaan darurat saat mendarat, setiap detik sangat berharga. Membuka jendela memungkinkan awak kabin mengecek situasi di luar sebelum pintu darurat dibuka. Mereka bisa memastikan sisi pesawat aman dari bahaya sebelum memandu penumpang keluar.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"><b>3. Adaptasi Mata terhadap Cahaya</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Perbedaan pencahayaan antara dalam kabin dan luar pesawat bisa sangat ekstrem. Membuka penutup jendela membantu mata penumpang beradaptasi lebih cepat dengan kondisi cahaya luar, baik siang maupun malam. Jadi, jika harus evakuasi mendadak, mata sudah siap dan penumpang bisa bergerak lebih cepat.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"><b>4. Memudahkan Pengamatan dari Luar</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bukan hanya kru kabin, petugas bandara atau tim penyelamat di darat juga terbantu dengan jendela yang terbuka. Dari luar, mereka bisa mengamati kondisi dalam kabin dan segera bertindak jika ada tanda bahaya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Membuka penutup jendela saat take-off dan landing bukanlah aturan iseng. Ini adalah prosedur keselamatan standar internasional yang dirancang untuk melindungi penumpang. Jadi, lain kali kamu naik pesawat dan diminta membuka jendela, ingatlah: itu bukan soal kenyamanan, tapi demi keselamatan semua orang di dalam pesawat.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/08/20/kenapa-jendela-pesawat-harus-dibuka-saat-take-off-dan-landing/">Kenapa Jendela Pesawat Harus Dibuka Saat Take-Off dan Landing?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/08/20/kenapa-jendela-pesawat-harus-dibuka-saat-take-off-dan-landing/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
