<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PHE ONWJ - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/phe-onwj/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/phe-onwj/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Aug 2024 15:06:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>PHE ONWJ - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/phe-onwj/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kapal Penampung Produksi Minyak Tertua di Dunia Akan Pensiun</title>
		<link>https://katafoto.id/2024/08/10/kapal-penampung-produksi-minyak-tertua-di-dunia-akan-pensiun/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2024/08/10/kapal-penampung-produksi-minyak-tertua-di-dunia-akan-pensiun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Aug 2024 15:06:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ENERGI]]></category>
		<category><![CDATA[KATA EKBIS]]></category>
		<category><![CDATA[FSO Arco Ardjuna]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal penampung produksi minyak Arco Ardjuna]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal  Arco Ardjuna]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina Hulu Energi]]></category>
		<category><![CDATA[PHE ONWJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://katafoto.id/?p=3850</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Kapal penampung produksi minyak Arco Ardjuna memasuki usia pensiun di bulan Agustus 2024 ini. Kapal yang telah beroperasi lebih dari setengah abad oleh Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina. Kapal Floating Storage and Offloading (FSO) Arco Ardjuna mengapung sekitar 95 kilometer di lepas pantai Laut Jawa. Kapal ini merupakan fasilitas penampung produksi minyak terapung [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2024/08/10/kapal-penampung-produksi-minyak-tertua-di-dunia-akan-pensiun/">Kapal Penampung Produksi Minyak Tertua di Dunia Akan Pensiun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; </span><span class="s2">Kapal penampung produksi minyak</span><span class="s3"> </span><span class="s2">Arco Ardjuna</span><span class="s3"> memasuki usia pensiun di bulan Agustus 2024 ini. Kapal yang telah beroperasi lebih dari setengah abad oleh </span><span class="s2">Pertamina Hulu Energi</span><span class="s3"> <i>Offshore North West Java</i> (</span><span class="s2">PHE ONWJ</span><span class="s3">) Regional Jawa <i>Subholding Upstream</i> Pertamina.</span></p>
<p class="p1"><span class="s3">Kapal <i>Floating Storage and Offloading</i> (FSO) Arco Ardjuna mengapung sekitar 95 kilometer di lepas pantai Laut Jawa. Kapal ini merupakan fasilitas penampung produksi minyak terapung lepas pantai pertama di Indonesia dan tertua yang masih beroperasi di dunia.</span></p>
<p class="p3"><span class="s3">FSO Arco Ardjuna difungsikan sebagai fasilitas penerima, penyimpanan, dan penyalur minyak mentah untuk sebelum kemudian dikirim diangkut ke tanker ekspor untuk dapat ke lokasi diproses di kilang pengolahan minyak mentah untuk diproses.</span></p>
<p class="p3"><span class="s3">Kapal yang di bangun oleh Mitsubitshi Heavy Industry, Jepang mulai beroperasi  pada tahun 1972. FSO Arco Ardjuna dengan kapasitas penyimpanan terpasang sebesar satu juta barel, menjadi tulang punggung produksi minyak di lapangan lepas pantai PHE ONWJ serta berkontribusi besar dalam memenuhi kebutuhan energi nasional.</span></p>
<figure id="attachment_3848" aria-describedby="caption-attachment-3848" style="width: 1285px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-3848" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/08/Arco-Ardjuna1.jpg" alt="Kapal Penampung Produksi Minyak Tertua di Dunia Pensiun" width="1285" height="856" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/08/Arco-Ardjuna1.jpg 1285w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/08/Arco-Ardjuna1-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/08/Arco-Ardjuna1-1024x682.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/08/Arco-Ardjuna1-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/08/Arco-Ardjuna1-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/08/Arco-Ardjuna1-600x400.jpg 600w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/08/Arco-Ardjuna1-696x464.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/08/Arco-Ardjuna1-1068x711.jpg 1068w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/08/Arco-Ardjuna1-630x420.jpg 630w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/08/Arco-Ardjuna1-1261x840.jpg 1261w" sizes="(max-width: 1285px) 100vw, 1285px" /><figcaption id="caption-attachment-3848" class="wp-caption-text">Kapal Floating Storage and Offloading (FSO) Arco Ardjuna mengapung sekitar 95 kilometer di lepas pantai Laut Jawa, memasuki masa pensiun di usia 52 tahun bulan Agustus 2024. (katafoto/HO/PHE)</figcaption></figure>
<p class="p3"><span class="s3">Setelah beroperasi selama 52 tahun, PHE ONWJ akan mengganti FSO Arco Ardjuna dengan fasilitas penampungan baru yang lebih andal, efisien dan modern. Penggantian fasilitas ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk terus meningkatkan keandalan dan keselamatan operasi dan lingkungan, sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri minyak dan gas saat ini.</span></p>
<p class="p3"><span class="s3">General Manager PHE ONWJ, Muzwir Wiratama, mengatakan, FSO Arco Ardjuna akan selalu menjadi bagian penting dari sejarah industri minyak dan gas di Indonesia.</span></p>
<p class="p6"><span class="s3">“Momen pelepasan FSO Arco Ardjuna akan menjadi tanda penghormatan atas dedikasi dan kontribusi besar yang telah diberikan oleh fasilitas ini selama lima dekade terakhir,” ujar Muzwir Wiratama dikutip dari keterangan tertulis laman kabar bumn.</span></p>
<p class="p3"><span class="s3">Warisan FSO Arco Ardjuna akan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya dalam menghadapi tantangan dan meraih keberhasilan di masa depan. FSO Arco Ardjuna memiliki panjang 142,6 meter, dengan lebar 48,2 meter, bobot 153,202 ton, dengan kapasitas penyimpanan terpasang sebesar satu juta barel</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“FSO Arco Ardjuna bukan hanya sebuah fasilitas, tapi juga rumah kedua bagi kami. Meskipun tantangan yang dihadapi tidaklah sedikit, namun semangat dan kerja keras seluruh tim selalu menjadi kekuatan utama kami,” tutupnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2024/08/10/kapal-penampung-produksi-minyak-tertua-di-dunia-akan-pensiun/">Kapal Penampung Produksi Minyak Tertua di Dunia Akan Pensiun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2024/08/10/kapal-penampung-produksi-minyak-tertua-di-dunia-akan-pensiun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sempat Tidak Beroperasi, PHE ONWJ Aktifkan Kembali Platform LES di Lepas Pantai</title>
		<link>https://katafoto.id/2024/07/14/sempat-tidak-beroperasi-phe-onwj-aktifkan-kembali-platform-les-di-lepas-pantai/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2024/07/14/sempat-tidak-beroperasi-phe-onwj-aktifkan-kembali-platform-les-di-lepas-pantai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jul 2024 15:04:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ENERGI]]></category>
		<category><![CDATA[KATA EKBIS]]></category>
		<category><![CDATA[cadangan migas]]></category>
		<category><![CDATA[Lepas Pantai Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina Hulu Energi ONWJ]]></category>
		<category><![CDATA[PHE ONWJ]]></category>
		<category><![CDATA[platform LES]]></category>
		<category><![CDATA[Platform LESA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://katafoto.id/?p=3337</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) dari Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina akan mengaktifkan kembali platform LES untuk mengoptimalkan potensi cadangan migas domestik. Platform LES yang terletak di lepas pantai 25 Kilometer dari Cilamaya, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat diperkirakan menyimpan potensi minyak mencapai 0.34 Million Stock Tank Barrels (MMSTB) dan 24.23 Billion [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2024/07/14/sempat-tidak-beroperasi-phe-onwj-aktifkan-kembali-platform-les-di-lepas-pantai/">Sempat Tidak Beroperasi, PHE ONWJ Aktifkan Kembali Platform LES di Lepas Pantai</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (</span><span class="s2">PHE ONWJ</span><span class="s1">) dari Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina akan mengaktifkan kembali </span><span class="s2">platform LES untuk mengoptimalkan potensi cadangan migas domestik.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Platform LES yang terletak di lepas pantai 25 Kilometer dari Cilamaya, Kabupaten <span class="s2">Karawang</span>, Provinsi Jawa Barat diperkirakan menyimpan potensi minyak mencapai 0.34 Million Stock Tank Barrels (MMSTB) dan 24.23 Billion Standard Cubic Feet (BSCF) untuk gas.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">General Manager PHE ONWJ Muzwir Wiratama mengatakan, saat ini proyek optimasi pengembangan lapangan LES dan reaktivasi platform LESA sudah berjalan dan akan rampung pada akhir tahun 2025.</span></p>
<p class="p4"><span class="s1">“Proses drilling akan dimulai secepatnya setelah proyek optimasi pengembangan lapangan LES,” terangnya, dalam Kick Off Meeting bersama kontraktor pelaksana di Jakarta beberapa waktu yang lalu dikutip dari keterangan tertulis. </span></p>
<p class="p4"><span class="s1">Lapangan LES pertama kali ditemukan pada tahun 1994 melalui sumur eksplorasi LESA-1. Platform LESA mulai memproduksi pada tahun 2001 dengan performa produksi hingga 3,5 MMSCFD melalui 3 sumur aktif.</span></p>
<p class="p4"><span class="s1">Tiga sumur eksisting akan diaktifkan kembali setelah sebelumnya di non-aktifkan pada November 2017.</span></p>
<p class="p4"><span class="s1">Selain reaktivasi 3 sumur eksisting, PHE ONWJ akan melanjutkan penambahan pemboran 2 sumur pengembangan baru dalam proyek ini.</span></p>
<p class="p4"><span class="s1">Dari 5 sumur yang akan dikelola, diperkirakan mampu menambah capaian produksi nasional sebesar 14,7 MMSCFD untuk gas dan kondensat sebesar 139,3 Barel Condensate Per Day (BCPD).</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2024/07/14/sempat-tidak-beroperasi-phe-onwj-aktifkan-kembali-platform-les-di-lepas-pantai/">Sempat Tidak Beroperasi, PHE ONWJ Aktifkan Kembali Platform LES di Lepas Pantai</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2024/07/14/sempat-tidak-beroperasi-phe-onwj-aktifkan-kembali-platform-les-di-lepas-pantai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
