<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>RS Kanker Dharmais - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/rs-kanker-dharmais/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/rs-kanker-dharmais/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Sun, 20 Jul 2025 05:40:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>RS Kanker Dharmais - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/rs-kanker-dharmais/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Teknologi Medis Swedia Jadi Sorotan dalam Kunjungan ke RS Dharmais</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/05/28/teknologi-medis-swedia-jadi-sorotan-dalam-kunjungan-ke-rs-dharmais/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/05/28/teknologi-medis-swedia-jadi-sorotan-dalam-kunjungan-ke-rs-dharmais/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 May 2025 12:34:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Acko Ankarberg Johansson]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Gunadi Sadikin]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Swedia]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Kesehatan Swedia]]></category>
		<category><![CDATA[RS Kanker Dharmais]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Medis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=9999</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Rumah Sakit Kanker Dharmais (RSKD) mendapat kunjungan dari Menteri Kesehatan Swedia, Acko Ankarberg Johansson, yang datang bersama rombongan dan didampingi oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, pada Selasa (27/05). Kerja sama ini adalah pengembangan layanan kanker, termasuk pemanfaatan teknologi mutakhir. Direktur Utama RS Kanker Dharmais, Soeko Werdi Nindito, menyambut baik kolaborasi ini. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/05/28/teknologi-medis-swedia-jadi-sorotan-dalam-kunjungan-ke-rs-dharmais/">Teknologi Medis Swedia Jadi Sorotan dalam Kunjungan ke RS Dharmais</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta </b>&#8211; Rumah Sakit Kanker Dharmais (RSKD) mendapat kunjungan dari Menteri Kesehatan Swedia, Acko Ankarberg Johansson, yang datang bersama rombongan dan didampingi oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, pada Selasa (27/05). Kerja sama ini adalah pengembangan layanan kanker, termasuk pemanfaatan teknologi mutakhir.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Direktur Utama RS Kanker Dharmais, Soeko Werdi Nindito, menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, kemitraan dengan Swedia bisa menjadi awal penting dalam mendorong transformasi layanan onkologi di Indonesia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Saya berharap teknologi alat kesehatan canggih dari Swedia bisa diadopsi, bukan hanya di Dharmais, tapi juga di berbagai rumah sakit di daerah dan rumah sakit vertikal di seluruh Indonesia,” ujar Soeko dikutip dari keterangan tertulis. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Delegasi Swedia terdiri dari perwakilan industri alat kesehatan, akademisi dari Karolinska Institute, dan penyedia layanan kesehatan. Kunjungan ini memberi ruang untuk dialog terbuka dan observasi langsung mengenai sistem layanan kanker yang dimiliki Indonesia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Soeko mengungkapkan bahwa Indonesia menghadapi tantangan besar dalam penyediaan layanan kesehatan karena jumlah penduduk yang sangat besar jika dibandingkan Swedia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Swedia hanya punya sekitar 10 juta penduduk, sementara Indonesia mencapai 280 juta. Mereka cukup terkejut dengan jumlah pasien di rumah sakit kami. Karena itu, kami berharap kolaborasi ini bisa menghadirkan solusi berbasis teknologi yang membuat pelayanan lebih efisien dan mudah diakses,” jelasnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/05/28/teknologi-medis-swedia-jadi-sorotan-dalam-kunjungan-ke-rs-dharmais/">Teknologi Medis Swedia Jadi Sorotan dalam Kunjungan ke RS Dharmais</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/05/28/teknologi-medis-swedia-jadi-sorotan-dalam-kunjungan-ke-rs-dharmais/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Deteksi Dini Kanker Anak: Kunci Meningkatkan Kesembuhan, Kata Menkes Budi</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/02/23/deteksi-dini-kanker-anak-kunci-meningkatkan-kesembuhan-kata-menkes-budi/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/02/23/deteksi-dini-kanker-anak-kunci-meningkatkan-kesembuhan-kata-menkes-budi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Feb 2025 08:17:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Menkes Budi]]></category>
		<category><![CDATA[Onkologi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[RAN Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Rencana Aksi Nasional Kanker Anak]]></category>
		<category><![CDATA[RS Kanker Dharmais]]></category>
		<category><![CDATA[Terapi Genetik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://katafoto.id/?p=8812</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya deteksi dini kanker anak sebagai langkah utama dalam meningkatkan tingkat kesembuhan pasien. Hal tersebut disampaikannya dalam peluncuran Rencana Aksi Nasional (RAN) Kanker Anak 2025-2029 yang menjadi bagian dari Rencana Kanker Nasional 2024-2034 pada Kamis (20/2). Acara ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Kanker Anak Sedunia [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/02/23/deteksi-dini-kanker-anak-kunci-meningkatkan-kesembuhan-kata-menkes-budi/">Deteksi Dini Kanker Anak: Kunci Meningkatkan Kesembuhan, Kata Menkes Budi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya deteksi dini kanker anak sebagai langkah utama dalam meningkatkan tingkat kesembuhan pasien.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hal tersebut disampaikannya dalam peluncuran Rencana Aksi Nasional (RAN) Kanker Anak 2025-2029 yang menjadi bagian dari Rencana Kanker Nasional 2024-2034 pada Kamis (20/2). Acara ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Kanker Anak Sedunia (International Childhood Cancer Day) yang jatuh pada 15 Februari 2025.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menkes Budi menjelaskan dengan kemajuan teknologi medis deteksi dini kini dapat dilakukan melalui pemeriksaan genetik, analisis DNA tumor yang bersirkulasi, serta ekspresi RNA.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Teknologi sudah berkembang pesat. Kita harus mulai menggunakan alat deteksi genetik untuk melihat potensi kanker lebih awal, seperti yang sudah dilakukan di Thailand dan Vietnam,” ujar Menkes Budi.</span></p>
<figure id="attachment_8814" aria-describedby="caption-attachment-8814" style="width: 508px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-8814" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/02/Kanker-Anak2.jpg" alt="Deteksi Dini Kanker Anak: Kunci Meningkatkan Kesembuhan, Kata Menkes Budi" width="508" height="338" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/02/Kanker-Anak2.jpg 508w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/02/Kanker-Anak2-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/02/Kanker-Anak2-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 508px) 100vw, 508px" /><figcaption id="caption-attachment-8814" class="wp-caption-text">Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memberikan sambutan dalam peluncuran Rencana Aksi Nasional (RAN) Kanker Anak 2025-2029 di Jakarta, Kamis (20/02/2025) (katafoto/HO/Humas Kemenkes)</figcaption></figure>
<p class="p1"><span class="s1">Ia juga menegaskan bahwa Rumah Sakit (RS) Kanker Dharmais, sebagai pusat kanker nasional, harus menjadi pionir dalam penerapan teknologi medis terkini guna memberikan diagnosis serta terapi yang lebih akurat bagi pasien kanker anak.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menkes Budi menyoroti pentingnya pemerataan layanan kanker anak di seluruh provinsi agar pasien tidak perlu bepergian jauh untuk mendapatkan perawatan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Tidak semua pasien kanker anak harus dirujuk ke Dharmais. Kita harus mendistribusikan layanan ke 34 provinsi agar lebih banyak anak yang bisa mendapat pengobatan lebih dekat dengan rumah mereka,” ujar Menkes Budi dkutip dalam keterangan tertulis. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk mendukung hal ini, pemerintah berkomitmen meningkatkan kapasitas rumah sakit daerah dengan menyediakan dokter spesialis, fasilitas diagnostik yang lebih baik, serta terapi canggih seperti terapi sel (cell therapy) dan terapi genetik.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Direktur Utama RS Kanker Dharmais, dr. Soeko, menekankan bahwa deteksi dini pada kanker anak memiliki prinsip yang sama dengan kanker dewasa. Semakin cepat terdiagnosis, semakin besar peluang kesembuhannya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Jika kanker anak ditemukan lebih awal, peluang kesembuhannya jauh lebih tinggi. Kanker pada orang dewasa dapat dicegah dengan pola hidup sehat, sementara kanker anak umumnya berkaitan dengan faktor genetik, sehingga fokus utama kita adalah deteksi dini dan pengobatan yang cepat,&#8221; ujar dr. Soeko.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebagai inovasi terbaru, RS Kanker Dharmais juga mengembangkan layanan pemeriksaan genomik, yang memungkinkan identifikasi risiko kanker lebih dini menggunakan teknologi canggih.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebagai Pusat Kanker Nasional, RS Kanker Dharmais berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas dalam menangani kanker anak melalui penelitian, inovasi, serta peningkatan sumber daya manusia di bidang onkologi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami ingin RS Kanker Dharmais menjadi pusat layanan kanker yang tidak hanya melayani pasien dari seluruh Indonesia, tetapi juga menjadi rujukan bagi negara-negara lain. Ini adalah langkah besar yang harus kita jalani bersama,” tutup dr. Soeko.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/02/23/deteksi-dini-kanker-anak-kunci-meningkatkan-kesembuhan-kata-menkes-budi/">Deteksi Dini Kanker Anak: Kunci Meningkatkan Kesembuhan, Kata Menkes Budi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/02/23/deteksi-dini-kanker-anak-kunci-meningkatkan-kesembuhan-kata-menkes-budi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
