<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PP 17 Tahun 2025 - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/pp-17-tahun-2025/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/pp-17-tahun-2025/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 Nov 2025 01:28:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>PP 17 Tahun 2025 - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/pp-17-tahun-2025/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ketika Para Santri Belajar Etika Digital Lewat Wayang Golek</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/11/08/ketika-para-santri-belajar-etika-digital-lewat-wayang-golek/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/11/08/ketika-para-santri-belajar-etika-digital-lewat-wayang-golek/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Nov 2025 01:28:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TEKNEWS]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Ramah Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Etika Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Kemkomdigi]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[PP 17 Tahun 2025]]></category>
		<category><![CDATA[PP Tunas]]></category>
		<category><![CDATA[Sahabat Tunas]]></category>
		<category><![CDATA[Santri Cakap Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang Golek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=13547</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yogyakarta &#8211; Suasana Pondok Pesantren Assalafiyyah di Mlangi, Yogyakarta, dipenuhi keceriaan para santri yang bermain congklak, beradu keseimbangan di atas enggrang, hingga menikmati pertunjukan wayang golek. Di tengah suasana penuh tawa itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) hadir dengan misi penting: membentuk generasi santri yang tidak hanya cakap digital, tetapi juga beretika di dunia maya, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/11/08/ketika-para-santri-belajar-etika-digital-lewat-wayang-golek/">Ketika Para Santri Belajar Etika Digital Lewat Wayang Golek</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Yogyakarta</b> &#8211; Suasana Pondok Pesantren Assalafiyyah di Mlangi, Yogyakarta, dipenuhi keceriaan para santri yang bermain congklak, beradu keseimbangan di atas enggrang, hingga menikmati pertunjukan wayang golek. Di tengah suasana penuh tawa itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) hadir dengan misi penting: membentuk generasi santri yang tidak hanya cakap digital, tetapi juga beretika di dunia maya, melalui kegiatan “Sahabat Tunas: Bersama Menjaga Ruang Digital Ramah Anak.”</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Program ini digagas oleh Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kemkomdigi sebagai bagian dari implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak, atau dikenal dengan PP Tunas. Inisiatif ini bertujuan memperkuat literasi digital anak agar mampu menggunakan teknologi secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Direktur Jenderal KPM Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, menegaskan bahwa literasi digital tidak sekadar kemampuan teknis menggunakan gawai atau internet.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Melalui Sahabat Tunas, kami mengajak anak-anak memahami hak dan kewajiban mereka sebagai warga digital yang cerdas dan bertanggung jawab. Peran orang tua juga sangat penting dalam mendampingi serta mengawasi aktivitas daring anak-anaknya,” ujarnya dalam kegiatan di Yogyakarta, Jumat (7/11).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Fifi menambahkan, pendampingan terhadap anak di dunia digital harus dilakukan secara seimbang. Anak perlu memahami batasan konten yang layak diakses, mampu mengatur waktu antara belajar dan bermain, serta tetap aktif berinteraksi di dunia nyata.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pesan literasi digital tersebut disampaikan dengan pendekatan budaya yang menarik. Dalang cilik Adimas Alby Elsani Widyaputra menampilkan lakon wayang golek interaktif yang mengangkat tema etika di ruang digital. Melalui tokoh-tokoh pewayangan, Adimas menggambarkan bagaimana PP Tunas menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi anak-anak dari paparan konten berisiko dan perilaku negatif di internet.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain pertunjukan wayang, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 300 siswa SD dan MTs yang turut menampilkan seni silat, permainan tradisional, hingga pameran aplikasi dan gim karya santri. Beragam aktivitas tersebut menunjukkan bahwa Sahabat Tunas tidak hanya berfokus pada dunia digital, tetapi juga mendorong anak untuk tetap kreatif dan produktif di luar layar.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/11/08/ketika-para-santri-belajar-etika-digital-lewat-wayang-golek/">Ketika Para Santri Belajar Etika Digital Lewat Wayang Golek</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/11/08/ketika-para-santri-belajar-etika-digital-lewat-wayang-golek/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
