<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ULN - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/uln/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/uln/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Sep 2024 10:33:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>ULN - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/uln/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BI: Utang Luar Negeri Indonesia Naik 4,1% pada Juli 2024</title>
		<link>https://katafoto.id/2024/09/20/bi-utang-luar-negeri-indonesia-naik-41-pada-juli-2024/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2024/09/20/bi-utang-luar-negeri-indonesia-naik-41-pada-juli-2024/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Sep 2024 10:26:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KATA EKBIS]]></category>
		<category><![CDATA[KEUANGAN]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[posisi Utang Luar Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[Struktur ULN Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ULN]]></category>
		<category><![CDATA[ULN Juli 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Utang Luar Negeri Juli 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://katafoto.id/?p=4500</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Bank Indonesia mencatat posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Juli 2024 sebesar 414,3 miliar dolar AS, atau tumbuh sebesar 4,1% yang bersumber dari sektor publik, baik Pemerintah maupun Bank Sentral. Posisi ULN pada Juli 2024 juga dipengaruhi oleh faktor pelemahan mata uang dolar AS terhadap mayoritas mata uang global, termasuk Rupiah. Direktur [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2024/09/20/bi-utang-luar-negeri-indonesia-naik-41-pada-juli-2024/">BI: Utang Luar Negeri Indonesia Naik 4,1% pada Juli 2024</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta &#8211; </b></span><span class="s2">Bank Indonesia mencatat posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Juli 2024 sebesar 414,3 miliar dolar AS, atau tumbuh sebesar 4,1% yang bersumber dari sektor publik, baik Pemerintah maupun Bank Sentral. Posisi ULN pada Juli 2024 juga dipengaruhi oleh faktor pelemahan mata uang dolar AS terhadap mayoritas mata uang global, termasuk Rupiah.</span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan perkembangan ULN itu bersumber dari sektor publik, baik pemerintah maupun bank sentral.</span></p>
<p class="p3"><span class="s2">&#8220;Posisi ULN pada Juli 2024 juga dipengaruhi oleh faktor pelemahan mata uang dolar AS terhadap mayoritas mata uang global, termasuk rupiah,&#8221; ungkap Erwin Haryono, Kamis (19/9) dikutip dari keterangan tertulis BI.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Posisi ULN pemerintah pada Juli 2024 sebesar 194,3 miliar dolar AS, atau tumbuh sebesar 0,6% (yoy), setelah mencatatkan kontraksi pertumbuhan sebesar 0,8% (yoy) pada Juni 2024. Perkembangan ULN tersebut dipengaruhi oleh penarikan pinjaman luar negeri dan peningkatan aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN), seiring dengan tetap terjaganya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Sebagai salah satu instrumen pembiayaan APBN, pemanfaatan ULN terus diarahkan untuk mendukung pembiayaan sektor produktif serta belanja prioritas guna melanjutkan momentum pertumbuhan ekonomi. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Erwin Haryono menambahkan bahwan ULN pemerintah tetap dikelola untuk mendukung belanja, antara lain pada Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (20,9% dari total ULN Pemerintah); Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib (18,9%), Jasa Pendidikan (16,8%), Konstruksi (13,6%), serta Jasa Keuangan dan Asuransi (9,4%). Posisi ULN pemerintah tetap terkendali mengingat hampir seluruh ULN memiliki tenor jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,98% dari total ULN pemerintah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Sementara ULN swasta BI mencatat sebesar 195,2 miliar dolar AS, atau mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 0,1% (yoy), setelah mencatatkan pertumbuhan yang rendah pada Juni 2024. Perkembangan tersebut terutama didorong oleh ULN perusahaan bukan lembaga keuangan (<i>nonfinancial corporations</i>) yang mencatatkan kontraksi pertumbuhan sebesar 0,04% (yoy).  Berdasarkan  sektor ekonomi, ULN swasta terbesar berasal dari Sektor Industri Pengolahan; Jasa Keuangan dan Asuransi; Pengadaan Listrik dan Gas; serta Pertambangan dan Penggalian, dengan pangsa mencapai 78,9% dari total ULN swasta. ULN swasta juga tetap didominasi oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 76,3% terhadap total ULN swasta. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Hal ini tecermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang terjaga sebesar 30,2%, serta didominasi oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 84,9% dari total ULN. Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN. Peran ULN juga akan terus dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan dengan meminimalkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2024/09/20/bi-utang-luar-negeri-indonesia-naik-41-pada-juli-2024/">BI: Utang Luar Negeri Indonesia Naik 4,1% pada Juli 2024</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2024/09/20/bi-utang-luar-negeri-indonesia-naik-41-pada-juli-2024/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
