<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Stabilitas Keuangan - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/stabilitas-keuangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/stabilitas-keuangan/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Jul 2025 05:07:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Stabilitas Keuangan - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/stabilitas-keuangan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sri Mulyani: SSK Indonesia Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/07/29/sri-mulyani-ssk-indonesia-tetap-terjaga-di-tengah-ketidakpastian-global/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/07/29/sri-mulyani-ssk-indonesia-tetap-terjaga-di-tengah-ketidakpastian-global/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2025 05:07:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KEUANGAN]]></category>
		<category><![CDATA[APBN 2025]]></category>
		<category><![CDATA[BI]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ketidakpastian Global]]></category>
		<category><![CDATA[KSSK]]></category>
		<category><![CDATA[Kuartal II 2025]]></category>
		<category><![CDATA[LPS]]></category>
		<category><![CDATA[OJK]]></category>
		<category><![CDATA[Sri Mulyani]]></category>
		<category><![CDATA[Stabilitas Keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=11319</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memastikan bahwa Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) Indonesia pada Triwulan II-2025 tetap dalam kondisi terjaga, meskipun tekanan dari ketidakpastian global masih tinggi. Hal ini disampaikannya dalam Konferensi Pers usai Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang digelar di Jakarta, Senin (28/7). Sri Mulyani menjelaskan bahwa tekanan eksternal [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/07/29/sri-mulyani-ssk-indonesia-tetap-terjaga-di-tengah-ketidakpastian-global/">Sri Mulyani: SSK Indonesia Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memastikan bahwa Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) Indonesia pada Triwulan II-2025 tetap dalam kondisi terjaga, meskipun tekanan dari ketidakpastian global masih tinggi. Hal ini disampaikannya dalam Konferensi Pers usai Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang digelar di Jakarta, Senin (28/7).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sri Mulyani menjelaskan bahwa tekanan eksternal terutama bersumber dari dinamika negosiasi tarif resiprokal antara Amerika Serikat dan Tiongkok, serta meningkatnya tensi geopolitik dan konflik militer di sejumlah kawasan. Kondisi tersebut terus diantisipasi secara serius oleh KSSK.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;KSSK terus memperkuat koordinasi lintas lembaga, baik dari sisi kebijakan fiskal di Kementerian Keuangan, kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran oleh Bank Indonesia, serta pengawasan sektor keuangan oleh OJK, dan perlindungan simpanan oleh LPS. Sinergi ini menjadi kunci untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi,&#8221; tegasnya dikutip dalam keterangan tertulis.</span></p>
<figure id="attachment_11321" aria-describedby="caption-attachment-11321" style="width: 1000px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-11321" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/KSSK1.jpg" alt="Sri Mulyani: SSK Indonesia Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global" width="1000" height="666" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/KSSK1.jpg 1000w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/KSSK1-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/KSSK1-768x511.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/KSSK1-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/KSSK1-696x464.jpg 696w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><figcaption id="caption-attachment-11321" class="wp-caption-text">Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati (kedua kiri),  Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa saat konfrensi pers usai Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Senin (28/7/2025). (katafoto/HO/Kemenkeu Biro KLI/Zalfa’Dhiaulhaq)</figcaption></figure>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut, Sri Mulyani memaparkan sejumlah perkembangan global yang memengaruhi pasar dan ekonomi domestik. Pada April 2025, AS mengumumkan tarif dagang resiprokal yang disusul oleh langkah retaliasi dari Tiongkok. Ketegangan ini menambah ketidakpastian di pasar global. Sementara itu, meningkatnya konflik geopolitik di Timur Tengah pada Juni 2025 turut menekan proyeksi pertumbuhan ekonomi global, termasuk di Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang yang mulai menunjukkan perlambatan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ekonomi Tiongkok sendiri tercatat tumbuh 5,2% pada Triwulan II-2025, lebih rendah dari capaian triwulan sebelumnya sebesar 5,4% (yoy), akibat penurunan ekspor ke AS. Sebaliknya, India menunjukkan kinerja ekonomi yang lebih baik berkat dukungan investasi domestik. Namun, sebagian besar negara berkembang lainnya ikut mengalami perlambatan akibat turunnya permintaan ekspor dan lesunya perdagangan global.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di sektor keuangan global, Sri Mulyani mencatat adanya pergeseran aliran modal dari AS ke aset-aset yang dianggap lebih aman, seperti instrumen keuangan di Eropa dan Jepang serta komoditas emas. Pergeseran ini juga berdampak pada melemahnya nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama lainnya, sementara sebagian dana masuk ke pasar negara berkembang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bank Dunia dalam laporan Juni 2025 memperkirakan pertumbuhan ekonomi global tahun ini akan berada di angka 2,9% (berdasarkan PPP weights), turun dari proyeksi sebelumnya sebesar 3,2%. Sementara itu, Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) juga menurunkan proyeksi pertumbuhan global 2025 dari 3,1% menjadi 2,9%.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Situasi ini menjadi latar belakang yang terus kami amati dengan cermat. Meski demikian, KSSK tetap optimis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan II tetap solid, ditopang oleh konsumsi dan daya beli masyarakat yang positif serta aktivitas usaha yang tangguh. APBN juga memainkan peran penting sebagai instrumen countercyclical dan alat untuk meningkatkan efektivitas distribusi ekonomi,&#8221; pungkas Sri Mulyani.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/07/29/sri-mulyani-ssk-indonesia-tetap-terjaga-di-tengah-ketidakpastian-global/">Sri Mulyani: SSK Indonesia Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/07/29/sri-mulyani-ssk-indonesia-tetap-terjaga-di-tengah-ketidakpastian-global/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BI Borong SBN Rp124,33 Triliun, Dorong Stabilitas dan Likuiditas Pasar</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/06/18/bi-borong-sbn-rp12433-triliun-dorong-stabilitas-dan-likuiditas-pasar/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/06/18/bi-borong-sbn-rp12433-triliun-dorong-stabilitas-dan-likuiditas-pasar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2025 11:39:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KEUANGAN]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Moneter]]></category>
		<category><![CDATA[Likuiditas Pasar]]></category>
		<category><![CDATA[nilai tukar rupiah]]></category>
		<category><![CDATA[Perry Warjiyo]]></category>
		<category><![CDATA[SBN]]></category>
		<category><![CDATA[SRBI]]></category>
		<category><![CDATA[Stabilitas Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Surat Berharga Negara]]></category>
		<category><![CDATA[SUVBI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=10335</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Hingga 17 Juni 2025, Bank Indonesia (BI) telah merealisasikan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp124,33 triliun. Langkah ini diambil untuk memastikan kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan, sekaligus menjaga kestabilan pasar keuangan nasional. Gubernur BI, Perry Warjiyo, menjelaskan bahwa dari total pembelian tersebut, sebesar Rp37,29 triliun merupakan pembelian di pasar perdana [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/06/18/bi-borong-sbn-rp12433-triliun-dorong-stabilitas-dan-likuiditas-pasar/">BI Borong SBN Rp124,33 Triliun, Dorong Stabilitas dan Likuiditas Pasar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Hingga 17 Juni 2025, Bank Indonesia (BI) telah merealisasikan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp124,33 triliun. Langkah ini diambil untuk memastikan kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan, sekaligus menjaga kestabilan pasar keuangan nasional.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Gubernur BI, Perry Warjiyo, menjelaskan bahwa dari total pembelian tersebut, sebesar Rp37,29 triliun merupakan pembelian di pasar perdana dalam bentuk Surat Perbendaharaan Negara (SPN), termasuk surat berharga berbasis syariah. Sementara itu, pembelian di pasar sekunder tercatat mencapai Rp87,04 triliun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Per 17 Juni 2025, Bank Indonesia telah membeli SBN senilai Rp124,33 triliun,” ujar Perry dalam konferensi pers usai Rapat Dewan Gubernur BI yang digelar secara virtual pada Rabu (18/6/2025).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Perry menegaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari strategi operasi moneter yang bersifat pro-pasar (pro-market). Tujuannya adalah memperkuat transmisi kebijakan moneter, menahan laju inflasi, serta menjaga kestabilan nilai tukar rupiah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tak hanya lewat pembelian SBN, BI juga mengoptimalkan tiga instrumen pasar lainnya, yakni Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI), dan Sukuk Valas Bank Indonesia (SUVBI). Hingga 16 Juni 2025, SRBI telah menarik minat investor asing dengan nilai penempatan mencapai Rp811,11 triliun. Sedangkan SVBI menyerap dana asing sebesar US$2,06 juta dan SUVBI sebesar US$480 juta.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Optimalisasi strategi operasi moneter pro-market terus kami lakukan guna memastikan transmisi kebijakan berjalan efektif, terutama melalui kecukupan likuiditas,” tambah Perry.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di sisi lain, BI juga mencatat penurunan imbal hasil (yield) SBN. Untuk tenor 2 tahun, imbal hasil turun dari 6,16% menjadi 6,13%, sementara untuk tenor 10 tahun mengalami penurunan dari 6,84% ke 6,71%. Penurunan terbatas juga terjadi pada suku bunga perbankan, menunjukkan adanya respons pasar terhadap arah kebijakan moneter BI.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/06/18/bi-borong-sbn-rp12433-triliun-dorong-stabilitas-dan-likuiditas-pasar/">BI Borong SBN Rp124,33 Triliun, Dorong Stabilitas dan Likuiditas Pasar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/06/18/bi-borong-sbn-rp12433-triliun-dorong-stabilitas-dan-likuiditas-pasar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
