<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Situs Biting - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/situs-biting/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/situs-biting/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Sep 2025 08:47:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Situs Biting - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/situs-biting/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terungkap, Begini Cara Pemerintah Lumajang Merawat Candi agar Tetap Kokoh</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/09/22/terungkap-begini-cara-pemerintah-lumajang-merawat-candi-agar-tetap-kokoh/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/09/22/terungkap-begini-cara-pemerintah-lumajang-merawat-candi-agar-tetap-kokoh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 08:47:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[WISATA]]></category>
		<category><![CDATA[Cagar Budaya Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Candi Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Pelestarian Candi]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Situs Biting]]></category>
		<category><![CDATA[Warisan Budaya Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Sejarah Lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=12566</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lumajang &#8211; Candi-candi di Lumajang bukan sekadar peninggalan arkeologi, melainkan saksi peradaban Nusantara yang menyimpan nilai sejarah tinggi. Keberadaannya menjadi warisan budaya yang harus dijaga, bukan hanya sebagai identitas bangsa, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi generasi muda. Hingga kini, baru dua candi di Lumajang yang memperoleh anggaran perawatan rutin dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/09/22/terungkap-begini-cara-pemerintah-lumajang-merawat-candi-agar-tetap-kokoh/">Terungkap, Begini Cara Pemerintah Lumajang Merawat Candi agar Tetap Kokoh</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Lumajang</b> &#8211; Candi-candi di Lumajang bukan sekadar peninggalan arkeologi, melainkan saksi peradaban Nusantara yang menyimpan nilai sejarah tinggi. Keberadaannya menjadi warisan budaya yang harus dijaga, bukan hanya sebagai identitas bangsa, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi generasi muda.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hingga kini, baru dua candi di Lumajang yang memperoleh anggaran perawatan rutin dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah (BPKW) XI. Kedua candi tersebut adalah Candi Agung di Kecamatan Randuagung dan Candi Gedong Putri di Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tenaga Teknis Arkeologi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Lumajang, Aries Purwanty, menjelaskan bahwa anggaran yang diberikan tidak hanya digunakan untuk pembersihan, tetapi juga memastikan kondisi fisik candi tetap kuat dan terpelihara.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Anggarannya masih berjalan sampai sekarang, dan sementara ini baru dua candi itu yang mendapat dukungan dari BPKW XI,” ujar Aries, Kamis (18/9).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berkat perawatan berkelanjutan, kedua candi tersebut kini tampak lebih rapi, bersih, dan terjaga. Meski begitu, Aries menekankan pentingnya perhatian terhadap situs lain, salah satunya Situs Biting, yang mendapat alokasi anggaran khusus dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur karena statusnya sebagai cagar budaya strategis.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kalau untuk Situs Biting, anggarannya ditangani langsung oleh provinsi karena termasuk dalam cagar budaya yang dikelola khusus,” tambahnya dikutip dalam laman infopublik.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut Aries, pelestarian cagar budaya tidak hanya soal menjaga bangunan fisik, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat. Dukungan publik sangat dibutuhkan, baik dalam menjaga kebersihan maupun melindungi situs agar tidak dirusak.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut, ia menilai bahwa peninggalan bersejarah seperti candi memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata budaya yang bernilai ekonomi. Jika dikelola dengan baik, warisan leluhur ini bukan hanya lestari, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Pelestarian tidak hanya untuk menghargai masa lalu, tapi juga investasi bagi masa depan. Candi bisa menjadi ruang belajar, pusat wisata sejarah, sekaligus penguat identitas bangsa,” pungkasnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/09/22/terungkap-begini-cara-pemerintah-lumajang-merawat-candi-agar-tetap-kokoh/">Terungkap, Begini Cara Pemerintah Lumajang Merawat Candi agar Tetap Kokoh</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/09/22/terungkap-begini-cara-pemerintah-lumajang-merawat-candi-agar-tetap-kokoh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
