<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tebet Eco Park - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/tebet-eco-park/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/tebet-eco-park/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Oct 2025 00:02:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Tebet Eco Park - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/tebet-eco-park/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Warga Jakarta Wajib Tahu, Fotografi di RTH Gratis, tapi Komersial Bayar</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/10/22/warga-jakarta-wajib-tahu-fotografi-di-rth-gratis-tapi-komersial-bayar/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/10/22/warga-jakarta-wajib-tahu-fotografi-di-rth-gratis-tapi-komersial-bayar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 00:02:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEGAPOLITAN]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertamanan Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Foto Gratis Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan Kota Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Pungli Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Retribusi DKI]]></category>
		<category><![CDATA[RTH Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[ruang terbuka hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Tebet Eco Park]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=13247</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) menegaskan bahwa kegiatan fotografi nonkomersial di ruang terbuka hijau (RTH), termasuk di Tebet Eco Park, tidak dikenai biaya alias gratis. Namun, untuk kegiatan yang bersifat komersial, tarif tetap diberlakukan sesuai dengan ketentuan resmi yang diatur dalam peraturan daerah. Kepala Distamhut DKI [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/22/warga-jakarta-wajib-tahu-fotografi-di-rth-gratis-tapi-komersial-bayar/">Warga Jakarta Wajib Tahu, Fotografi di RTH Gratis, tapi Komersial Bayar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) menegaskan bahwa kegiatan fotografi nonkomersial di ruang terbuka hijau (RTH), termasuk di Tebet Eco Park, tidak dikenai biaya alias gratis. Namun, untuk kegiatan yang bersifat komersial, tarif tetap diberlakukan sesuai dengan ketentuan resmi yang diatur dalam peraturan daerah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Distamhut DKI Jakarta, Fajar Sauri, menjelaskan bahwa masyarakat dipersilakan beraktivitas dan melakukan kegiatan fotografi di taman secara bebas selama tidak bertujuan komersial. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kenyamanan dan ketertiban bersama di ruang publik.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami tegaskan tidak ada larangan ataupun pungutan biaya untuk aktivitas fotografi nonkomersial di ruang terbuka hijau, termasuk taman, hutan kota, TPU, maupun jalur hijau,” ujar Fajar, Selasa (21/10).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Fajar juga menegaskan bahwa segala bentuk pungutan liar (pungli) tidak dapat dibenarkan. Jika masyarakat menemukan praktik serupa, ia meminta agar segera dilaporkan melalui kanal pengaduan resmi Pemprov DKI Jakarta agar dapat ditindaklanjuti.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami berharap masyarakat turut mengawasi agar ruang publik tetap menjadi milik bersama yang nyaman, aman, dan bebas dari pungutan ilegal,” katanya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sesuai Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, aktivitas fotografi atau pengambilan gambar yang bersifat komersial akan dikenakan tarif sebagai berikut:</span></p>
<ul class="ul1">
<li class="li2"><span class="s1">Pemakaian fasilitas kehutanan/hutan kota: Rp1.000.000 per lokasi/hari (untuk tiga hari pertama)<br />
</span></li>
<li class="li2"><span class="s1">Pemakaian lokasi shooting film di taman: Rp500.000 per lokasi/hari (untuk tiga hari pertama)<br />
</span></li>
<li class="li2"><span class="s1">Shooting iklan, film, atau sinetron di taman: Rp5.000.000 per pemakaian (durasi enam jam)<br />
</span></li>
<li class="li2"><span class="s1">Pemakaian taman pemakaman untuk shooting/pengambilan gambar: Rp3.000.000 per lokasi/hari<br />
</span></li>
</ul>
<p class="p1"><span class="s1">Fajar menegaskan bahwa aturan tersebut dibuat untuk membedakan antara kegiatan pribadi dan komersial, sekaligus memastikan pengelolaan taman tetap tertib dan transparan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami ingin memastikan taman tetap menjadi ruang publik yang inklusif dan bebas diakses warga, sambil memberikan kepastian hukum bagi kegiatan komersial yang menggunakan ruang terbuka hijau,” tandasnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/22/warga-jakarta-wajib-tahu-fotografi-di-rth-gratis-tapi-komersial-bayar/">Warga Jakarta Wajib Tahu, Fotografi di RTH Gratis, tapi Komersial Bayar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/10/22/warga-jakarta-wajib-tahu-fotografi-di-rth-gratis-tapi-komersial-bayar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ada Pungli di Tebet Eco Park, Pemprov DKI Langsung Ambil Tindakan Tegas!</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/10/21/ada-pungli-di-tebet-eco-park-pemprov-dki-langsung-ambil-tindakan-tegas/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/10/21/ada-pungli-di-tebet-eco-park-pemprov-dki-langsung-ambil-tindakan-tegas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Oct 2025 01:03:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEGAPOLITAN]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Bebas Pungli]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Pungli Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Ruang Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Tebet Eco Park]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=13228</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa taman sebagai ruang publik tidak boleh dijadikan tempat praktik pungutan liar (pungli) dalam bentuk apa pun. Penegasan ini disampaikan menyusul laporan adanya pungutan terhadap kegiatan fotografi di Tebet Eco Park oleh pihak yang mengatasnamakan komunitas fotografi. Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta, Fajar [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/21/ada-pungli-di-tebet-eco-park-pemprov-dki-langsung-ambil-tindakan-tegas/">Ada Pungli di Tebet Eco Park, Pemprov DKI Langsung Ambil Tindakan Tegas!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta </b>&#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa taman sebagai ruang publik tidak boleh dijadikan tempat praktik pungutan liar (pungli) dalam bentuk apa pun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Penegasan ini disampaikan menyusul laporan adanya pungutan terhadap kegiatan fotografi di Tebet Eco Park oleh pihak yang mengatasnamakan komunitas fotografi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta, Fajar Sauri, menuturkan bahwa taman merupakan fasilitas publik yang disediakan agar seluruh warga dapat mengakses dan menikmatinya tanpa batasan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Taman adalah ruang milik bersama. Setiap warga berhak melakukan aktivitas dan menikmati suasananya, termasuk kegiatan fotografi nonkomersial, tanpa dikenakan biaya apa pun,” ujarnya, Senin (20/10).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Fajar menegaskan, segala bentuk pungutan di luar ketentuan resmi tidak dibenarkan dan akan ditindak tegas. Ia menyoroti kejadian pungli pada 16 Oktober 2025 di Tebet Eco Park sebagai hal serius karena bertentangan dengan prinsip taman sebagai ruang publik yang terbuka dan inklusif.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya merugikan pengunjung, tetapi juga mencoreng citra taman sebagai ruang interaksi sosial yang seharusnya bebas dari tekanan dan diskriminasi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami akan memperkuat pengawasan dan berkoordinasi dengan petugas di wilayah agar hal serupa tidak terjadi lagi,” kata Fajar.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Distamhut DKI Jakarta juga berkomitmen untuk meningkatkan pembinaan terhadap komunitas dan pihak yang beraktivitas di area taman. Fajar menyebutkan, pendataan komunitas akan dilakukan agar setiap kegiatan di ruang publik dapat terpantau dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami ingin semua komunitas memahami bahwa taman adalah ruang bersama yang perlu dijaga bersama. Kami akan membangun komunikasi rutin dengan komunitas untuk mencegah penyalahgunaan nama atau kegiatan yang tidak sesuai ketentuan,” jelasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menambahkan, sebagai ruang publik, Tebet Eco Park hadir agar masyarakat dapat beraktivitas, bersantai, dan menikmati lingkungan kota dengan rasa aman, nyaman, serta tanpa kewajiban memberikan imbalan kepada pihak mana pun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Distamhut juga memastikan langkah penegakan disiplin di lapangan terus diperkuat melalui pengawasan rutin, pembinaan komunitas, dan penerapan sanksi terhadap pihak yang melanggar aturan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Prinsip kami jelas: taman harus menjadi ruang yang tertib, aman, dan menyenangkan bagi seluruh warga Jakarta,” tegasnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/21/ada-pungli-di-tebet-eco-park-pemprov-dki-langsung-ambil-tindakan-tegas/">Ada Pungli di Tebet Eco Park, Pemprov DKI Langsung Ambil Tindakan Tegas!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/10/21/ada-pungli-di-tebet-eco-park-pemprov-dki-langsung-ambil-tindakan-tegas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Empat Taman di Jakarta Selatan Bakal Beroperasi 24 Jam, Warga Bisa Bebas Beraktivitas</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/02/10/empat-taman-di-jakarta-selatan-bakal-beroperasi-24-jam-warga-bisa-bebas-beraktivitas/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/02/10/empat-taman-di-jakarta-selatan-bakal-beroperasi-24-jam-warga-bisa-bebas-beraktivitas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Feb 2025 06:21:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEGAPOLITAN]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Ruang Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Taman 24 Jam]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Jakarta 24 Jam]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Jakarta Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tebet Eco Park]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://katafoto.id/?p=8402</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Selatan tengah mempersiapkan sejumlah taman untuk beroperasi selama 24 jam. Taman yang dipilih antara lain Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Taman Langsat, Taman Ayodya, dan Tebet Eco Park. Menurut Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Selatan, Djauhar Arifin, taman-taman tersebut dipilih karena telah memiliki fasilitas yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/02/10/empat-taman-di-jakarta-selatan-bakal-beroperasi-24-jam-warga-bisa-bebas-beraktivitas/">Empat Taman di Jakarta Selatan Bakal Beroperasi 24 Jam, Warga Bisa Bebas Beraktivitas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta </b>&#8211; Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Selatan tengah mempersiapkan sejumlah taman untuk beroperasi selama 24 jam. Taman yang dipilih antara lain Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Taman Langsat, Taman Ayodya, dan Tebet Eco Park.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Selatan, Djauhar Arifin, taman-taman tersebut dipilih karena telah memiliki fasilitas yang memadai.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Fasilitas yang tersedia meliputi lampu penerangan, toilet, dan sarana lainnya,&#8221; ujarnya pada Senin (10/2)</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Djauhar menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di Pemerintah Kota Jakarta Selatan serta pengurus lingkungan setempat untuk memastikan taman tetap kondusif.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kemarin kami sudah diskusi mengenai keamanan, lalu lintas, dan lainnya. Nantinya Satpol PP, Dishub, pengurus lingkungan, dan lainnya akan dilibatkan,&#8221; ujarnya dikutip dalam laman berita jakarta. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia berharap, setelah resmi dibuka selama 24 jam pada pertengahan atau akhir bulan ini, taman-taman tersebut dapat dimanfaatkan warga untuk berbagai aktivitas positif, seperti olahraga, pelatihan kesenian, interaksi sosial, serta kegiatan kemasyarakatan lainnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Untuk aktivitas warga di taman yang buka 24 jam, kami sudah minta kepada pengurus taman untuk membuat jadwal-jadwal kegiatan warga agar pemanfaatannya semakin maksimal,&#8221; pungkasnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/02/10/empat-taman-di-jakarta-selatan-bakal-beroperasi-24-jam-warga-bisa-bebas-beraktivitas/">Empat Taman di Jakarta Selatan Bakal Beroperasi 24 Jam, Warga Bisa Bebas Beraktivitas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/02/10/empat-taman-di-jakarta-selatan-bakal-beroperasi-24-jam-warga-bisa-bebas-beraktivitas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
