<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tas Mewah - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/tas-mewah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/tas-mewah/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Jun 2026 16:29:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Tas Mewah - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/tas-mewah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mengapa Orang Kaya Memilih Menahan Aset Mewah daripada Menjualnya?</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/06/03/mengapa-orang-kaya-memilih-menahan-aset-mewah-daripada-menjualnya/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/06/03/mengapa-orang-kaya-memilih-menahan-aset-mewah-daripada-menjualnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 16:29:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI dan KINERJA]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Global]]></category>
		<category><![CDATA[Gadai Barang Mewah]]></category>
		<category><![CDATA[investasi 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Aset Mewah]]></category>
		<category><![CDATA[Jam Tangan Mewah]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Lesca Gadai Premier]]></category>
		<category><![CDATA[Likuiditas]]></category>
		<category><![CDATA[Tas Mewah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=17485</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Di tengah ketidakpastian ekonomi global, investor dan kalangan High Net Worth Individuals (HNWI) di Indonesia mulai mengubah strategi pengelolaan aset mereka. Fluktuasi pasar keuangan, kebijakan suku bunga yang agresif, serta berbagai risiko geopolitik mendorong mereka mencari instrumen yang mampu menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang. Dalam situasi tersebut, aset mewah atau luxury goods [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/06/03/mengapa-orang-kaya-memilih-menahan-aset-mewah-daripada-menjualnya/">Mengapa Orang Kaya Memilih Menahan Aset Mewah daripada Menjualnya?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Di tengah ketidakpastian ekonomi global, investor dan kalangan High Net Worth Individuals (HNWI) di Indonesia mulai mengubah strategi pengelolaan aset mereka. Fluktuasi pasar keuangan, kebijakan suku bunga yang agresif, serta berbagai risiko geopolitik mendorong mereka mencari instrumen yang mampu menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang.</p>
<p>Dalam situasi tersebut, aset mewah atau <i>luxury goods</i> kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai simbol status sosial. Barang-barang bernilai tinggi seperti jam tangan premium dan tas eksklusif mulai dianggap sebagai aset pelindung nilai (<i>safe haven</i>) yang mampu mempertahankan daya beli di tengah gejolak ekonomi.</p>
<p>Direktur PT Lesca Gadai Premier, Bastian Purnama, mengatakan pihaknya melihat adanya perubahan pola pikir di kalangan nasabah premium dalam beberapa waktu terakhir.</p>
<p>&#8220;Banyak pengusaha dan kolektor yang menyadari bahwa menjual aset mewah mereka saat ini bukanlah langkah yang bijak, karena potensi kenaikan harganya di masa depan sangat tinggi. Namun, di sisi lain, mereka membutuhkan likuiditas cepat untuk menangkap peluang bisnis atau menjaga arus kas,&#8221; ujar Bastian, Selasa (2/6).</p>
<p>Menurutnya, kondisi pasar sepanjang awal 2026 menunjukkan bahwa instrumen investasi konvensional seperti saham dan obligasi mengalami volatilitas yang cukup tinggi. Sebaliknya, sejumlah aset mewah justru menunjukkan ketahanan yang kuat.</p>
<p>Pasar sekunder jam tangan mewah seperti Patek Philippe dan Rolex, misalnya, masih mencatatkan performa yang stabil. Demikian pula dengan tas eksklusif seperti Hermès Birkin yang dalam beberapa kasus mampu mencatatkan kenaikan nilai melebihi tingkat inflasi. Kondisi tersebut membuat aset mewah semakin diminati sebagai sarana menjaga kekayaan.</p>
<p>Melihat tren tersebut, layanan gadai barang mewah menjadi salah satu solusi yang semakin dilirik. PT Lesca Gadai Premier memanfaatkan peluang tersebut dengan menghadirkan layanan yang memungkinkan pemilik aset memperoleh dana tunai tanpa harus kehilangan kepemilikan atas barang koleksi mereka.</p>
<p>Melalui skema ini, pemilik aset dapat memperoleh likuiditas secara cepat sambil tetap mempertahankan aset yang berpotensi mengalami kenaikan nilai di masa depan.</p>
<p>Bastian menjelaskan bahwa salah satu faktor yang menjadi pertimbangan utama nasabah premium dalam memilih layanan gadai adalah aspek keamanan yang terjamin. Sertifikasi internasional seperti ISO 9001 untuk Sistem Manajemen Mutu dan ISO 27001 untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi menjadi indikator penting dalam membangun kepercayaan nasabah.</p>
<p>Bagi pemilik aset bernilai miliaran rupiah, keamanan penyimpanan menjadi hal yang tidak dapat ditawar. Setiap barang yang dijaminkan disimpan dalam fasilitas brankas dengan pengaturan lingkungan yang dirancang untuk menjaga kondisi fisik aset tetap optimal.</p>
<p>Selain itu, perlindungan terhadap data pribadi dan riwayat transaksi juga menjadi perhatian utama. Sertifikasi keamanan informasi memastikan data nasabah terlindungi dari risiko kebocoran maupun penyalahgunaan informasi, sesuatu yang sangat dihargai oleh kalangan beraset tinggi yang menjunjung tinggi privasi.</p>
<p><b>Appraisal Berbasis Teknologi dan Transparansi</b></p>
<p>Selain keamanan, proses penilaian atau <i>appraisal</i> menjadi salah satu faktor penting dalam layanan gadai aset mewah. Penentuan nilai aset dilakukan melalui proses kurasi dan verifikasi yang memanfaatkan teknologi modern untuk memastikan keaslian serta kondisi barang.</p>
<p>Tim penilai menggunakan berbagai perangkat pendukung dan mengakses database pasar global guna memperoleh estimasi harga yang sesuai dengan nilai pasar terkini (<i>fair market value</i>).</p>
<p>&#8220;Kami tidak hanya melihat fisik barang, tetapi juga nilai investasi jangka panjangnya. Dengan metodologi penilaian yang ilmiah, nasabah mendapatkan plafon pinjaman yang maksimal,&#8221; tambah Bastian.</p>
<p>Untuk memberikan kenyamanan lebih bagi nasabah, perusahaan juga menyediakan layanan transaksi dari rumah atau kantor. Melalui layanan ini, seluruh proses mulai dari penilaian aset hingga pencairan dana dapat dilakukan tanpa harus mengunjungi kantor cabang.</p>
<p>Dengan dukungan tim profesional dan penerapan prosedur keamanan yang ketat, layanan tersebut menjadi pilihan bagi nasabah yang memiliki mobilitas tinggi dan mengutamakan kerahasiaan transaksi.</p>
<p><b>Bidik Ekspansi ke Kota Besar</b></p>
<p>Seiring meningkatnya minat terhadap solusi pembiayaan berbasis aset mewah, PT Lesca Gadai Premier berencana memperluas jangkauan layanannya ke sejumlah kota besar di Indonesia dalam satu hingga dua tahun mendatang.</p>
<p>Beberapa wilayah yang menjadi target ekspansi antara lain Surabaya, Medan, serta sejumlah kota besar lainnya yang dinilai memiliki potensi pasar yang kuat. Langkah ekspansi tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat beraset tinggi terhadap layanan keuangan yang fleksibel, aman, dan berbasis pada aset bernilai tinggi.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/06/03/mengapa-orang-kaya-memilih-menahan-aset-mewah-daripada-menjualnya/">Mengapa Orang Kaya Memilih Menahan Aset Mewah daripada Menjualnya?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/06/03/mengapa-orang-kaya-memilih-menahan-aset-mewah-daripada-menjualnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KPK Gelar Lelang Barang Rampasan Korupsi, Tas Mewah hingga Motor Harley Dijual!</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/02/27/kpk-gelar-lelang-barang-rampasan-korupsi-tas-mewah-hingga-motor-harley-dijual/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/02/27/kpk-gelar-lelang-barang-rampasan-korupsi-tas-mewah-hingga-motor-harley-dijual/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Feb 2025 09:19:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Barang Rampasan]]></category>
		<category><![CDATA[Barang rampasan Rafael Alun]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Lelang barang KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Lelang KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Lelang motor Harley Davidson]]></category>
		<category><![CDATA[Tas Mewah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://katafoto.id/?p=8958</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyelenggarakan lelang barang rampasan pada awal Maret 2025. Barang-barang yang dilelang merupakan hasil sitaan dari berbagai kasus korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap. Barang rampasan tersebut meliputi tas dan aksesori mewah, perhiasan, logam mulia, hingga kendaraan mewah. Seluruh barang tersebut disimpan di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/02/27/kpk-gelar-lelang-barang-rampasan-korupsi-tas-mewah-hingga-motor-harley-dijual/">KPK Gelar Lelang Barang Rampasan Korupsi, Tas Mewah hingga Motor Harley Dijual!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyelenggarakan lelang barang rampasan pada awal Maret 2025. Barang-barang yang dilelang merupakan hasil sitaan dari berbagai kasus korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Barang rampasan tersebut meliputi tas dan aksesori mewah, perhiasan, logam mulia, hingga kendaraan mewah. Seluruh barang tersebut disimpan di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan (Rupbasan) KPK di Jakarta sebelum dilelang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam agenda aanwijzing yang digelar di Rupbasan KPK pada Kamis (27/2), sejumlah barang berharga diperlihatkan kepada awak media. Beberapa di antaranya adalah:</span></p>
<ul class="ul1">
<li class="li2"><b></b><span class="s1"><b>Tas mewah Hermes-Paris</b> senilai Rp 23,9 juta (sitaan dari kasus mantan pejabat Bea Cukai, Eko Darmanto).</span></li>
<li class="li2"><b></b><span class="s1"><b>Tas Louis Vuitton (LV)</b> senilai Rp 16,38 juta (sitaan dari kasus mantan pejabat Ditjen Pajak, Rafael Alun Trisambodo).</span></li>
<li class="li2"><b></b><span class="s1"><b>Motor Harley Davidson hitam</b> senilai Rp 400 juta (sitaan dari kasus Eko Darmanto).</span></li>
<li class="li2"><b></b><span class="s1"><b>Motor Harley Davidson oranye</b> senilai Rp 300 juta (sitaan dari kasus Eko Darmanto).</span></li>
<li class="li2"><b></b><span class="s1"><b>Motor Triumph Speedmaster Bonneville</b> senilai Rp 330 juta (sitaan dari kasus Rafael Alun Trisambodo).</span></li>
<li class="li2"><b></b><span class="s1"><b>Mobil Jeep Cherokee</b> senilai Rp 100 juta (sitaan dari kasus Rahmat Effendi).</span></li>
<li class="li2"><b></b><span class="s1"><b>Mobil VW Caravelle</b> (sitaan dari kasus Rafael Alun Trisambodo).</span></li>
<li class="li2"><b></b><span class="s1"><b>Satu set tas stick golf Scotty Cameron</b> berisi 12 stick golf.</span></li>
<li class="li2"><b></b><span class="s1"><b>Laptop Lenovo</b> senilai Rp 10,35 juta.</span></li>
</ul>
<p class="p1"><span class="s1">Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo, menegaskan bahwa hasil lelang ini akan disetorkan sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam proses lelang sebagai bentuk kontribusi terhadap negara.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Barang-barang yang dilelang ini merupakan hasil keputusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap, termasuk tas mewah dan kendaraan yang sebelumnya dimiliki oleh Rafael Alun dan Eko Darmanto,&#8221; ujar Ibnu dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (24/2)</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/02/27/kpk-gelar-lelang-barang-rampasan-korupsi-tas-mewah-hingga-motor-harley-dijual/">KPK Gelar Lelang Barang Rampasan Korupsi, Tas Mewah hingga Motor Harley Dijual!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/02/27/kpk-gelar-lelang-barang-rampasan-korupsi-tas-mewah-hingga-motor-harley-dijual/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
