<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tata Kota Jakarta - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/tata-kota-jakarta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/tata-kota-jakarta/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 May 2025 04:54:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Tata Kota Jakarta - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/tata-kota-jakarta/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemprov DKI Jakarta Siapkan Solusi untuk Tiang Monorel yang Mangkrak</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/05/21/pemprov-dki-jakarta-siapkan-solusi-untuk-tiang-monorel-yang-mangkrak/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/05/21/pemprov-dki-jakarta-siapkan-solusi-untuk-tiang-monorel-yang-mangkrak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 May 2025 04:54:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEGAPOLITAN]]></category>
		<category><![CDATA[Estetika Kota Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Gagal]]></category>
		<category><![CDATA[LRT Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Pramono Anung]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Monorel Mangkrak]]></category>
		<category><![CDATA[Tata Kota Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Tiang Monorel Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Transportasi Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://katafoto.id/?p=9839</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera menyelesaikan persoalan tiang-tiang proyek monorel yang terbengkalai dan hingga kini masih berdiri di sejumlah titik di ibu kota. Menurut Pramono, keberadaan tiang-tiang tersebut tidak hanya mengganggu pemandangan kota, tetapi juga mencerminkan masalah lama yang belum kunjung diselesaikan. Hal ini disampaikannya [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/05/21/pemprov-dki-jakarta-siapkan-solusi-untuk-tiang-monorel-yang-mangkrak/">Pemprov DKI Jakarta Siapkan Solusi untuk Tiang Monorel yang Mangkrak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta </b>&#8211; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera menyelesaikan persoalan tiang-tiang proyek monorel yang terbengkalai dan hingga kini masih berdiri di sejumlah titik di ibu kota.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut Pramono, keberadaan tiang-tiang tersebut tidak hanya mengganggu pemandangan kota, tetapi juga mencerminkan masalah lama yang belum kunjung diselesaikan. Hal ini disampaikannya saat melakukan peninjauan di Planetarium dan Observatorium Jakarta, kawasan Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Selasa (20/5).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Bagi Pemprov DKI, keberadaan tiang-tiang ini sangat mengganggu estetika kota. Bukan proyek monorelnya yang akan diteruskan, tapi tiang-tiang yang sudah tidak digunakan ini harus segera diputuskan nasibnya. Apakah akan dibongkar, dimanfaatkan ulang, atau dijadikan hal lain—yang pasti tidak bisa dibiarkan begitu saja,” kata Pramono dikutip dari laman berita jakarta. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menjelaskan bahwa proyek monorel yang sempat digagas akhirnya mangkrak akibat persoalan hukum antara kontraktor dan pihak terkait. Kini, sistem transportasi massal yang dikembangkan telah beralih ke moda LRT, namun peninggalan tiang monorel masih terbengkalai.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kalau Anda melintas di Jalan Rasuna Said atau kawasan Senayan, pasti bisa melihat deretan tiang-tiang beton ini. Sampai sekarang, belum ada yang berani menyentuh atau menuntaskan. Menurut saya, ini harus jadi prioritas untuk diselesaikan,” tegas Pramono.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pemprov DKI, kata dia, akan mengkaji berbagai opsi penanganan terhadap infrastruktur terbengkalai tersebut. Tujuannya adalah untuk memastikan kota ini tidak hanya nyaman dan efisien, tapi juga bersih secara visual dan fungsional.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/05/21/pemprov-dki-jakarta-siapkan-solusi-untuk-tiang-monorel-yang-mangkrak/">Pemprov DKI Jakarta Siapkan Solusi untuk Tiang Monorel yang Mangkrak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/05/21/pemprov-dki-jakarta-siapkan-solusi-untuk-tiang-monorel-yang-mangkrak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemprov DKI Jakarta Tertibkan 51 Km Kabel Udara, Menuju Kota Global</title>
		<link>https://katafoto.id/2024/12/02/pemprov-dki-jakarta-tertibkan-51-km-kabel-udara-menuju-kota-global/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2024/12/02/pemprov-dki-jakarta-tertibkan-51-km-kabel-udara-menuju-kota-global/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Dec 2024 14:30:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEGAPOLITAN]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Bina Marga]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Kabel Udara Relokasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Program SJUT]]></category>
		<category><![CDATA[Tata Kota Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://katafoto.id/?p=5888</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, melalui Dinas Bina Marga, terus menertibkan kabel udara yang semrawut di berbagai ruas jalan. Penertiban ini dilakukan melalui program Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT), yang bertujuan meningkatkan tata kelola utilitas perkotaan. Berdasarkan data Dinas Bina Marga DKI Jakarta, hingga 29 November 2024, program ini telah berhasil merelokasi kabel [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2024/12/02/pemprov-dki-jakarta-tertibkan-51-km-kabel-udara-menuju-kota-global/">Pemprov DKI Jakarta Tertibkan 51 Km Kabel Udara, Menuju Kota Global</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, melalui Dinas Bina Marga, terus menertibkan kabel udara yang semrawut di berbagai ruas jalan. Penertiban ini dilakukan melalui program Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT), yang bertujuan meningkatkan tata kelola utilitas perkotaan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan data Dinas Bina Marga DKI Jakarta, hingga 29 November 2024, program ini telah berhasil merelokasi kabel udara sepanjang 51.254 meter atau sekitar 51 kilometer.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, menyatakan bahwa SJUT merupakan bagian dari upaya transformasi Jakarta menjadi kota global yang lebih estetis, aman, dan berkelanjutan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Program SJUT bertujuan menata ulang kabel udara yang semrawut, menjadikan infrastruktur utilitas lebih terorganisasi, dan mendukung standar kota global. Hingga akhir November 2024, kami telah menertibkan kabel sepanjang 51 kilometer,” ujar Heru dikutip dari laman beritajakarta, pada Senin (2/12).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Heru menjelaskan bahwa relokasi kabel udara ke bawah tanah memiliki sejumlah manfaat. Selain menciptakan lingkungan yang lebih rapi, langkah ini juga mencegah potensi bahaya dari kabel yang rusak atau menggantung.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Penempatan kabel ke dalam tanah juga menghindari kerusakan infrastruktur jalan akibat penggalian utilitas yang berulang, yang selama ini sering menjadi masalah,” jelasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebagai bagian dari upaya progresif, Dinas Bina Marga DKI Jakarta terus memperkuat kerja sama dengan operator pemilik jaringan utilitas, termasuk perusahaan telekomunikasi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Sinergi dengan operator jaringan sangat penting untuk memastikan program SJUT berjalan lancar. Dengan kolaborasi ini, kami berharap dapat mewujudkan kerapian kota yang sesuai kaidah tata ruang, estetika, dan kelestarian lingkungan, sekaligus menyediakan layanan telekomunikasi yang lebih baik dan andal,” tambah Heru.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Program SJUT menjadi langkah penting dalam memperbaiki wajah Jakarta sekaligus meningkatkan kualitas layanan infrastruktur utilitas demi menciptakan kota yang lebih teratur dan nyaman bagi warganya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2024/12/02/pemprov-dki-jakarta-tertibkan-51-km-kabel-udara-menuju-kota-global/">Pemprov DKI Jakarta Tertibkan 51 Km Kabel Udara, Menuju Kota Global</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2024/12/02/pemprov-dki-jakarta-tertibkan-51-km-kabel-udara-menuju-kota-global/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
