<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Genius - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/sekolah-genius/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/sekolah-genius/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Sun, 20 Jul 2025 05:32:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Sekolah Genius - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/sekolah-genius/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Maria Helena, Pelajar Papua Sulap Biji Pinang Jadi Jamu Penurun Gula Darah</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/06/21/maria-helena-pelajar-papua-sulap-biji-pinang-jadi-jamu-penurun-gula-darah/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/06/21/maria-helena-pelajar-papua-sulap-biji-pinang-jadi-jamu-penurun-gula-darah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2025 15:52:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[biji pinang]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi herbal]]></category>
		<category><![CDATA[jamu penurun gula]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan alami]]></category>
		<category><![CDATA[obat tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar Papua]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan Papua]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Genius]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=10406</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tangerang &#8211; Biji pinang yang biasanya dikunyah bersama sirih kini punya potensi baru berkat inovasi seorang siswi asal Papua Selatan. Maria Helena Gesaur, pelajar kelas 12 di Sekolah Genius, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, berhasil mengolah biji buah pinang menjadi jamu herbal yang berpotensi menurunkan kadar gula darah. Maria, yang berasal dari Kabupaten Boven Digoel, Provinsi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/06/21/maria-helena-pelajar-papua-sulap-biji-pinang-jadi-jamu-penurun-gula-darah/">Maria Helena, Pelajar Papua Sulap Biji Pinang Jadi Jamu Penurun Gula Darah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Tangerang</b> &#8211; Biji pinang yang biasanya dikunyah bersama sirih kini punya potensi baru berkat inovasi seorang siswi asal Papua Selatan. Maria Helena Gesaur, pelajar kelas 12 di Sekolah Genius, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, berhasil mengolah biji buah pinang menjadi jamu herbal yang berpotensi menurunkan kadar gula darah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Maria, yang berasal dari Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan, mendapatkan ide ini setelah mengamati tingginya kasus diabetes, terutama di wilayah Indonesia Timur. Bersama dua rekannya, ia mulai meneliti kemungkinan biji pinang digunakan sebagai bahan alami untuk membantu mengatasi penyakit tersebut.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Diabetes cukup banyak terjadi di Indonesia, termasuk di Papua. Kami mencoba mencari solusi dan menemukan jurnal ilmiah yang menyebutkan biji pinang memiliki potensi menurunkan kadar gula darah,” ujar Maria pada Jumat (20/6).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dilansir dari laman berita satu, penelitian mereka dilakukan selama satu tahun penuh, mulai dari kajian pustaka, proses pembuatan jamu, hingga tahap pengujian. Mereka menguji produk jamu tersebut pada mencit (tikus putih laboratorium), yang secara biologis memiliki kemiripan dengan manusia dalam hal respons metabolisme.</span></p>
<figure id="attachment_10408" aria-describedby="caption-attachment-10408" style="width: 1099px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-10408" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/06/Obat-Herbal2.jpg" alt="Maria Helena, Pelajar Papua Sulap Biji Pinang Jadi Jamu Penurun Gula Darah" width="1099" height="733" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/06/Obat-Herbal2.jpg 1099w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/06/Obat-Herbal2-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/06/Obat-Herbal2-1024x683.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/06/Obat-Herbal2-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/06/Obat-Herbal2-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/06/Obat-Herbal2-696x464.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/06/Obat-Herbal2-1068x712.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1099px) 100vw, 1099px" /><figcaption id="caption-attachment-10408" class="wp-caption-text">Maria Helena, pelajar asal Papua Selatan menunjukan jamu penurun gula darah yang diolah dari biji pinang di Sekolah Genius, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. (katafoto/HO/Wawan Kurniawan)</figcaption></figure>
<p class="p1"><span class="s1">Hasil uji coba menunjukkan bahwa jamu dari biji pinang mampu menurunkan kadar glukosa dalam darah mencit. “Kami melihat ada penurunan signifikan kadar gula darah setelah pemberian jamu,” jelas Maria.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski hasil awalnya menjanjikan, Maria menekankan bahwa penelitian ini masih memerlukan penyempurnaan. Salah satu temuan mereka adalah bahwa mencit yang sehat juga mengalami penurunan kadar glukosa setelah diberikan jamu, yang menunjukkan kemungkinan adanya faktor lain yang turut memengaruhi hasil.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Dari sini kami menyimpulkan bahwa ada variabel lain yang mungkin memengaruhi efek penurunan gula darah, jadi belum bisa diklaim sepenuhnya berasal dari jamu ini saja. Kami akan lanjutkan penelitian lebih mendalam,” tambahnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Inovasi yang dilakukan Maria mendapat apresiasi dari Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa. Ia menilai kehadiran Sekolah Genius sangat membantu pengembangan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) anak-anak Papua.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Sekolah Genius adalah lembaga yang sangat berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak Papua. Diharapkan mereka bisa menjadi agen perubahan, bukan hanya bagi Papua, tetapi juga bagi Indonesia,” ujar Meki.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/06/21/maria-helena-pelajar-papua-sulap-biji-pinang-jadi-jamu-penurun-gula-darah/">Maria Helena, Pelajar Papua Sulap Biji Pinang Jadi Jamu Penurun Gula Darah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/06/21/maria-helena-pelajar-papua-sulap-biji-pinang-jadi-jamu-penurun-gula-darah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
