<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Polusi Plastik - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/polusi-plastik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/polusi-plastik/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Nov 2025 07:36:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Polusi Plastik - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/polusi-plastik/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BRIN Bongkar Fakta Mengejutkan, Mikroplastik Ditemukan Turun dari Langit Jakarta</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/11/03/brin-bongkar-fakta-mengejutkan-mikroplastik-ditemukan-turun-dari-langit-jakarta/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/11/03/brin-bongkar-fakta-mengejutkan-mikroplastik-ditemukan-turun-dari-langit-jakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 00:31:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEGAPOLITAN]]></category>
		<category><![CDATA[Air Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Mikroplastik]]></category>
		<category><![CDATA[Polusi Plastik]]></category>
		<category><![CDATA[Polusi Udara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=13422</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menemukan partikel mikroplastik tak hanya di laut atau makanan, tetapi juga di air hujan yang turun di wilayah Jakarta. Hasil penelitian tersebut menunjukkan, partikel plastik berukuran sangat kecil kini telah ikut terbawa angin dan jatuh kembali ke bumi bersama air hujan. Peneliti BRIN mengungkap, temuan ini menjadi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/11/03/brin-bongkar-fakta-mengejutkan-mikroplastik-ditemukan-turun-dari-langit-jakarta/">BRIN Bongkar Fakta Mengejutkan, Mikroplastik Ditemukan Turun dari Langit Jakarta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta </b>&#8211; Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menemukan partikel mikroplastik tak hanya di laut atau makanan, tetapi juga di air hujan yang turun di wilayah Jakarta. Hasil penelitian tersebut menunjukkan, partikel plastik berukuran sangat kecil kini telah ikut terbawa angin dan jatuh kembali ke bumi bersama air hujan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Peneliti BRIN mengungkap, temuan ini menjadi bukti bahwa mikroplastik telah menjadi bagian dari siklus alami lingkungan. Plastik yang hancur di darat atau laut bisa terangkat ke atmosfer akibat angin, kemudian terbawa awan dan akhirnya turun kembali bersama hujan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan RI, Aji Muhawarman, menegaskan bahwa keberadaan mikroplastik di air hujan tidak serta-merta menjadikan air hujan berbahaya bagi kesehatan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Fenomena ini perlu diwaspadai, bukan ditakuti. Ini menandakan bahwa partikel plastik sudah tersebar sangat luas di sekitar kita,” ujar Aji, dikutip dari InfoPublik, Minggu (2/11).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut sejumlah penelitian, manusia dapat terpapar mikroplastik melalui dua jalur utama, yaitu melalui makanan dan minuman (seperti garam, seafood, dan air minum kemasan), serta melalui udara, karena serat sintetis dari pakaian atau debu kota dapat terhirup ke dalam tubuh.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Beberapa studi juga menyebut, paparan jangka panjang mikroplastik dalam jumlah besar dapat menimbulkan peradangan jaringan tubuh. Selain itu, bahan kimia seperti bisphenol A (BPA) dan phthalates yang menempel pada mikroplastik berpotensi mengganggu sistem hormon, reproduksi, hingga perkembangan janin.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Namun, para ahli menekankan bahwa hingga kini belum ada bukti ilmiah kuat yang menunjukkan mikroplastik secara langsung menyebabkan penyakit tertentu. Tingkat paparan pada masyarakat umum juga masih tergolong rendah, meskipun terus menjadi perhatian utama para peneliti.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebagai langkah pencegahan, Aji mengimbau masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menjaga kebersihan lingkungan, serta tidak membakar sampah plastik.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika udara kering atau setelah hujan. Ini bukan karena air hujannya berbahaya, tetapi untuk mengurangi paparan debu dan polusi yang mungkin mengandung mikroplastik,” jelasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Masyarakat juga disarankan membawa botol minum isi ulang, menggunakan tas belanja ramah lingkungan, dan memilah sampah di rumah. Langkah sederhana ini dinilai penting untuk menekan jumlah limbah plastik di lingkungan serta mencegah terbentuknya lebih banyak mikroplastik di masa depan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebagai informasi, mikroplastik adalah partikel plastik berukuran kurang dari 5 milimeter hingga satu mikrometer. Karena ukurannya sangat kecil dan sulit terurai, partikel ini dapat bertahan lama serta berpindah dari udara ke tanah hingga ke perairan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Secara umum, mikroplastik terbagi menjadi dua jenis:</span></p>
<ul class="ul1">
<li class="li2"><b></b><span class="s1">Mikroplastik primer, yakni partikel kecil yang sengaja diproduksi untuk keperluan industri seperti microbeads pada produk kosmetik dan pembersih.<br />
</span></li>
<li class="li2"><b></b><span class="s1">Mikroplastik sekunder, yaitu pecahan dari plastik berukuran besar seperti kantong belanja, botol minum, hingga jaring nelayan yang terurai karena paparan sinar matahari dan cuaca.</span></li>
</ul>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/11/03/brin-bongkar-fakta-mengejutkan-mikroplastik-ditemukan-turun-dari-langit-jakarta/">BRIN Bongkar Fakta Mengejutkan, Mikroplastik Ditemukan Turun dari Langit Jakarta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/11/03/brin-bongkar-fakta-mengejutkan-mikroplastik-ditemukan-turun-dari-langit-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
