<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Semarang Raya - Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/semarang-raya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/semarang-raya/</link>
	<description>Buka Mata Tangkap Momen</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 May 2026 00:50:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Semarang Raya - Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/semarang-raya/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sampah 1.100 Ton per Hari di Semarang Akan Diolah Jadi Energi</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/05/12/sampah-1-100-ton-per-hari-di-semarang-akan-diolah-jadi-energi/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/05/12/sampah-1-100-ton-per-hari-di-semarang-akan-diolah-jadi-energi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 00:30:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Danantara]]></category>
		<category><![CDATA[DLHK Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[energi terbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[PSEL Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[sampah jadi listrik]]></category>
		<category><![CDATA[sampah jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[TPA Jatibarang]]></category>
		<category><![CDATA[zero sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=16790</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat upaya penanganan sampah melalui pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Danantara dan pemerintah daerah, yang menempatkan Jawa Tengah sebagai salah satu prioritas nasional dalam pengembangan pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/12/sampah-1-100-ton-per-hari-di-semarang-akan-diolah-jadi-energi/">Sampah 1.100 Ton per Hari di Semarang Akan Diolah Jadi Energi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat upaya penanganan sampah melalui pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Danantara dan pemerintah daerah, yang menempatkan Jawa Tengah sebagai salah satu prioritas nasional dalam pengembangan pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan.</p>
<p>Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mewakili Gubernur Ahmad Luthfi menghadiri penandatanganan kerja sama di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (11/5).</p>
<p>Pada tahap awal, kawasan aglomerasi Semarang Raya yang meliputi Kota Semarang dan Kabupaten Kendal ditetapkan sebagai proyek strategis pertama di Jawa Tengah yang akan segera dibangun. Menurut Taj Yasin atau yang akrab disapa Gus Yasin, proyek tersebut menjadi solusi konkret untuk mengatasi persoalan penumpukan sampah yang selama ini membebani sejumlah daerah, terutama Kota Semarang.</p>
<p>“Alhamdulillah, hari ini sudah ada penandatanganan. Tadi arahan dari Pak Menko Pangan, pembangunannya akan segera dilakukan. Ini akan sangat membantu mengurangi persoalan sampah yang ada di Kota Semarang,” katanya.</p>
<p>Pemprov Jawa Tengah, lanjut dia, tidak hanya fokus pada Semarang Raya. Sebelum menghadiri penandatanganan, pihaknya bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jawa Tengah telah mengusulkan sejumlah kawasan aglomerasi lain untuk masuk tahap berikutnya.</p>
<p>“Kami juga mengusulkan aglomerasi lain di Jawa Tengah seperti Pati Raya, Tegal Raya, dan Pekalongan Raya. Ini harus kita sinergikan bersama, agar persoalan sampah di Jawa Tengah benar-benar bisa selesai sesuai arahan Presiden, yakni menuju zero sampah,” ujarnya.</p>
<figure id="attachment_16792" aria-describedby="caption-attachment-16792" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-16792" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260511-WA0037-scaled-1.jpg" alt="Sampah 1.100 Ton per Hari di Semarang Akan Diolah Jadi Energi" width="1200" height="800" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260511-WA0037-scaled-1.jpg 1200w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260511-WA0037-scaled-1-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260511-WA0037-scaled-1-1024x683.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260511-WA0037-scaled-1-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260511-WA0037-scaled-1-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260511-WA0037-scaled-1-696x464.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260511-WA0037-scaled-1-1068x712.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-16792" class="wp-caption-text">Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (kanan) disaksikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, Menteri LH/Kepala BPLH, Jumhur Hidayat dan CIO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Pandu Sjahrir saat menandatangani kerjasama pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (11/5/2026). (katafoto/HO/Humas Jateng)</figcaption></figure>
<p>Gus Yasin menjelaskan, penanganan sampah di Jawa Tengah nantinya dilakukan melalui dua jalur. Jalur pertama melalui investasi Danantara yang mengolah sampah baru menjadi energi listrik. Untuk proyek Semarang Raya, fasilitas PSEL di TPA Jatibarang akan mengolah 1.100 ton sampah per hari, terdiri atas 1.000 ton dari Kota Semarang dan 100 ton dari Kabupaten Kendal.</p>
<p>Sementara jalur kedua dilakukan melalui kerja sama dengan TNI yang akan mengolah timbunan sampah lama menjadi bahan bakar solar.</p>
<p>“Dua-duanya bisa berjalan bersama. Sampah baru diolah menjadi listrik, sementara sampah lama kita ubah menjadi fuel atau solar. Jadi persoalan sampah bisa kita tangani dari dua sisi sekaligus,” ungkapnya.</p>
<p>Menurutnya, pendekatan tersebut tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga mendukung kebutuhan energi nasional.</p>
<p>“Kita tahu persoalan sampah sudah menumpuk di banyak kabupaten/kota, dan menjadi masalah bersama. Di sisi lain kita juga membutuhkan energi yang kuat. Jadi ini bagaimana mengubah musuh menjadi teman,” tuturnya.</p>
<p>Terkait pendanaan, Taj Yasin menyebut pembangunan fasilitas sepenuhnya akan didukung investasi, baik dari Danantara maupun investor yang terlibat dalam skema kerja sama dengan TNI. Proses administrasi diperkirakan memakan waktu enam bulan, sedangkan pembangunan fisik ditargetkan selesai dalam dua tahun hingga fasilitas beroperasi penuh.</p>
<p>Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto guna mengatasi darurat sampah nasional.</p>
<p>“Presiden berkali-kali menegaskan, kita tidak mungkin menjadi negara maju kalau persoalan sampah saja tidak bisa kita selesaikan. Sampah ini menyebabkan polusi tanah, air, udara, dan mengancam kesehatan masyarakat,” kata Zulhas.</p>
<p>Ia menyebut pemerintah memprioritaskan penanganan di 25 lokasi darurat yang mencakup 62 kabupaten/kota dengan volume sampah di atas 1.000 ton per hari. Pemerintah menargetkan seluruh titik darurat tersebut mulai tertangani dalam tiga tahun ke depan.</p>
<p>“Administrasi kita targetkan selesai enam bulan, pembangunan dua tahun. Tahun 2027 separuh selesai, Mei 2028 seluruh titik darurat selesai,” tegasnya.</p>
<p>Program tersebut berjalan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan melalui Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.</p>
<p>Zulkifli Hasan menilai keberhasilan program sangat bergantung pada peran kepala daerah.</p>
<p>“Kuncinya ada di gubernur, bupati, dan wali kota. Pemerintah pusat tidak mungkin mengurus sampai detail ke daerah. Kalau semua bergerak bersama, persoalan ini bisa selesai,” ujarnya.</p>
<p>Sementara Kepala DLHK Jawa Tengah, Heru Djatmika, menambahkan proyek pengolahan sampah di TPA Jatibarang menjadi kebutuhan mendesak mengingat tingginya volume sampah yang telah menumpuk di lokasi tersebut.</p>
<p>Pengelolaan sampah akan dibagi dalam dua skema yang saling melengkapi. Sampah baru diolah oleh fasilitas PSEL milik Danantara menjadi listrik, sedangkan timbunan sampah lama akan diproses bersama TNI menjadi bahan bakar solar.</p>
<p>“Jadi semuanya masuk di Jatibarang, tetapi bahan bakunya berbeda. Sampah lama diolah menjadi solar agar timbunan habis, sedangkan sampah baru langsung diolah menjadi listrik,” jelasnya.</p>
<p>Heru menyebut, berdasarkan hasil audiensi sebelumnya, pengolahan satu juta ton sampah dapat menghasilkan sekitar 50 ribu liter solar. Untuk mendukung proyek tersebut, Pemerintah Kota Semarang akan menyiapkan lahan seluas 4 hingga 5 hektare, termasuk perataan kontur tanah serta pembangunan akses jalan menuju lokasi proyek.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/12/sampah-1-100-ton-per-hari-di-semarang-akan-diolah-jadi-energi/">Sampah 1.100 Ton per Hari di Semarang Akan Diolah Jadi Energi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/05/12/sampah-1-100-ton-per-hari-di-semarang-akan-diolah-jadi-energi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
