<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Teknologi AI - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/teknologi-ai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/teknologi-ai/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Jul 2026 10:37:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Teknologi AI - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/teknologi-ai/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>AI Picu Gelombang PHK, Pakar Sebut Pekerja Harus Cepat Beradaptasi</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/07/23/ai-picu-gelombang-phk-pakar-sebut-pekerja-harus-cepat-beradaptasi/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/07/23/ai-picu-gelombang-phk-pakar-sebut-pekerja-harus-cepat-beradaptasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 10:37:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TEKNEWS]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[AI Governance]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[PHK]]></category>
		<category><![CDATA[PHK AI]]></category>
		<category><![CDATA[Reskilling]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi AI]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi digital]]></category>
		<category><![CDATA[Upskilling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=18619</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; PHK akibat adopsi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dinilai menjadi tantangan yang semakin nyata di dunia kerja. Meski demikian, teknologi tersebut juga diyakini mampu menciptakan profesi baru sehingga pekerja dituntut terus meningkatkan keterampilan agar tetap relevan di era digital. Secretary General Indonesia Digital Association (IDA), Ilona Juwita, mengatakan pemanfaatan AI kini telah mengubah kebutuhan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/07/23/ai-picu-gelombang-phk-pakar-sebut-pekerja-harus-cepat-beradaptasi/">AI Picu Gelombang PHK, Pakar Sebut Pekerja Harus Cepat Beradaptasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; PHK akibat adopsi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dinilai menjadi tantangan yang semakin nyata di dunia kerja. Meski demikian, teknologi tersebut juga diyakini mampu menciptakan profesi baru sehingga pekerja dituntut terus meningkatkan keterampilan agar tetap relevan di era digital.</p>
<p>Secretary General Indonesia Digital Association (IDA), Ilona Juwita, mengatakan pemanfaatan AI kini telah mengubah kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor industri. Perusahaan, menurutnya, mulai mengevaluasi sejumlah posisi yang dapat diotomatisasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi operasional.</p>
<p>&#8220;PHK memang tidak bisa dipungkiri terjadi. Itu merupakan kebijakan perusahaan untuk menentukan bagian mana yang perlu diefisienkan dan bagaimana AI dapat memenuhi kebutuhan tersebut,&#8221; ujar Ilona saat ditemui di Jakarta, Kamis (23/7).</p>
<p>Ilona menjelaskan, dampak penggunaan AI tidak hanya dirasakan perusahaan teknologi, tetapi juga merambah sektor manufaktur, media, hingga industri kreatif. Pekerjaan yang bersifat rutin dan mudah diotomatisasi menjadi kelompok yang paling berpotensi terdampak.</p>
<p>Namun, ia menegaskan kehadiran AI tidak semata-mata menghilangkan lapangan kerja. Di sisi lain, teknologi ini juga memunculkan kebutuhan terhadap profesi baru, seperti pengelola tata kelola AI (AI governance), spesialis riset berbasis AI, pengembang konten, hingga tenaga pemasaran yang mampu memanfaatkan kecerdasan buatan.</p>
<p>Menurut Ilona, sejumlah perusahaan media bahkan telah menggunakan AI untuk membantu proses produksi konten animasi. Di industri hiburan, teknologi serupa juga mulai dimanfaatkan guna mempercepat proses produksi sekaligus meningkatkan produktivitas.</p>
<p>&#8220;AI bukan berarti menutup peluang bagi pekerja kreatif. Justru teknologi ini memungkinkan mereka menghasilkan lebih banyak karya dengan kualitas yang lebih baik karena didukung oleh AI,&#8221; katanya dikutip dari laman beritasatu.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>Ia menambahkan, kebutuhan terhadap talenta yang menguasai teknologi AI akan terus meningkat. Tidak hanya kemampuan mengoperasikan AI, perusahaan juga membutuhkan tenaga profesional yang mampu menyusun kebijakan, mengelola tata kelola AI, hingga memastikan implementasi teknologi tersebut berjalan secara bertanggung jawab.</p>
<p>&#8220;Jangan melihat AI hanya sebagai pengganti manusia. AI seharusnya menjadi alat untuk menyempurnakan pekerjaan. Saat ini hampir tidak ada lagi pilihan bagi perusahaan untuk mengabaikan AI. Kita harus mampu bekerja berdampingan dengan teknologi ini,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Karena itu, kemampuan beradaptasi dinilai menjadi kunci bagi setiap pekerja agar tetap memiliki daya saing. Ilona menyarankan masyarakat mulai memanfaatkan AI untuk mendukung aktivitas sehari-hari, mulai dari mencari ide, melakukan riset, membandingkan berbagai platform AI, hingga mengembangkan inovasi maupun model bisnis baru.</p>
<p>Selain kesiapan individu, ia juga mendorong pemerintah memperkuat program peningkatan kompetensi (upskilling) dan pelatihan ulang (reskilling) agar kualitas sumber daya manusia mampu mengikuti perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.</p>
<p>&#8220;Kalau adopsi AI di Indonesia masih berada pada tahap dasar, berarti kompetensinya harus terus ditingkatkan. Pelatihan dan pengembangan keterampilan menjadi kunci. Pemerintah memiliki peran penting melalui kolaborasi dengan dunia usaha, baik dalam penyediaan forum, pendanaan, maupun mekanisme pelatihannya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Gelombang efisiensi yang dipicu pemanfaatan AI sebelumnya juga terjadi di sejumlah perusahaan teknologi global. Meta Platforms, Google, dan Amazon telah melakukan penyesuaian jumlah karyawan sebagai bagian dari transformasi bisnis berbasis AI.</p>
<p>Terbaru, Uber Technologies Inc. memangkas sekitar 10 persen tenaga kerja di divisi layanan pelanggan (customer service). Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari restrukturisasi organisasi sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam operasional perusahaan.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/07/23/ai-picu-gelombang-phk-pakar-sebut-pekerja-harus-cepat-beradaptasi/">AI Picu Gelombang PHK, Pakar Sebut Pekerja Harus Cepat Beradaptasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/07/23/ai-picu-gelombang-phk-pakar-sebut-pekerja-harus-cepat-beradaptasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indonesia Resmi Jadi Negara Pendiri Organisasi AI Dunia WAICO</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/07/18/indonesia-resmi-jadi-negara-pendiri-organisasi-ai-dunia-waico/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/07/18/indonesia-resmi-jadi-negara-pendiri-organisasi-ai-dunia-waico/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 02:53:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TEKNEWS]]></category>
		<category><![CDATA[AI Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Komunikasi dan Digital]]></category>
		<category><![CDATA[PBB]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi AI]]></category>
		<category><![CDATA[WAICO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=18514</guid>

					<description><![CDATA[<p>Indonesia resmi bergabung sebagai salah satu dari 29 negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO), organisasi kerja sama internasional yang dibentuk untuk memperkuat kolaborasi global dalam pengembangan serta tata kelola kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Keikutsertaan Indonesia ditandai dengan penandatanganan dokumen pendirian WAICO yang berlangsung di Shanghai, Tiongkok, pada Kamis (16/7). Dalam kesempatan tersebut, Wakil [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/07/18/indonesia-resmi-jadi-negara-pendiri-organisasi-ai-dunia-waico/">Indonesia Resmi Jadi Negara Pendiri Organisasi AI Dunia WAICO</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Indonesia resmi bergabung sebagai salah satu dari 29 negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO), organisasi kerja sama internasional yang dibentuk untuk memperkuat kolaborasi global dalam pengembangan serta tata kelola kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).</p>
<p>Keikutsertaan Indonesia ditandai dengan penandatanganan dokumen pendirian WAICO yang berlangsung di Shanghai, Tiongkok, pada Kamis (16/7). Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo hadir mendampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang memimpin Delegasi Pemerintah Indonesia.</p>
<p>Prosesi penandatanganan turut disaksikan oleh Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, sebagai bentuk dukungan terhadap pembentukan organisasi internasional yang berfokus pada pengembangan AI tersebut.</p>
<p>WAICO merupakan organisasi antarpemerintah yang bersifat independen dan nirlaba di bawah kerangka kerja PBB. Organisasi ini dibentuk untuk memperkuat kerja sama internasional dalam pengembangan teknologi AI sekaligus mendorong pemanfaatannya agar memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat melalui prinsip <b>AI for Good and for All</b>.</p>
<p>Melalui organisasi ini, negara-negara anggota akan bekerja sama dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperluas akses terhadap teknologi AI, mendorong pengembangan AI yang terbuka, inklusif, dan berkeadilan, serta memperkuat tata kelola dan standar etika AI di tingkat global.</p>
<p>Bagi Indonesia, status sebagai negara pendiri WAICO dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi nasional dalam ekosistem AI dunia. Keanggotaan ini juga diharapkan mampu mempercepat transformasi ekonomi digital yang menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi baru.</p>
<p>Selain itu, keterlibatan Indonesia dalam WAICO diproyeksikan membuka peluang yang lebih besar bagi masuknya investasi, pengembangan teknologi, serta perluasan kolaborasi internasional pada sektor-sektor bernilai tambah tinggi.</p>
<p>Sebagai bagian dari rangkaian pembentukan organisasi tersebut, Indonesia juga mengikuti <b>informal preparatory session on the establishment of WAICO</b> pada 17 Juli 2026. Pertemuan itu dipimpin oleh Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo selaku Ketua Delegasi Pemerintah Indonesia, didampingi Direktur Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru Kementerian Komunikasi dan Digital Aju Widya Sari serta Minister Counsellor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing.</p>
<p>Angga Raka Prabowo menegaskan, bergabungnya Indonesia sebagai salah satu negara pendiri WAICO merupakan momentum penting untuk memperkuat tata kelola AI nasional yang sejalan dengan standar dan praktik terbaik internasional.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/07/18/indonesia-resmi-jadi-negara-pendiri-organisasi-ai-dunia-waico/">Indonesia Resmi Jadi Negara Pendiri Organisasi AI Dunia WAICO</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/07/18/indonesia-resmi-jadi-negara-pendiri-organisasi-ai-dunia-waico/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Google Sebut Pengguna AI Indonesia Paling Kreatif, Hasilkan Jutaan Gambar Setiap Hari</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/07/16/google-sebut-pengguna-ai-indonesia-paling-kreatif-hasilkan-jutaan-gambar-setiap-hari/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/07/16/google-sebut-pengguna-ai-indonesia-paling-kreatif-hasilkan-jutaan-gambar-setiap-hari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 03:31:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TEKNEWS]]></category>
		<category><![CDATA[AI Asia Tenggara]]></category>
		<category><![CDATA[AI Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[AI Smartphone]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Gemini AI]]></category>
		<category><![CDATA[Gemini Report 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Generative AI]]></category>
		<category><![CDATA[Google Gemini]]></category>
		<category><![CDATA[Google Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi AI]]></category>
		<category><![CDATA[Multimodal AI]]></category>
		<category><![CDATA[Prompt AI]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi AI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=18485</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Cara masyarakat Indonesia menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terus mengalami perubahan. Jika sebelumnya interaksi didominasi pengetikan melalui keyboard, kini semakin banyak pengguna yang memanfaatkan perintah suara, foto, hingga video untuk berkomunikasi dengan AI. Tren tersebut terungkap dalam Gemini Report: Southeast Asia 2026 yang dirilis Google. Laporan itu menunjukkan mayoritas pengguna Gemini di Indonesia [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/07/16/google-sebut-pengguna-ai-indonesia-paling-kreatif-hasilkan-jutaan-gambar-setiap-hari/">Google Sebut Pengguna AI Indonesia Paling Kreatif, Hasilkan Jutaan Gambar Setiap Hari</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> &#8211; Cara masyarakat Indonesia menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terus mengalami perubahan. Jika sebelumnya interaksi didominasi pengetikan melalui keyboard, kini semakin banyak pengguna yang memanfaatkan perintah suara, foto, hingga video untuk berkomunikasi dengan AI.</p>
<p>Tren tersebut terungkap dalam Gemini Report: Southeast Asia 2026 yang dirilis Google. Laporan itu menunjukkan mayoritas pengguna Gemini di Indonesia mengakses layanan AI melalui perangkat seluler.</p>
<p>Sebanyak 82 persen pengguna Indonesia tercatat menggunakan Gemini di smartphone. Sementara itu, sekitar 50 persen perintah (<i>prompt</i>) yang dikirimkan sudah memanfaatkan fitur multimodal, seperti unggahan foto maupun rekaman suara secara langsung dari ponsel.</p>
<p><b>Bahasa Indonesia Jadi Pilihan Utama</b></p>
<p>Laporan tersebut juga mengungkap kemampuan Gemini memahami konteks lokal menjadi salah satu faktor yang mendorong tingginya penggunaan AI di Indonesia.</p>
<p>Sekitar 80 persen prompt yang dikirimkan pengguna berasal dari percakapan menggunakan bahasa Indonesia sehari-hari, bukan bahasa Inggris. Kemampuan memahami bahasa lokal membuat interaksi dengan AI terasa lebih alami dan mudah digunakan dalam berbagai aktivitas.</p>
<p><b>Indonesia Pimpin Kreasi Visual Berbasis AI</b></p>
<p>Kemudahan mengakses AI melalui perangkat seluler dan penggunaan bahasa Indonesia turut mendorong meningkatnya kreativitas pengguna.</p>
<p>Google mencatat pengguna di Indonesia menghasilkan sekitar 9 juta gambar setiap hari menggunakan Gemini. Capaian tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan aktivitas pembuatan konten visual berbasis AI tertinggi di kawasan Asia Tenggara.</p>
<p>Vice President for Southeast Asia and South Asia Frontier Google, Sapna Chadha, mengatakan pertumbuhan penggunaan Gemini dipengaruhi oleh kemampuan teknologi AI menyesuaikan diri dengan kebiasaan dan kebutuhan masyarakat di masing-masing negara.</p>
<p>Menurutnya, pengguna di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, tidak sekadar mengadopsi teknologi baru, tetapi memanfaatkannya sesuai bahasa, cara berkomunikasi, dan aktivitas sehari-hari.</p>
<p>&#8220;Masyarakat tidak hanya beradaptasi dengan Gemini, tetapi menggunakannya sesuai preferensi mereka, baik dari sisi bahasa, cara berinteraksi, maupun konteks kehidupan sehari-hari,&#8221; ujar Sapna dalam <i>Press Briefing Gemini SEA Report</i>secara virtual, Selasa (14/7/2026).</p>
<p>Ia menambahkan, Google melihat Gemini kini menjadi salah satu platform AI yang banyak dipilih pengguna di kawasan Asia Tenggara.</p>
<p><b>AI Kini Jadi Asisten Harian</b></p>
<p>Kemampuan Gemini dalam memahami berbagai bahasa di kawasan juga mendapat pengakuan dari lembaga riset AI Singapore melalui pengujian Southeast Asia Holistic Evaluation of Language Models (SEA-HELM).</p>
<p>Dalam evaluasi tersebut, Gemini dinobatkan sebagai model bahasa multibahasa (<i>multilingual large language model/LLM</i>) dengan performa terbaik di Asia Tenggara.</p>
<p>Temuan dalam laporan ini menunjukkan bahwa AI tidak lagi hanya dimanfaatkan oleh kalangan pecinta teknologi atau sebagai sarana eksperimen. Bagi banyak masyarakat Indonesia, AI kini telah berkembang menjadi asisten digital yang membantu berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari mencari informasi, membuat konten, hingga mendukung produktivitas dengan cara yang lebih praktis dan intuitif.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/07/16/google-sebut-pengguna-ai-indonesia-paling-kreatif-hasilkan-jutaan-gambar-setiap-hari/">Google Sebut Pengguna AI Indonesia Paling Kreatif, Hasilkan Jutaan Gambar Setiap Hari</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/07/16/google-sebut-pengguna-ai-indonesia-paling-kreatif-hasilkan-jutaan-gambar-setiap-hari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AI Masuk ke Jaringan Seluler, Operator Bisa Hemat Investasi Triliunan Rupiah</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/06/13/ai-masuk-ke-jaringan-seluler-operator-bisa-hemat-investasi-triliunan-rupiah/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/06/13/ai-masuk-ke-jaringan-seluler-operator-bisa-hemat-investasi-triliunan-rupiah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2026 15:20:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TEKNEWS]]></category>
		<category><![CDATA[5G]]></category>
		<category><![CDATA[AI in RAN]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[digitalisasi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ericsson]]></category>
		<category><![CDATA[Ericsson Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Digital 2045]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Digital]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan 5G]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan Buatan]]></category>
		<category><![CDATA[Komdigi]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi AI]]></category>
		<category><![CDATA[Telekomunikasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=17723</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Perkembangan layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) mendorong kebutuhan akan jaringan seluler yang semakin cepat, efisien, dan mampu beroperasi secara otomatis. Menjawab tantangan tersebut, Ericsson memperkenalkan AI in RAN, sebuah solusi perangkat lunak yang mengintegrasikan model AI kelas telekomunikasi langsung ke dalam perangkat radio dan baseband jaringan. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan performa jaringan, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/06/13/ai-masuk-ke-jaringan-seluler-operator-bisa-hemat-investasi-triliunan-rupiah/">AI Masuk ke Jaringan Seluler, Operator Bisa Hemat Investasi Triliunan Rupiah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Perkembangan layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) mendorong kebutuhan akan jaringan seluler yang semakin cepat, efisien, dan mampu beroperasi secara otomatis. Menjawab tantangan tersebut, Ericsson memperkenalkan AI in RAN, sebuah solusi perangkat lunak yang mengintegrasikan model AI kelas telekomunikasi langsung ke dalam perangkat radio dan baseband jaringan.</p>
<p>Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan performa jaringan, efisiensi operasional, serta penghematan energi tanpa memerlukan perangkat lunak tambahan. Solusi tersebut juga memungkinkan operator telekomunikasi memaksimalkan jaringan 5G yang telah ada sekaligus mempersiapkan transisi menuju Radio Access Network (RAN) berbasis AI.</p>
<p>AI in RAN menghadirkan sejumlah kemampuan baru, mulai dari model AI yang dapat bekerja secara real-time di dalam jaringan radio, sistem perangkat lunak yang terus belajar dan berkembang melalui pengolahan data dalam jumlah besar, hingga dukungan Agentic AI untuk meningkatkan otomasi dan operasional jaringan.</p>
<p>Bagi Indonesia, kehadiran AI in RAN dinilai dapat membantu operator mengoptimalkan investasi 5G yang telah dilakukan melalui pembaruan berbasis perangkat lunak. Berdasarkan data Global System for Mobile Association (GSMA), kebutuhan investasi pengembangan 5G di Indonesia diperkirakan mencapai 18 miliar dolar AS atau sekitar Rp324 triliun dan berpotensi meningkat hingga 50 miliar dolar AS atau sekitar Rp900 triliun pada 2030.</p>
<p>Dengan pendekatan berbasis AI, operator dapat meningkatkan kinerja jaringan tanpa harus melakukan investasi infrastruktur secara besar-besaran.</p>
<p>Di sisi lain, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menargetkan cakupan layanan 5G mencapai 32 persen pada 2030. Seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas berkecepatan tinggi dari pelanggan, industri, perusahaan, hingga sektor publik, optimalisasi jaringan berbasis AI dinilai mampu meningkatkan efisiensi spektrum, kualitas layanan, dan efisiensi energi.</p>
<p>Teknologi ini juga diharapkan mendukung agenda transformasi digital nasional serta perluasan layanan digital di berbagai wilayah Indonesia.</p>
<p>Presiden Direktur Ericsson Indonesia, Nora Wahby, menilai AI kini menjadi faktor utama yang mendorong inovasi di berbagai sektor dan menciptakan kebutuhan baru terhadap konektivitas serta otomasi jaringan.</p>
<p>&#8220;AI menjadi pendorong utama inovasi di berbagai industri, dan menciptakan kebutuhan baru untuk konektivitas, kinerja, dan otomasi. Dengan AI in RAN, Ericsson membantu penyedia layanan memanfaatkan AI untuk meningkatkan efisiensi jaringan dan relevansi jangka panjang, serta membantu operator memenuhi permintaan data yang lebih besar di tengah tantangan investasi. Kemampuan ini juga diharapkan mampu mendukung visi Indonesia Digital 2045 dengan menguatkan fondasi jaringan yang cerdas, efisien, dan berkelanjutan,&#8221; ujar Nora Wahby.</p>
<p>Ericsson menjelaskan model AI yang dikembangkan mampu memproses dan mengambil keputusan dalam hitungan mikrodetik. Teknologi tersebut dirancang untuk bekerja secara stabil pada berbagai kondisi jaringan radio yang dinamis, sekaligus memanfaatkan data berkualitas tinggi untuk menghasilkan performa yang lebih optimal.</p>
<p><b>Sudah Diuji di Jaringan Komersial</b></p>
<p>AI in RAN dapat diterapkan pada solusi Ericsson 5G Advanced, baik pada jaringan berbasis perangkat keras khusus maupun Cloud RAN. Teknologi ini menjadi bagian dari visi AI for Networks yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi jaringan secara langsung.</p>
<p>Kemampuan tersebut didukung oleh Ericsson Silicon, yakni chip khusus yang memungkinkan pemrosesan AI dilakukan langsung pada perangkat radio dengan konsumsi energi yang lebih rendah. Selain itu, teknologi ini juga memanfaatkan generasi terbaru RAN Compute yang menawarkan daya komputasi lebih tinggi serta software Cloud RAN yang fleksibel untuk berbagai platform jaringan.</p>
<p>Mulai kuartal kedua 2026, Ericsson akan menghadirkan sejumlah fitur awal AI in RAN, di antaranya:</p>
<ul>
<li><b>AI-native Scheduler</b>, untuk mengoptimalkan alokasi sumber daya jaringan secara otomatis.</li>
<li><b>AI-powered Positioning</b>, guna meningkatkan akurasi penentuan lokasi pengguna.</li>
<li><b>AI-managed Beamforming</b>, untuk mengoptimalkan kualitas sinyal secara dinamis.</li>
<li><b>AI-powered Multi-layer Coordination</b>, yang meningkatkan koordinasi antar lapisan jaringan.</li>
<li><b>Performance Management</b>, untuk analisis dan pemantauan performa jaringan secara lebih canggih.</li>
<li><b>Augmented Observability</b>, yang memberikan transparansi lebih tinggi terhadap cara AI bekerja dan mengambil keputusan.</li>
</ul>
<p>Ericsson mengungkapkan bahwa teknologi ini telah diuji melalui lebih dari 15 implementasi dan proyek uji coba di berbagai negara. Hasilnya menunjukkan peningkatan kecepatan downlink hingga 20 persen dan efisiensi spektrum hingga 10 persen.</p>
<p>Selain itu, AI in RAN mampu mendukung hingga dua kali lebih banyak pengguna dengan trafik data tinggi. Teknologi ini juga menawarkan akurasi prediksi cakupan jaringan mencapai 90 hingga 95 persen serta meningkatkan ketepatan penentuan lokasi pengguna hingga lima kali lipat.</p>
<p>Senior Vice President &amp; CNO SoftBank Corp., Teruyuki Oya, mengatakan teknologi tersebut menjadi langkah penting dalam menghadirkan AI lebih jauh ke dalam jaringan radio.</p>
<p>&#8220;Software AI in RAN Ericsson menandai langkah penting dalam menghadirkan AI lebih dalam ke dalam radio access network. Dengan memungkinkan optimasi performa radio, efisiensi spektrum, dan pengalaman pengguna secara real-time, solusi ini membantu kami mengubah inovasi AI menjadi nilai nyata pada jaringan yang sudah beroperasi. Kami juga melihat potensi yang kuat dari fondasi ini dalam mendukung layanan berbasis AI yang sedang berkembang, termasuk skenario Physical AI yang bergantung pada konektivitas latensi rendah dan keandalan tinggi, serta koordinasi cerdas antara jaringan dan sumber daya komputasi,&#8221; katanya.</p>
<p>Hal senada disampaikan Senior Vice President Network Technology &amp; Operations Bell, Bruce Dean.</p>
<p>&#8220;Di Bell, kami terus mengembangkan jaringan kami untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat terhadap layanan berbasis AI dengan performa tinggi. Mengintegrasikan AI secara langsung ke dalam RAN merupakan langkah penting untuk menjadikan jaringan lebih cerdas dan efisien. Dengan bekerja sama dengan mitra seperti Ericsson, kami menghadirkan kapabilitas ini ke dalam jaringan kami untuk meningkatkan performa, meningkatkan efisiensi energi, serta memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan kami,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Head of Network Technology SK Telecom, Yu Takki, menilai kolaborasi dengan Ericsson akan mempercepat pengembangan jaringan berbasis AI menuju era 6G.</p>
<p>&#8220;Melalui kolaborasi dengan Ericsson, SK Telecom terus mengembangkan AI-RAN untuk meningkatkan performa jaringan dan efisiensi energi, sekaligus mendukung operasional yang lebih cerdas dan terotomatisasi. Dengan mengombinasikan riset, validasi di dunia nyata, serta inovasi software, kami bertujuan untuk memperkuat posisi kami dalam evolusi jaringan berbasis AI serta membantu membangun fondasi bagi jaringan AI-native 6G,&#8221; katanya.</p>
<p>Chief Technology Officer Rogers, Mark Kennedy, juga menilai AI in RAN dapat membantu operator mengoptimalkan performa jaringan secara real-time sekaligus menekan konsumsi energi.</p>
<p>&#8220;Sebagai jaringan 5G+ terbaik di Kanada, kami bangga dapat bekerja sama dengan Ericsson untuk menghadirkan teknologi 5G terbaru bagi masyarakat. AI in RAN akan membantu mengoptimalkan performa jaringan bagi pelanggan secara real-time sekaligus mengurangi konsumsi energi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Principal Analyst Mobile Experts, Joe Madden, menyebut teknologi ini berpotensi menjadi salah satu investasi dengan tingkat pengembalian terbaik bagi operator seluler.</p>
<p>&#8220;Ini bisa menjadi ROI terbaik bagi operator seluler dalam beberapa tahun terakhir. Dengan hanya melakukan upgrade software, operator dapat memaksimalkan kapasitas, meningkatkan visibilitas jaringan, serta menghadirkan layanan berbasis lokasi yang lebih akurat dari jaringan 5G yang telah mereka miliki sebelumnya,&#8221; katanya.</p>
<p>Ericsson sendiri telah mengintegrasikan teknologi AI ke dalam berbagai produknya sejak era 4G. Pada 2021 perusahaan menambahkan akselerasi AI-ready pada RAN Compute, dan pada Februari 2026 memperkenalkan Neural Network Accelerators pada radio Massive MIMO yang diklaim mampu meningkatkan kemampuan inferensi AI hingga 10 kali lipat.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/06/13/ai-masuk-ke-jaringan-seluler-operator-bisa-hemat-investasi-triliunan-rupiah/">AI Masuk ke Jaringan Seluler, Operator Bisa Hemat Investasi Triliunan Rupiah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/06/13/ai-masuk-ke-jaringan-seluler-operator-bisa-hemat-investasi-triliunan-rupiah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Potensi AI di ASEAN Bisa Tembus USD1 Triliun pada 2030</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/06/05/potensi-ai-di-asean-bisa-tembus-usd1-triliun-pada-2030/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/06/05/potensi-ai-di-asean-bisa-tembus-usd1-triliun-pada-2030/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 04:05:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TEKNEWS]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[AI Talent Factory]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN Foundation]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Kemkomdigi]]></category>
		<category><![CDATA[PDB Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi AI]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=17543</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengungkapkan bahwa industri kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) diproyeksikan menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Tenggara. Nilai ekonominya bahkan diperkirakan mencapai USD1 triliun pada 2030. Indonesia diprediksi mampu menyumbang sekitar USD366 miliar atau setara Rp5.600 triliun dari total potensi tersebut. Namun, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/06/05/potensi-ai-di-asean-bisa-tembus-usd1-triliun-pada-2030/">Potensi AI di ASEAN Bisa Tembus USD1 Triliun pada 2030</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengungkapkan bahwa industri kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) diproyeksikan menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Tenggara. Nilai ekonominya bahkan diperkirakan mencapai USD1 triliun pada 2030.</p>
<p>Indonesia diprediksi mampu menyumbang sekitar USD366 miliar atau setara Rp5.600 triliun dari total potensi tersebut. Namun, menurut Nezar, target tersebut hanya dapat terwujud apabila seluruh negara anggota ASEAN bersama-sama membangun ekosistem AI yang inklusif dan berkelanjutan.</p>
<p>&#8220;Indonesia berkomitmen untuk memperkuat penggunaan AI sehingga masyarakat siap menghadapi transformasi digital,&#8221; ujar Nezar Patria saat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dan ASEAN Foundation di Jakarta, Kamis (4/6).</p>
<p>Nezar menilai kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi ekonomi AI di kawasan ASEAN agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.</p>
<p>Sebagai bagian dari upaya tersebut, pemerintah juga telah menyiapkan berbagai program riset dan pengembangan AI guna memastikan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi era transformasi digital.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BPSDM) Kemkomdigi, Bonifasius Wahyu Pudjianto, menjelaskan bahwa pihaknya telah menjalankan sejumlah program pengembangan talenta digital di bidang AI. Program tersebut meliputi AI Talent Factory, Digital Talent Scholarship, serta Digital Leadership Academy.</p>
<p>Menurut Bonifasius, ketiga program itu dirancang untuk memperluas literasi digital masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap pemanfaatan teknologi AI.</p>
<p>&#8220;AI dapat memberikan solusi bagi masyarakat di kawasan ASEAN,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain itu, Kemkomdigi juga menjalin kolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi, antara lain Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Brawijaya, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk mengembangkan pemanfaatan AI di berbagai sektor.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif ASEAN Foundation, Piti Srisangnam, menegaskan bahwa kecerdasan buatan kini menjadi elemen penting dalam mempercepat transformasi digital sekaligus mendorong pembangunan di negara-negara ASEAN.</p>
<p>&#8220;AI juga menjadi kunci pengembangan pembangunan di kawasan ASEAN,&#8221; ujar Piti.</p>
<p>Ia menambahkan, ASEAN Foundation selama ini aktif bekerja sama dengan berbagai komunitas lokal di kawasan guna meningkatkan literasi dan pemahaman masyarakat terhadap teknologi AI.</p>
<p>Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid juga menyoroti besarnya peluang AI bagi perekonomian nasional. Dalam forum The Power of AI di Bali pada 18 April 2026, Meutya menyebut perluasan adopsi AI berpotensi meningkatkan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia hingga 3,67 persen.</p>
<p>&#8220;Daya saing hari ini tidak lagi ditentukan oleh sumber daya, tetapi oleh kemampuan beradaptasi dengan teknologi, terutama AI,&#8221; ujar Meutya Hafid.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/06/05/potensi-ai-di-asean-bisa-tembus-usd1-triliun-pada-2030/">Potensi AI di ASEAN Bisa Tembus USD1 Triliun pada 2030</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/06/05/potensi-ai-di-asean-bisa-tembus-usd1-triliun-pada-2030/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ericsson Perkuat Infrastruktur 5G Indonesia dengan Radio dan Antena Berbasis AI</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/03/17/ericsson-perkuat-infrastruktur-5g-indonesia-dengan-radio-dan-antena-berbasis-ai/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/03/17/ericsson-perkuat-infrastruktur-5g-indonesia-dengan-radio-dan-antena-berbasis-ai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 04:50:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TEKNEWS]]></category>
		<category><![CDATA[AI Ready RAN]]></category>
		<category><![CDATA[Ericsson]]></category>
		<category><![CDATA[Ericsson Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Telekomunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan seluler]]></category>
		<category><![CDATA[operator seluler]]></category>
		<category><![CDATA[Radio Access Network]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi 5G]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi AI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=15618</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakara &#8211; Perusahaan teknologi telekomunikasi Ericsson (NASDAQ: ERIC) memperkenalkan portofolio terbaru yang mencakup radio siap AI, antena, serta perangkat lunak Radio Access Network (RAN) yang telah ditingkatkan dengan teknologi kecerdasan buatan. Solusi ini dirancang untuk membantu operator, termasuk di Indonesia, dalam membangun jaringan yang lebih cerdas, efisien, dan siap menghadapi kebutuhan masa depan. Di tengah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/03/17/ericsson-perkuat-infrastruktur-5g-indonesia-dengan-radio-dan-antena-berbasis-ai/">Ericsson Perkuat Infrastruktur 5G Indonesia dengan Radio dan Antena Berbasis AI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakara</b> &#8211; Perusahaan teknologi telekomunikasi Ericsson (NASDAQ: ERIC) memperkenalkan portofolio terbaru yang mencakup radio siap AI, antena, serta perangkat lunak Radio Access Network (RAN) yang telah ditingkatkan dengan teknologi kecerdasan buatan. Solusi ini dirancang untuk membantu operator, termasuk di Indonesia, dalam membangun jaringan yang lebih cerdas, efisien, dan siap menghadapi kebutuhan masa depan.</p>
<p>Di tengah pertumbuhan pesat aplikasi berbasis AI secara global, jaringan seluler dituntut mampu menghadirkan performa lebih tinggi. Hal ini mencakup peningkatan kapasitas uplink, latensi yang lebih rendah, serta reliabilitas dan efisiensi energi yang lebih baik. Portofolio terbaru Ericsson hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut sekaligus mendukung ekspansi jaringan 5G secara lebih terukur dan efisien dari sisi biaya.</p>
<p><b>Mendukung Ambisi 5G Indonesia</b></p>
<p>Sejalan dengan percepatan pengembangan 5G di Indonesia—di mana pemerintah menargetkan cakupan sekitar 32 persen pada 2030—kesiapan infrastruktur, efisiensi pemanfaatan spektrum, serta pembangunan jaringan yang berkelanjutan menjadi prioritas penting bagi operator maupun pembuat kebijakan.</p>
<p>Solusi yang aman, tepercaya, dan dapat diskalakan dinilai menjadi kunci untuk mengoptimalkan penggunaan spektrum, meningkatkan kinerja jaringan, serta menekan biaya operasional. Langkah ini juga penting untuk mempercepat adopsi 5G secara nasional sekaligus menjaga keberlanjutan investasi jangka panjang.</p>
<p>Presiden Direktur Ericsson Indonesia Nora Wahby menegaskan bahwa pengembangan jaringan tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga kecerdasan dan keberlanjutan.</p>
<p>“Seiring dengan percepatan ekspansi 5G di Indonesia, jaringan yang cepat bukan satu-satunya prioritas – tetapi juga jaringan yang lebih cerdas dan berkelanjutan. Di Ericsson, kami melihat AI-ready RAN sebagai fondasi dari perjalanan ini. Dengan menghadirkan kemampuan AI langsung ke Radio Access Network, kami memungkinkan terbentuknya jaringan berperforma tinggi yang adaptif dan lebih efisien dalam penggunaan energi, sehingga dapat membantu operator di Indonesia mempercepat penyebaran jaringan sekaligus mengoptimalkan investasi jangka panjang,” kata Nora Wahby.</p>
<p><b>Meningkatkan Kinerja Operator dan Pengalaman Pengguna</b></p>
<p>Portofolio terbaru ini menghadirkan sepuluh perangkat radio yang telah siap mendukung AI, peningkatan kemampuan perangkat lunak RAN, serta lima antena berperforma tinggi yang dirancang untuk memaksimalkan pemanfaatan spektrum, meningkatkan kinerja uplink, dan menyederhanakan proses implementasi jaringan.</p>
<p>Dengan integrasi AI pada lapisan perangkat keras maupun perangkat lunak, operator dapat mengelola sumber daya jaringan secara lebih dinamis. Teknologi ini juga membantu meningkatkan manajemen lalu lintas data serta mendorong efisiensi operasional, sekaligus mempersiapkan infrastruktur menghadapi inovasi 5G di masa mendatang.</p>
<p>Beberapa fitur berbasis AI yang disematkan antara lain beamforming cerdas, prediksi cakupan jaringan berbasis AI, serta pengelolaan mobilitas dan latensi yang lebih canggih. Teknologi ini memungkinkan alokasi kapasitas jaringan dilakukan secara real-time sesuai pola penggunaan data pengguna.</p>
<p>Dengan kemampuan tersebut, operator dapat memaksimalkan investasi infrastruktur sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan ekosistem 5G yang berkelanjutan.</p>
<p>Bagi pengguna, inovasi ini akan menghadirkan konektivitas yang lebih stabil dan andal, mulai dari streaming video yang lebih lancar, pengalaman bermain game seluler yang lebih mulus, hingga pemanfaatan aplikasi real-time berbasis AI.</p>
<p>Selain itu, kemampuan jaringan untuk menghadirkan konektivitas yang dapat dibedakan berdasarkan latensi, kecepatan, maupun tingkat keandalan membuka peluang bagi operator untuk menghadirkan layanan yang lebih beragam bagi segmen konsumen maupun korporasi. Hal ini juga membuka potensi sumber pendapatan baru di luar paket data konvensional.</p>
<p>Nora Wahby menambahkan, “AI-ready RAN bukan lagi sekadar evolusi jaringan, melainkan sebuah transformasi dalam cara jaringan dibangun dan dioperasikan. Seiring dengan meningkatnya penggunaan data dan semakin kompleksnya berbagai use case, operator membutuhkan infrastruktur yang dapat berpikir, beradaptasi, dan melakukan optimalisasi secara real-time. Dengan mengintegrasikan kecerdasan ke dalam perangkat radio, antena, dan software, kami memungkinkan jaringan yang dapat memanfaatkan spektrum secara lebih efisien, meningkatkan kinerja uplink, serta pada akhirnya menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih baik. Kami bangga dapat menghadirkan solusi tepercaya, aman, tangguh, dan siap menghadapi masa depan bagi seluruh pelanggan kami di Indonesia, guna mendukung percepatan pengembangan 5G nasional serta mewujudkan visi Indonesia Emas 2025.”</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/03/17/ericsson-perkuat-infrastruktur-5g-indonesia-dengan-radio-dan-antena-berbasis-ai/">Ericsson Perkuat Infrastruktur 5G Indonesia dengan Radio dan Antena Berbasis AI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/03/17/ericsson-perkuat-infrastruktur-5g-indonesia-dengan-radio-dan-antena-berbasis-ai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indosat Gandeng Ericsson, Hadirkan Layanan Digital Lebih Cepat untuk 100 Juta Pelanggan</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/03/06/indosat-gandeng-ericsson-hadirkan-layanan-digital-lebih-cepat-untuk-100-juta-pelanggan/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/03/06/indosat-gandeng-ericsson-hadirkan-layanan-digital-lebih-cepat-untuk-100-juta-pelanggan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 08:34:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TEKNEWS]]></category>
		<category><![CDATA[digital monetization platform]]></category>
		<category><![CDATA[Ericsson]]></category>
		<category><![CDATA[flash indosat]]></category>
		<category><![CDATA[Indosat Ooredoo Hutchison]]></category>
		<category><![CDATA[industri telekomunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Digital]]></category>
		<category><![CDATA[layanan 5G]]></category>
		<category><![CDATA[MWC 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi AI]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=15456</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Ericsson (NASDAQ: ERIC) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 pada Selasa (4/3). Kerja sama ini bertujuan memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan layanan digital yang lebih cepat, fleksibel, dan personal bagi pelanggan. Kolaborasi tersebut memanfaatkan Digital Monetization Platform (DMP), sebuah platform monetisasi digital full-stack pertama [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/03/06/indosat-gandeng-ericsson-hadirkan-layanan-digital-lebih-cepat-untuk-100-juta-pelanggan/">Indosat Gandeng Ericsson, Hadirkan Layanan Digital Lebih Cepat untuk 100 Juta Pelanggan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Ericsson (NASDAQ: ERIC) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 pada Selasa (4/3). Kerja sama ini bertujuan memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan layanan digital yang lebih cepat, fleksibel, dan personal bagi pelanggan.</p>
<p>Kolaborasi tersebut memanfaatkan Digital Monetization Platform (DMP), sebuah platform monetisasi digital full-stack pertama di dunia yang dirancang untuk melayani sekitar 100 juta pelanggan Indosat di seluruh Indonesia.</p>
<p>DMP merupakan bagian dari portofolio Business Support System (BSS) milik Ericsson. Melalui platform ini, IOH dapat mempercepat penyediaan layanan digital dan 5G, menyederhanakan pilihan produk agar lebih jelas serta fleksibel bagi pelanggan, mempercepat peluncuran layanan baru, sekaligus memperkuat pengembangan layanan bagi segmen B2B.</p>
<p>President Director and Chief Executive Officer of Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan kerja sama strategis ini menjadi langkah penting dalam perjalanan transformasi digital perusahaan.</p>
<p>“Kemitraan strategis dengan Ericsson menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi digital Indosat. Bersama, kami membangun platform monetisasi yang terintegrasi secara menyeluruh dan future-ready untuk memperkuat fondasi pertumbuhan berkelanjutan. Platform ini memungkinkan kami menghadirkan layanan digital yang lebih cepat dan fleksibel bagi pelanggan, sekaligus memperkuat kapabilitas B2B kami. Kolaborasi ini juga mendukung salah satu migrasi telekomunikasi terbesar di dunia, melalui integrasi jutaan pelanggan Hutch ke dalam sistem IOH DMP secara mulus.</p>
<figure id="attachment_15458" aria-describedby="caption-attachment-15458" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-15458" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/03/Foto-1b-er.jpg" alt="Indosat Gandeng Ericsson, Hadirkan Layanan Digital Lebih Cepat untuk 100 Juta Pelanggan" width="1200" height="800" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/03/Foto-1b-er.jpg 1200w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/03/Foto-1b-er-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/03/Foto-1b-er-1024x683.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/03/Foto-1b-er-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/03/Foto-1b-er-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/03/Foto-1b-er-696x464.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/03/Foto-1b-er-1068x712.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-15458" class="wp-caption-text">Jajaran Ericsson Indonesia dan Indosat Ooredoo Hutchison foto bersama usai menandatangani nota kesepahaman (MoU) ntuk mengembangkan platform monetisasi generasi terbaru yang menghadirkan layanan digital lebih cepat, fleksibel, dan personal di Barcelona, Selasa (4/3/2026). (katafoto/HO/Ericsson Indonesia)</figcaption></figure>
<p>Hari ini, kami mengambil langkah berikutnya dalam perjalanan ini bersama Ericsson dengan mengumumkan peluncuran Flash, antarmuka berbasis AI dan cloud bagi pelanggan kami. Ini bukan sekadar pembaruan teknologi, tetapi transformasi dalam cara kami berinovasi, berkembang, dan melayani dalam ekosistem ekonomi digital Indonesia yang terus berkembang.”</p>
<p>Flash merupakan antarmuka berbasis kecerdasan buatan (AI) dan teknologi cloud yang dikembangkan dengan dukungan Ericsson Catalog Manager. Sistem ini dirancang agar tim bisnis dapat lebih mandiri dalam merancang serta meluncurkan produk tanpa harus bergantung pada tim IT.</p>
<p>Melalui pendekatan tersebut, pelanggan Indosat diharapkan dapat memperoleh paket internet yang lebih relevan dan personal sesuai dengan kebutuhan digital yang terus berkembang. Dukungan AI dalam sistem ini juga membantu memvalidasi konfigurasi produk sehingga dapat meminimalkan kesalahan sekaligus mempercepat proses pengembangan layanan.</p>
<p>President Director Ericsson Indonesia, Nora Wahby, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen jangka panjang Ericsson dalam mendukung penguatan bisnis Indosat.</p>
<p>“Bagi Ericsson, kemitraan ini merupakan komitmen jangka panjang untuk mendukung ketahanan bisnis Indosat sekaligus membangun fondasi monetisasi digital yang siap berkembang. Dengan fleksibilitas DMP, Indosat dapat terus beradaptasi dengan model bisnis baru tanpa perlu membangun ulang sistem, menjadikannya investasi teknologi yang memberikan nilai jangka panjang.”</p>
<p>Ericsson dan Indosat juga dijadwalkan memaparkan perjalanan transformasi tersebut, termasuk demonstrasi langsung Flash, dalam sesi khusus pada MWC 2026. Kerja sama ini sekaligus melanjutkan kolaborasi strategis jangka panjang antara kedua perusahaan serta menunjukkan komitmen Ericsson dalam membantu operator telekomunikasi beradaptasi dengan model bisnis digital yang lebih fleksibel dan berkelanjutan.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/03/06/indosat-gandeng-ericsson-hadirkan-layanan-digital-lebih-cepat-untuk-100-juta-pelanggan/">Indosat Gandeng Ericsson, Hadirkan Layanan Digital Lebih Cepat untuk 100 Juta Pelanggan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/03/06/indosat-gandeng-ericsson-hadirkan-layanan-digital-lebih-cepat-untuk-100-juta-pelanggan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Playbook DANA Disebut Bisa Ubah Strategi Digital Pelaku Industri</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/12/09/playbook-dana-disebut-bisa-ubah-strategi-digital-pelaku-industri/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/12/09/playbook-dana-disebut-bisa-ubah-strategi-digital-pelaku-industri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 11:02:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KEUANGAN]]></category>
		<category><![CDATA[AI Enablement Playbook]]></category>
		<category><![CDATA[AI Ethics]]></category>
		<category><![CDATA[AI Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[AI Roadmap]]></category>
		<category><![CDATA[DANA Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Digital Economy]]></category>
		<category><![CDATA[Future Of Work]]></category>
		<category><![CDATA[Tech Innovation]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi AI]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=14144</guid>

					<description><![CDATA[<p>DANA resmi merilis AI Enablement Playbook, panduan praktis yang dirancang untuk membantu pelaku industri menilai serta meningkatkan kesiapan mereka dalam mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (AI). Dokumen ini memuat beragam wawasan, indikator kesiapan, serta prinsip implementasi AI yang aman, inklusif, dan dapat diadaptasi secara luas. Penyusunan pedoman tersebut berawal dari rangkaian diskusi lintas sektor dalam forum [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/12/09/playbook-dana-disebut-bisa-ubah-strategi-digital-pelaku-industri/">Playbook DANA Disebut Bisa Ubah Strategi Digital Pelaku Industri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">DANA resmi merilis <i>AI Enablement Playbook</i>, panduan praktis yang dirancang untuk membantu pelaku industri menilai serta meningkatkan kesiapan mereka dalam mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (AI). Dokumen ini memuat beragam wawasan, indikator kesiapan, serta prinsip implementasi AI yang aman, inklusif, dan dapat diadaptasi secara luas. Penyusunan pedoman tersebut berawal dari rangkaian diskusi lintas sektor dalam forum AI@Work Lab yang melibatkan pemerintah, pelaku industri, dan para pakar AI.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Playbook ini turut dilengkapi dengan <i>AI Enablement Checklist</i>, yaitu daftar periksa yang membantu perusahaan menilai kesiapan internal mereka. Kehadiran pedoman ini menjadi kontribusi nyata DANA dalam mendukung implementasi Peta Jalan Kecerdasan Artifisial Nasional (AI Roadmap) yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Dalam penyusunannya, DANA juga berperan sebagai anggota Gugus Tugas bidang Kebijakan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">CEO sekaligus Co-Founder DANA Indonesia, Vince Iswara, menegaskan perlunya kerangka kerja yang jelas dalam penerapan AI. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“AI membuka akses yang sangat luas. Ketika industri global semakin agresif memanfaatkan AI, banyak organisasi di Indonesia yang belum memiliki kerangka implementasi yang kuat dan terukur. <i>AI Enablement Playbook</i> dapat menjadi acuan untuk memastikan pemanfaatan AI berlangsung aman, inklusif, dan benar-benar memberikan dampak. Dengan sinergi lintas sektor, teknologi seperti AI dapat memperkuat masyarakat sekaligus perekonomian Indonesia,” ujar Vince dikutip dalam keterangan tertulis, Selasa (09/12) </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pedoman tersebut memuat berbagai rekomendasi strategis untuk pemerintah, perusahaan besar, maupun startup. Salah satu pendekatan utamanya adalah kerangka 3P: <i>People</i> (penguatan literasi, pola pikir, dan keterampilan), <i>Platform</i> (pembangunan infrastruktur dan manajemen data), serta <i>Policy</i> (kebijakan, tata kelola, dan kolaborasi). Kerangka ini sejalan dengan fokus utama AI Roadmap, yang mencakup pengembangan talenta, pembangunan infrastruktur data, penyusunan kebijakan dan etika, serta penguatan riset dan inovasi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk menilai kesiapan perusahaan, <i>AI Enablement Checklist</i> menyediakan penilaian mulai dari kejelasan tujuan bisnis, kesiapan data dan infrastruktur, hingga ketersediaan <i>tools</i> yang aman dan sesuai standar. Checklist ini juga mendorong perusahaan mencegah praktik BYOAI (<i>Bring Your Own AI</i>), yang berisiko mengancam keamanan data internal maupun pengguna.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hasil asesmen kemudian mengelompokkan perusahaan ke dalam tiga tingkatan kesiapan, yaitu <i>Curious</i>, <i>Committed</i>, dan <i>Confident</i>. Kategori ini memberikan gambaran posisi perusahaan dalam perjalanan transformasi AI, sekaligus membantu menentukan langkah prioritas, memperbaiki celah kesiapan, dan membangun implementasi AI yang relevan serta berkelanjutan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melalui AI@Work Lab, <i>AI Enablement Playbook</i>, dan <i>AI Enablement Checklist</i>, DANA mempertegas komitmennya dalam membangun ekosistem AI di Indonesia lewat kolaborasi lintas sektor, berbagi praktik terbaik, serta mempercepat percepatan adopsi AI nasional.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Dengan dukungan menyeluruh dari berbagai pihak, Indonesia tidak hanya mampu memanfaatkan AI untuk mewujudkan visi Indonesia Emas, tetapi juga berpotensi menjadi pemimpin regional dalam implementasi AI yang aman dan inklusif,” tutup Vince.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/12/09/playbook-dana-disebut-bisa-ubah-strategi-digital-pelaku-industri/">Playbook DANA Disebut Bisa Ubah Strategi Digital Pelaku Industri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/12/09/playbook-dana-disebut-bisa-ubah-strategi-digital-pelaku-industri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Samsung Galaxy Z Flip7 Bikin Tren “Hugging My Younger Self” Makin Emosional</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/10/16/samsung-galaxy-z-flip7-bikin-tren-hugging-my-younger-self-makin-emosional/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/10/16/samsung-galaxy-z-flip7-bikin-tren-hugging-my-younger-self-makin-emosional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 02:33:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[GADGET]]></category>
		<category><![CDATA[AI Generatif]]></category>
		<category><![CDATA[FlexCam]]></category>
		<category><![CDATA[fotografi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy Z Flip7 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Gemini AI]]></category>
		<category><![CDATA[Hugging My Younger Self]]></category>
		<category><![CDATA[konten kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[nostalgia digital]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Galaxy Z Flip7]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[smartphone konten kreator]]></category>
		<category><![CDATA[smartphone lipat Samsung]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi AI]]></category>
		<category><![CDATA[tren foto viral]]></category>
		<category><![CDATA[tren media sosial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=13135</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Tren “Hugging My Younger Self” kini menjadi salah satu cara generasi muda mengekspresikan perjalanan hidup mereka lewat foto yang sarat makna emosional. Bukan sekadar potret dua versi diri, tren ini mengajak orang untuk mengenang masa kecil dan merangkul diri mereka di masa lalu — menciptakan momen reflektif yang hangat dan personal. Memahami di [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/16/samsung-galaxy-z-flip7-bikin-tren-hugging-my-younger-self-makin-emosional/">Samsung Galaxy Z Flip7 Bikin Tren “Hugging My Younger Self” Makin Emosional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Tren “Hugging My Younger Self” kini menjadi salah satu cara generasi muda mengekspresikan perjalanan hidup mereka lewat foto yang sarat makna emosional. Bukan sekadar potret dua versi diri, tren ini mengajak orang untuk mengenang masa kecil dan merangkul diri mereka di masa lalu — menciptakan momen reflektif yang hangat dan personal.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Memahami di balik tren ini, Samsung menciptakan konten yang tidak hanya estetik, tetapi juga menyentuh emosi melalui Galaxy Z Flip7 yang kini terintegrasi dengan Gemini AI, proses membuat konten menjadi lebih intuitif, personal, dan menyenangkan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tidak perlu lagi berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain, Galaxy Z Flip7, mulai dari mencari inspirasi, menentukan angle terbaik, hingga menghasilkan karya visual, semua bisa dilakukan dari satu perangkat. Perpaduan desain lipat ikonik dengan kecerdasan buatan generatif menjadikan smartphone ini bukan sekadar alat, tetapi partner kreatif bagi generasi muda yang ingin mengekspresikan diri.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Generasi muda kini tidak hanya menginginkan smartphone yang canggih, tapi juga yang memahami cara mereka berpikir dan berkarya. Galaxy Z Flip7 hadir untuk menyalurkan ekspresi personal lewat tren ‘Hug My Younger Self’ yang sedang viral. Dengan bantuan Gemini AI, pengguna bisa membuat konten secara instan dan bermakna,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1"><b>AI Bikin Proses Kreatif Lebih Personal dan Natural</b></span></p>
<figure id="attachment_13137" aria-describedby="caption-attachment-13137" style="width: 576px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-13137" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Sam2.jpg" alt="Samsung Galaxy Z Flip7 Bikin Tren “Hugging My Younger Self” Makin Emosional" width="576" height="864" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Sam2.jpg 576w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Sam2-200x300.jpg 200w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Sam2-150x225.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Sam2-300x450.jpg 300w" sizes="(max-width: 576px) 100vw, 576px" /><figcaption id="caption-attachment-13137" class="wp-caption-text">Galaxy Z Flip7 yang kini terintegrasi dengan Gemini Nano Banana mewujudkan momen sentimental ‘Hugging My Younger Self’ secara instan. (katafoto/HO/samsung)</figcaption></figure>
<p><span class="s1">Galaxy Z Flip7 membawa pendekatan baru dalam dunia konten digital, di mana kecerdasan buatan bekerja secara alami untuk membantu ide dan imajinasi pengguna berkembang secara efisien. Berikut tiga fitur unggulan yang membuat tren “Hugging My Younger Self” terasa makin hidup:</span></p>
<p class="p4"><span class="s1"><b>1. Temukan Inspirasi Nostalgia lewat Gemini Live on Coverscreen</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Inspirasi adalah langkah pertama sebelum menciptakan momen berkesan. Dengan Gemini Live di Coverscreen, layar depan Galaxy Z Flip7 berfungsi seperti asisten pribadi cerdas yang bisa memberikan ide secara instan tanpa perlu membuka ponsel.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Cukup ketik prompt seperti “Berikan ide lokasi masa kecil di Jakarta untuk konsep Hug My Younger Self”, dan Gemini akan memberikan rekomendasi real-time. Hasilnya lebih cepat, relevan, dan sesuai suasana hati pengguna.</span></p>
<p class="p4"><span class="s1"><b>2. Dapatkan Angle Sempurna dengan Gemini Live with Camera</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kekuatan utama tren ini ada pada kesatuan dua versi diri — masa kecil dan masa kini — dalam satu bingkai. Melalui Gemini Live with Camera, kamera utama Galaxy Z Flip7 berperan layaknya sutradara pribadi yang memberi saran langsung tentang pose dan komposisi terbaik.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Cukup arahkan kamera ke foto lama, lalu tanyakan: “Bagaimana pose agar terlihat seperti memeluk versi kecil saya?” — Gemini akan memberikan saran verbal dan visual secara langsung. Didukung fitur FlexCam, pengguna bisa bereksperimen secara hands-free untuk hasil foto yang natural dan emosional.</span></p>
<p class="p4"><span class="s1"><b>3. Satukan Dua Versi Diri dengan Gemini Nano Banana</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tahap akhir yang paling berkesan: menggabungkan dua foto — masa kecil dan masa kini — menjadi satu visual yang realistis. Dengan Gemini Nano Banana, pengguna cukup memilih dua gambar dan memberikan instruksi seperti “Gabungkan dua foto ini dengan efek berpelukan gaya Polaroid”.</span></p>
<figure id="attachment_13136" aria-describedby="caption-attachment-13136" style="width: 1152px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-13136" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Sam1.jpg" alt="Samsung Galaxy Z Flip7 Bikin Tren “Hugging My Younger Self” Makin Emosional" width="1152" height="768" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Sam1.jpg 1152w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Sam1-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Sam1-1024x683.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Sam1-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Sam1-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Sam1-696x464.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/10/Sam1-1068x712.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1152px) 100vw, 1152px" /><figcaption id="caption-attachment-13136" class="wp-caption-text">Perjalanan nostalgia ‘Hug My Younger Self’ dengan inspirasi lokasi dari Gemini Live on Coverscreen. (katafoto/HO/samsung)</figcaption></figure>
<p><span class="s1">Gemini akan menyatukan keduanya secara natural, lengkap dengan pencahayaan, bayangan, dan tone warna senada. Untuk sentuhan nostalgia, pengguna bisa menambahkan filter retro 90-an agar tampil lebih sentimentil.</span></p>
<p class="p3"><span class="s1"><b>Galaxy Z Flip7: Perpaduan Teknologi, Emosi, dan Gaya Hidup</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kombinasi desain lipat elegan, kamera cerdas, dan AI yang semakin intuitif membuat Galaxy Z Flip7 menjadi perangkat yang membawa pengalaman mencipta konten ke level baru. Bahkan, Gemini AI juga bisa membantu membuat caption menyentuh saat membagikan momen “Hug My Younger Self” di media sosial.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Galaxy Z Flip7 hadir dalam dua varian: 12GB/512GB – Rp19.999.000 dan 12GB/256GB – Rp17.999.000. Pilih warna favoritmu: Blue Shadow, Jetblack, Coral Red, atau Mint (eksklusif online), dan temukan cara baru mengekspresikan dirimu.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/16/samsung-galaxy-z-flip7-bikin-tren-hugging-my-younger-self-makin-emosional/">Samsung Galaxy Z Flip7 Bikin Tren “Hugging My Younger Self” Makin Emosional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/10/16/samsung-galaxy-z-flip7-bikin-tren-hugging-my-younger-self-makin-emosional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>OCA AI Telkom Bantu Pelaku Usaha Buat Chatbot Mudah Tanpa Koding</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/07/28/oca-ai-telkom-bantu-pelaku-usaha-buat-chatbot-mudah-tanpa-koding/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/07/28/oca-ai-telkom-bantu-pelaku-usaha-buat-chatbot-mudah-tanpa-koding/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2025 14:34:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TEKNEWS]]></category>
		<category><![CDATA[Chatbot Builder]]></category>
		<category><![CDATA[Chatbot Tanpa Coding]]></category>
		<category><![CDATA[Customer Service Otomatis]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[OCA AI]]></category>
		<category><![CDATA[Platform Komunikasi Omnichannel]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi Digital UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi AI]]></category>
		<category><![CDATA[Telkom Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=11302</guid>

					<description><![CDATA[<p>Omni Communication Assistant (OCA), solusi digital besutan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), kini dilengkapi fitur canggih berbasis kecerdasan buatan bernama OCA AI. Tak hanya menjadi sarana komunikasi digital, OCA AI juga menawarkan chatbot builder dengan sistem drag and drop yang memungkinkan pengguna merancang chatbot secara cepat dan intuitif—tanpa perlu menulis satu baris kode pun. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/07/28/oca-ai-telkom-bantu-pelaku-usaha-buat-chatbot-mudah-tanpa-koding/">OCA AI Telkom Bantu Pelaku Usaha Buat Chatbot Mudah Tanpa Koding</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="212" data-end="617">Omni Communication Assistant (OCA), solusi digital besutan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), kini dilengkapi fitur canggih berbasis kecerdasan buatan bernama OCA AI. Tak hanya menjadi sarana komunikasi digital, OCA AI juga menawarkan <em data-start="456" data-end="473">chatbot builder</em> dengan sistem drag and drop yang memungkinkan pengguna merancang chatbot secara cepat dan intuitif—tanpa perlu menulis satu baris kode pun.</p>
<p data-start="619" data-end="989">Di tengah era digital, layanan pelanggan yang responsif dan selalu tersedia menjadi salah satu kunci utama untuk membangun kepercayaan dan loyalitas konsumen. Namun, membangun sistem layanan otomatis seperti chatbot kerap membutuhkan waktu, biaya, dan tenaga ahli.</p>
<p data-start="991" data-end="1374">Menjawab kebutuhan tersebut, OCA AI hadir sebagai solusi strategis bagi pelaku usaha yang ingin mengadopsi teknologi secara praktis. Chatbot ini mudah dikustomisasi sesuai alur bisnis, mendukung integrasi dengan berbagai kanal komunikasi, dan mampu melayani dalam berbagai bahasa. Tak hanya itu, OCA AI juga dilengkapi fitur analitik untuk memantau performa layanan secara real-time.</p>
<figure id="attachment_11304" aria-describedby="caption-attachment-11304" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-11304" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/Chatbot-telkom2.jpg" alt="OCA AI Telkom Bantu Pelaku Usaha Buat Chatbot Mudah Tanpa Koding" width="1200" height="669" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/Chatbot-telkom2.jpg 1200w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/Chatbot-telkom2-300x167.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/Chatbot-telkom2-1024x571.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/Chatbot-telkom2-768x428.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/Chatbot-telkom2-150x84.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/Chatbot-telkom2-696x388.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/07/Chatbot-telkom2-1068x595.jpg 1068w" sizes="auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-11304" class="wp-caption-text">OCA AI Telkom hadirkan chatbot builder drag and drop tanpa coding. Bangun chatbot untuk WhatsApp, Instagram, dan website dengan mudah. (katafoto/HO/Telkom Indonesia)</figcaption></figure>
<p data-start="1376" data-end="1753">&#8220;Melalui OCA AI, Telkom ingin membuka akses yang lebih luas bagi pelaku usaha agar bisa memanfaatkan teknologi demi mendorong pertumbuhan bisnis. Pengguna dapat membangun chatbot secara mandiri sebagai bentuk efisiensi sekaligus kontribusi dalam menciptakan ekosistem bisnis yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkap EVP Digital Business &amp; Technology Telkom, Komang Budi Aryasa dikutip dalam keterangan tertulis.</p>
<p data-start="1755" data-end="1944">Desain inklusif yang diusung OCA AI diharapkan mampu mendorong pemerataan akses ekonomi digital, sekaligus memperkuat fondasi ekosistem bisnis nasional yang lebih adaptif dan berdaya saing.</p>
<p data-start="1946" data-end="2088">Selengkapnya mengenai fitur dan keunggulan OCA AI dapat diakses melalui situs resmi: <a class="" href="https://ocaindonesia.co.id" target="_new" rel="noopener" data-start="2031" data-end="2087">https://ocaindonesia.co.id</a>.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/07/28/oca-ai-telkom-bantu-pelaku-usaha-buat-chatbot-mudah-tanpa-koding/">OCA AI Telkom Bantu Pelaku Usaha Buat Chatbot Mudah Tanpa Koding</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/07/28/oca-ai-telkom-bantu-pelaku-usaha-buat-chatbot-mudah-tanpa-koding/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
