<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sektor properti - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/sektor-properti/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/sektor-properti/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Sat, 09 May 2026 15:54:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>sektor properti - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/sektor-properti/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penjualan Properti Residensial Anjlok 25 Persen, BI Ungkap Penyebab Utamanya</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/05/09/penjualan-properti-residensial-anjlok-25-persen-bi-ungkap-penyebab-utamanya/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/05/09/penjualan-properti-residensial-anjlok-25-persen-bi-ungkap-penyebab-utamanya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 May 2026 15:54:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[INDUSTRI]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[BI]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[KPR]]></category>
		<category><![CDATA[Kredit Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[pasar properti]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan rumah]]></category>
		<category><![CDATA[properti residensial]]></category>
		<category><![CDATA[rumah tipe kecil]]></category>
		<category><![CDATA[sektor properti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=16709</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Bank Indonesia mencatat penjualan properti residensial di pasar primer mengalami penurunan pada triwulan I 2026. Secara tahunan, pertumbuhan penjualan properti residensial terkontraksi sebesar 25,67 persen (year on year/yoy), berbalik dari pertumbuhan 7,83 persen pada triwulan IV 2025. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan pelemahan tersebut terutama dipicu penurunan penjualan rumah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/09/penjualan-properti-residensial-anjlok-25-persen-bi-ungkap-penyebab-utamanya/">Penjualan Properti Residensial Anjlok 25 Persen, BI Ungkap Penyebab Utamanya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Bank Indonesia mencatat penjualan properti residensial di pasar primer mengalami penurunan pada triwulan I 2026. Secara tahunan, pertumbuhan penjualan properti residensial terkontraksi sebesar 25,67 persen (<i>year on year/yoy</i>), berbalik dari pertumbuhan 7,83 persen pada triwulan IV 2025.</p>
<p>Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan pelemahan tersebut terutama dipicu penurunan penjualan rumah tipe kecil.</p>
<p>“Penurunan pertumbuhan penjualan rumah tersebut dipengaruhi oleh pertumbuhan penjualan rumah tipe kecil yang terkontraksi sebesar 45,59 persen (yoy), dari sebelumnya tumbuh tinggi sebesar 17,32 persen (yoy),” kata Ramdan Denny dikutip dari laman BI, Sabtu (9/5/2026).</p>
<p>Di tengah penurunan tersebut, penjualan rumah tipe menengah justru menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 8,28 persen secara tahunan, membaik dibandingkan triwulan sebelumnya yang masih terkontraksi 4,84 persen.</p>
<p>Sementara itu, penjualan rumah tipe besar masih mengalami kontraksi sebesar 8,03 persen (<i>yoy</i>), meski lebih baik dibandingkan penurunan pada triwulan IV 2025 yang mencapai 10,95 persen.</p>
<p>Secara triwulanan (<i>quarter to quarter/qtq</i>), penjualan rumah pada triwulan I 2026 juga mengalami kontraksi sebesar 7,69 persen setelah sebelumnya tumbuh 2,01 persen pada triwulan IV 2025.</p>
<p>“Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penjualan rumah tipe besar yang terkontraksi sebesar 20,38 persen (qtq), dari sebelumnya tumbuh tinggi sebesar 31,97 persen (qtq),” ujarnya.</p>
<p>Selain rumah tipe besar, penjualan rumah tipe menengah turut mengalami kontraksi sebesar 10,72 persen (<i>qtq</i>) setelah sebelumnya tumbuh 8,59 persen.</p>
<p>Adapun penjualan rumah tipe kecil tercatat mengalami kontraksi lebih dalam menjadi 14,68 persen (<i>qtq</i>), dibandingkan kontraksi 7,43 persen pada triwulan sebelumnya.</p>
<p><b>Tantangan Sektor Properti</b></p>
<p>Ramdan Denny menjelaskan sektor properti residensial primer masih menghadapi sejumlah tantangan yang memengaruhi pengembangan dan penjualan.</p>
<p>Berdasarkan hasil survei BI, kendala utama yang dihadapi pengembang meliputi kenaikan harga bahan bangunan sebesar 20,97 persen, persoalan perizinan dan birokrasi sebesar 18,15 persen, serta suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar 16,47 persen.</p>
<p>Selain itu, tingginya proporsi uang muka dalam pengajuan KPR turut menjadi tantangan dengan persentase 12,16 persen, disusul faktor perpajakan sebesar 11,28 persen.</p>
<p>Meski demikian, suku bunga KPR pada triwulan I 2026 tercatat relatif stabil di level 7,42 persen dibandingkan triwulan sebelumnya.</p>
<p><b>Pembiayaan Properti Masih Didominasi Dana Internal</b></p>
<p>Pada sisi pembiayaan, mayoritas pengembang masih mengandalkan dana internal perusahaan untuk pembangunan properti residensial dengan porsi mencapai 80,66 persen dari total kebutuhan pembiayaan.</p>
<p>Sumber pembiayaan lainnya berasal dari pinjaman perbankan sebesar 13,74 persen dan pembayaran konsumen sebesar 5,60 persen.</p>
<p>Sementara dari sisi konsumen, mayoritas pembelian rumah primer masih dilakukan melalui fasilitas KPR dengan pangsa mencapai 69,87 persen dari total skema pembelian rumah.</p>
<p>“Sementara itu, pembelian rumah primer melalui pembayaran tunai bertahap dan tunai masing-masing memiliki pangsa sebesar 19,61 persen dan 10,53 persen,” kata Ramdan.</p>
<p>BI juga mencatat total nilai KPR pada triwulan I 2026 tumbuh sebesar 4,79 persen secara tahunan, melambat dibandingkan pertumbuhan 7,05 persen pada triwulan sebelumnya. Secara triwulanan, pertumbuhan nilai KPR juga melambat menjadi 0,37 persen dibandingkan 1,72 persen pada triwulan IV 2025.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/09/penjualan-properti-residensial-anjlok-25-persen-bi-ungkap-penyebab-utamanya/">Penjualan Properti Residensial Anjlok 25 Persen, BI Ungkap Penyebab Utamanya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/05/09/penjualan-properti-residensial-anjlok-25-persen-bi-ungkap-penyebab-utamanya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KPR Rumah Tapak Dorong Kredit Properti, Meski Alami Perlambatan</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/08/04/kpr-rumah-tapak-dorong-kredit-properti-meski-alami-perlambatan/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/08/04/kpr-rumah-tapak-dorong-kredit-properti-meski-alami-perlambatan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Aug 2025 03:18:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[INDUSTRI]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[industri perbankan]]></category>
		<category><![CDATA[kredit konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[kredit properti 2025]]></category>
		<category><![CDATA[NPL properti]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan KPR]]></category>
		<category><![CDATA[rumah susun]]></category>
		<category><![CDATA[rumah tapak]]></category>
		<category><![CDATA[sektor properti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=11486</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Penyaluran kredit sektor properti per Juni 2025 tercatat tetap tumbuh positif sebesar 8,12% secara tahunan (year on year/yoy). Namun, angka ini mencerminkan tren perlambatan yang telah berlangsung selama sembilan bulan berturut-turut, sejak mencapai puncak pertumbuhan pada pertengahan 2024. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) yang dirilis Minggu (3/8/2025), total kredit properti yang disalurkan oleh [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/08/04/kpr-rumah-tapak-dorong-kredit-properti-meski-alami-perlambatan/">KPR Rumah Tapak Dorong Kredit Properti, Meski Alami Perlambatan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Jakarta</strong> &#8211; Penyaluran kredit sektor properti per Juni 2025 tercatat tetap tumbuh positif sebesar 8,12% secara tahunan (year on year/yoy). Namun, angka ini mencerminkan tren perlambatan yang telah berlangsung selama sembilan bulan berturut-turut, sejak mencapai puncak pertumbuhan pada pertengahan 2024.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) yang dirilis Minggu (3/8/2025), total kredit properti yang disalurkan oleh perbankan mencapai Rp 980,87 triliun. Jumlah tersebut naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 907,23 triliun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meskipun masih menunjukkan pertumbuhan, tren perlambatan sudah terlihat sejak Agustus 2024. Saat itu, kredit properti mencatatkan pertumbuhan tahunan tertinggi sebesar 11,95% yoy, sebelum terus menurun hingga posisi terbaru pada Juni 2025.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"><b>KPR Rumah Tapak Jadi Pendorong Utama</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dilihat dari segmentasi, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk rumah tapak tipe di atas 70 m² menjadi kontributor utama, dengan nilai kredit mencapai Rp 233,99 triliun atau tumbuh 10,17% secara tahunan. Namun demikian, capaian ini lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 20% yoy pada Juni 2024.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, segmen rumah tapak tipe 22–70 m² mencatatkan penyaluran kredit terbesar senilai Rp 484,52 triliun, dengan pertumbuhan 8,49% yoy. Meski masih dominan, segmen ini juga mengalami tren pelemahan sejak akhir tahun lalu.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di sisi lain, kredit untuk rumah susun tumbuh 5,23% yoy menjadi Rp 37,51 triliun. Pertumbuhan tertinggi tercatat pada rumah susun tipe di bawah 21 m².</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Adapun sektor ruko dan rukan mencatatkan pertumbuhan tahunan tertinggi, yakni 27,16% yoy dengan total penyaluran kredit mencapai Rp 46,04 triliun. Namun, sektor ini juga mulai menunjukkan gejala perlambatan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"><b>Kualitas Kredit Masih Terkendali</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Secara keseluruhan, kualitas kredit sektor properti masih tergolong aman. Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) tercatat sebesar 3,19% pada Juni 2025, sedikit membaik dibandingkan bulan sebelumnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Jika dirinci, NPL untuk KPR rumah tapak berada pada level 3,07%, kredit rumah susun sebesar 3,43%, dan NPL kredit ruko/rukan mencapai 4,10%.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, kredit konstruksi yang juga termasuk dalam kelompok kredit properti mengalami penurunan penyaluran sebesar 6,32% yoy menjadi Rp 35,83 triliun. Meski demikian, kualitas kredit konstruksi menunjukkan perbaikan, dengan rasio NPL menurun ke level 7,52% dari posisi tahun sebelumnya yang masih tinggi di angka 10,12%.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/08/04/kpr-rumah-tapak-dorong-kredit-properti-meski-alami-perlambatan/">KPR Rumah Tapak Dorong Kredit Properti, Meski Alami Perlambatan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/08/04/kpr-rumah-tapak-dorong-kredit-properti-meski-alami-perlambatan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
