<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sekolah rusak - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/sekolah-rusak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/sekolah-rusak/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Apr 2026 02:31:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>sekolah rusak - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/sekolah-rusak/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sempat Lumpuh karena Banjir, Kini 26 Ruang Kelas Darurat telah Berdiri</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/04/20/sempat-lumpuh-karena-banjir-kini-26-ruang-kelas-darurat-telah-berdiri/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/04/20/sempat-lumpuh-karena-banjir-kini-26-ruang-kelas-darurat-telah-berdiri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 23:25:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Abdul Mu’ti]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[RKD]]></category>
		<category><![CDATA[ruang kelas darurat]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah rusak]]></category>
		<category><![CDATA[Siswa]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=16068</guid>

					<description><![CDATA[<p>Batang Anai &#8211; Suasana hangat terasa saat lagu “Rukun Sama Teman” yang dinyanyikan para murid mengiringi kedatangan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu&#8217;ti, di SD Negeri 5 Batang Anai, Sumatra Barat. Sekolah tersebut sebelumnya terdampak banjir besar pada akhir 2025. Kini, pemerintah meresmikan 26 Ruang Kelas Darurat (RKD) sebagai langkah cepat untuk memulihkan kegiatan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/04/20/sempat-lumpuh-karena-banjir-kini-26-ruang-kelas-darurat-telah-berdiri/">Sempat Lumpuh karena Banjir, Kini 26 Ruang Kelas Darurat telah Berdiri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Batang Anai</b> &#8211; Suasana hangat terasa saat lagu “Rukun Sama Teman” yang dinyanyikan para murid mengiringi kedatangan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu&#8217;ti, di SD Negeri 5 Batang Anai, Sumatra Barat.</p>
<p>Sekolah tersebut sebelumnya terdampak banjir besar pada akhir 2025. Kini, pemerintah meresmikan 26 Ruang Kelas Darurat (RKD) sebagai langkah cepat untuk memulihkan kegiatan belajar mengajar.</p>
<p>Pembangunan RKD menjadi solusi konkret agar proses pendidikan tetap berjalan di tengah keterbatasan pascabencana. Dengan anggaran sebesar Rp1,3 miliar, fasilitas ini memungkinkan siswa kembali belajar di ruang yang lebih aman dan layak.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>“RKD ini memang bersifat sementara, tetapi menjadi solusi cepat agar anak-anak bisa kembali belajar dengan nyaman sambil menunggu pembangunan sekolah permanen,” ujar Mendikdasmen Abdul Mu’ti, dikutip dalam keterangan tertulis, Minggu (19/4).</p>
<p>Selain menghadirkan ruang kelas darurat, pemerintah juga mempercepat program revitalisasi sekolah di Sumatra Barat. Pada tahun 2026, sebanyak 322 satuan pendidikan ditargetkan direnovasi melalui skema swakelola serta kerja sama dengan TNI Angkatan Darat.</p>
<p>Jumlah tersebut mencakup 84 PAUD, 169 SD, 35 SMP, 26 SMA, 4 SMK, dan 4 SLB. Hingga saat ini, tahap awal pembangunan telah mencapai progres sekitar 70 persen dengan total anggaran Rp167,53 miliar.</p>
<p>Upaya ini menjadi bagian dari strategi pemulihan pendidikan yang dilakukan secara cepat, terarah, dan berkelanjutan pascabencana. “Revitalisasi ini penting agar seluruh proses pembelajaran di Sumatra Barat kembali berjalan optimal,” kata Abdul Mu’ti.</p>
<p>Di SDN 5 Batang Anai, lima unit RKD bahkan berhasil diselesaikan hanya dalam waktu 10 hari. Fasilitas tersebut telah dilengkapi berbagai sarana belajar seperti meja, kursi, papan tulis, hingga perangkat digital berupa Interactive Flat Panel untuk menunjang kegiatan pembelajaran.</p>
<p>Kembalinya aktivitas belajar di ruang kelas membawa semangat baru bagi para siswa. Mutia, siswi kelas VI, mengaku senang bisa kembali belajar di ruang yang lebih layak setelah sebelumnya harus berada di tenda darurat. “Sekarang kami bisa belajar dengan meja, kursi, dan ruang yang beratap. Kami senang sekali,” ujarnya.</p>
<p>Kepala SDN 5 Batang Anai, Gusniarti, menyebut kehadiran RKD sebagai titik awal kebangkitan pendidikan di sekolahnya yang sempat terdampak parah akibat banjir. “RKD ini membuat murid kembali belajar di ruang kelas. Semoga layanan pendidikan kami segera pulih sepenuhnya,” katanya.</p>
<p>Pembangunan 26 RKD di Sumatra Barat—yang terdiri dari 21 unit di Kabupaten Agam dan 5 unit di Kabupaten Padang Pariaman—menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga keberlangsungan pendidikan di tengah kondisi darurat.</p>
<p>Lebih dari sekadar fasilitas sementara, RKD menjadi simbol bahwa proses pendidikan harus tetap berjalan dalam situasi apa pun, sekaligus memastikan tidak ada siswa yang tertinggal dalam kegiatan belajar.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/04/20/sempat-lumpuh-karena-banjir-kini-26-ruang-kelas-darurat-telah-berdiri/">Sempat Lumpuh karena Banjir, Kini 26 Ruang Kelas Darurat telah Berdiri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/04/20/sempat-lumpuh-karena-banjir-kini-26-ruang-kelas-darurat-telah-berdiri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekolah Rusak hingga Daerah 3T Jadi Fokus Revitalisasi</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/04/13/sekolah-rusak-hingga-daerah-3t-jadi-fokus-revitalisasi/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/04/13/sekolah-rusak-hingga-daerah-3t-jadi-fokus-revitalisasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 10:58:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah 3T]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah rusak]]></category>
		<category><![CDATA[SMP Negeri 1 Gembong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=15921</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pati &#8211; Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa program revitalisasi satuan pendidikan pada 2026 akan difokuskan pada sekolah yang terdampak bencana, berada di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), serta memiliki tingkat kerusakan berat. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk memastikan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/04/13/sekolah-rusak-hingga-daerah-3t-jadi-fokus-revitalisasi/">Sekolah Rusak hingga Daerah 3T Jadi Fokus Revitalisasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Pati</b> &#8211; Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa program revitalisasi satuan pendidikan pada 2026 akan difokuskan pada sekolah yang terdampak bencana, berada di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), serta memiliki tingkat kerusakan berat.</p>
<p>Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk memastikan pemerataan akses pendidikan yang aman dan berkualitas di seluruh Indonesia.</p>
<p>“Revitalisasi kami fokuskan pada sekolah-sekolah yang paling membutuhkan, terutama di daerah 3T dan terdampak bencana. Ini penting agar seluruh peserta didik dapat belajar dalam lingkungan yang layak dan aman,” ujar Abdul Mu’ti saat meresmikan revitalisasi satuan pendidikan se-Kabupaten Pati di SMP Negeri 8 Pati, Jawa Tengah, Minggu (12/4).</p>
<p>Sepanjang 2025, program revitalisasi didukung anggaran sebesar Rp16,9 triliun dan telah menjangkau lebih dari 16 ribu satuan pendidikan. Program tersebut mencakup pembangunan dan perbaikan berbagai fasilitas, seperti ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, ruang komputer, hingga sarana sanitasi.</p>
<p>Di Kabupaten Pati sendiri, sebanyak 90 satuan pendidikan telah menerima manfaat dari program ini. Dampaknya mulai dirasakan, baik dari sisi peningkatan kualitas infrastruktur maupun kenyamanan dalam kegiatan belajar mengajar.</p>
<p>Salah satu contohnya terlihat di SMP Negeri 1 Gembong. Kepala sekolah, Istiana, mengungkapkan bahwa sebelum dilakukan revitalisasi, kondisi bangunan sekolah mengalami kerusakan cukup parah dan mengganggu proses pembelajaran.</p>
<p>“Saat hujan, air masuk ke ruang kelas karena atap bocor. Proses pembelajaran menjadi tidak optimal,” ujarnya.</p>
<p>Setelah dilakukan perbaikan menyeluruh, kondisi sekolah mengalami perubahan signifikan. Ruang kelas menjadi lebih aman, fasilitas pendukung seperti laboratorium komputer dan UKS tersedia, serta sanitasi menjadi lebih memadai.</p>
<p>“Sekarang suasana belajar jauh lebih nyaman. Siswa lebih betah di sekolah dan kegiatan pembelajaran berjalan lebih kondusif,” tambah Istiana.</p>
<p>Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menilai dukungan pemerintah pusat melalui revitalisasi sangat membantu dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.</p>
<p>&#8220;Program ini berdampak langsung pada kualitas sarana dan prasarana pendidikan kami. Ini menjadi fondasi penting untuk meningkatkan mutu pembelajaran,” ujarnya.</p>
<p>Selain fokus pada pembangunan fisik, Kemendikdasmen juga menekankan pentingnya penggunaan data yang akurat dalam perencanaan program agar intervensi yang dilakukan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/04/13/sekolah-rusak-hingga-daerah-3t-jadi-fokus-revitalisasi/">Sekolah Rusak hingga Daerah 3T Jadi Fokus Revitalisasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/04/13/sekolah-rusak-hingga-daerah-3t-jadi-fokus-revitalisasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
